
Kehamilan Joyce sudah memasuki bulan ke sembilan, ia pun sudah pindah ke villa mertuanya yang berada diseberang villa orangtuanya
Joyce sudah berhenti bekerja karena perutnya bener bener sudah amat sangat besar sekali , Kedua keluarga besar terutama suaminya melarangnya keluar rumah sendirian
Dua bulan terindah sudah dia lewati bersama sang suami, kini dia tinggal menunggu waktu kelahiran anak kembarnya , semua anggota keluarga sangat bahagia bercampur khawatir sekali
Pagi itu Nathan baru saja berangkat ke Rumah sakit usai sarapan dengan orangtua dan istrinya
Baru saja ia memasuki loby, sang mama sudah menelponnya
"Niel, Joyce kesakitan, ketubannya sudah pecah, Mama akan mengantarnya ke rumah sakit, kamu persiapkan disana ya"
"Niel pulang menjemput Joyce dulu ma" ucapnya panik, karena ia mendengar rintihan kesakitan sang istri, ia mondar mandir tak jelas
Bersamaan masuklah Chen Hao , Fenny dan Catherine ke rumah flora
"Ibu mertuamu sudah disini bersama iparnya, Chen Hao akan mengangkat Joyce ke mobil, kamu bersiaplah, jangan panik nanti tak ada yang mengurus anak istrimu" tegas sang ibu menyadarkan putranya
"Baik ma, segeralah tiba, jaga Joyce baik baik ya ma"
Chen Hao mengangkat tubuh kecil itu ke mobil, cathie, Fenny, dan flora ikut masuk ke mobil
Chen Hao mengemudi dengan kecepatan sangat tinggi, sejak kecil Joyce adalah buah hatinya, ia sudah menganggap Joyce putrinya sendiri . sebagai seorang ayah tentu ia sangat khawatir mendengar teriakan kesakitan Joyce di kursi belakang
Tiga puluh menit tibalah mereka di rumah sakit Wellingston .
di lobby sudah menunggu Antonio, Charlos, Jordan, Jordi, Nathan dan team medis yang membawa peralatan medis untuk ketibaan Joyce
saat mobil berhenti, Charlos langsung mengangkat tubuh putrinya dan menaikkannya ke brankar karena Nathan masih membeku dengan wajah pias melihat darah di paha sang istri
"Blooding, cepat bawa masuk kedalam, harus segera Ambil tindakan" teriak salah satu dokter , suasana seketika sangat kacau sekali . wajah Joyce sudah seputih kertas
"sayang, bertahanlah, kamu akan baik baik saja" ucap Nathan yang baru saja mendapat bogem mentah dari Charlos karena terus membeku
"Aku tak kuat lagi" ucap Joyce lemah
"Tidak Joyce, dad akan mati kalo kamu tidak bertahan, kamu anak baik. bertahanlah sayang" ucap Charlos lembut, ia meremas telapak tangan kiri Joyce seolah mengirimkan kekuatan
Joyce tersenyum dan mengangguk , Nathan terus mengecup telapak tangan kanan sang istri dan mengusap keningnya
__ADS_1
"Sayang, anak anak kita butuh kamu, kamu harus kuat" ucap Nathan gusar
Joyce di bawa ke ruang operasi, Nathan hendak menyusulnya masuk tapi Joyce meminta ditemani Catherine
"Aku ingin mommy menemaniku" pintanya lemah
"Biarkan ia bersama ibunya, aku takut..." Charlos tak melanjutkan ucapannya
"Biar Joyce bersama mommynya, semoga mommynya bisa menguatkan Joyce" imbuh Antonio menepuk bahu putranya, Nathan mengangguk
Tiga jam operasi dilakukan, akhirnya Catherine keluar dengan wajah pucat dan bahagia
"Bagaimana Joyce mom/Cath/sayang/kakak ipar" cathie langsung di serbu oleh semua anggota keluarga
"Puji Tuhan Syukurlah, Joyce sehat, sekarang sudah tidur karena kelelahan, kita bisa menemui di ruang rawat inap nanti"
semua keluarga menatapnya penuh tanya tanpa bersuara
"Anaknya kembar, keduanya laki laki, mereka sehat dan lengkap, wajahnya sungguh cetakan Niel dan Joyce" ucap cathie dengan muka datar
"Puji Tuhan Syukurlah" smua menghela nafas lega
"Masa tak ada perempuannya?" tanya Jordi sedikit mengeluh
Charlos memukul bahu putra bungsunya "bicaramu"
"Nanti aku cetak lagi yang banyak" jawab Niel percaya diri membuat keluarga Winston menatapnya datar
"Kakak ipar, anda kira kakak saya sapi?" tanya Jordan
"Adikmu yang menginginkan putri, meskipun aku juga sama, tapi aku tetap bersyukur anakku sehat" jawab Nathan polos yang mendapat tatapan tajam dua ayahnya
tak lama suster dan dokter menemui mereka , setelah memberi penjelasan keadaan Joyce dan keterangan tentang bayi .
