
"Dad, kami mau bicara" ucap Jordan, Charlos menatap datar putranya
"Mom ingin hidup sendirian, dan ingin dad mencari istri baru yang bisa menemani dad sampai tua"
"Kalian gila? meminta ayah kalian menikah lagi? bahkan bernafaspun sulit kalau tak ada ibumu, bagaimana bisa kalian meminta ayah kalian sendiri menikah lagi" tanya Charlos menatap tajam putranya, putranya menatap cathie
"Sudahlah kalian kembalilah" titah cathie tegas "Atau kalian akan menemukan mayatku dalam waktu dekat"
tiga pria itu sontak pias , tapi Charlos langsung berdiri "Baiklah kalau itu maumu, aku pergi , tunggu mayatku dalam waktu dekat" Charlos langsung melangkah ke pintu utama
"Kak/dad" cathie menahan lengannya , dua putranya menghalangi pintu
"Bergeserlah, kalian berdua tak mampu melawanku" ucap Charlos dingin
Jordan dan Jordi ciut seketika, sejak kecil sang opa buyut menggembleng mereka banyak kegiatan positive dengan sangat keras terutama bela diri . tapi Jordan, Jordi, jova, Jovi, tidak akan mungkin mampu melawan sang ayah karena jam terbang sang ayah lebih tinggi, sudah mengalami banyak pertarungan dan mudah membaca gerakan lawan
dulu tiap kali mereka berempat ada masalah perkelahian diluaran yang melibatkan sang ayah, sang ayah akan hadir menghadapi lawan mereka sesuai cara lawan
bila sang lawan mau ala keroyokan, ala gank, ayahnya dan tiga sahabatnya akan meladeni dengan senang hati. bila beberapa lawan ayahnya sendirian atau satu lawan satu dengan sang ayah, Charlos dengan senang hati meladeni mereka , bisa dipastikan Charlos memang telak dan mereka selalu bangga pada sang ayah
tak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan sang ayah jika di luar rumah, tapi kalau sudah didalam rumah, bukan hanya mereka berempat yang mati gaya, bahkan sang ayah yang garang seperti harimau pun akan jadi kucing penurut. mereka sangat patuh pada ibu mereka , kalau cathie sudah menangis maka tamatlah riwayat mereka semua
"Kalau begitu lawanlah aku" ucap cathie menantang Charlos dengan tatapan tajam, tubuh kecilnya sudah menghadang pintu karena putranya sudah berada di balik punggungnya
"bergeser lexa" titahnya tegas
"Tidak, aku tidak mau"
"Kamu sudah tidak menginginkan aku , untuk apa aku hidup?" tanya Charlos sambil menengadahkan kepala keatas dan memejamkan mata menurunkan rasa frustasinya, lalu menghembuskan nafas kasar dan kembali menatap keluar
"Bergeser lexa" titahnya pelan
"Kalau aku tak mau, kakak mau apa?"
"kamu tau aku mampu melakukan segalanya" ucap Charlos lalu mengangkat tubuh kecil itu masuk kekamar
"Lepaskan aku , lepaskan kak" cathie meronta ronta minta diturunkan , tapi Charlos tak mempedulikannya, ia terus berjalan kekamar merebahkan tubuh istrinya di ranjang, dan mengunci pintu , melepaskan pakaiannya sendiri , mengukung istrinya dibawahnya
__ADS_1
"Kau ingin tau aku bisa apa kan. aku bisa membuatmu merintih semalaman" bisik charlos
dua putranya hanya menatap drama dua orang tuanya datar.
