
"Dad tadi janji mau bercerita tentang mommy" tagih Joyce , Catherine kembali tertawa
"Dulu saat mommymu kuliah, dia dan sahabatnya itu wanita tercantik dikampusnya, selain tiga tantemu, sisanya semua laki laki" Charlos mulai bercerita, Joyce mendengar tanpa menyela
"Setiap kali kami berselisih paham, mommy akan menonactivekan ponsel lalu meninggalkan ponsel di laci kantornya, ia menggunakan ponsel baru sekaligus dari nomor baru, sangat sulit dihubungi, langsung menghilang begitu saja, persis kamu" omel Charlos, Joyce dan cathie tertawa tanpa menyela
"Yang paling mengesalkan, jika kami berselisih paham, momy akan keluar bersama tiga sahabatnya, pastinya di kelilingi lalat lalat iseng" Joyce tertawa sampai tersedak mendengar ayahnya menyebut teman pria ibunya dengan sebutan lalat , dengan cepat Catherine mengambil air mineral , membuka tutupnya menyerahkan pada Joyce
setelah batuknya reda, Charlos melanjutkan ceritanya "Kejadian terburuk setelah menikah, kamu sudah tau, tapi kejadian terburuk sebelum menikah, waktu pertunangan kami memasuki tahun keempat , sebelum momy wisuda dan kami akan segera menikah"
"Malam Minggu dad sudah dikamar, baru habis mengantar mom pulang , dad mom pamitan untuk tidur, ponsel kami non active kan"
"Tak lama Yerico datang menjemput dad, dengan alasan ia ultah, demi menghargai sahabat ibumu, dad ikut tapi lupa membawa ponsel karena ia sangat tergesa gesa, untung lah masih sempat menyambar dompet, tiga uncle kalian juga ikut"
"Di KTV sudah ada beberapa teman Yerico, ada beberapa LC juga disana, malam itu kami minum lumayan banyak, Unclemu diajak main biliard di ruangan tersebut. Sisa dad duduk sendirian, beberapa LC duduk di samping dad, tapi tidak menganggu atau mengajak dad bicara, menghargai Tuan rumah dad diam dan mengabaikan mereka. Tapi pintu terbuka mommy kalian sudah di sana"
"Wah jadi kalian bertengkar ya dad?" tanya Joyce
"Tidak sayang, mommy adalah wanita yang baik dan hebat, ia tidak pernah mempermalukan Daddy, ia langsung pulang. Daddy menyusul , mom malah tersenyum dan mengatakan dad sudah mabuk, besok pagi baru bicara baik baik"
"Sepulangnya mom, dad langsung pulang ke rumah, mandi sambil menunggu pagi tiba, karena kurang sopan bertamu terlalu pagi ke rumah pho pho kalian, ternyata jam delapan angin menghubungi dad meminta dad pulang karena Phopho sudah menunggu"
"Baru sampai di rumah, dua bogem mentah mendarat di pipi tampan daddymu ini dari lau yeye" canda Charlos, Joyce tertawa "Singkatnya kami berkumpul di ruang keluarga, Phopho kalian mengembalikan hantaran tunangan kami, alias memutuskan pertunangan kami, tentu saja kami menolaknya terutama Daddy"
"Pilihan akhir dad menceritakan kejadian tadi malam, dilampirkan bukti cctv yang dad retas dari lokasi yang kami lewati dan kunjungi, dan nama dad bersih, pertunangan tidak jadi dibatalkan Phopho"
"Susah payah dua bulan dad mencoba menghubungi mom tapi nihil , mom selalu menghindar, dad sangat frustasi dan sedikit lelah, jadi dad memilih memberi jeda dan fokus pada perusahaan"
"Dua bulan kemudian, Yerico menemui dad dan meminta dad mundur karena mom memilih aborsi karena sangat membenci dad, mom memilih Yerico"
"pendarahan dan keguguran, jadi harus di keluarkan , namanya memang aborsi tapi bukan sengaja" protes cathie "Aku juga tidak pernah melibatkan orang lain dalam masalah pribadiku, terutama Yerico, aku hanya meminta kak Calvin mengantarku kemana mana supaya tidak di culik pria pemaksa ini"
Catherine sendiri sama sekali tidak pernah tau kejadian tersebut jika suaminya tadi tidak bercerita
__ADS_1
"Dad terkejut dan terpukul karena kehilangan anak kami, itu penyesalan terbesar hidup Daddy sebelum kami menikah, kenapa dad harus menjeda, kenapa berhenti menghubungi mom, kenapa tidak memaksa, kalau tidak mungkin kami tidak kehilangan bayi kami"
"Sampai di rumah, lagi lagi bogem mentah yang dad terima di wajah tampan ini" Charlos mencoba meredam keheningan dengan candaan
"PD over dosis" ledek joyce "Tapi memang tampan sih, Daddy siapa dulu" mereka tertawa bersama
"Sungguh ujian , setelah itu masih cukup sulit menghubungi mommy kalian. Tapi dad memaksa menemui, dan usaha dad tidak sia sia, mom bisa ditemui tapi meminta perpisahan. Kebiasaan. bener bener menurun ke kamu" omel Charlos, Joyce tertawa
"Akhirnya dad bawa nikah paksa usai mom wisuda, esoknya dad bawa mendaftar ke kantor catatan sipil" Joyce terbahak bahak