dua keluarga itu bergantian menggendong dan mendoakan dua bayi itu . mereka juga berebut Poto dengan baby twins , meng-upload di aplikasi sosmed mereka, banyak respon positive dari netizen
Setelah bayi dikembalikan pada perawat untuk di bawa ke ruang bayi yang sangat steril dengan kekuasaan mereka sebagai pemilik rumah sakit, mereka segera beranjak ke kamar pasien menunggu Joyce di antar ke kamar President suites khusus keluarga pemilik rumah sakit dirawat .
\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Dua bulan sudah usia baby twins ,
Joyce masih tinggal di rumah mertuanya, ia tak diijinkan kembali ke pent house karena mertuanya dan orangtuanya mau terus dekat dengan cucu mereka
Sore itu Joyce meminta ijin pada Nathan untuk pergi ke mall membeli beberapa kebutuhannya dan kebutuhan bayi bersama sang ibu mertua, Nathan mengijinkannya. Antonio yang mengawasi dua cucunya di tangan perawat
Di Mall Joyce membeli dua pasang pakaiannya sendiri untuk digunakan sehari hari karena badannya sudah kembali menyusut , ia juga membeli pakaian dan perlengkapan kedua putra kembarnya
"Ma ayo kita ke spa depan komplex" ajak Joyce ketika mereka dalam perjalanan pulang, mertuanya mengangguk dan mereka pun segera ke tempat yang di bicarakan Joyce , mereka sempat meminta ijin sekali lagi pada suami mereka
Empat jam berlalu,
Flora keluar dari ruangan spa menuju kursi tunggu di depan resepsionis , tujuannya menunggu Joyce yang belum kelihatan
tiga puluh menit berlalu , Joyce masih belum muncul, flora beranjak ke kasir melakukan pembayaran terlebih dulu
"Nona berapa bill saya dan menantu saya" tanya flora
"Atas nama siapa nyonya" tanya sang kasir ramah
"Flora Wellington dan Joycelyn Wellington" jawab flora
"Punya Nyonya Flora Wellington biayanya Delapan juta lima ratus ribu rupiah tapi sudah lunas, untuk nama Joycelyn Wellington, tidak ada nama seperti itu hari ini" jawab sang kasir
"Nona coba periksa sekali lagi, apakah ada kesalahan?" tanya flora, kasir melakukan perintahnya
"Tidak ada nyonya, saya sudah memeriksa daftar nama konsumen hari ini" jawab kasir
flora menghubungi ponsel sang menantu tidak active, ia mulai merasa ada hal yang tak enak akan terjadi
"Nyonya tadi ada titipan untuk anda dari menantu anda" ucap seorang cleaning service menyerahkan sebuah amplop
flora segera membukanya, ia langsung limbung , kalau saja beberapa petugas tidak menahan tubuhnya mungkin ia sudah terjatuh karena inti surat itu adalah permohonan maaf dan Joyce sedah pergi tak kembali
flora diberikan teh hangat oleh petugas spa, ia segera menghubungi suami dan putranya memberitau joycelyn sudah pergi . petugas pun mengantarnya menuju ke mobil.
baik Nathan atau Antonio sangat terkejut dan terpukul atas kepergian Joyce, keadaan menjadi kacau, mereka menyerahkan banyak orang mencari Joyce.
keluarga Winston yang mengaku tidak tau apa apa , ikut mengerahkan orang orangnya mencari keberadaan joycelyn tapi nihil
__ADS_1
"Celyn, tega sekali kamu mengeluarkan aku dan kedua putra kita dari hidupmu" ucap Nathan dengan frustasi
\=\=\=\=