
Setelah selesai makan malam , Antonio bertanya pada putra semata wayangnya
"Kapan kamu akan menikahi tunanganmu?"
"Segera pa" jawab Nathan singkat
"Sudah lima tahun, kamu menjawab segera dan segera, segera kapan? segera setelah tunanganmu di ambil orang lain? banyak pria mengantri di luar sana untuk menikahinya? tapi kamu masih bermain petak umpet disini" omel Flora
"Tidak ma, Niel segera menikahinya, kalau papa mau, bisa langsung melamarnya segera, tapi rahasiakan identitas ku, aku akan hadir saat hari pernikahan" ucap Nathan sambil berdiri
"Niel sudah selesai, Niel naik dulu pa ma" pamitnya lalu mengecup pipi sang ibu dan naik ke tangga
"Dasar anak itu, mau menikahi orang saja pakai malu malu, harus papa yang maju kali ini" omel Flora, Antonio mengangguk
"Aku segera membuat pertemuan dengan Charlos" ucapnya
"Mama tak sabar melihat muka kulkas itu menikah pa, lebih tak sabar menggendong cucu"
"Ma, menikah bukan seperti sapi, memperbanyak keturunan, biarlah berjalan semestinya jangan menuntut, yang penting muka kulkas itu bahagia" Antonio mengingatkan , flora mengangguk malu
Sabtu sore
Cleopatra yang menerima undangan ulang tahun dari temannya di M3 Club', ia mengajak Joyce bersamanya , Joyce yang merasa tidak memiliki kegiatan , bersedia menemani Cleopatra
Bagi Joyce night Club' bukan hal aneh karena selama di London dia sering ke night Club' bersama kedua kakaknya untuk menemani klien atau relasi sang kakak
lagipula Joyce memiliki teloransi pada alkohol yang cukup lumayan karena kebiasaan menghangatkan tubuh selama musim dingin di london dulu
Tiba di Club', Cleo memesan sebotol Wishky dari Jhony Walker, lalu meminta gelas baru pada pelayan, kemudian menuangkan ke gelasnya dan gelas Joyce
Dua gadis ini sudah sejak kecil dididik tidak menerima minuman dari orang lain dan tidak menerima minuman yang telah terbuka
setelah menghabiskan sebotol Wishky dan dalam keadaan tipsy, Cleopatra bergabung dengan temannya naik ke arena dance sementara Joyce duduk tenang menikmati minumannya.
__ADS_1
Joyce tak sadar ada dua orang tengah menatapnya dari arah yang berbeda , satunya pria tampan yang duduk selisih dua meja dari mejanya
satunya wanita yang tampak memendam kebencian padanya karena dua alasan, pertama karena marah atas kejadian dimasa lalu , kedua karena pria incarannya terus menatap Joyce
muncullah pikiran jahat untuk mencelakai Joyce , dengan obat perang -sang dari dalam tasnya yang selalu ia bawa bawa karena ingin mencari kesempatan menjebak Nathan tapi belum terwujud , ia meletakkan diselipkan jari kirinya .
Dengan penuh senyuman ia menghampiri Joyce yang duduk tenang sendirian dengan minumannya lalu bersalaman
"Ho Joyce, aku Patricia, teman masa kecilmu, kamu ingat aku?" tanya patty sambil menjulurkan tangannya, Joyce menerima juluran tangan itu sambil berusaha mengingat dalam keadaan tipsy
"Oh kamu teman TK ku, putri uncle Christoper" tanya Joyce, patty mengangguk sambil tersenyum, ia langsung memeluk Joyce , sebelah tangannya memasukkan obat ke dalam gelas minuman Joyce
patty sengaja mengambil posisi pelukan yang menutupi jarak pandang Nathan yang terus menatap Joyce ke gelas Joyce agar rencananya terlaksana
setelah basa basi ringan, patty pun berpamitan bergabung dengan temannya, dan Joyce melanjutkan minuman
selang 15 menit kemudian, Joyce mulai merasa gelisah, Nathan merasa heran dengan kelakuan Joyce yang mulai tidak biasa
Dua pria suruhan patty mendekati Joyce dan menarik lengannya , Joyce menepis tangan kedua pria itu , lalu meronta karena keduanya tidak melepasnya malah berusaha menyeretnya
"Kalian ada urusan dengan tunangan saya." tanya Nathan dingin, aura menyeramkan muncul dari tubuhnya membuat dua pria itu langsung menyingkir, mereka tau siapa Nathan dan tidak akan berakhir baik bila berkelahi dengan pria yang menjadi juara dunia dalam salah satu ilmu bela diri
"Kamu baik baik saja? dua pria itu hampir saja membawamu" tanya Nathan menatap wajah Joyce yang memerah dan gelisah
"Panas Dokter" ucap Joyce lirih , ia mengusap tengkuknya dan melepas kancing blazer modernnya
Nathan akhirnya tau jelas apa yang terjadi dengan Joyce , ia segera mengangkat tubuh mungil itu kepintu keluar dan memasuki mobilnya
"Kemana anda mau membawa sepupuku?" tanya sebuah suara dingin
"Dia terkena obat, aku akan mengatasinya"
"Beraninya kau membawanya, kau kira kau siapa?"