"Ingin sekali menyetrap mereka berdua" omel Jordan
"Dengan tangan menjewer telinga, angkat satu kaki di dinding" sambung Jordi
lalu keduanya tertawa terbahak bahak, mereka segera menutup pintu utama dan beranjak keluar karena terdengar suara adegan dewasa dari luar kamar yang tak kedap suara
"Dad kami kembali dua jam lagi" teriak Jordan
"jam makan malam saja" balas Charlos, lalu keduanya segera beranjak pergi meninggalkan orangtua mereka
"enak saja dua jam" omel Charlos sambil melanjutkan menyusu dengan rakus "Kamu membuatku kehausan dua bulan, harus dirapel" bisik charlos , cathie terus mendorongnya
"Diam dan nikmatilah, kamu tak akan mampu melawanku" bisik charlos lagi sambil menggigit bagian kembar istrinya dengan lembut
"Aku tak mau, kamu jahat, kamu membentakku" rengek cathie manja sambil mendorong bahu kekar suaminya
"agggggg " pekik cathie
"Apa milikku tak mampu memuaskan mu sehingga mau cari suami baru? katakan berapa kali kamu mau?" bisik charlos sambil memompa istrinya yang merin -tih menikmati tusukan sang suami di bawah sana
"Jawab " tanya Charlos pelan, ia kembali menyusu
"Kamu sendiri mau cari istri baru, kamu tidak sayang padaku lagi" ucap cathie terputus putus dengan nafas yang sudah bersambung
"kamu tau sendiri aku impo -ten dadakan bila dengan wanita lain, hanya denganmu dia bisa bangun" omel Charlos sambil menyerang mulut mungil sang istri dan menambah kecepatan pompaannya
"agggg cum " pekik cathie, Charlos tersenyum penuh kemenangan, ia mengangkat tubuh mungil itu dan membalikkannya lalu menarik perutnya ke atas lalu menusuk dari belakang dengan menambah speed kecepatannya
cathie bukan hanya meracau lagi tapi berteriak "Cummmm" teriaknya , Charlos tersenyum dan melanjutkan aksinya
tiga babak Charlos mengambil rapelan jatahnya pada sang istri yang terbaring lemah, seluruh dada, perut, pahanya penuh bekas gigitan sang suami. Charlos tertawa kecil melihat hasil karyanya
"Setelah makan, aku akan menghukummu lagi, beraninya meninggalkan aku dua bulan , Junior sampai hampir berkarat"
__ADS_1
cathie langsung membuka matanya dan melotot, ia memukuli dada suaminya "sudah tiga babak, mau apalagi hah?" Charlos hanya tertawa dan mendekap tubuh kecil itu
"gadis kecilku, jangan memancing, nanti dia bangun lagi" bisik charlos
cathie langsung diam tak berani bergerak, Charlos tertawa makin keras , ia mengangkat tubuh istrinya ke toilet sederhana dikamar itu
"mandilah, sebentar lagi makan bersama anak anak, ada yang aku harus bicarakan tentang Joyce"
"Joyce kenapa? ia baik baik saja?" tanya cathie khawatir
"Sekarang baru khawatir setelah meninggalkannya dua bulan tanpa kabar?" ledek Charlos membuat cathie tertunduk sedih
"mandilah, setelah mandi sambil jalan akan aku ceritakan. anak anak sudah lapar" cathie bergegas mandi mengingat dua putranya belum makan
setelah cathie mandi, Charlos ikut mandi, cathie menyiapkan pakaian santainya dari koper.
dijalan Charlos, menceritakan tentang putrinya, cathie sangat marah sekali
"Beraninya kau menjadikan putriku pembantu, kau melukai putriku secara fisik dan mental. aku akan membuatmu menyesal Nathan" gumam cathie mengepalkan tangannya
"Jangan sayang, Joyce berjanji akan bunuh diri, kita harus waspada" cathie diam dan mengangguk lemah
"Apa rencanamu kak?" tanya cathie
"Kamu memanggilku apa?" tanya Charlos
"Apa rencanamu beib" ulang cathie dengan muka datar. twins terbahak bahak. Charlos dengan gemas langsung mengecup pipinya bertubuh tubi
"Aku akan membawa Joyce kesini bersamamu, sesekali aku akan menjenguk kalian, rawatlah Joyce sampai ia melahirkan, serahkan satu anaknya pada Wellington, satu biar dibawa Joyce ke ameriks supaya keluarga weelington tidak memburunya karena membawa kabur penerus mereka"
"aku lebih dari siap perang dengan mereka karena aku sudah menyelidiki semua sisi gelap mereka sejak mereka melamar Joyce 20 tahunan lalu, tapi putri kita tidak sanggup menerima kenyataan perang keluarga" cathie mengangguk paham
"beib aku memiliki ruko di jalan raya sana, bawah akan aku buat usaha kecil kecilan jualan textile, aku dan Joyce akan tinggal diatas jadi tidak mengundang curiga penyelidikan mereka kelak"
"Mom paling pintar" puji Jordi membuat Charlos menatapnya datar
"Untung ada Daddy yang mengajari mom sampai sepintar ini" imbuh Jordi sambil mengusap tengkuknya yang merinding melihat tatapan sang ayah , cathie mengangguk
__ADS_1