Akhir Airmata Dokter Joyce

Akhir Airmata Dokter Joyce
Bab 28 - Berkumpulnya keluarga Winston dan wellington


__ADS_3

Seluruh ruangan menatap ke arah suara yang baru tiba diruangan , wanita itu tampak sangat marah sekali, tiga orang pria dibelakangnya juga tampak marah


Charlos, Cintami, Catherine, Jova, Jovi, menatap datar ke arah pintu , hanya Joyce dan nathan yang berdiri


Wanita itu berjalan cepat menghampiri Joyce, memutar tubuhnya dan memeriksa, setelah itu ia juga memutar tubuh Nathan , setelah ia rasa aman ia segera memeluk Joyce erat


"Kau baik baik saja sayang?" Joyce mengangguk dan balas memeluk wanita itu


setelah beberapa menit terdengar deheman disusul suara bariton "Gantian" wanita itu mencebik dan bergeser ke arah Charlos, Charlos menatapnya datar


wanita itu langsung memukuli dada Charlos, Charlos terbahak bahak keras, "Kau jahat kak, lihatlah ada yang mau membunuh putri kecilku dan suaminya, kakak juga terluka, tapi kakak tak mengajakku" wanita itu mulai menangis, Charlos memeluknya sambil mengusap punggungnya


"Tenanglah, ada kakak, semua baik baik saja. Tak mungkin kakak membiarkan orang melukai kesayangan kita" Charlos mengecup kening adiknya sambil menyeka airmatanya


tiba tiba Fenny ingat sesuatu, ia merenggangkan pelukan kakaknya dan berjalan maju menatap para tamu setelah mengambil senapan api di pinggang salah satu pengawal dengan gerakan cepat hampir tak terlihat , ia mengarahkan senapan itu kearah Tamu


"Siapa yang mau melukai Joyce tadi?" tanyanya dingin, tiga pria yang datang bersamanya berdiri di belakangnya dengan tatapan tak kalah dingin ke arah Tamu. Tamu bahkan bergidik melihat aura kemarahan wanita yang wajahnya mirip dengan Charlos itu.


"Orangnya sudah mati.. ku.. " bisik jova ditelinga Fenny


"Gantung mayatnya di jantung kota, berani sekali dia menyakiti putri kecilku" titah Fenny


"Mayatnya sudah di makan harimau milik tuan besar Wellington" bisik jova kembali, Fenny mengangguk puas


"Bagus.. dia pantas mendapatkannya, bila lain kali ada yang berani melukai Joyce dan Naomi, tembak dan ledakkan saja kepalanya" titah Fenny sambil mengembalikan senapan api kepada pengawal . jova mengangguk


Wanita dikeluarga Winston, sejak kecil sudah diajari bela diri taichi , Wushu dan menggunakan senjata , Fenny , Joyce dan Naomi termasuk didalamnya . Dibalik keanggunan mereka, mereka sangat mahir berkelahi dan menggunakan senjata .


Fenny dan Joyce diajari oleh opa Winston, Naomi diajari oleh Charlos, Joyce, jova dan Jovi. ia sangat mahir menggunakan senjata apapun terutama menembak dan menggunakan Double stick. tapi ia tidak pernah menggunakan untuk memukul temannya, ia di ajarkan untuk memukul penjahat dan penculik.


untuk Cintami dan Catherine juga mahir Wushu, taichi dan menggunakan senjata , hanya saja mereka dilatih opa Winston bukan dari kecil tapi saat dewasa untuk menjaga diri sendiri dan anak anak mereka .


"Hubby, sudah jam makan siang, sebaiknya ke ruangan konsumsi untuk makan siang, smua sudah disediakan untuk tamu" bisik cathie pada suaminya, Charlos mengangguk dan mengundang tamu makan siang bersama


"4J" panggil Charlos lantang, empat putranya merapat "Bawa Mommy, kuku, kembar, omanya dan lau angin makan siang, jaga mereka dengan baik, Daddy tidak mau ada kesalahan"


"Siap komandan" jawab mereka bersamaan lalu segera membawa Cintami ke ruang kaca menjemput keponakan mereka

__ADS_1


"Kamu tunggu hukumanmu" ucap Charlos pada Jovi


"Jovi salah apa dad?" tanyanya sambil mengusap tengkuknya


"Kamu yang memanggil mommymu tadi bukan?" tanya Charlos datar , lebih mengarah ke menyudutkan "Bagaimana kalau tadi Daddy terpukul mommy hah?" tanya Charlos tegas


"Dad, selain wanita dikeluarga kita, siapa yang bisa menghentikan Daddy?" tanya Jovi dengan wajah polos


"Dia mau membunuh adikmu dan kamu takut dia mati?" tanya Charlos menatap tajam putranya . cathie menyentuh lengan sang suami


"Jovi tak mau ayahnya menakuti cucunya, karena ada Nobert di ruangan tadi, maafkan putra kita ya hubby" pinta cathie, Charlos mengangguk


"Jaga mereka baik baik" titah Charlos pada Jovi, Jovi mengangguk


Semua sudah berada di ruang konsumsi, ada ruangan khusus disana, Cintami , Flora dan Fenny membawa empat anak anak itu masuk kedalam ruangan kaca itu dan makan disana .


meskipun sangat banyak pengawal keluarga winston, Wellington, Chen yang menjaga didepan pintu ruangan kaca itu, 4J tidak mau ambil resiko, mereka makan dengan posisi pas didepan pintu ruang kaca itu . mereka tidak mau ada kesalahan. bila rekan bisnis hendak berbincang, mereka tetap berada diposisi mereka untuk berbincang


Chen Hao berbincang dengan beberapa orang yang merupakan rekan bisnisnya sejak dulu.


