Aku Dan 4 Kakakku

Aku Dan 4 Kakakku
Konflik baru


__ADS_3

** Pagi yang cerah di sekolah **


Abi yang boncengan dengan Raisa dengan motor gedenya, sukses membuat semua orang memperhatikan mereka.


" sayang , hari ini aku bahagia bisa jemput kamu di rumah tanpa ada drama horor.." ucap Abi.


" maksutnya"


" iya, kakak kakak kamu horor banget , mereka super galak "


Raisa hanya mendengus kesal.


mereka pun sampai di halaman sekolah dan segera memarkirkan motornya kemudian berjalan menuju kelas.


" hai, kamu kenapa.." tanya Abi.


" enggak , cuma kesal aja ..masa kamu bilang rumahku horor , iya emang rumahku gak sebagus rumahmu.." ketus Raisa.


Abi tersenyum dan menggandeng kekasihnya itu.


" ya bukan gitu juga konsepnya, maksud aku horor itu kakak kakak kamu itu semua menakutkan kecuali kak Andre mereka semua galak.." ucap Abi.


Raisa menatap Abi dan membiarkan tangannya digenggam Abi.


saat mereka tengah asik berjalan sambil bercanda, tiba tiba seseorang memanggil dari arah belakang.


" Abi.... Raisa......"


Raisa dan Abi pun kaget dan diam , kemudian menoleh pelan pelan..


" apa ini hahh...di sekolah kalian gak boleh pacaran, ayo lepaskan pegangan tangannya.." gertak bu Nur , guru BK yang sayang sama Abi dan Raisa karena seringnya mereka berdua dipanggil ke ruangan nya.


Abi dan Raisa pun seketika melepaskan genggaman nya.


dengan meringis Raisa mendekati bu Nur.


" ehm...bu Nur yang cantik, maafin Raisa ya bu ... Raisa dan Abi gak pacaran kok bu ...kami tadi gak sengaja pegangan tangan karena tanganku tiba tiba kram bu aduh aduhhhh...." alasan Raisa.


Abi melotot tapi Raisa menginjak kaki Abi agar dia tidak protes.


" aduhhh..sakit tau " gumam Abi.


" ehm..bu Nur, ibu nanti mau gak Raisa belikan gado gado, enak lo bu .." rayu Raisa.


Bu Nur melotot dan menjewer telinga Raisa dan Abi...


" berani beraninya ya kalian mau nyogok Bu guru, ayo ikut ke ruang BK sekarang.." ucap bu Nur.


Mereka berdua pun berjalan mengikuti bu Nur menuju ruang BK.


Para guru pun tidaklah heran karena mereka berdua memang sudah langganan dengan guru Bk.


Abi yang baru satu bulan masuk sekolah sini saja sudah keluar masuk ruang BK, duhhhh....

__ADS_1


Untungnya walaupun langganan dengan BK tapi mereka termasuk murid yang cerdas dalam pelajaran.


" ehm.." Raisa mendengus kesal sambil mengelap semua meja dan jendela di ruangan BK bu Nur.


Abi pun tidak jauh beda.


" Bi, ini semua gara gara elo.." ketus Raisa.


" kok gue " jawab Abi sedikit ngegas.


" ya kalau bisa jaga sikap di sekolah, kita gak akan ketahuan guru BK " ucap Raisa kesal.


" halah, bilang aja kamu menikmati genggaman gue kan.. Rai Rai gak usah munafik jadi orang.." ucap Abi datar.


Raisa kembali naik pitam mendengar jawaban Abi yang membuat kesal.


" heh...jaga mulut lo "


" apa , marah...emang bener kan "


" hehhhhh awas lo ya , jangan deket deket gue lagi , kita putus..!!!! " ucap Raisa dengan emosi.


" aduhhh...salah ngomong deh kayaknya.. Rai, Rai bercanda Rai.. masak beneran sih..jangan putus dong, baru kemarin kita jadian, masa sekarang dah putus sih." ucap Abi sambil garuk-garuk kepalanya.


" bodo amat " jawab Raisa sambil berjalan meninggalkan Abi yang sendirian di ruang BK.


setelah selesai membersihkan ruangan BK, Abi segera bergegas mencari keberadaan Raisa.


Abi pun berlari dan menemukan Raisa sudah berada di dalam kelas karena jam pelajaran sudah mulai.


Abi pun sedikit berharap Raisa mau menoleh ke arahnya.


Tapi sia sia rupanya Raisa benar benar marah dengan ucapannya barusan.


sampai jam istirahat pun Raisa masih tak mau untuk sekedar menoleh.


Abi semakin panik dan hilang konsentrasi.


