
Jet pribadi JAW-1
jam 08:00
"Kak ayo cepat, kita akan terlambat" teriak Naomi gembira dalam gendongan jova
"Itu jet pribadi , kita tak akan terlambat" jawab Nobert dengan wajah datar
Sampai didalam jet pribadi , Naomi langsung duduk dan memasang seat beltnya. ART membawakan dua tas milik Nobert dan dua tas milik Naomi
"Kita akan bertemu Lao Angin sebentar lagi" pekik Naomi gembira , Jovi mengangguk
nb
Lao Angin\= nenek buyut
angin \= nenek
tak lama pesawat mulai take off, mereka duduk dengan tenang . hanya celotehan lucu dari Naomi yang terdengar memenuhi ruangan , sisanya memasang wajah datar
Ketika tiba di bandara Paris, Cintami sudah menanti mereka , Jovi memeluk sang angin dengan penuh kerinduan karena ia adalah buah hati sang angin sejak kecil
Naomi hanya memasang wajah datar pada keduanya
"Angin, gadis itu cemburu" bisik Jovi , Cintami menoleh pada Naomi, ia tertawa lalu segera menggendong Naomi dan mengecup pipinya, barulah Naomi tertawa
"Kita makan siang dulu" ajak Cintami, semua mengangguk
dengan diantar supir perusahaan Jovi, mereka menuju restaurant asia dengan logo JAW-4. semua makan dengan lahap dan sangat menikmati makanan mereka
"Enak sekali makanan si bocah". ucap Jovi tentang Jordi, Cintami mengangguk sambil tersenyum
"ayo kita pulang istirahat dulu" ajak Cintami, tiga cucunya mengangguk
Opa Winston memiliki mansion mewah di Paris, sebelumnya sudah di wariskan pada cintami tapi Cintami mewariskan pada Joyce , biasanya mansion itu digunakan oleh saudara saudara dan orang tua joyce saat mereka ke Paris
"Naomi mau jalan jalan dulu" rengek Naomi membuat mereka menatapnya
"Kalian kembalilah, biar angin dan suster Maria membawa Naomi jalan jalan " ucap Cintami "Nanti angin akan menghubungi supir untuk menjemput kami kembali ke mansion" semua mengangguk, jova menyerahkan selembar black card untuk sang Oma
"Tidak usah, uang angin masih ada, bolehkan Oma belanjakan untuk cicit oma" tolak Cintami tersenyum , jova mengangguk
dulu Cintami kuliah dan tinggal cukup lama di Paris karena ia langsung bekerja dan mengenal Ayah Charlos di sana jadi Cintami cukup mengenal Paris
"Sayang kita mau kemana?" tanya Cintami
"Beli tas laptop Disney yang baru, Daddy baru membelikan laptop baru untuk Naomi, tasnya jelek" ucap Naomi sambil mencebik , baginya hanya benda Disney yang cantik
Cintami tertawa melihat reaksi cucu pintarnya "Ayo kita beli" ajak Cintami
setelah membeli tas laptop dan ikat rambut Disney, Cintami mengajak Naomi makan es krim di restaurant terkenal disana . es krim coklat kesukaan pun terhidang di hadapan Naomi
__ADS_1
"Angin lupa mengambil tas laptop kakakmu, tadi ketinggalan di kasir, duduklah sebentar, angin akan mengambilnya, jangan kemana mana Naomi" titah Cintami tegas , Naomi mengangguk
setelah berpesan pada suster yang menjaga Naomi, Cintami bergegas ke Disney store mengambil barang belanjaannya untuk Nobert, sembari melihat lihat benda lain untuk cicit cicitnya
Di tempat lain antonio mengajak Flora makan es krim dan pancake kesukaannya di sebuah restaurant yang terletak dalam mall
Keduanya duduk tak jauh dari seorang gadis kecil yang makan es krim dengan tenang
"Pa .. lihatlah, gadis kecil itu sangat mirip denganmu dan Niel" ucap flora pada suaminha sambil menunjuk Naomi , Antonio menoleh
"Astaga bisa ya ada wajah yang sama, wajahnya seperti pinang dibelah dua dengan Niel tapi versi perempuan yang mini" jawab Antonio menatap takjub pada gadis kecil itu
"Kenapa kau angin lama suster?" tanya Naomi
"Mungkin membeli hadiah lagi untuk anda, Nona muda" jawab sang perawat , sambil menyerahkan iPad pada nona mudanya agar ia tidak bosan
Naomi menyadari ada yang tengah menatapnya , ia pun menoleh lalu tersenyum pada Antonio dan Flora
"Hi gadis kecil siapa namamu?" tanya flora lembut
"Naomi grandma" jawabnya sopan
"Nama yang indah, berapa usiamu sayang?" tanya flora lagi
"Lima tahun grandma" jawab Naomi dengan senyuman imut
"Dengan siapa kamu kesini?"
