Aku Dan 4 Kakakku

Aku Dan 4 Kakakku
Chapter 54 ( last chapter)


__ADS_3

Hari bahagia pun tiba.. meskipun tidak dirayakan secara meriah dan besar-besaran namun acara pernikahan Abi dan Raisa terlaksana dengan sakral dan hikmat.


keempat kakaknya pun sangat bahagia.. Raisa adalah adik kesayangan mereka jadi kebahagiaan yang Raisa rasakan adalah kebahagiaan bagi kakak-kakaknya.


Setelah acara selesai, entah bahagia atau sedih.. yang pasti setelah pernikahan mereka harus tinggal berpisah Abi harus tinggal di Belanda sedangkan Raisa akan tetap di Jakarta.


Dan mereka harus menerimanya dengan lapang dada karena demi cita-cita dan harapan serta mimpi-mimpi mereka.


Sehari setelah pernikahan mereka ...Abi pun harus berangkat ke Belanda ..dengan sedih dan air mata Raisa harus melepaskan suaminya.


"sayang kamu Jangan bersedih, aku pergi untuk mimpi mimpi Kita..aku akan kembali untukmu hanya untukmu...untuk saat ini aku gak bisa ngapa ngapain selain menciummu sepuasnya..." bisik Abi sambil menciumi istrinya sampai puas dan keduanya kehabisan nafas..


" hahah....sudah bi, sudah sayang... pergilah aku sudah merelakannya...tapi kita janji di sini kita akan bertemu lagi..3 tahun lagi..aku akan menjadi desainer hebat dan kamu menjadi CEO tampanku .." ucap Raisa dengan senyum getirnya.


"nak..sayang..ayo kita berangkat...papa sudah menunggu di mobil .." ucap Niar.


Raisa hanya menunduk..Niar datang mendekat dan memeluknya.


" maafkan mama sayang..tapi ini demi kebaikanmu juga..jaga dirimu baik baik ya..ingat pesan mama...kamu harus selalu percaya dengan suamimu, dan jaga hatimu... Abi dalam pengawasan kami, mama gak akan biarkan dia macam macam..setiap jam setiap saat kalian bisa vicall untuk melepas rindu...ok sayang , kami berangkat ya..kami mencintaimu sayang" ucap Niar sambil mengecup kening Raisa.


Raisa hanya menunduk dan tak bisa berkata apa-apa.


tanpa terasa bulir-bulir air mata jatuh berderai membasahi pipi mulusnya.


Abi pun tidak tega melihatnya, dia menoleh dan berlari ke arah Raisa, Dia peluk tubuh Raisa dengan derai air mata..seakan tak ingin melepaskan.


semua yang menyaksikan pun ikut menangis karena terharu..


Andre, Raihan, Raka dan Reno pun tak luput rasa haru.


Maira dan Bima tak kuasa menyaksikannya.


Maira menangis dalam dekapan Bima di kamarnya.


" sayang, sudah dong menangisnya...aku jadi gak bisa pergi kalau kamu menangis terus .. sesampainya di sana aku akan hubungi kamu ya..." ucap Abi sambil mengusap air mata yang terus mengalir tanpa henti ..dan menghujaninya dengan ciuman ciuman hangat.


Raisa mengusap sendiri sisa sisa air matanya..dia berusaha tabah dan menatap dalam wajah Abi ..


" kamu, baik baik ya di sana.. ingat selalu ada hati yang harus kamu jaga..aku menunggumu sayang... pergilah..kejar mimpimu ..." ucap Raisa berusaha untuk tersenyum.


Abi pun dengan berat hati melangkah meninggalkan wanita yang sangat dicintainya..


Tanpa menoleh dan hanya menunduk dengan mata berkaca kaca Abi pergi menuju bandara dan langsung terbang ke Belanda.


Raisa luruh dan lemas sambil menangis tersedu-sedu.


Raka mendekat dan memeluk hangat tubuh adiknya.


" menangislah Rai, lepaskan bebanmu.. menangislah sepuasnya...kakak akan siap selalu menjadi tempat bersandarmu..." ucap Raka.


ketiga kakaknya pun ikut mendekat dan berusaha memberi kekuatan kepada adik kesayangannya.