"Kalau bukan demi mommy, mungkin Yerico sudah tinggal nama saat itu " imbuh charlos
"Maafkan aku hubby" ucap Catherine tulus , ia merapat ke tubuh suaminya dan memeluk suaminya, Charlos mengecup keningnya
"Duduklah sayang, kita mengemudi membawa putri hamil" ucap Charlos lembut sambil mengusap kepala sang istri, cathie mengangguk dan kembali ke posisinya
Hari itu mereka makan dan jalan jalan ke mall, cathie membelikan beberapa baju terusan sederhana dari brand ternama dunia yang terlihat mewah dan elegant di tubuh Joyce . Cathie membelinya untuk pakaian kerja putrinya yang sedang mengandung
Setelah mereka berbelanja, Charlos melakukan pembayaran dengan kartu rahasia yang sudah di ketahui istrinya , ia ambil dari resleting di balik dompetnya . Joyce terbahak bahak melihat ibunya memberi kode kelakuan ayahnya
"Kak" sapa Joyce sopan, Nathan bangkit mengecup kening istrinya yang masih memasang wajah datar. Joyce membersihkan diri sekitar lima belas menit dan menemui suaminya "Ayo kita makan" ajak Joyce pelan pada sang suami yang fokus menatap ipadnya
"Ayo" ajak Nathan
"Kak.." panggil Joyce lirih, Nathan berhenti dan menatap bola mata istrinya
"Bolehkah aku tinggal disini sampai lahiran?" tanya Joyce
"Malam ini kita pulang, mulai besok kita pindah ke pent house" itu keputusan Nathan setelah berpikir keras seharian , Joyce hanya diam dan menarik lengan suaminya turun ke ruang makan
Sehabis makan malam, Nathan berpamitan pada orangtuanya untuk pulang, sampai di rumah setelah mengantar istrinya ke kamar, Joyce menemui orangtuanya untuk minta ijin pindah
"Pa.. Ma.. Besok Niel ijin pindah bersama anak anak ke pent house, Niel sudah berkeluarga, ada baiknya kami tinggal sendiri supaya lebih mandiri"
__ADS_1
Keduanya terdiam, flora hanya meneteskan airmata tanpa bicara, Antonio memasang wajah dingin , ia kecewa dengan keputusan putranya
"Itu keputusanmu, papa tidak bisa mengaturmu lagi karena kamu sudah berkeluarga" jawab Antonio dingin
"Besok hati hati dijalan, jaga anak istrimu baik baik" tutup Antonio dan membawa istrinya ke kamar , dikamar flora menangis sampai tertidur , ia sama sekali tidak berbicara
Antonio menyesap rokoknya di balkon sambil menatap ke arah taman belakang dimana biasa cucunya bermain "Rumah akan kembali sepi" gumamnya lalu masuk kekamar dan bergabung dengan istrinya menuju alam mimpi
Pagi Jam lima pelayan sibuk mempersiapkan perangkat kerja dan sekolah NAW ke sebuah mobil yang disiapkan untuk membawa barang keperluan kerja dan sekolah mereka , sisanya semua sudah tersedia karena kadang Nathan membawa keluarganya berakhir pekan di pent housenya
Joyce masih terbaring lemas karena mengeluarkan isi perutnya sejak jam empat tadi , Nathan yang merasa khawatir terus menerus mengusap perut istrinya
"Ayo kita sarapan" ajak Joyce berusaha bangkit karena waktu sudah menunjukkan pukul enam , ia tak mau mendapat teguran dan tatapan tak menyenangkan dari mertuanya lagi
"Aku bawa sarapannya kekamar" tegas Nathan "Kalau begitu aku akan mogok makan" ancam Joyce, Nathan menghembuskan nafas kasar , lalu meraih tubuh kecil itu dan menggendongnya ke ruang makan
"Pagi pa, ma, anak anak" ucap Nathan dan Joyce
Flora terkejut melihat wajah pucat Joyce dalam gendongan putranya
"Joyce kenapa?" tanya flora
Nathan hanya menggeleng lalu meletakkan istrinya di kursi makan dan mengambil posisi disebelah kiri sang ayah
"Ayo sarapan" ajak Nathan , Noah memimpin Doa mereka mulai makan, belum sempat makan Joyce langsung berusaha bangkit, Nathan tau istrinya hendak ke toilet langsung mengangkat sang istri ke kamar mereka
Joyce mengeluarkan susu bumil yang baru saja ia minum dan cairan asam dari perutnya. tubuhnya sangat lemas
Nathan mengangkat tubuh kecil itu, membaringkan diranjang dan menarik selimut sampai ke dada sang istri
"Temani anak anak makan dulu baru kesini, aku ingin tidur , aku tak terima penolakan kak" pinta Joyce, Nathan mengangguk dan mengecup kening istrinya lalu kembali ke ruang makan.
Nathan menghabiskan sarapan dengan tenang, tak ada yang bersuara sama sekali, usai sarapan Nathan meminta anak anaknya bersiap siap . ia kembali ke atas menjemput sang istri
__ADS_1
"Sudah kak?" tanya joyce pelan saat suaminya memasuki kamar , Nathan mengangguk
"Kita berangkat" ajak Nathan lalu mengangkat sang istri ke mobil setelah mereka berpamitan pada orangtua Nathan