Aku Dan 4 Kakakku

Aku Dan 4 Kakakku
Chapter 34


__ADS_3

Sudah seminggu hubungan Raisa dengan Abi sedikit bermasalah.


Dari awal berbicara enak santai dan romantis akhir akhirnya pasti ribut dan saling menyalahkan.


🌺🌺🌺


Siang itu di kantin.


Raisa duduk bersama beberapa temannya sedang menikmati bakso dan teh manis.


Abi datang dengan dingin dan melemparkan sebuah flashdisk tepat di depan Raisa.


Raisa pun terkejut dengan perlakuan Abi kepadanya.


" apa apaan ini " tanya Raisa masih bisa menahan emosi.


" lo buka aja sendiri" jawab Abi dengan mata merah dan rahang mengeras.


Raisa pun segera membuka laptopnya dan melihat apa yang ada dalam flashdisk itu.


dengan mata melotot tak percaya Raisa luruh dan terduduk lemas.


Ternyata itu adalah file tugas penelitian yang sudah rusak sebagian hilang sengaja dihapus dan tak bisa di temukan dan harus disetorkan besok...file itu milik kelompok Abi sedangkan Abi dan Raisa tidak satu kelompok, justru mereka saling bersaing dalam kelas.


Saat itu yang sedang berada di kelas Setelah menyelesaikan pelelitian hanyalah Raisa dan tidak ada orang lain sudah pasti yang dituduh adalah Raisa.


" aku tau Rai kita bersaing tapi jangan bermain kotor ayolah kita bermain sehat dan sportif.." ucap Abi sedikit memelankan nada bicaranya.


" hhh...apa kamu bilang, aky gak main kotor Abi, aku gak tau apa apa , aku juga kaget kenapa bisa seperti ini..." jawab Raisa.


" jangan munafik kamu Rai "


" diam....!!!"


" aku gak terima kamu bilang aku munafik "


" terus apa, sudahlah kalau kamu mau mengakui nya aku akan memaafkanmu dan kita jalan lagi seperti dulu.." ucap Abi dengan sombongnya.


" hei ... tuan muda Abimana yang terhormat..jangan bicarakan masalah hati saat ini, aku sama sekali tidak tertarik..kau menuduhku merusah hasil penelitianmu..apa kamu yakin dan ada bukti buktinya hingga kau dengan percaya diri menuduhku yang melakukannya .." teriak Raisa tak mau kalah dari Abi.


Abi semakin emosi, didekapnya tubuh Raisa dan dipegangnya pipi mulus Raisa dengan tangan satunya .untungnya saat itu sedang sepi kantin, dan hanya ada 3 orang teman mereka yang saat itu makan di kantin .


" sayang, benarkah kau sudah lupa dengan dekapanku yang selalu bisa menenangkanmu dan kecupan sayang dariku.." ucap Abi dengan seyum smricknya.


Raisa hanya terdiam dan menatap netra mata Abi yang sedikit kebiruan ..


Untungnya Raisa segera tersadar dari hipnotis kegantengan Abi.

__ADS_1


Raisa melepaskan paksa dekapan Abi..


" hehhhh... lepaskan..." ucap Raisa kesal.


Abi pun mundur karena didorong oleh Raisa..


" kenapa sayang " tanya Abi.


" ingat ya kita sekarang dalam mode diam dan tak boleh ada sentuhan , aku gak mau ya..." kata kata Raisa yang hanya ditanggapi senyuman oleh Abi.


" kenapa, sebenarnya aku gak mau mencampur adukkan masalah kita dengan hubungan kita, aku masih pacarmu dan kamu masih pacarku.."


" hhh....kamu masih bertanya seakan kita sedang baik baik saja..kamu harus sadar Abi hubungan kita sedang buruk... sebaiknya kau pergi dari sini..o iya ...gak usah...aku saja yang pergi dari sini..." ucap Raisa kemudian melangkah meninggalkan Abi yang terdiam mematung.


" hhh...cewek memang aneh...hahhhhh ... " Abi berteriak frustasi..membuat teman temannya yang hendak mendekati jadi mengurungkan niatnya.


" Der, lo merasa gak kalau Raisa dan Abi akan segera putus.." bisik Mido.


" huss...diam lo..itu urusan mereka, kita gak usah ikut campur..yang penting sekarang bagaimana memperbaiki file itu ...kalau sampai benar benar gak bisa diperbaiki, mampus kita.." jawan Deren.


