Air Mata Lisa

Air Mata Lisa
BAB. 23 memutar balikan pakta


__ADS_3

Sudah 1 minggu Lisa berada di rumah orang tuanya. Lisa sudah jauh lebih baik, dan sudah menerima jika rumah tangganya memang tidak bisa di selamatkan. Lisa sudah menentukan dan sudah menetapkan langkah-langkah yang akan ia ambil. Selama 1 minggu juga Lisa tidak membuka sosial media, karena ia yakin videonya tengah beredar sangat luas dan semakin memanas. Hari ini Lisa memiliki janji untuk bertemu dengan Arga . Lisa sudah duduk di cafe, ia sedang menunggu Arga, karena mereka akan bertemu di cafe tempat Lisa menunggu. Tiba-tiba ponsel Lisa bergetar menedakan ada pesan masuk


Dret...dret...


Lisa langsung melihat pesan itu, itu adalah pesan dari Arga


" Saya sudah ada di depan cafe, kemarilah, masuk ke dalam mobil, sisanya akan saya jelaskan."


Singkat padat dan jelas itulah yang di baca oleh Lisa. Lisa memilih segera menemui Arga, dari pada harus bergelut dengan pikiran-pikiran penasaranya yang akan membuang-buang waktu. Setelah menemukan mobil milik Arga, ia langsung membuka pintu mobil itu dan memasukinya


" Kenapa bapak tidak masuk saja ke dalam cafe? Lalu sekarang kita akan kemana?"


" Saya tidak bisa memasuki cafe karena akan banyak rumor yang muncul, karena kita tidak tau di sana akan ada orang yang mengambil kesempatan atau tidak."


Lisa mengerutkan keningnya, ia tidak mengerti apa maksud dari ucapan Arga. Sedangkan Arga langsung melajukan mobilnya untuk pergi ke apartemennya, hanya itu tempat yang menurut Arga aman, karena keamanan di sana sangat ketat, tidak ada orang yang bisa keluar masuk dengan bebas. Arga dan Lisa sudah ada di parkiran basment apartemennya, sehingga membuat Lisa akan membuka pintu mobil, ia bermaksud akan keluar dari mobil, tapi tangan Lisa di tahan oleh Arga, membuat Lisa menoleh ke arah Arga. Arga tidak berbicara apa-apa, ia hanya menyerahkan masker pada Lisa dan memakaikan topi di kepala Lisa, lalu setelah itu Arga juga memakai masker dan topi. Arga hanya bertindak dengan hati-hati dan tidak ingin membuang celah untuk lawan


" Masuklah duluan ke dalam apartemen, sandinya gabungan ulang tahunmu dan ulang tahun Putri."

__ADS_1


Hati Lisa menghangat karena masih ada orang yang mengingat hari ulang tahunnya dan menginginkannya. Lisa hanya menjawab dengan anggukan kepala, karena ia tidak tau harus jawab apa, lalu ia langsung pergi lebih dulu untuk masuk ke dalam apartemen. Arga sedang merutuki kebodohanya sambil memukul kepalanya sendiri


" Bagai mana bisa aku lupa untuk mengganti sandi apartemenku, ah dasar kamu Arga, benar-benar bodoh."


