Aku Dan 4 Kakakku

Aku Dan 4 Kakakku
Chapter 46


__ADS_3

Mido dan Deren mencoba mencari cari keberadaan miko dan bu nur tapi tidak ada, tenda mereka pun juga kosong..tas dan peralatan mereka juga sudah tidak ada...


" sial... mereka kabur Der..." gumam Mido.


" iya, kita terlambat..." gumam Deren.


"sekarang kita balik ke kota saja , masalah dua orang sampah itu kita pikirkan nanti saja... pastikan semua teman teman kita gak ada yang ketinggalan..." ucap Abi .


Deren dan Mido segera mengumpulkan semua teman temannya dan mengumumkan untuk segera pulang...




setelah 3 jam perjalanan akhirnya mereka sudah sampai di kota dan kembali ke rumah masing masing.


Abi, mengantarkan Raisa sampai ke rumahnya ...


" makasih ya Bi, kamu sudah menolongku dan mengantarkan aku pulang...." ucap Raisa dengan senyum manisnya.


Raka yang mendengarnya pun memotong dan mendekati mereka berdua.


" tunggu tunggu , menolong,apa maksutnya...kamu kenapa Rai..." tanya Raka dengan tatapan tajam.


Raisa bingung harus menjawab apa.


" jawab Rai..." gertak Raka dengan nada tinggi.


Raisa tersentak dan memeluk Abi.


" kak, kak...jangan begitu kak, kasihan Raisa...aku yang akan menjelaskan...udah Rai kamu tenang, kamu masuk saja ke kamarmu..." ucap Abi .


Raka hanya terdiam.


Abi mulai menceritakan detail demi detail.


Raka terlihat sangat marah dan mengepalkan tangannya.


" kurang ajar Miko, akan aku hajar dia..." gumam Raka.


" kak, sepertinya semua ini juga ada hubungannya dengan seseorang yang mungkin kal Raka kenal .." ucap Abi.


" siapa bi..." tanya Raka penasaran.


" Sarah ... yang merupakan anak dari Sandra Wisnutama..." jawab Abi.

__ADS_1


jleg...


Raka terduduk lemas di kursi...


" mama ku sendiri..." gumam Raka.


" iya kak, Sarah adalah adikmu anak mamamu dari pria lain sedangkan Raisa adikmu dari papa yang sama denganmu..sedangkan mereka bersaing dan saling membenci... Sandra dan mamaku berniat menjodohkan ku dengannya tapi aku mencintai Raisa... sedangkan Miko memiliki dendam denganku jadi Raisa yang menjadi sasarannya... Bu Nura juga memiliki dendam dengan mamaku dan aku juga yang menjadi incarannya..." ucap Abi.


" jadi bu Nur yang selama ini yang aku kira baik ternyata adalah sampah...sialan akan aku habisi mereka berdua..tapi Raisa gak sampai di sentuh sama bajingan itu kan Bi..." tanya Raka.


" enggak kak, aku pastikan dia masih suci ..aku dengan segenap kekuatan dan tenaga akan selalu menjaga dan melindunginya.." jawab Abi.


" apa kira kira mereka semua bersengkongkol ya bi..." tanya Raka.


" mungkin saja kak, aku juga berpikiran begitu..hanya mamaku yang aku rasa baik di sana tapi banyak dimanfaatkan sama bajingan bajingan itu.." ucap Abi.


" kita harus segera menyelesaikan masalah ini bi, seperti ceritamu Sarah mungkin bisa bertindak jauh lebih berbahaya , jadi kita juga harus bergerak cepat...saat di rumah aku akan menjaga adikku, sedang saat di luar kamu yang harus menjaga Raisa... nanti kita susun rencana dengan matang..." ucap Raka.


" iya kak, aku juga mau pulang dulu, sekaligus mencari informasi dari mamaku rencana apa yang akan mereka jalankan.. selama ini aku hanya diam kak aku berpura pura tidak mengerti mengenai hubungan kak Raka dengan Sandra dan Sarah, tapi aku lebih licik dari mereka, aku besar di tengah tengah gengster paling berbahaya di Belanda..." ucap Abi menyeringai.


" hahhh jadi kamu seorang gengster.. Bi..." tanya Raka terkejut.


" semua teman temanku kak , mereka anak anak yang kebanyakan orang tuanya menjadi gengster dan dari kecil anak anak sudah dididik untuk licik dan cerdas mencari peluang..." jawab Abi.


