Akhirnya Aku Kalah

Akhirnya Aku Kalah
Pelajaran Berharga


__ADS_3

Kak Nanda jatuh sakit dia sering sekali melamun, memikirkan uangnya yang dihabiskan oleh iparnya sendiri.


Sedangkan Niko masih sibuk mencari keberadaan Stevani, entah dimana dia berada, Stevani bagaikan di telan bumi tanpa jejak sama sekali. Semua teman-teman Stevani juga nggak ada yang tahu.


Di lain sisi Erni dan suami sudah tenang, namanya sudah  bebas dari pinjaman bank.  Niko dan kak Nanda yang menebus pinjaman Stevani di bank.


Dua Minggu berlalu, keadaan di rumah Niko belum kembali pulih, tak lama kemudian Niko mendapatkan telopon dari pihak kelurahan. Saudara Niko juga mendapatkan telopon dari seseorang yang tak dikenal.


Pihak kelurahan menenlpon Niko dikarenakan Stevani dicari seseorang dari sebuah instansi pinjaman online. Foto Stevani sudah tersebar luas di media sosial bahwa ia mempunyai pinjam online sebesar 5. 000.000. Niko sangat terkejut, begitu banyak pinjaman Stevani.


Uang itu di gunakan untuk apa, padahal dia tak pernah membeli barang berharga seperti emas. Guman Niko dalam hati.


Niko dan ibunya berencana ingin menjual emas Stevani untuk membayar utangnya. Tapi sayang emas Stevani ternyata palsu. Emas yang asli ada dalam pegadaian. Stevani menggadaikan emasnya padahal emas itu hadiah dari mertuanya. Niko dan ibunya kembali lagi harus menerima kenyataan pahit bahwa istrinya seorang penipu kelas kakap.


Stevani begitu pandai menyembunyikan semua itu, tidak ada yang curiga sama sekali. Niko baru saja ingin melepas lelahnya dengan tidur tapi tiba-tiba seorang pegawai koperasi datang menghampirinya.


"Assalamualaikum..  Pak.... Apa betul ini rumahnya ibu Stevani?" Tanya pegawai tersebut.


"Jangan bilang Stevani meminjam uang lagi" gumam Niko dalam hati yang terbangun di tempat pembaringannya


"Iya... Ini betul rumahnya. Emangnya ada apa Pak mencari istri saya.?" Tanya Niko.


"Istri bapak Stevani memiliki pinjaman kepada ppihak kami sebesar 2.000.000  , sudah tiga kali dia tidak membayarnya. Kalau dia tidak bayar terpak kami haru menyita motor bapak"   seru petugas dengan  tegas .


Lagi-lagi Niko dibuat pusing oleh perbuatan Stevani. Niko kembali lag membayar pinjaman Stevani. Tanpa tahu dia gunakan untuk apa.


Sampai sekarang stevanii belum ada kabar, Stevani susah sekali di hubungi.  Niko yang pusing hanya bisa menenangkan pikirannya dengan meminum minuman yang memabukkan. Sedangkan anak mereka tak di hiraukan untungnya ada ibu Niko yang mengurusnya.


Setiap malam Niko mabuk, ibu Niko seringkali menegur Niko tapi Niko tidak mendengar ucapan ibunya, dia tetap saja melakukan hal itu tanpa memperhatikan anaknya. Setiap malam anak Niko terus menunggu Niko pulang sampai-sampai di tidur di pangkuan neneknya.

__ADS_1


Bukan cuman Kak Nanda yang kehilangan uang, tapi ibu Rehan juga. Ibu Rehan yang semula percaya dengan Stevani tanpa berfikir panjang ibu Rehan langsung memberi uang itu kepada Stevani dengan alasana ayahnya sedang sakit dia butuh biaya besar. Waktu itu Rehan dan Putri ada di rumah Ibunya. Melihat Ibu Rehan memberikan uang kepada Stevani  sebesar 2.000.000, Stevani berjanji dia akan membayar dan mengganti uang itu jika dia sudah gajian.


Beberapa bulan berlalu Stevani nggak muncul-muncul membayar utangnya itu, ternyata Niko nggak tahu kalau Stevani meminjam uang ke Ibu Rehan. Padahal sebelumnya Stevani bilang ke Ibu Rehan bahwa suaminya mas Niko tahu semua ini bahkan mas Niko sendiri yang menyuruh ku kesini. Niko nggak mau membayar utang istrinya itu alasannya karena bukan dia yang mengambilnya. Ibu Rehan hanya bisa sabar, dia tidak mau hubungan keluarga mereka hancur cuman gara-gara yang itu.


Ibu Rehan hanya berkata " Insyaallah banyak gantinya."


Sampai sekarang tak ada yang tahu keberadaan Stevani. Wajah yang cantik berbanding terbalik dengan sikapnya. Banyak yang tertipu dengannya karena Stevani pandai sekali berakting, memasang muka sedih sehingga banyak yang kasihan terhadapnya tanpa tahu bahwa Stevani hanya berpura-pura.


Niko sering kali dihujat, ada yang bilang ini itulah adapula yang bilang,


"Makanya kamu jangan lihat seseorang dari pisik saja tanpa memperhatikan sikap dan perilaku."