__ADS_1
"Nona Cleopatra Moriarty yang terhormat, saya adalah tunangannya yang kalian sebut sebut tunangan bayangannya, bila tidak percaya, anda dapat bertanya pada tuan Charlos atau nyonya cathie calon mertua saya, itupun kalau anda mampu bertanggung jawab atas kejadian malam ini pada mereka"
jawab Nathan dengan menyerahkan ponselnya pada Cleopatra yang sudah oleng dan mabuk berat tapi masih berusaha berdiri tegak , sebelah tangannya memeluk dan menahan Joyce yang tangannya sudah gerayangan di tubuh Nathan.
Cleo tau jika orangtua joyce dalam keadaan buruk, maka ia akan mendapat masalah akhirnya ia bertanya
"Mana bukti anda adalah tunangannya?" tanya Cleo yang mulai sempoyongan, Nathan memberi kode pada anak buahnya menjaga Cleo , kedua anak buah wanita segera menahan tubuh Cleo
kemarin sore ketika Cleo yang menjemput Joyce pulang kerja sempat menawarkan Joyce menemaninya ke M3 Club' menghadiri acara ulang tahun temannya, hal itu kebetulan di dengan Nathan, jadilah Nathan berada di Club' bersama pengawalnya, ia juga membawa dua pengawal wanita buat berjaga jaga kalau Joyce mabuk atau muntah, ada yang mengantarnya ke toilet membersihkan diri.
Nathan membuka cincin di jari manisnya dan meminta Cleo membaca nama didalamnya lalu membuka cincin Joyce dan meminta Cleo membaca nama didalamnya. Cleo mengangguk lalu tak sadarkan diri
"Dasar dua gadis nakal" gumam Nathan sambil menggelengkan kepala
"Bawa nona Cleopatra ke hotel Wellington, ini kuncinya, kalian berjaga di luar , pastikan dia aman sampai sadar besok, jangan biarkan siapapun menyentuhnya" Titah Nathan tegas, dia sendiri kesulitan membawa Joyce dalam pelukan karena Joyce terus meronta dan ingin melepas pakaian Nathan
"Baik Tuan Muda" mereka segera membawa Cleo menuju tempat yang diperintahkan
sementara Nathan berniat membawa Joyce ke rumah sakit, ia menggendong tubuh mungil itu masuk ke roll roycenya lalu berlari ke pintu pengemudi , setelah masuk ke kursi pengemudi ia melajukan mobilnya , tujuannya apartemennya, ia akan merendam gadisnya dengan air dingin , tak mungkin ia mengantar Joyce dalam keadaan pakaian terkoyak koyak akibat ulah Joyce sendiri.
dalam perjalanan Joyce terus menggerayangi tubuh Nathan, bahkan menarik paksa resletingnya
"Jangan celyn.." Nathan menahan lengan kecil itu dan memeluk tubuhnya supaya tidak tersungkur
"Panas Dokter" rengeknya masih terus memaksa menyentuh Nathan hingga akhirnya berhasil menarik paksa resleting Nathan dan mempermainkan senapan extra large nya
Nathan menggeram dan mengatur nafasnya "Jangan seperti ini celyn, aku tak mampu bertahan jika kamu terus begini"
dengan berbagai cara upaya akhirnya Nathan berhasil tiba di parkiran apartemennya , setelah merapikan pakaiannya yang di sobek oleh Joyce dan menarik resletingnya, ia menutupi tubuh Joyce dengan jasnya lalu menggendong tubuh kecil itu naik ke unitnya
sampai di unit, Nathan menutup pintu dengan kakinya , pintu terkunci otomatis, Joyce semakin liar, ia melepaskan diri dari dekapan Nathan dan kembali menggerayangi Nathan
Nathan mengangkat tubuh Joyce kekamar , lalu meletakkannya di ranjang mewahnya, ia mengisi bath up dengan air dingin, lalu kembali kekamar
__ADS_1
saat ia kembali kekamar, terlihat Joyce sudah tidak mengenakan busana sama sekali , Nathan sempat terkesima melihat keindahan dihadapannya. tapi ia segera sadar ia harus merendam Joyce , ia segera menghampiri Joyce
saat Nathan hendak menggendongnya, Joyce langsung menarik Nathan ke ranjang dan menyerangnya, ia menci umi Nathan dengan ganas, tangannya bermain di senapan jumbo milik Nathan, Nathan memejamkan mata menikmati perbuatan Joyce , tapi ia sadar itu salah