Akhir Airmata Dokter Joyce

Akhir Airmata Dokter Joyce
Bab 24 - Berkumpulnya keluarga wellington


__ADS_3

Mansion Weelington


Paris


Ruang Kerja NAW


Jam 14:00


Naomi, Noah, Noel, Nobert duduk berderet , berbaris seperti ikan gembung di susun sesuai urutan mereka


muka ke empatnya sangat serius, dan sangat dingin sekali. mereka sedang sibuk dengan laptop mereka masing masing


Antonio, Nathan, flora menatap keempatnya dengan wajah datar sekali


"Bagaimana wajah Naomi menjadi sama dinginnya denganmu" tanya flora yang duduk di sofa di antara dua pria kesayangannya


Nathan menggeleng, ia dan Antonio tetap memperhatikan wajah serius Naomi yang sangat jauh dari realita saat perjumpaan, amat tidak cocok untuk anak usia balita


"Mereka sedang apa?" gumam Nathan


Antonio menceritakan kejadian Alicia pada Nathan, Nathan amat marah sekali.


"Adam beraninya kau memarahi istriku, dan menyakiti putriku, aku akan membunuhmu" Nathan langsung bangkit tapi Antonio menahannya


"Jangan, kamu menakuti anakmu, empat bersaudara itu akan menghancurkan sistem perusahaan Adam malam ini, Tapi Naomi melarang Noah membuatnya bangkrut" terang Antonio


"percayakan pada anakmu, biar jalinan batin mereka terhubung juga Niel" saran flora lembut, Nathan mengangguk pasrah


"Kak, aku gagal" ucap Naomi dengan wajah dingin , tangannya terus menari diatas keyboard, jangan lupakan wajah dinginnya menjadi semakin dingin


"Dia memakai jasa IT terbaik dari Sydney" ucap Nobert setelah melirik layar laptop adiknya


"Kakak coba masuk dari sini" ucap Noel, tapi tak lama ia juga gagal.


Naomi segera meninggalkan laptop dan berjalan ke opanya


"Opa Naomi mau pulang, antarkan Naomi pulang ya" rengeknya sudah kembali ke mode anak anak


"Rumahmu disini, mau pulang kemana sayang?" tanya Nathan tak rela


"Mau bertemu Daddy, Naomi dan kakak tak bisa melawan mereka, Daddy akan melawan mereka " ucap Naomi dengan mimik menggemaskan


"Kenapa harus Daddy, ada papi disini" tanya Nathan sambil berjalan ke meja putrinya, ia mulai melakukan sesuatu , tangannya menari sangat cepat pada tuts keyboardnya , Naomi mengedipkan matanya kagum


"Ok tuan putri , katakan mau diapakan musuhmu ini?" tanya Nathan sambil memangku putrinya


"Padamkan sistem mereka, berikan virus yang berat supaya sistem mereka macet seminggu" Antonio tertawa kecil mendengar ucapan cucunya yang agak sadis

__ADS_1


Nathan kembali menarikan jarinya di keyboard "Done tuan putri" ucapnya lagi sambil mengecup pipi gembul itu


"Hore, papi hebat" pekiknya senang


"Pi... tuan Adam menghubungi, menanyakan kenapa kita memutuskan kontrak sepihak? ia mau menggunakan jasa kita terus" ucap Noel menunjukkan pesan chat di ponselnya


"Minta dia meeting zoom besok jam 14:00" titah Nathan dingin, Noel mengangguk


"Dasar ayah anak sama sama kepribadian ganda, tidak putra tidak putri, semua sama, wajahnya dinginnn" omel flora membuat Antonio tertawa


"Baiklah, sekarang kalian mandi dan istirahat, kita bertemu di meja makan jam 18:30 nanti, papi mau bicara dengan mami supaya mami tidak pergi lagi, jangan ada yang mengganggu ya" titah Nathan, empat anaknya langsung mengangguk lalu ke kamar masing masing setelah pamitan pada opa Oma dan papi mereka


"Mereka berlima pergi begitu saja?" tanya flora kesal, Antonio mengangguk membuat flora langsung merajuk dan berjalan kekamarnya , Antonio mengikutinya dari belakang


******


Kamar Mewah Nathan


Nathan memasuki kamarnya lalu membersihkan diri, usai mandi ia mengenakan bathroob keluar dari kamar mandi , ia duduk disamping tubuh kecil yang tengah memejamkan mata


cukup lama Nathan menatap wajah cantik itu sambil mengusap pipinya dengan penuh kasih sayang


"Gadis nakal, bukalah matamu, aku merindukanmu" ucap Nathan sangat pelan dan nada lirih


"Terima kasih sudah menjaga anak kita dengan baik, aku tau tak mudah mengurus dua anak yang selalu di hujat , masih harus bekerja menghidupi dan menyekolahkan mereka lagi" ucap Nathan dengan nada sedih


"Aku selalu sama, selalu mencintaimu, sejak dulu sampai sekarang, sejak kamu masih tiga tahun sampai kini" sambung Nathan, tapi kali ini hanya dalam hatinya saja


"Bangunlah, tak perlu pura pura tidur, apapun yang terjadi kamu harus memaafkan aku, seperti aku memaafkan mu sudah membawa kabur anakku, tapi kedepannya kamu tak boleh kabur lagi, waktunya kamu menebus kesalahanmu pada Noah dan Noel yang selalu membelamu, bangga akan ibunya yang seorang dokter" ucap Nathan, joycelyn membuka matanya


"Jahat, kau memasukkan obat padaku" Joyce memukuli dada kekar suaminya, Nathan memeluknya


"pertama kali bertemu setelah sekian lama , pukulan yang aku dapatkan hah?" tanyanya sambil menatap dalam istrinya, Joyce langsung berusaha mundur dan menjauh


"Hanya aku yang bisa mengeluarkanmu dari kamar ini, jadi tenang lah" Nathan melepas Joyce lalu bangkit dan mematikan lampu utama lalu menghidupkan lampu tidur.


