
Cinta memang gila, bahkan bisa membuat orang yang jatuh cinta lupa akan segalanya .
Cinta Abi yang begitu dalam kepada Raisa mampu merubah dunianya.
seorang Abi yang dulunya playboi dan suka bermain wanita..
Dan di usia yang belia sudah berteman dengan dunia kelicikan dan kekerasan.
Tapi setelah pulang ke Indonesia dia bertemu dengan gadis cantik yang polos smart dan cerdas... Raisa Bima Aditama..gadis yang membuat Abi tak lagi mencari gadis lain .
" Abi, apa aku tertidur begitu lama ya..masasih perasaan baru semalam deh aku tidur .." tanya Raisa.
Abi hanya tersenyum...dan menggelengkan kepalanya.
" udah ...gak penting, yang terpenting sekarang kau segera pulih dan kembali ke sekolah bersamaku..." ucap Abi dingin.
Raisa tersenyum..." aku sayang kamu bi"
" aku lebih sayang kamu" jawab Abi sambil mengelus pipi putih Raisa.
💞
Hari berganti waktu berlalu... akhirnya Raisa bisa pulang kembali ke rumah dan masuk ke sekolah untuk mengikuti ujian.
karena Raisa termasuk gadis yang cerdas , satu bulan lebih tidak masuk sekolah, tidak lah susah untuknya mengerjakan soal soal ujian dengan baik.
❤️❤️❤️
Dan pada akhirnya mereka pun bisa menyelesaikan sekolahnya dengan baik..
Raisa dan Abi mengambil kuliah di kampus yang sama..
mereka tidak diijinkan untuk kuliah di luar negeri, karena kondisi Raisa yang masih sedikit trauma.
***
Pagi itu di kampus.
" hai Rai, kamu berangkat sama siapa tadi, dimana Vea,cika dan mita.." tanya Abi beruntun yang membuat Raisa mendengus kesal.
" bi, kamu bertanya atau menghukumku sih..satu satu dong pertanyaannya..." gumam Raisa.
" iya iya maaf sayang..." jawab Abi sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.
Raisa pun tersenyum.
Mereka melangkah sambil bercanda.
dan
Bruaks..
Tak sengaja Raisa bertabrakan dengan seorang gadis yang sudah tidak asing lagi...
"Sarah...." ucap Raisa.
__ADS_1
Abi melotot le arah Sarah..
" eh...ma ...maaf Rai, aku gak sengaja..." ucap Sarah yang ketakutan melihat tatapan mata Abi yang penuh kebencian.
" gak apa apa Sarah..." ucap Raisa dengan senyum manisnya.
Sarah mengangguk dan segera pergi meninggalkan mereka.
" Sarah,kenapa sih, kok seperti ketakutan banget..." tanya Raisa heran.
Abi tak menjawab dia segera merangkul pundak Raisa dan membawanya melangkah menuju kelasnya.
Abi menatap wajah Raisa dan menggenggam lembut tangannya.
" kita kan gak satu jurusan jadi aku pergi dulu ya... kamu hati hati jaga diri baik baik..nanti pulang kuliah aku tunggu kamu di tempat biasa..ok, sayang..." ucap Abi sambil mengusap lembut kepala kekasihnya itu.
Raisa hanya tersenyum dan mengangguk.
Abi pun segera melangkah meninggalkan Raisa di kelasnya.
" hai Rai..." teriak Vea, Cika dan Mita... mereka mengambil jurusan yang sama...sama sama designer.
" kalian kemana saja sih, dari tadi aku cariin lo..." tanya Raisa.
" ehm...nyariin kami atau nyariin Abi...hahaaaa" goda Vea.
" hhh... kalian apa apaan sih..." jawab Raisa dengan muka merah menahan malu.
semua terdiam.
hanya Raisa yang tersenyum.
" hai sar..kamu ngapain ke sini, bukannya jurusan kita beda ya???" tanya Raisa masih dengan senyumnya yang ramah.
" aku..aku..aku ke sini mau minta maaf Rai, atas semua kesalahanku selama ini...dan aku akan pindah kuliah di belanda, aku malu Rai, aku sudah terlalu jahat sama kamu, tapi sedikitpun kamu tidak menyimpan dendam kepadaku, justru kau sangat baik dan membelaku di depan Abi..maafkan aku Rai.." ucap Sarah sambil menunduk .