" gila lo biii.... " gumam Raka .


🌹


🌹


Sesampainya Abi di rumahnya.


" hai mam, lagi ngapain..." tanya Abi ambil memeluk mamanya dari belakang yang berada di teras rumahnya.


" hai sayang, sudah pulang.. bukannya harusnya masih camping bersama teman temanmu ya..." tanya Niar ( mamanya Abi)


" kok mama tahu kalau seharusnya aku masih camping, aku kan gak pernah bilang aku camping berapa hari..." gumam Abi mulai curiga.


" o iya ma ..tante Sandra itu teman mama dari sejak kapan ma " tanya Abi.


" sejak kuliah " jawab Niar.


" ok ma, Abi ke atas dulu ya..." ucap Abi dan di balas anggukan oleh mamanya.


Abi seperti seorang detektif dia mulai menyelidiki setiap gerak gerik mamanya ...

__ADS_1


Suatu hari yang sedikit mendung ..Niar menyala kan mobilnya...


Abi yang melihatnya langsung menyuruh beberapa temannya untuk mengikutinya.


Setelah beberapa saat Abi mendapatkan informasi di mana mamanya berada..Abi langsung mengendarai motornya nenuju alamat tersebut.


Betapa terkejutnya Abi setelah tahu rumah siapa yang dia datangi...


" kak, maafkan aku ya kak, aku mohon kak ..


kali ini aku benar benar merasa bersalah...aku janji gak akan mengusik kehidupan kalian lagi...aku mohon... hikcs hikcs..." ucap Nura sambil menangis tersedu-sedu.


Dan di samping Nura duduk seorang pemuda yang hanya bisa menunduk dengan lusuh dan muka masih lebam.


" Miko" gumam Abi.


" Tante Nura benar tante , kami hanya menjalankan rencana dari seseorang, mereka yang menginginkan Raisa ternoda dan Abi serta Raka hancur... karena mereka mengatakan bahwa Raisa adalah orang yang sangat Raka dan Abi sayang.. kebetulan aku punya dendam dengan Abi jadi aku mau diajak bekerja sama dengan mereka..." ucap Miko.


Niar hanya mendengus panjang... Dia menatap wajah adiknya dengan sendu..


" Nura, kamu tahu kakak sangat menyayangimu dari dulu sampai sekarang gak berubah....aku gak nyangka kamu tega merusak kehormatan seorang gadis bahkan itu gadis yang sangat Abi cinta, keponakanmu sendiri..." ucap Niar.


Nura hanya menunduk dan tetap menangis.


" tapi tante, sumpah demi apapun aku belum menyentuh Raisa sama sekali, tapi seandainya Abi tidak datang tepat waktu entahlah..." ucap miko sambil menunduk.


Abi yang mendengar dari balik pintu mengusap dadanya lega, ternyata Raisa benar miko belum menyentuhnya .


Aku gak tau apa aku harus memaafkan kalian atau tidak, biar Abi sendiri yang memutuskan...


kemudian Abi menghubungi Raka untuk datang bersama Raisa.


setelah kedatangan Raka dan Raisa, Abi pun ikut berjalan masuk ke rumah itu..


"ma, aku di sini" teriak Abi membuat semua orang menoleh.


Raisa berjalan ke arah Miko, sedangkan Raka berniat menghajarnya tapi dihalangi oleh Abi..


" miko, kau tega mik...kau tega ...aku siapa miko, siapa.. aku temanmu dari kita SD, kita bermain bersama , tapi kau berniat membuatku hancur, kau memiliki niat merenggut kesucianku..kau biadab Miko..hahhhh...." Raisa berteriak tak terkendali dan ditangkap oleh Niar kemudian mendekapnya.


" maaf kan aku Rai, ini semua karena aku khilaf...." rengek Miko.


" iya Rai, Bu nur juga minta maaf ya. ." ucap Nura.


" tidak.... kalian harus gue habisi" teriak Raka.

__ADS_1


" tidak kakak, itu tidak benar, pembalasan hanya milik Tuhan sang pemilik kehidupan... Raisa maafin mereka asal mereka berjanji untuk tidak berbuat jahat lagi, kalaupun mereka melanggarnya itu urusannya dengan Tuhannya.." ucap Raisa dengan bijak yang membuat Abi dan Niar tersenyum.


__ADS_2