Aksana

Aksana
30. AKSANA


__ADS_3


Berita entang keluarnya Dirga menjadi trending topic. Semua anak membicarakan kepergiannya. Ditambah kasus yang menjadikan Dirga keluar kini mulai menyebar, banyak yang tak percaya dengan kelakuannya.


Tapi tak sedikit juga yang percaya, mengingat kelakuannya yang sering membuat ulah dan selalu keluar masuk BK.


"Nala!"


Panggilan bernada berat itu berhasil mengagetkan Nala. Segera Nala mengangkat pandangan ke depan, tak jauh dari tempat duduknya kini sebuah mobil terhenti. Pemilik dari mobil tersebut juga perlahan keluar dari mobil. Aksara, mulai mendekati Nala.


"Kenapa gak masuk aja?" tanya Aksara begitu sudah berdiri tepat di sebelah Nala.


Setengah jam yang lalu, saat bel pulang sekolah akan berbunyi Aksara mengirimkan pesan padanya untuk masuk ke dalam lebih dulu dan mengambil kunci mobilnya pada Rasya.


Dan bukannya membalas pertanyaan Aksara, Nala malah mendengus pelan, ia berdiri dari duduknya, berlalu menghampiri mobil Aksara.


"Lo mau mereka tau hubungan kita?" tanya Nala kemudian memasuki mobil.


"Lagian kenapa lama banget si, keburu jadi rengginang gue kelamaan di jemur!" Nala mulai mengeluarkan uneg-uneg nya, ia sudah menunggu Aksara di luar selama 15 menit.


"Iya maaf, tadi harus urus masalah Dirga dulu." Aksara mencoba menjelaskan apa yang membuatnya menyuruh Nala menunggu sebentar.


Masalah kali ini memang cukup serius, sampai-sampai anak OSIS harus ikut turun tangan menanggani masalah itu.


Nala hanya menghela napas. "Bicara soal Dirga, ada yang mau gue tanya ke lo." Gadis itu sejenak mengatur napas sambil mengubah posisi duduknya menghadap ke Aksara.


Aksara mengangkat salah satu alisnya. "Apa?"


"Kasus yang lagi rame, bukan lo yang nyebarin kan?"


...


"NALAAA!"


Teriakan keras itu menggema di sebuah pusat perbelanjaan. Teriakannya yang nyaring berhasil membuat pandangan para pengunjung teralihkan sejenak.

__ADS_1


Nala, yang merasa terpanggil jadi menghentikan aktivitasnya. Gadis itu langsung menoleh ke belakang. Tak jauh dari tempatnya berdiri kini, ketiga temannya. Seira, Agathis dan Natasya berjalan mendekat.


"Sorry Nal harus nunggu lama," ujar Agathis tak enak. Mereka telat 30 menit dari janji awal yang seharusnya datang pukul setengah lima sore. Tapi karena sebelumnya ada masalah yang tak diinginkan ketiganya harus datang telat.


Seira mengangguk kecil, dia juga merasa tak enak karena harus membuat Nala menunggu. "Nih, salahin Natnat. Pake acara earphone ketinggal di kelas, untung tadi satpamnnya masih ada." Cewek itu menunjuk Natasya dengan dagunya.


"Ye udah disuruh tutup mulut malah ngadu," decak Natasnya. "Iya-iya sorry! Gue juga gak tau kalau yang gue bawa tadi wadahnya doang," pada akhirnya Natasya meminta maaf.


"Yaudah sih, yang penting datang daripada gak sama sekali." Nala menggedikkan bahu mengatakan bahwa dia tak memeperdulikan keterlambatan mereka bertiga, yang penting baginya ketiganya benar-benar datang meski terlambat. Dibandingkan tak jadi datang.


"Lo beli parfum?" tanya Natasya melirik botol kaca yang kini Nala pegang.


