Aku Dan 4 Kakakku

Aku Dan 4 Kakakku
kena marah


__ADS_3

...jam menunjukkan pukul 3 pagi ,tapi Raisa sudah bangun dan membantu ibunya memasak di dapur......


..." tumben kamu Rai, jam segini udah bangun... kamu mau bantu ibu ya" tanya Bu Siti dengan lembut sambil tersenyum....


...Raisa hanya tersenyum dan mendekati ibunya lalu mencoba membantu membuat lontong dan dagangan lain....


...Bu Siti hanya tersenyum... namun seorang ibu tahu ada sesuatu yang akan Raisa bicarakan kalau sudah begini.....


..." bu, ibu... Raisa mau bicara sama ibu..." ucap Raisa sambil bergelayut di lengan ibunya yang sedang merapikan daun pisang.....


..."apa sayang..." jawab Bu Siti sambil tersenyum...dan tetap menyiapkan daun pisan untuk jualan.....


..." ibu...nanti kalau Raisa ngomong ke ibu, ibu marah nggak..." ucap Raisa menunduk....


...dari balik pintu dapur ternyata Raka mendengar kan , awalnya dia mau ambil wudhu namun mendengar Raisa yang bicara ada masalah, jiwa keponya meronta dan memaksanya untuk berhenti dan mengupingnya....


...'' ya tergantung sih, ada apa emangnya Rai.. katakan.." jawab ibunya....


...Raisa mengambil amlop dari saku piyamanya..dan memberikan nya kepada ibunya.....


...pak Rahmat yang mendengar pun segera menghampiri anak dan istrinya.....


...ayahnya mengambil amlop itu dan membacanya......


...Raisa menunduk , ayah dan ibunya menatapnya tajam, Raisa hanya menunduk dan tak berani melihat mata ayah dan ibunya.....


...tiba tiba Raka mengambil amlop itu dan terbelalak geram membacanya......


..." ibu...ayah... pergilah...biar Raka yang kasih pelajaran sama bocah ini...aku sebagai kakaknya harus keras.." ucap Raka....


..."biar kami sebagai kakak kakak nya yang bertanggung jawab mendidiknya .. sudah ibu dan ayah tenang aja..." sahut Raihan..yang muncul bersama andre dan Reno.....


..." duh ..habis gue... aduhhhhh....gimana ini," gumam Raisa dalam hati....


..." kalian jangan terlalu keras kasihan adik kalian, mungkin ini gak sengaja...sudah biar , nanti ibu yang pergi ke sekolahnya.." ucap ibunya.....


..." bu, ibu harus keras , jangan manjakan terus,lihat kan ...dari dulu dia selalu bikin ulah di sekolah, bikin malu saja..." ucap Raka ....


..." sudah bu, ibu dan ayah ayah tenang saja , meskipun kami keras sama Raisa, dis tetap adik kami, yang sangat kami sayangi.." bisik Reno dengan lembut , yang bikin ibunya tenang.....


..." Reno, kamu jaga Raisa, jangan biarka Raka atau Raihan ngapa ngapain adikmu, mereka sangat keras , takutnya Raisa dipukul atau diapain..." bisik bu siti kepada Reno....


..." iya bu, tenang aja, ada Reno, ibu kan tahu Reno selalu lembut dan sangat menyayangi Raisa, Reno gak aka biarkan kak Raka atau pun kak Raihan mengkasarinya..tenang aja bu.." ucap Reno dengan mengelus pundak ibunya itu.....

__ADS_1


...kemudian Reno menuntun Raisa dan mendudukanya di kursi meja makan......


...sementara Raisa duduk dengan lesu dan menunduk di kursi, ke empat kakaknya berdiri berjejer di depannya.....


..." kak...maaf kan Raisa.." ucap Raisa....


..." cuma itu " jawab Raka dengan sorot mata tajam....


..."Raisa gak sengaja, itu gara gara .."...


..." ets...tak usah salahkan siapapun... sekarang cukup jelaskan sama kami...atau kamu kamu hukum tidak boleh keluar kamar selama satu bulan.." gerta Raihan yang juga emosi....


..." eshhh... udah Raihan...udah... Raisa...!!! sekarang jelas kam apa yang terjadi..." ucap Andre masih sedikit sabar....


..." heran aku, kak .. bisa bisanya dia bikin ulah di sekolah, kita yang cowok aja gak pernah bikin ulah apa lagi sampai ayah dan ibu di panggil ke ruang BK .." ketus Raka dengan emosi....


...Raisa hanya menunduk dan buliran air mata pun menetes, dengan suara sesenggukan....


..." udah ...jangan nangis ...bisanya cuma nangis , beraninya cuma mengadu sama ibu, sekarang tatap mata kakak jelas kan secara gamblang, ayo...jangan menangis aja bisanya..!!!!," gertak Raihan....


