
" Aku putuskan untuk memilih Daniel."
Jeduar.....
" Aku tidak terima ini sayang.... Kau dan Varo hanya milikku, milikku selamanya." Bayu menarik kasar tangan Andrea.
" Argh sakit Bay." Pekik Andrea.
" Bay jangan kasar!" Ucap Daniel.
" Dia istriku." Ucap Bayu menatap Daniel dengan tajam.
" Dia juga istriku." Sahut Daniel.
" Kau sengaja melakukan ini padaku kan? Kau sengaja merebut Andrea dariku?" Bentak Bayu menarik merah leher Daniel.
" Bay lepaskan dia! Kita tidak bisa lagi hidup bersama, ku mohon mengertilah!" Ujar Andrea menangis menarik tangan Bayu.
Bayu menatap Andrea dengan tatapan menyelidik.
" Kenapa kita tidak bisa bersama? Kita saling mencintai Andrea, kalau masalah Varo aku akan membujuknya, dia pasti akan mengerti." Sahut Bayu.
" Tidak Bay, jangan lakukan itu! Varo akan hancur kalau dia tahu Daniel bukan ayah kandungnya, selama ini dia sangat menyayangi Daniel, bahkan dia lebih dekat dengan Daniel daripada aku, ku mohon biarkan kami hidup bahagia seperti selama ini kami jalani." Pinta Andrea mengatupkan kedua tangannya.
" Kenapa sayang? Kenapa kau lebih memilih hidup bersama Daniel daripada aku suamimu? Berikan satu alasannya! Apa kau memvintainya?" Bayu menunjuk Daniel.
" Ya aku mencintainya."
Jeduar....
Tubuh Bayu terasa kaku, apa yang ia takutkan selama ini terjadi.
" A... Apa?" Daniel melongo tak percaya. Hatinya berbunga bunga seperti ada ribuan kupu kupu beterbangan di dalam sana.
" Aku tidak menyangka kalau kau benar benar mengkhianatiku Andrea!!" Bentak Bayu menyentuh kedua bahu Andrea.
Andrea memejamkan matanya.
" Maafkan aku Bay, aku juga tidak menyangka hati ini akan berlabuh pada Daniel, tapi aku benar benar mencintainya dan aku ingin hidup bahagia bersamanya dan Varo." Ujar Andrea.
" Cintamu itu hanya sesaat Andrea karena kau terbiasa bersamanya, sedangkan cinta kita abadi, pahami itu Andrea! Aku yakin kau akan kembali mencintaiku setelah kita bersama nanti." Ujar Bayu.
" Kau salah Bay! Justru cinta ini kembali pada pemilik yang sebenarnya." Sahut Andrea.
" Apa maksudmu Andrea?" Tanya Bayu dan Daniel bersamaan sambil mengerutkan keningnya.
Andrea kembali duduk di samping Daniel. Ia menggenggam tangan Daniel dengan erat.
" Apa kau ingat saat dulu aku selalu menolakmu?" Andrea menatap Bayu.
Bayu menganggukkan kepalanya.
" Itu karena sebenarnya aku mencintai Daniel." Ucap Andrea.
__ADS_1
Deg...
Jantung Daniel dan Bayu sama sama berdetak dengan kencang. Keduanya sama sama terkejut karena tidak menyangka jika ternyata Andrea mencintai Daniel bukan Bayu.
" Jadi ternyata cintaku bersambut? Bodoh kau Daniel.... Kenapa tidak dari duku kau mengungkapkan cintamu padanya." Batin Daniel.
" A... Apa? Kau mencintainya?" Bayu menatap Andrea.
" Iya Bay, Daniel cinta pertamaku. Aku melupakannya karena aku berpikir dia tidak mencintaiku, pada akhirnya aku memilih melabuhkan hatiku padamu, itulah sebabnya aku menerima cintamu karena kau telah membuktikan betapa besarnya cintamu padaku." Ujar Andrea.
" Apa kau juga mencintainya dari dulu Niel?" Selidik Bayu.
" Iya Bay, jauh sebelum lo jatuh cinta pada Andrea." Sahut Daniel.
Tubuh Bayu menjadi lemas. Ia menarik kasar rambutnya. Ia tidak tahu kenapa semua ini bisa terjadi padanya. Ternyata ia berada di tengah tengah kedua jnsan yang saling mencintai.
Tapi Bayu tidak mau kehilangan anak dan istrinya.
" Aku tidak mau tahu, yang jelas kau istriku, kau milikku dan aku tidak akan melepaskanmu untuk siapapun." Ucap Bayu akhirnya.
" Bay ku mohon jangan memaksaku untuk kembali padamu, kau sendiri yang menyebabkan semua ini terjadi, andai saja saat itu kau pulang atau menelepon ku dan menceritakan semuanya pasti aku akan menunggumu Bay, aku tidak akan menikah dengan Daniel dan aku akan memberi pengertian kepada Varo secara perlahan. Tapi apa? Bukannya kau melakukan semua itu tapi kau lebih memilih aku menganggapmu tiada, lalu aku harus bagaimana? Yang Varo tahu, Daniel ayahnya. Dia memintaku dan Daniel tinggal bersama seperti orang tua teman temannya, aku bisa apa selain menikah dengan Daniel... " Andrea menyangga kepalanya dengan kedua tangannya.
