
Malam di rumah Bu Siti.
Raihan dan Andre sedang duduk di sofa sambil berdiskusi masalah tugas di kampusnya.
Sedangkan Reno berada di kamarnya.
Raisa tengah bercengkrama dengan ibu dan ayahnya di depan televisi sambil nonton drakor.
kemudian Reno pun keluar dan merebahkan tubuhnya di samping Raisa yang duduk di bawah bersama cemilannya .
" bu, menurut ibu kalau Raisa punya adik gimana ???" tanya Raisa yang membuat ibu ayah dan Reno terkejut dan serentak menatap ke arah Raisa semua.
Raisa pun heran..
" lo , emang kenapa...salah ya.." tanya Raisa.
" ya,enggak sayang, mama papa kamu kan masih muda mereka ingin memiliki anak lagi ya gak apa apa..." ucap Bu Siti sambil mengusap pipi merah Raisa.
" o iya kak, aku ke sini kesebenarnya juga mau ijin kalau besok hari minggu aku di sekolah ada kegiatan out bond dan camping di hutan A , tempat nya bagus lo kak..." ucap Raisa.
"enggak...kamu mending gak usah ikur Rai, bahaya tau, kalau kamu tersesat gimana,trus gak bisa pulang..." jawab Andre dari ruang tengah.
" ihh ..kak Andre gak seru... semua ikut masa aku gak boleh ikut sih .." ucap Raisa sambil memonyongkan bibirnya karena kecewa.
" gak apa apa lagi gak, biarin ...ada Abi juga yang akan menjaganya...kita kan tau bagaimana kecerdasan anak itu, biarpun sedikit bar bar sih..." ucap Raihan.
" kalau aku sih gak masalah asal, kamu tetap hati hati dan jangan sampai misah dengan kelompoknya..kakak juga pernah dulu, seru tau...." ucap Reno.
" ren, ren...kamu nih ..." gertak Andre.
Reno hanya cengingisan.
" udah deh kak gak apa apa, kak Andre hubungi Abi untuk tetap menjaga Raisa..."jawab Andre.
" kak, plisss dong, mama dan papaku pasti mengijinkan asal ke empat kakakku mengijinkannya...kalau kalian mengijinkannya nanti kak Raka pasti mengijinkannya..." ucap Raisa.
Andre dari tadi yang berat memberikan ijin , Karena dia merasa sesuatu yang tidak baik akan terjadi dengan adik kesayangannya.
🌺🌺🌺
Hari untuk mulai kegiatan pun tiba.
Semua siswa sudah kumpul di halaman termasuk Abi dan Raisa.
Abi dan Raisa saling menatap, hati mereka berdebar... karena mereka tidak satu kelompok jadi mereka tidak bisa bersama selama kegiatan.
***
setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam, mereka pun tiba di tempat tujuan.
Miko yang menjadi ketua kelompok Raisa.
Dia meminta untuk mendirikan tenda di tempat yang agak tinggi agak jauh dari kelompok Abi.
__ADS_1
Dan semua pun mulai bekerja untuk melakukan tugasnya masing masing.
setelah beberapa saat semua pun beres dan kegiatan demi kegiatan pun di mulai.
" hai miko , kamu telp siapa, masasih di sini ada sinyal..." tanya Raisa sambil mengusap peluh yang membanjiri wajah putih mulusnya.
" eh e...e...enggak kok ini mamaku telp , ada kok Rai di sini ada sinyalnya..." jawab miko gugup.
" o iya, masasih...coba aku lihat, ( Raisa mengeluarkan ponselnya) oiya ada ya bagus lagi..." ucap Raisa.
mereka pun mengobrol dan bercanda.
sampai malam akhirnya tiba...
Abi yang khawatir dengan Raisa, mencoba menemui Raisa di tendanya.
Abi berjalan menuju ke kamp milik kelompok Raisa.
Tapi miko menghalanginya...
" untuk apa lo ke sini..." tanya miko .
" di mana Raisa " jawab Abi.
" o...cewek lo yang cantik dan **** itu...ehm...bolehlah sedikit aku mencobanya.." ucap Miko yang membuat Abi meradang.
" hehhh jaga mulut lo, sedikit saja lo menyentuhnya aku akan menghabisimu...!!!" ancam Abi.
" o..jadi ini rencanamu memisahkan aku dari Raisa, apa Nura ada di balik itu semua, jawab...!!!" teriak Abi.
Abi mengerutkan rahangnya dan mengepalkan tangannya.
"dan iya , Raisa itu ternyata sangatlah cantik lebih cantik dari sarah maupun cewek cewek di sekolahan.. tubuhnya juga bagus..." ucap Miko.
" sekarang katakan di mana dia..." ucap Abi sambil mencengkram krah baju Miko.
flashback on..