..." kak,udah ...biar Reno yang menanyainya, jangan terlalu keras kak..." ucap Reno melangkah mendekati Raisa dan memeluknya.....


...ke dua kakak nya itu mendengus kesal......


..." tapi kak, kita gak bisa terus memarahinya, kita mau dia menjelaskan tapi kalian tidak memberinya kesempatan..." ucap Reno sambil terus mendekap Raisa yang menangis sesenggukan......


..." Reno....kamu selalu membela nya..kau tak tahu dengan begitu akan semakin ngelunjak nantinya, ujung ujungnya nyusahin bapak sama ibu.." ucap Raihan....


..." kenapa sih kak, dari tadi Reno bilang gak ada yang ngerti , biar dia tenang dulu..." jawab Reno dengan nada agak tinggi.....


..." kau... sudah berani ngelawan sekarang sama kakak.." timpal Raka sambil menunjuk ke arah Reno yang juga melotot......


..." sudah sudah....cukup..kalian..malah ribut..." gertak Andre dengan tegas dan melepas dekapan Reno dan menyeret tangan Raisa untuk berdiri.....


...Raisa dengan mata sembab pun masih menunduk..tak berani sama sekali menatap ke empat kakaknya yang sangat galak .....


..." Reno ambilkan Raisa air putih " pinta Andre, dan Reno pun mengiyakannya, reno melangkah untuk mengambil segelas air putih.....


..." ini kak..." ucap Reno sambil menyodorkan segelas air putih kepada kakaknya....


...Andre pun mendekati Raisa, memintanya meminum segelas air putih tersebut agar tenang, kemudian dia mendekat dan mendongakkan wajah sembab adiknya itu....


..." sayang, lihat kakak...kak Andre, kak Raihan, kak Raka dan kak Reno itu sangat menyayangi kamu, kami semua marah bukannya tak sayang, tapi justru sangat menghawatirkamu... sekarang lihat mata kakak...tak perlu takut...ya.. sini kakak peluk..." ucap Andre dengan senyum dan memeluk hangat adiknya itu.....

__ADS_1


^^^Raihan dan Raka hanya tersenyum miring..^^^


..." dasar bocil, bikin susah aja.." ketus Raka....


...dan ditimpuk pundaknya oleh Reno" kak sudah..." ucap Reno....


..." apa sih lo... kamu sama Raisa sama saja sama sama bocil ..." ketus Raka....


..."apa maksut kakak.." timpal Reno yang gak terima....


..." trus lo mau apa " jawab Raka....


...Reno pun semakin emosi , dia pegang kerah piyama Raka....


..." aduhhh... kalian nih , bisa diam gak sih...ribut aja dari tadi..." gertak Raihan, sambil menjewer telinga ke dua adiknya itu.....


..."aduh kak ampun, sakit....'' ucap Reno dan Raka....


...Raisa yang sudah tenang kemudian menatap Andre lalu mulai menceritakan semua kejadiannya sampai bisa dia dihukum dan orang tuanya dipanggil ke sekolah....


...ke tiga kakak nya itu pun ikut diam dan menyimak semua cerita adiknya... mereka mendengarkan dengan baik.....


..." oke sekarang kakak tahu masalah nya , kamu selalu ribut sama Abi.. bisa gak sih duduknya tukeran gitu sama yang lain.." ucap Reno....


..." gak bisa kak, teman teman gak ada yang mau sama Abi, takut..." jawab Raisa....


..." ehm...kakak tahu, jangan jangan si Abi itu suka sama kamu Rai, dia jatuh cinta sama kamu, mangkanya dia selalu gangguin kamu..." ucap Raihan yang langsung ditimpuk sama Raka dengan mata melotot....


..."aduhhh...apaan sih ka...!!!!" ketus Raihan....


..."kakak sadar gak sih anak sekecil ini mau pacaran.....


...ehm....ingat Raisa...awas aja kau berani macam macam.. benerin dulu sekolah nya kejar cita citamu baru mikir cari pasangan.." ucap Raka sambil mengusap rambut Raisa dengan kasar kemudian berjalan menuju tempat sholat untuk melaksanakan sholat. subuh .....


..."Andre hanya tersenyum dan menggeleng ......


..." ok , nanti biar kak Andre saja ya yang datang ke sekolah...sambil aku juga pengen lihat seperti apa sih Abi itu..." ucap Andre sembari tersenyum dan mengelus rambut adiknya lalu pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu......


..." ayo Raisa sholat Subuh, Raihan, Reno ayo cepetan.....


...dan mereka pun berangkulan menuju mushola kecil dalam rumah, sambil tersenyum dan tertawa bercanda....


...ayah dan ibunya yang melihatnya dari dapur pun ikut lega dan senang pasti nya.. ...

__ADS_1


__ADS_2