" Setelah menikah, kedekatan kami, perhatian, cinta dan kasih sayang Daniel membuatku luluh, cinta yang sudah lama aku pendam di dalam sana muncul kembali menenggelemkan cintaku padamu, aku kembali mencintai Daniel seperti dulu lagi... Mungkin benar kata orang kalau cinta pertama tidak akan pernah mati." Ucap Andrea.
Bayu menyadari kesalahannya, seharusnya memang ia memberitahu Andrea kalau ia masih hidup. Setidaknya Andrea akan menunggu ia kembali.
" Apa kau bahagia hidup dengan Daniel?" Bayu menatap Andrea.
" Sangat bahagia Bay." Sahut Andrea.
" Baiklah aku mengalah! Tapi biarkan Varo dekat denganku! Karena bagaimanapun aku adalah ayah kandungnya." Ucap Bayu.
" Kau boleh dekat dengannya, tapi jangan katakan kalau kau ayah kandungnya, aku tidak mau papamu mengambilnya dariku." Ucap Andrea.
" Papa?" Bayu mengerutkan keningnya.
Andrea menceritakan apa yang terjadi setelah kepergiannya. Awal Daniel mengakui Varo adalah anaknya sampai pernikahannya. Dari cerita Andrea Bayu menemukan banyak pengorbanan dan dukungan yang Daniel berikan untuk Andrea.
" Maafkan aku! Aku telah membuat dirimu menderita selama ini, aku akan mengirimkan surat perpisahan secepatnya. Jaga putraku! Semoga kalian bahagia." Ucap Bayu.
Setelah mengatakan itu Bayu meninggalkan mereka, ia meninggalkan rumah Daniel. Teman sekaligus suami dari istrinya.
Daniel menggenggam tangan Andrea sambil menatapnya.
" Apa benar yang kamu katakan tadi? Atau kamu hanya bersandiwara saja." Daniel merapikan anak rambut Andrea.
" Menurutmu?" Bukannya menjawab Andrea malah balik bertanya.
" Sebentar aku tebak!" Ucap Daniel.
Keduanya saling melempar tatapan.
" Emmm.... Menurutku kamu... Bohong." Tebak Daniel.
__ADS_1
" Ih kok bohong sih, aku jujur kali Niel." Sahut Andrea.
" Masa' sih." Goda Daniel.
" Iya Niel... Aku memang mencintaimu waktu itu, tapi kau terlihat acuh dan diam saja sama aku, ya udah aku mencoba melupakanmu dan menerima cinta Bayu. Dan akhirnya aku berhasil, tapi ternyata memang kamu jodohku, makanya Tuhan memberikan jalan untukmuuntukmu dekat denganku hingga kita di persatukan dalam pernikahan." Ungkap Andrea.
" Aku diam saat itu karena aku tidak mau persahabatan ku dengan Bayu hancur, sebenarnya saat kau menolak Bayu aku sudah mau maju, tapi aku mengurungkan niatku saat melihat kegigihan Bayu mendapatkan cintamu, aku juga tidak pernah berpikir kalau kamu mencintaiku saat itu, saat kau menolak Bayu kau tidak mengatakan alasannya." Ujar Daniel.
" Ya aku malu lah Niel kalau aku bilang aku cintanya sama kami, kamunya aja yang pernah peka." Ucap Andrea cemberut.
" Iya Maaf, jangan cemberut gitu donk!" Daniel mencubit pelan hidung Andrea.
Andrea merebahkan kepalanya di pundak Daniel.
" Aku bahagia sayang kau membalas cinta ini, aku berharap hidup kita akan bahagia selamanya bersama anak anak kita." Ucap Daniel.
" Anak anak?" Andrea menatap Daniel.
" Iya lah sayang, kita akan berikan adik yang banyak buat Varo."
" Adik." Pekik Varo menghampiri mereka.
Daniel dan Andrea menoleh ke arahnya. Mereka saling melempar tatapan.
" Daddy, kapan Varo mendapatkan adik dari Daddy?" Varo mendekati Daniel.
" Secepatnya sayang." Sahut Daniel asal.
" Apa setelah Varo mendapatkan adik, Daddy masih sayang sama Varo? Beberapa hari ini saja Daddy udah nggak sayang sama Varo."
Pertanyaan Varo menohok hati Daniel. Ia menyadari beberapa hari ini telah membuat putranya terluka.
Daniel memangku Varo, ia menciumi pipi putranya.
" Maafkan Daddy sayang! Kemarin Daddy sangat sibuk, pikiran Daddy tidak karuan, Daddy takut kehilangan kamu dan Mommymu, maafkan Daddy sayang! Daddy sangat menyayangimu, apapun akan Daddy lakukan untukmu, mulai sekarang Daddy tidak akan bersikap dingin lagi padamu." Ucap Daniel.
" Janji?" Varo menyodorkan jari kelingkingnya.
" Janji." Daniel menautkan jari kelingkingnya.
Andrea memeluk mereka berdua. Ia merasa sangat bahagia dengan hidupnya saat ini.
" Semoga kau menemukan kebahagiaanmu sendiri Bay, maafkan aku! " Batin Andrea.
Author kasih visual Daddy Niel sama Mommy Andrea ya....
Jangan lupa tekan like koment vote dan hadiahnya ya...
Terima kasih untuk readers yang selalu mensuport author semoga sehat selalu..
__ADS_1
Miss U All...
TBC...