"Bolehkah grandpa berpoto denganmu sayang?" tanya Antonio
Sang perawat memasang wajah dingin dan berdiri disamping nona mudanya dengan posisi siaga
Antonio sangat menyadari bahwa gadis kecil ini bukan dari keluarga sembarangan bahkan ada body guard profesional menjaganya
"Tenanglah suster, saya bukan orang jahat, saya hanya sangat menyukai gadis ini"
"Suster Maria , biarkan kami berpoto" pinta Naomi
"Tapi nona muda"
"Ayolah, mereka bukan orang jahat, kalau jahat Naomi akan melawannya" jawab Naomi yang membuat flora dan Antonio tertawa
akhirnya Antonio dan Flora berpoto belasan kali dengan Naomi , mereka bertukar nomor email karena naomi tidak diijinkan memberikan nomor ponsel pada orang asing
setelah puas berpoto keduanya berpamitan pada Naomi
"Naomi sayang.. oh ya siapa nama lengkapmu"
"Naomi Alexa Winston" jawabnya membuat dua orang tua itu berdetak jantungnya tapi tak mau menakuti sang gadis kecil
"Naomi, kami pulang dulu, kita komunikasi via email saja" pamit Antonio lalu beranjak pergi bersama sang istri
__ADS_1
sekitar sepuluh menit kemudian Cintami datang membawa banyak bungkusan belanjaan
"Hore lau angin belanja banyak " pekik Naomi gembira membuat Cintami tertawa melihat kelakuan Naomi yang sama dengan Joyce saat kecil dulu
"Ayo kita pulang dan melihat belanjaan lau angin" ajak Cintami , Naomi mengangguk
\=\=\=\=\=\=
Mansion Wellington
jam 18:45
Flora masih menatap Poto nya dengan Naomi di ipadnya dengan penuh senyuman,
Nathan turun dari tangga dengan wajah dinginnya lalu mengambil kursi disamping kiri sang ayah, Noah duduk disampingnya sementara Noel duduk disamping flora yang berada disisi kanan Antonio
flora segera meletakkan ipadnya , mereka makan dengan tenang tanpa suara , setelah habis makan, flora kembali tersenyum memandangi ipadnya
empat pria didepannya hanya menatapnya datar
"Sudahlah ma, ini waktu bersama keluarga" tegur Antonio
"Tidak bisa, mama sangat menyukai gadis itu, ada perasaan sangat nyaman berdekatan dengannya" protes flora sambil mencebik
"Niel, lihatlah gadis kecil ini, sungguh mirip kamu" Nathan yang tak berminat hanya diam memasang wajah dingin
"Dia seperti kamu versi perempuan, namanya Naomi , Naomi Alexa Winston" ucap flora terus bicara tanpa memandang Nathan
degggg Nathan terkejut
"Mana ma?" tanyanya cepat sambil berjalan ke arah sang ibu
"Ini.. persis sekali denganmu tapi versi cewe dan versi Mimi" ucap flora tertawa
Nathan mengambil iPad ibunya, mengamati dan memperbesar Poto itu , hatinya memiliki rasa yang sulit di artikan, ia fokus pada sesuatu
"Siapa namanya tadi ma?"
"Naomi... Naomi Alexa Winston, usianya sama dengan Noah dan Noel, lima tahun" jawab flora
"Anak anak masuklah ke kamar dan belajar" titah Nathan , dia putranya yang berwajah dingin langsung beranjak
sekali lagi Nathan membesarkan Poto itu dan fokus di satu titik yaitu kalung gadis kecil itu
"Joycelyn,, beraninya kau menyembunyikan anakku" teriaknya marah membuat Antonio dan Flora terkejut
"apa maksudmu?" tanya Antonio , pertanyaan nya mewakili pertanyaan flora juga
"Kalung ini sama dengan yang dikenakan Noah dan Noel, aku membelinya enam, dua untuk aku dan Joyce, dua untuk Noah dan Noel, dua kalung terakhir atas permintaan Joyce "
Antonio merebut iPad itu dan memperhatikan kalung Naomi , ia tersenyum bahagia
__ADS_1
"Ma kita punya cucu perempuan ma" ucapnya bahagia sambil memeluk istrinya, flora mengangguk, airmatanya menetes Karena haru