Raisa tersenyum dan memeluk Sarah.
Sarah pun terkejut dan membalas pelukan hangat Raisa.
" lo emang hebat Rai, aku bangga memilik sahabat seperti dirimu.." gumam Vea.
Mita dan Cika pun ikut tersenyum.
🌺🌺🌺
Jam Pulang kuliah.
Abi sudah menunggu Raisa di tempat biasa dengan motor gedenya, disusul Deren dan Mido.
" lo di sini Bi, nungguin Raisa ya..." tanya Mido.
Abi tak menjawab dan hanya mengangguk sambil tersenyum datar.
__ADS_1
" ya elah do, lo itu dah tau, kalau Abi di sini tu nunggu siapa lagi kalau bukan si Raisa.." ucap Deren.
Abi menatap ke arah mereka berdua.
" trus lo berdua di sini mau ngapain..." tanya Abi.
Mido dan Deren pun cengingisan sambil menggaruk kepala mereka yang tidak gatal.
" ya elah Bi, gue juga mau nuggu cewek gue kali si Cika.." jawab Mido.
" gue juga mau nunggu si Vea dong.."
" eh...ngomong ngomong kasihan si mita ya, sayang ya dia cantik dan manis tapi ternyata miko lebih memilih bu Nur.." ucap mido dengan nyeloyor begitu saja membuat Abi menoleh dan menatap tajam Mido dan Deren.
Deren mencubit lengan Mido.
" lo, ngomong apaan sih do, abi marah tuh..." bisik Deren.
" bisa gak sih gak usah sebut sebut lagi tentang mereka..." ucap Abi datar.
Mido tertunduk.." sorry Bi, gue gak sengaja.. bukanya bu nur tante kamu ya..." ucap Mido.
Abi terdiam ..dia menerawang mengingat semua kejadian itu yang membuatnya tertunduk dan merasa malu telah mrmiliki tante yang gak punya malu seperti Nura.
Tapi apa boleh buat semua telah terjadi Nura sekarang sudah menikah dengan Miko fan sebentar lagi mereka memiliki anak, mau tidak mau mereka adalah saudara ( kerabat).
" hai semua.." ucap Raisa dari belakang dengan senyum manisnya yang membuat jantung Abi seperti mau loncat.
deg deg...
" hai sayang, kok lama banget sih..." tanya Abi sambil meraih tangan lembut Raisa dan menggenggamnya dengan hangat.
Raisa menatap dengan dalam, mencoba menebak apa yang abi rasakan, kenapa tatapannya seperti tidak singkron dengan pikirannya..
" kau memikirkan sesuat bi,? '' tanya Raisa.
" aku teringat peristiwa kemarin sayang, aku gak bisa membayangkan bagaimana hidupku tanpa kamu... selama ini kamu sudah banyak memberikan warna dalam hidupku...membawaku kepada kebahagiaan yang tulus dan senyum tanpa kelicikan dan tipu daya...kau sungguh berharga buatku..." ucap abi sambil memegangi kedua pipi mulus Raisa.
" sayang, aku pun tak bisa membayangkan bagaimana hidupku kalau waktu itu kau tak datang tepat waktu, mungkin aku tak akan bisa hidup lagi.." jawab Raisa sambil menunduk dan tak terasa bulir bulir air matanya jatuh tak terbendung..
" hei .. Raisa...kamu gak boleh menangis lagi sayang, aku sudah berjanji akan selalu menjagamu...kau bagian dari hidupku.. kau segalanya buatku..." ucap Abi..
Dan mereka pun saling berdekatan, dekat dan semakin dekat...bahkan bibir mereka nyaris bertemu.
Raisa memejamkan matanya..dan
"hello ... kalian lupa ya kita kita ada di sini" ucap Vea dan Cika yang membuat mereka tersentak..dan terkejut saling menatap.
Abi dan Raisa benar benar lupa mereka sedang bersama teman temannya .
Abi dan Raisa pun menoleh dan salah tingkah..
Abi menggaruk kepalanya yang tidak gatal, sementara Raisa menunduk dengan muka merah merona karena menahan malu.
"aduhh.. kalian nih .. benar benar ya...." ucap Deren.
__ADS_1
dan mereka pun saling bercanda.