Arga bukan malu untuk mengakuinya, apa lagi Lisa juga sudah mengetahuinya kalau ia cinta pada Lisa, tapi ia takut kalau terlalu membebani Lisa, apa lagi Lisa masih dalam tahap penyembuhan luka di hatinya. Setelah Arga merasa Lisa sudah lama memasuki apartemennya, ia pun langsung menyusul memasuki apartemannya. Arga membuka pintunya, lalu ia masuk, ia melihat Lisa yang duduk di balkon, di tempat mereka saat sarapan pagi. Arga langsung duduk di samping Lisa, lalu ia langsung menjelaskan alasanya untuk mengajak Lisa ke apartemennya dan hari ini, karena saat ini keadaan semakin memanas, di mana Aska mulai membuka suara dan mengarang cerita di media sosial. Kini ada dua kubu di media sosial, ada kubu Lisa dan kubu Aska. Hal ini terjadi karena Aska menuliskan di media sosialnya yang sebelumnya ramai di serang netizen, Aska mulai mencoba memutar balikan pakta dengan menampilkan foto Arga dan Lisa saat menghadiri sebuah acara di salah satu rekan bisnis Arga. Tidak ada yang salah dengan foto yang di pasang Aska, di sana ada Arga dan Lisa yang berdiri dengan jarak yang sangat dekat, tapi siapa yang tau dengan keaslian dan tempat yang ada di foto. Selain itu yang Aska tulis membuat foto itu menjadi sebuah kesalahan. Aska juga menulis kalau ia mengakui dan minta maaf atas beredarnya video itu, selain itu Aska juga menuliskan alasan kenapa ia bisa melakukan perselingkuhan adalah karena dari awal pernikahan Lisa selalu menunda dan mengelak jika Aska menginginkan seorang keturunan. Aska juga mengatakan kalau ia di bohongi oleh Lisa karena ternyata Lisa dan Arga yang lebih dulu melakukan affair, karena Arga lebih mapan di bidang materi, dan itu membuat Aska mengunjungi klab malam. Di sana Aska meneguk minuman haram yang membuat Aska tidak sadarkan diri dan saat akan perjalanan pulang ia hampir menabrak Sella, tapi saat akan menghindari itu, Aska menabrak pohon. Jadilah Sella yang menolongnya, tapi Aska malah menodai Sella, sehingga membuat Sella hamil, dan ia harus bertanggung jawab pada Sella, namen keadaan malah membuat Sella yang paling bersalah


" Sekarang kamu paham kenapa saya melakukan ini semua? Kita harus berhati-hati karena kita sedang di awasi."


Arga menunggu respon dari Lisa. Arga pikir Lisa akan menangis mendapati pakta suaminya yang melimpahkan semua kesalahannya pada Lisa, tapi Arga sangat terkejut karena respon dari Lisa yang hanya mengangguk-anggukan kepalanya


" Lisa, apa kamu baik-baik saja?"


Lisa menatap ke arah mata Arga sambil tersenyum. Setelah itu Lisa dan Arga hanya diam, mereka memikirkan cara dan langkah-langkah untuk membalas perbuatan Aska. Setelah itu Lisa langsung bertanya pada Arga


" Bapak bisa bantu saya lagi?"


" Tentu saja, gunakan saja saya, karena saya akan membantu kamu sampai akhir."

__ADS_1


" Kalau begitu ayo kita adakan pers konferensi pak, tapi kita juga perlu bukti yang kuat untuk argument kita."


" Saya saat itu sudah merekam pembicaraan Aska dan Sella saat di mall, tetapi kita harus menghadirkan orang tua Aska, agar lebih menguntungkan kita."


" Saya rasa cukup dengan rekaman yang bapak miliki."


Kini Lisa bukanlah Lisa yang mencintai dan rela berkorban untuk Aska, Lisa yang sekarang adalah Lisa yang baru, yang di bentuk oleh ke dua orang itu. Lisa akan membalas semua rasa sakit hatinya yang di sebabkan oleh ke dua orang tersebut. Apa lagi kini Aska dengan terbuka mengumumkan genderang perang yang akan di sambut dengan senang hati oleh Lisa. Di tengah pemikirannya, tiba-tiba ada panggilan masuk dari papa mertuanya


Dret....dret...


Lisa langsung mengangkat panggilan masuk, sebelum Lisa berbicara, tapi papa mertuanya berbicara lebih dulu


" Papa sangat malu untuk menghubungimu nak, maafkan papa nak, karena papa gagal mendidik anak papa. Bisa-bisanya kini Aska melimpahkan semua kesalahanya padamu, jelas-jelas kamulah yang menemani Aska dari nol."


" Aku baik-baik saja pa, tapi maafkan aku kalau besok aku akan mengambil tindakan yang mungkin akan melukai mas Aska."


" Apa yang akan kamu lakukan?"

__ADS_1


Lisa menceritakan dengan detail rencana yang akan ia lakukan bersama Arga, tapi respon dari papa mertuanya membuat Lisa sangat tetkejut dan membuatnya terdiam dengan mata berkaca-kaca


__ADS_2