"Oh ini," Nala memandangnya sekilas. "Cuma lihat-lihat doang. Tadi sales nya nawarin, katanya banyak promo. Yaudah gue kesini," jelas Nala menaruh kembali botol parfum itu ke tempatnya.


"Kayaknya bagus tuh. Yuk Ser liat!" tanpa menunggu balasan dari Seira, Natasya menariknya lebih dulu. Mengajaknya melihat-lihat parfum, mungkin saja ada yang membuatnya tertarik.


Nala mengalihkan padanyanya setelah tak melihat Seira dan Natasya. "Gak beli Ag?" Agathis hanya menggelengkan kepala.


"Lo lupa kalau gue gak begitu suka parfum?" tanya balik Agathis. Dari mereka berempat, Agathis adalah cewek yang kurang begitu menyukai parfum.


"Kenapa?"


"Menurut kalian, dari kedua parfum ini. Enakan yang mana?" Natasya menyerahkan dua botol parfum berbeda ukuran itu pada kedua temannya. Meminta pilihan.


...


Dengan sedikit buru-buru Nala memasuki mobil yang terparkir tak jauh dari parkiran mall. Aksara menjeputnya, tapi Nala meminta untuk Aksara menunggunya di sana.


Cukup jauh dari parkiran mall karena sebelumnya ia harus memastikan bahwa mobil yang ketiga temannya pakai sudsh tak ada di sana.


"Sorry lama," ujar Nala menutup pintu lalu menaruh tas belanja ke kursi belakang.


Aksara menyimpan ponselnya ke dalam saku, lalu mulai menyalakan mobil dan meninggalkan area. "Udah makan?" tanyanya melirik Nala sekilas dan kembali fokus ke depan.


"Udah, sama anak-anak tadi. Lo belum makan?"

__ADS_1


"Belum, cari makan dulu gak papa kan? Nanti di depan kita berhenti bentar buat beli makan," jelas Aksara menunjuk warung tenda yang berada di ujung jalan.


"Oke,"


...


Halooo semuanya, apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat dan baik-baik aja yaa!


Setelah sekian lama aku gak nyapa kalian di sini, aku datang lagi buat sapa kalian. Pasti udah bosen yaa karena harus nunggu lama? Hampir 3 bulan-an. Jujur aku gak kepikiran juga kalau bakal selama ini.


Kalian boleh baca cerita ini dari awal sampai episode ini buat ngikutin alurnya. Aku sadar kalau alur dalam cerita ini cepet, dan memang aku sengaja dipercepat karena takutnya nanti aku lupa alur, ditambah lagi sekarang aku udah sekolah lagi jadi mungkin jarang banget ada waktu buat nulis kecuali memang ada waktu luang.


Makasiih banyak untuk kalian yang udah setia nunggu cerita yang aku tulis. Dan selalu support aku sampe sekarang.


Mungkin yang baca cerita ini bingung kenapa cerita yang awalnya Arkan dan Kanaya berubah jadi Aksara dan Anala. Yang ngikutin aku sebelumnya pasti tau kenapa, Arkan dan Kanaya gak lagi aku lanjut dan untuk gantinya kau ganti cerita Aksara dan Nala.


Tenang aja, cerita ini bakal ada kelanjutannya. Aku juga bakal revisi ulang semua bab di cerita ini (gak tau kaoan tapi secepatnya) dan pastinya dengan peran tokoh dalam cerita akan lebih matang lagi.


Makasih yaa untuk kalian semua, maaf kalau lagi dan lagi aku harus buat kalian kecewa sama cerita sebelumnya.


SELAMAT MEMBACA, SEMOGA SUKAA SAMA CERITANYA YAA!


• menerima kritikan dan saran dalam bentuk apapun yang terpenting dengan bahasa yang sopan.


...


...Chat Aksara Devara & Anala Debora 🧚🏻‍♀️ : "Karena sekarang lo udah jadi tanggung jawab gue."...





__ADS_1


__ADS_2