Raisa dan miko tengah asik ngobrol di bawah pohon dengan api unggun ..
" kamu gak kedinginan Rai.." tanya miko.
" ya emang sedikit dingin ya mik" jawab Raisa.
" o ya bentar ya aku buatkan teh panas untuk hangatin tubuh kita..." ucap miko kemudian berlari ke camp ya untuk membuat teh panas.
" ini Rai cobadeh nanti badanmu akan terasa hangat..." ucap miko sambil menyodorkan segelas teh hangat.
Raisa tanpa curiga langsung mengambilnya dan meminumnya sedikit demi sedikit hingga habis...yang ternyata teh itu sudah dicampur dengan bubuk perangsang..wah miko nih ada ada aja..pergaulan anak sekarang emang berbahaya dan harus hati hati.
Miko tersenyum dengan liciknya.
Sedangkan Raisa mulai kebingungan, dan kepanasan, dia mulai membuka jaketnya..
__ADS_1
Miko tersenyum puas telah berhasil menjalankan salah satu rencananya..dan dia berpikir malam ini akan bersenang senang dengan gadis cantik sekaligus pacar dari musuhnya..
Miko memang mau balas dendam pada Abi karena telah mempermalukan dirinya sewaktu masalah file yang terhapus.
Miko mulai mrndekati Raisa dan menyentuh lembut wajah dan bibir ranum yang menggoda.
sedangkan Raisa masih merasa kepanasan tapi masih sedikit sadar dan mendorong tubuh miko, sambil mengumpat " sialan lo miko, apa yang lo masukin dalam minuman gue..awas lo macem macem..."
Miko tak menjawab dan hanya tersenyum miring, dia pun bangkit dan mencoba mendorong Raisa hingga ke pohon besar dan mencoba mencium bibirnya,tapi Raisa melawannya dengan sekuat tenaga dan kembali mendorong nya..
hingga teriak kan Abi yang memanggil Raisa membuat Miko menghentikan dulu kegiatannya yang hendak mencumbui Raisa.
flashback off..
" jadi kau... bruaks bruaks..." Abi langsung memukul Miko hingga mulut dan hidungnya berdarah...
Abi terlihat hancur mendengar pengakuan Miko..
kemudian teman temannya keluar dari tenda karena mendengar keributan di luar..
Begitu juga Bu nur sebagai guru pembimbing ikut keluar tapi malah menolong miko bukannya Abi yang keponakannya sendiri.
" miko miko apa yang terjadi, apa semua rencana sudah kau jalankan...lalu di mana Raisa.." tanya bu nur.
" hhhh..tenang saja sayang, semua sudah beres , kau lihat sendiri Abi sudah hancur...biarpun aku mati aku tidak akan menyesal karena sudah mengahancurkannya dan dendamku sudah terbalas.." jawab Miko yang sudah bercucuran darah.
" heh..emang kau apain Raisa, kau sudah menodainya " tanya bu nur terbekalak..
" sialan kamu, kamu bilang hanya mencintaiku tapi kau masih menginginkan gadis lain .." tambah Bu nur ( yang ternyata telah terjadi skandal di antara mereka, nura yang seorang wanita dewasa yang belum menikah pastilah kesepian dan miko datang karena butuh uang, jadi bu nur bersedia membantunya asalkan mau menjadi pacarnya)
" eh ..sayang kamu jangan khawatir, aku sama sekali belum menyentuhnya, dia sungguh kuat aku sudah memberinya semua bubuk perangsang itu tapi dia masih juga sadar hanya kepanasan saja..." ucap miko.
sedangkan Abi dan teman temannya bingung mencari Raisa.
di balik pohon Abi menemukan jaket Raisa..dan jejak sepatu yang di lepas berceceran ...
" Abi, ini ada jejak lagi kaos kaki Raisa " teriak mido dan Deren...
Abi pun segera berlari..
" dan sepertinya Dia mengarah ke kali...ayo buruan bi..." ucap Mido.
Dan Abi bersama teman temannya pun segera berlari menuju kali yang lumayan besar..
Benar saja Raisa berada di tepi kali dan melepaskan kaosnya ...
" sial..apa yang dilakukan oleh miko..." gumam Abi sambil berlari.
Raisa hanya memakai kaos dalam dan celana jins..
" awas kalian semua jangan ada yang coba Coba melihatnya, awas lo..." gertak Abi sambil berlari menuju ke arah Raisa.
Tapi terlambat sebelum Abi sampai, Raisa sudah masuk ke dalam air karena kepanasan.
__ADS_1
" Raisa....!!!" Abi histeris berteriak melihat Raisa yang masuk ke dalam air, karena dia tau Raisa tidak bisa berenang...