"Kamu sihhh hanya sibuk dengan minumanmu. "


"Lihat sekarang istri yang kau damba-dambakan kini menjadi seorang penipu."


Niko hanya diam mendengar celotehan orang-orang disekelilingnya. Bukannya dia sadar malah dia semakin menjadi. Niko kembali mabuk-mabukan setiap malam sampai pagi.


"Sudahlah tante... Kamu hanya buang-buang tenanga. Niko pasti tahu mana yang baik untuknya." Ujar Rehan mencoba menenangkan Ibu Niko.


"Ibu juga nggak tahu mau berbuat apa nak, Niko sibuk dengan minumannya sedangkan Stevani tidak tahu kemana." Ucap Ibu Niko meratapi nasib anaknya.


"Yang sabar Tante.... Semua yang terjadi sudah kehendak ilahi. Semuanya sudah diatur oleh Allah, kita hanya bisa sabar dan ikhlas menjalini hidup ini." Ucap Rehan lagi.


Ibu Niko memikirkan nasib cucunya.


Rehan kembali ke rumah, Putri menyambut kedatangan suaminya itu.


"Bagaimana dengan Kak Nanda, Niko dan Ibunya????". Tanya Putri penasaran.

__ADS_1


"Kak Nanda sakit, Niko sibuk minum dan ibu Niko sedang mengurus anak Niko dan Stevani." Jawab Rehan.


"Kasihan mereka, semoga mereka bisa sabar menghadapi cobaan ini." Ucap Putri.


"Aamiin.. semoga ... Makanya jika nanti kita punya uang lebih, jangan lupa kita berbagai kepada orang yang membutuhkan sebab rezeki yang kita miliki ada hak orang lain di dalamnya." Seru Rehan dengan panjang lebar.


"Iya sayang... Semoga kita tak diberi lupa ketika ada rejeki" ucap Putri.


Percakapan antaran mereka terhenti , karena suara tangis Alif yang baru saja bangun tidur siang.


Allah menciptakan manusia secara berpasangan, baik buruk seseorang tergantung dari pribadi manusia itu sendiri. Tak ada yang tahu aka bagaimana akhirnya. Kita tak boleh memandang seseorang dari fisik  saja melainkan dari sikap dan perilakunya. Walau dia cantik tapi sikapnya buruk mau di apa??? Tapi kebanyakan orang menilai dari fisik tanpa memperhatikan sikapnya.


Beberapa bulan berlalu setelah kak Nanda sembuh dari sakitnya, Kak Nanda kemudian mengajak Niko ke rumah mertuanya. Mereka ingin memberitahukan perilaku anaknya Stevani. Sesampainya dirumah mertua Niko disambut dengan senyum manis tapi seketika senyum itu berubah tangis ketika mertua Niko tahu kelakuan anaknya itu. Mertua Niko juga menyayangkan kenapa baru sekarang dia diberitahu. Pantas saj Stevani nggak pernah datang ke rumah bahkan ibunya saja sulit menelpon Stevani.


"Sekarang Stevani ada dimana"???? Tanya ibu Mertua.


"Aku juga nggak tahu ma... Soalnya nomor teleponnya nggak aktif." Jawab Niko.


"Terus kemana Stevani " ucap mertua khawatir.


Niko hanya menggelengkan kepalanya yang menandakan dia tak tahu. Ibu Stevani terus saja menangis. Nampak dari kejauhan motor Stevani. Niko tak sengaja melihat motorr Stevani yang ada dalam rumah di tutup kain. Niko terkejut dalam hatinya kenapa ada motor Stevani di dalam rumah. Jangan-jangan Stevani ada disini. Dia mencoba menanyakan hal itu. Kata ibu Stevani. Meotor itu sengaja di simpan oleh Stevani karena waktu itu ibu memakainya.


Niko nggak percaya, dia malah curiga dengan mertuanya itu. Jangan-jangan mereka sekongkol untuk menipu keluargaku.  Kak Nanda hanya meminta ke ibu Stevani untuk segera mengembalikan uangnya. Lagi-lagi ibu Stevani menangis dia hanya berkata saya ambil uang dari mana untuk membayar utang Stevani. Sedangkan saya nggak bekerja.


Suara pintu berbunyi, Niko yang penasaran kembali bertanya.


"Siapa yang ada di dalam ma .??"


"Ohh..  itu adiknya Stevani yang baru saja datang dari luar kota ." Ucap ibu Stevani.

__ADS_1


Ibu Stevani ternyata pandai juga berakting, padahal dia tahu orang yang ada di dalam kamar tersebut adalah Stevani.  Stevani dan ibunya adalah seorang penipu, sudah banyak orang yang menjadi korbannya.


Mereka berdua seakan tak peduli dengan semua itu, mereka hanya seolah-olah tak berbuat seperti itu. Mereka pandai sekali menyembunyikan hal itu bahkan tetangganya pun tak tahu, tetangganya hanya tahu Stevani ke rumah orang tuanya karena Niko sering memukulnya. Stevani sudah berbicara yang tidak tidak tentang Niko demi menyembunyikan kebusukannya.


__ADS_2