"Joyce nanti kami akan mengumumkan status kepemimpinan kamu saat meeting setelah itu Nathan yang harus memimpin meeting, karena Nathan suamimu"


Joyce bingung mendengar ucapan sang ayah, ia tak mau merepotkan suaminya yang sangat sibuk , tapi ia juga tak paham bisnis . ia menunduk diam


"Joyce, Sekarang bukan lagi kakak adikmu yang harus bertanggung jawab atas perusahaanmu , tapi suamimu, karena semua itu kelak milik anak anak kalian"


"Jangan takut merepotkan Nathan karena ia sibuk, Nathan seorang profesional ia bisa menggunakan managementnya mengurus untukmu"


"Sebelumnya Nathan minta maaf dad, selama ini Nathan tidak tau dan tidak mencari tau apapun mengenai aset, perusahaan atau harta Joyce . Karena Nathan tulus mencintai Joyce apa adanya" Nathan yang menjawab


"Ada kejadian seperti ini, tadi malam Nathan baru tau Joyce punya banyak perusahaan yang tidak dia pahami, itupun tau dari Nobert. Sungguh tak enak hati pada ipar ipar karena selama ini merepotkan mereka" imbuh Nathan


"Tidak apa apa, sekarang sudah tau, waktunya kamu yang ambil alih tanggung jawab ini karena milik Joyce kelak adalah milik anak anakmu, kau harus merawat semua dan mengembangkannya untuk keturunanmu" jawab Charlos


"Sayang, tetaplah jalani hidupmu seperti biasa, jadilah dokter senyamanmu, tak usah pikirkan hal lain, sisanya biar anak anak yang mengurus semua perusahaanmu , aku akan memegang sistem dan managementnya jadi tak usah berpikir aku akan direpotkan" ucap Nathan mengusap kepala istrinya, Joyce tersenyum mengangguk


"Terima kasih kak" Nathan mengangguk

__ADS_1


dua ayah itu tentu senang melihat keduanya akur kembali


"Untuk penjahat di perusahaan, suruh mertuamu ini mengurusnya, biar dia yang turun tangan, Daddy mau bulan madu dengan mommy sepanjang tahun" Charlos menatap sinis pada Antonio , Antonio tertawa


"Setelah dari Paris, langsung pulanglah ke Indonesia, semua dokumen dan dokumen anak anak sudah Daddy urus, Daddy tak sanggup berpisah lama darimu lagi Joyce " titah Charlos , Joyce mengangguk patuh


Nathan dan Antonio diam diam bernafas lega melihat anggukan Joyce


"Tapi... dad.. ada syaratnya" ucap Joyce , Charlos menaikkan satu alisnya


"Kamu negosiasi dengan Daddy? siapa mengajarimu?" tanya Charlos


"Kedepannya tidak boleh memanjakan Naomi, Joyce tidak suka" tegas Joyce


"Itu urusan Daddy dan mommy, kami tidak memakai uangmu" jawab Charlos dengan malas , Joyce mencebik


"Sayang, kita tidak bisa mendikte orangtua kita , mereka memiliki cara menuangkan kasih sayang pada cucu mereka , seumur hidup mereka bekerja keras, saat ini mereka menikmati hari tua dengan memanjakan cucu mereka sebagai kebahagiaan mereka" nasehat Nathan , Joyce mengangguk


"Ayo habiskan makananmu, setelah ini kita ada meeting lagi" ucap Nathan , Joyce menuruti Nathan


"Meeting apa?" tanya Antonio


"Dengan Adam bede -bah itu" jawab Nathan


"Siapa Adam?" tanya Charlos , Antonio menjelaskan terperinci pada Charlos yang langsung mengamuk


"Ratakan saja perusahaan Adam, untuk apa repot, beraninya dia memarahi putriku" ujar Charlos


"Naomi keberatan bro, dia mau membalas Alicia dan Adam dengan tangannya sendiri. Tak perlu kita turun tangan, Adam akan mati sendiri karena kesal dipermainkan Cucu kita" celetuk Antonio yang sejak tadi diam, karena ia tak mau terlibat masalah anak dan menantunya


Charlos yang tadinya marah malah tertawa memikirkan cucunya yang agak sadis mempermainkan perusahaan orang dewasa


"Ya baiklah, biarkan Adam olahraga jantung dengan Naomi, pastikan putrimu aman ya Nathan" Charlos mengingatkan


"Jika ia berani menyentuh Naomi, aku akan memutilasinya" ucap Antonio tegas, Charlos mengangguk


"Mari masuk, kita mulai meetingnya" ajak Charlos lalu mengirim pesan pada istrinya untuk segera membawa anak anak ke ruang private

__ADS_1


__ADS_2