πŸ’”πŸ’”πŸ’”


Pulang sekolah di sebuah taman kota.


Raisa dan ketiga temannya sedang mengerjakan tugas tugas nya sambil bersenda gurau..


Tiba tiba ada yang menghampiri mereka.


" hai kak, ngapain kakak di sini " tanya Vea kepada pemuda itu yang ternyata adalah Verrel kakaknya Vea.


" Vea, ternyata kakakmu ya, ihhh ..ganteng banget..mau dong dikenalin.." bisik Cika.


" iya Vea, boleh dong jadi pacar nya..kalau sudah punya pacar jadi selingkuhan juga gak apa apa..." ucap Mita.


langsung saja satu timpukan bergantian mengenai bahu mereka.


" hei... ngapain sih kayak orang bodoh saja.." ketus Raisa yang menimpuk kedua temannya itu.


"aduhhh Rai sakit tau" teriak Mita dan Cika bersamaan.


Verrel hanya tersenyum yang menambah aura kegantengan nya makin bersinar..


" duhhh meleleh aku " gumam Cika.


" idihhh kalian nih apa apaan sih..siapa juga yang mau punya kakak ipar kayak kalian berdua...mendingan kayak Raisa dah cerdas, pendiam, cantik lagi... kalau kalian dah otak isinya cuma setengah, gak mau diem palingan cuma malu maluin doang.." ketus Vea yang membuat Verrel dan Raisa saling menatap dan salting sendiri sendiri..


" ehm..em..sorry Vea, aku mau beli minum dulu, kalian mau gak gue beliin.." ucap Raisa yang mencoba mengalihkan pandangan dari tatapan tak berkedip Verrel.

__ADS_1


" iya gue mau"


", gue juga.." jawab mita dan Cika


" ok..gue beliin aja semua.." Raisa kemudian berjalan menuju ke penjual kaki lima di seberang jalan.


Verrel menatap Raisa tanpa berkedip.


" o iya , kakak jalan dulu ya ve, awas lo jangan pulang terlambat .." ucap Verrel sambil mengusap kepala adiknya sebagai tanda sayang.


Raisa membawa 4 botol air mineral dan tanpa hati hati dia kesandung batu yang membuatnya hampir terjatuh untungnya Verrel dengan sigap menangkap tubuh Raisa dan seketika jatuh ke dalam pelukannya.


Dan tepat pada saat itu Abi melintas dengan motor gedenya diikuti Deren dan Mido.


Abi pun langsung menghentikan motornya dan melihat pemandangan yang sangat menyakitkan di depan matanya .


Dengan geram Abi mengerut kan rahangnya, mata yang memerah dengan sorot mata tajam yang menakutkan.


" Der, bakalan ada perang dunia ke Empat kayaknya nih . .." ucap Mido.


" ye..perang dunia ke tiga dulu kali baru ke empat.." jawab Deren.


" yang ke tiga kan udah dari beberapa hari belakangan ini.." ucap Mido.


" o iya ya..tapi sepertinya ada sesuatu deh.." jawab Deren


" apa "


" Elo....percaya gak sih Raisa bisa berbuat curang dengan merusak file kita.." ucap Deren.


" enggak , gue gak percaya bukan Raisa pelakunya..." jawab Mido.


" trus elo percaya gak kalau Raisa tega melukai Sarah waktu di lab kimia.." tanya Deren lagi .


" enggak sih.." jawab Mido.


",satu lagi , elo percaya gak kalau Raisa tertarik sama tu cowok atau selingkuhi Abi masih dia.." tanya Deren sambil menunjuk ke arah Verrel dan Raisa yang berdiri bersama .


" ya gue sih gak percaya, dari awal mereka pacaran gue tahu perasaan Raisa itu tak dalem banget ke Abi begitu juga perasaan Abi sangat dalam ke Raisa.." jawab Mido.


"Dan bodohnya si Abi percaya banget dengan apa yang dia lihat, padahal apa yang dilihat itu belum tentu sesuai fakta dan kenyataan.. misalnya elo lihat gue pegang kepala lo, apa yang lo pikirkan.. karena lo lihat gue pegang kepala lo.." tanya Deren.


" ya gue , pikir kamu mau mengelus kepalaku"


" salah..padahal akunjitak kepala klo..hahahaaaaa..."


🌺🌺🌺

__ADS_1


mohon dukungannya untuk para author, kritik dan saran yang membangun ..


terimakasih πŸ™


__ADS_2