💓💓💓

__ADS_1


Hari berganti waktu berlalu.


Sudah satu tahun Abi ke Belanda.. setiap hari setiap jam bahkan pernah seharian Abi menghubungi Raisa dengan video call.


" Raisa, hari ini kakak yang antar kamu ke kampus ya, kakak ada kerjaan satu arah dengan kampusmu.." ucap Raihan sambil mengusap lembut rambut Raisa.


Raisa tak menjawab dan hanya mengangguk sambil tersenyum.


mereka pun langsung berangkat bersama menuju kampus dan tempat kerjanya.


" kamu jaga diri baik baik ya..nanti Reno yang akan jemput kamu.." ucap Raihan.


" iya kak .." jawab Raisa.


Raisa berjalan dengan anggun dan tetap dengan aura kecantikannya.


" hai nyonya Abi, selamat pagi..." sapa Vea, Cika dan Mita..


Raisa tersenyum..


" apa apaan sih kalian..." ucap Raisa.


" gak terasa ya Rai, sudah setahun kalian menikah.." tanya Cika.


" iya, dan setahun pula Abi pergi ke Belanda, entah seperti apa dia sekarang, kami hanya bertemu setiap hari melalui video call.. setelah jam kuliah .. dia juga sedang menuntut ilmu di sana .." jawab Raisa sambil menunduk.


"em...udah dong Rai, maafin kami ya .." ucap Vea sambil mengusap bahu Raisa yang menangis terisak.


Dan mereka berempat pun segera bergegas masuk ke kelas .


" kalian tau gak .."


" ye, situ tanya apa ngasih tau sih..." ketus Vea sedikit kesal.


" Mita udah jadian sama kak Verrel.." ucap Cika membuat pipi Mita merah merona .


" what ... benarkah..wah , lo mau jadi kakak ipar gue...ehm..gak apa apa sih...dan itu berarti mulai sekarang lo harus manjain gue..mit..iya gak...hahahaaaaa" goda Vea.


Dan begitu lah mereka lalui hari hari mereka dengan suka cita .


💜💜💜


3 tahun telah berlalu, hari yang ditunggu tunggu pun telah tiba..


Raisa terdiam menatap ke arah jendela..


seharian ini Abi tak menghubunginya dan tak bisa dihubungi.


" Abi, sekarang aku sudah sukses dan menjadi desainer artis terkenal, aku juga memiliki butik sendiri..tapi kenapa kamu belum juga kembali..." gumam Raisa sambil menyeka air matanya.


Raisa hanya terdiam merasakan kepedihan dan kerinduan yang mendalam.


__ADS_1


Raisa, terus menatap ke arah jendela sambil menikmati kesendiriannya.


Tiba tiba sebuah mobil berhenti di halaman rumah...


dag dig dug der .. hati Raisa berdetak lebih cepat seperti mau loncat.



seorang pemuda melangkah menuju pintu rumah .


Sebelum berhasil mengetuk, pintu langsung terbuka..


dan seorang gadis berlari menghambur ke pelukannya..


" Abi ..aku merindukanmu..." ucap Raisa sambil menangis dan memeluk erat tubuh Abi.


Abi tersenyum dan membalas pelukannya dengan erat dan hangat pula ...


Sungguh kerinduan yang terbendung selama 3 tahun akhirnya terlampiaskan..


Cinta mereka pun akhirnya menyatu...


kebahagiaan yang nyata telah hadir dan membawanya dalam suasana yang romantis malam pertama mereka.


Begitulah akhirnya..


sedangkan keempat kakaknya pun telah menemukan kabahagiaan nya sendiri.



Andre



Raihan



Raka



Reno


mereka semua bahagia..


...🌹 Tamat 🌹...


Ending yang membahagiakan...


Nb: untuk para pembaca yang Budiman, mohon bijak dalam menilih tontonan.( bacaan)


kalau ada inspirasi baik bisa ditiru tapi kalau ada yang tidak baik , jangan sampai ditiru ya...

__ADS_1


__ADS_2