"Jangan mendekat" Joyce terus mundur sampai sudut tempat tidur


"Aku masih suamimu yang sah" ucap Nathan dengan suara berat , ia menghampiri istrinya "Waktunya mengambil jatah rapelan selama lima tahun"


joycelyn meronta ronta saat Nathan memulai aksinya, dengan lihai Nathan menguasai dan mendominasi sang istri sampai rontaan dan penolakan Joyce berubah menjadi racauan dan pelukan di leher Nathan . Nathan tersenyum penuh kemenangan


Dua babak, empat jam mereka habiskan olah raga dalam kamar, pertama diranjang kedua kali dari toilet sampai ke ranjang. saat mau melanjutkan babak ketiga Joyce menolak


"Anak anak harus makan, Naomi akan muntah kalau telat makan" Joyce mengingatkan, Nathan langsung bangkit, ia mengangkat tubuh istrinya ke kamar mandi, membersihkan diri dengan cepat agar putrinya bisa segera makan, ia tak rela putrinya mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan


"Ayo cepatlah, nanti Naomi muntah" titahnya menarik pinggang istrinya

__ADS_1


"Tunggu, aku pake syal dulu"


"Untuk apa pakai syal di rumah, ayolah cepat" Nathan tak sabaran, ia khawatir akan putrinya


"Baiklah asal kamu mampu menjawab pertanyaan empat anak hebat itu tentang ini, jangan sampai merusak mental mereka dan imagemu" Joyce menunjukkan lehernya yang penuh gigitan Nathan.


Nathan tertegun sejenak, ucapan istrinya sangat benar, dengan segera ia melilitkan syal secara asal ke leher istrinya lalu membawa istrinya turun ke ruang makan


Di ruang makan ada enam orang menanti mereka, semua berwajah datar, kecuali Naomi yang sedang meminum segelas susu soya buatan sang Oma. Nathan menghela nafas lega


"Malam Pa. Ma" ucap Nathan dan Joyce bersamaan


"Malam" jawab keduanya serempak


Antonio duduk di kursi kepala keluarga, di sisi kanannya ada Flora duduk berbaris dengan Naomi dan Nobert, jadi Nathan duduk disisi kiri sang ayah, Joyce, Noah dan Nobert duduk berbaris si sisi kirinya


"Sayang baik baik saja?" tanya Nathan khawatir


"Oma sudah memberi kentang rebus tadi" ucap Naomi sambil tersenyum, Nathan mengangguk lega


flora menjelaskan sambil mengambilkan makanan untuk suaminya dulu, baru mengambilkan untuk Nobert dan naomi


Joyce mengambilkan nasi untuk suaminya lalu untuk Noah dan Noel yang duduk disisi kirinya , baru ia mengambilkan untuk diri sendiri sama seperti yang dilakukan flora . mereka makan dengan tenang. hanya Naomi yang tampak merajuk .


setelah semua selesai makan, Naomi meminta segera pulang


"Ayo mom kita pulang" ajak Naomi sambil mengambil tas sandangnya, ia bahkan meninggalkan barang pembelian opa Omanya dan berjalan menuju pintu, Joyce mengangguk


"Noah tolong ambilkan tas momy di atas ya" ucap Joyce pelan pada sang putra, Noah mengangguk mengangguk


"Pa. tolong susul Naomi ya" pinta Nathan, Antonio dan Flora segera menyusul Naomi yang hampir sampai pintu utama


"Apa maksudmu" tanya Nathan dingin membuat joycelyn bingung


"Apanya ?' tanya Joyce


"Kamu istriku, Noah dan Noel anakmu, Naomi dan Nobert anakku, ini rumahmu dan rumah anak anak, mau kemana kamu?" tanya Nathan dingin membuat Joyce paham maksud pertanyaan Nathan


"Naomi marah karena kalian semua makan seafood dan ia tak ikut makan, jadi merajuk dan ia terbiasa tidur ditemani kak jova" Joyce menjelaskan dengan wajah datar


"Lalu tujuan aku ke Paris adalah menghadiri meeting di Westin international hospital, Nobert menangkap banyak kasus korupsi jadi akan di adakan reshuffle managemen esok pagi, konsep sudah aku siapkan, berkas ada di mansion Winston. meeting nya besok pagi jam tujuh"


"Kak Jovi akan menemani aku dan Nobert dalam meeting besok karena besok adalah meeting yang berat, ada kemungkinan kecil adu fisik kalau pihak tikus liat tidak terima di reshuffle, jadi aku harus segera pulang membereskan berkas"


"Berdiri disini, jangan kemana mana, aku segera kembali" ucap Nathan yang mendengar tangisan Naomi , ia berlari ke arah Antonio dan berbisik, Antonio mengangguk lalu berbisik pada Naomi, Naomi mengangguk dan menghentikan tangisnya


Antonio mengambil kunci mobil lalu membawa dua wanita kesayangannya ke mobil , Nathan kembali menemui sang istri

__ADS_1


__ADS_2