" aduhhhh Bi kok gini amat sih hidup lo, kok bisa bisanya lo jatuh cinta sama cewek keras kepala seperti dia...biasanya lo permainin hati cewek sekarang lo yang dipermainkan sama tu cewek...ah..


bodo ..


gak menerima pelajaran satu hari gak akan membuat gue bego..." gumamnya dalam hati karena ,hari ini pikiran Abi sungguh blank gak ada bisa menerima pelajaran dengan baik.


* jam istirahat d kantin * Raisa duduk bersama teman teman ceweknya.


Abi datang dengan teman teman cowoknya , mereka sengaja dan duduk tidak jauh dari tempat Raisa duduk.


Mereka tak saling menyapa .


" ada apa sih Rai, lo marahan ya sama Abi " tanya Cika dengan berbisik lirih kepada sahabatnya itu.


" gue kesel sama dia , gua gak mau dekat dekat sama dia lagi..." jawab Raisa ketus.

__ADS_1


Cika mendengus, benar benar gak abis pikir dengan kelakuan mereka berdua, baru saja kemarin mereka jadian sekarang udah bertengkar, diam diamanan , waras gak sih kalian..


Abi yang dari tadi terus menatap Raisa pun tak habis pikir dengan sikap gadis ini yang gampang berubah, kemarin dia bucin banget manjanya gak ketulungan, eh sekarang malah begitu , punya otak gak sih tu cewek..bikin gue pingin cium dia aja..gumam Abi dalam hati.


" Bi, dah sono samperin cewek lo , cewek emang gitu maupun dia yang salah tetep lo yang harus minta maaf duluan..apalagi kali ini salah lo Bi , lo pake ngatain macem macem dah tau cewek lo pinter banget , sensitif lagi..dah daripada lo nyesel nantinya..jangan samain Raisa sama cewek cewek lain .. gua yakin sampai kapanpun dia gak bakal baikin lo duluan kalau lo yang gak baikin terlebih dulu..ucap Mido terkekeh.


" halah sok tau lo Do, Lo aja baru kan jadian sama Cika, pake nasihati Abi lagi" ucap Deren.


Mido mendengus kesal dengan ucapan Deren..


" daripada lo jomblo terus ngenes lo..." timpal Mido.


Abi pun beranjak dan berpindah duduk di samping Raisa.


Raisa pun terkejut ,


begitu juga dengan teman temannya .


Abi menggenggam tangan Raisa lalu menatap dalam kedua mata Raisa.


" maafin aku ya sayang, aku sungguh keceplosan tadi , kita jangan putus ya, aku janji gak akan cari masalah lagi, kita akan pacaran kalau berada di luar sekolah saja.." ucap Abi yang membuat semua temen temen cewek tersenyum menahan tawa.


Raisa terdiam dan berpikir sejenak.


" ok , baiklah..kita gak jadi putus..." ucap Raisa sambil tersenyum dan membalas genggaman Abi dengan hangat.


mereka pun tertawa bersama, penuh canda tawa.


Teman temannya pun melihatnya dengan senang karena mereka berdua memang sangatlah cocok, cowoknya cakep sedang ceweknya manis ,smart n pinter .


🌺🌺🌺


Pulang sekolah


Mereka memutuskan untuk jalan sebentar.


memecah jalanan ramai padat di tengah kota, Abi dan Raisa, Cika dan Mido, Deren dan Mita sedangkan Vea bersama Miko.


mereka mengukir masa masa remaja mereka dengan moment moment yang baik dan positif .


Masa masa remaja yang tak mungkin terulang, tak mungkin terganti dan selalu menjadi kenangan sampai kapanpun.


Akhirnya mereka pun berhenti di depan panti asuhan , dengan semangat mereka menenteng banyak makanan ringan untuk di bagi kepada anak anak panti .


mereka pun sangat bahagia dan tertawa bersama.


Tak menyia-nyiakan kesempatan, Raisa segera memeluk dan menemui ibundanya ,Maira . ternyata Maira sudah ingat akan putri yang dia lahirkan dan dengan bahagia memeluk Raisa yang terharu .


ternyata bukan hanya Abi, Raisa dan teman temannya yang saat itu berada di panti asuhan. Raka, dan Raihan saat itu juga di sana untuk sekedar berkunjung dan berbagi sedikit rejeki.


Mereka pun bertemu dan bercanda bersama sama .


Raka dan Raisa yang sudah mengetahui bahwa mereka adalah saudara kandung pun tak mengurangi jiwa usilnya, dengan senang Raka selalu menggoda adik kandungnya itu kemudiam memeluknya dengan hangat dan penuh kasih sayang.

__ADS_1


mereka pun bahagia bisa saling bercanda bersama anak anak panti dan melihat mereka seperti memberikan semangat baru untuk tetap bersyukur dengan semua keadaan dan jalan hidup yang dilalui.


__ADS_2