Aku Mencintaimu Istri SholehaKu

Aku Mencintaimu Istri SholehaKu
Mengatakan Yang Sebenarnya


__ADS_3

SEDANGKAN di kediaman Azalea, Azalea sedang di interogasi oleh Bu Wina. Bu Wina sepertinya mencurigakan sesuatu, yaitu tentang bagaimana perasaan sebenarnya Arkana kepada anak gadis satu-satunya itu. Bu Wina dapat melihat gelagat mencurigakan dari tingkah Arkana, seolah-olah Arkana tidak menerima perjodohan ini.


"Aza.... anak ibu yang cantik, ibu mau menanyakan sesuatu kepada Aza boleh sayang" tanya Bu Wina membuka percakapan antara ibu dan anak itu.


"boleh Bu, masa mau bicara menanyakan sesuatu sama anak sendiri harus minta izin dulu" jawab Azalea merasa gemas sama tingkah ibunya yang tidak biasanya seperti itu.


Bu Wina terdiam sejenak, dia bingung harus memulai pertanyaan nya bagaimana, dia takut melukai hati dan perasaan anak gadis nya itu, tetapi Bu Wina juga tidak tega sama Azalea kalau memang apa yang di curigai nya adalah sebuah kebenaran.


"kok ibu diam, memangnya ibu mau menanyakan hal apa sama Aza?" tanya Azalea kepada Bu Wina.


"Za... maafkan Ibu nak" ucap Bu Wina meminta maaf kepada Azalea.


Azalea sontak kaget mendengar ucapan ibunya.


"loh kok malah minta maaf Bu, ibu kan nggak punya salah sama Aza kenapa ibu minta maaf?" tanya Azalea kepada Ibunya dengan wajah yang bingung.


"maafkan ibu kalau selama ini belum bisa memberikan kebahagiaan yang sempurna untukmu hingga menjelang pernikahan mu ini" ucap Bu Wina dengan nada yang sedih.


"Ibu... hikss.. hiksss, selama ini Aza bahagia bersama ibu, ayah dan dek azam... jadi tolong ibu jangan berbicara seperti itu" ucap Azalea sambil menangis dan memeluk ibunya.


"iya sayang, sekali lagi maafin ibu yah Za" ucap Wina lagi.


"iya Bu, Aza sudah memaafkan Ibu sebelum ibu melakukan kesalahan apa pun kepada aza, dan selama ini Ibu tidak pernah ada salah sama aza" ucap Azalea.


"terimakasih sayang" ucap Bu wina.


"tadi katanya ada sesuatu hal yang ingin ibu tanya kan ke aza, ibu mau menanyakan tentang hal apa?" tanya Azalea yang mengingat bahwa tadi ada sesuatu yang ingin di tanyakan Bu Wina kepadanya.


"Tapi Za kamu harus jujur sama Ibu yang sayang, nggak boleh menyembunyikan apapun dari ibu" ucap Bu Wina kepada Azalea untuk menjawab dengan jujur tentang hal yang ingin ia tanyakan.


"iya Bu, insyaallah Aza akan jujur sama ibu apapun itu, Aza janji, kan emang nggak boleh bohongin orangtua". jawab Azalea.

__ADS_1


"sayang, apakah Arkana juga menerima perjodohan ini?" tanya Bu Wina kepada Azalea.


Azalea kaget mendengar pertanyaan dari ibunya, dia bingung harus mengatakan apa kepada ibu nya, dia takut ibu nya akan membatalkan perjodohan ini dan melarang nya berhubungan dengan keluarga Pak Herlambang karena melibatkan nya dalam masalah keluarga mereka itu, dia sudah terlanjur berjanji kepada Bu Raisa untuk menerima perjodohan ini dan menyelamatkan Arkana dari hubungan yang tak di restui oleh Allah selain itu menyelamatkan Arkana dari wanita yang sekarang menjadi pacarnya namun hanya ingin memanfaatkan hartanya, Azalea tahu bahwa keputusan nya ini akan berdampak kepada kehidupan kebahagiaan nya di masa depan, tetapi dia yakin kepada Allah, bahwa Allah lah yang menggerakkan hatinya untuk menerima perjodohan ini, karena sebelum ia mengambil keputusan untuk menerima perjodohan ini, ia sudah melaksanakan sholat istikharah selama 1 minggu lamanya guna mendapatkan pertolongan dari Allah atas kebimbangan nya, dan Allah menjawab dengan menggerakkan hatinya untuk menerima perjodohan itu.


Bu Wina yang melihat anak gadis nya itu hanya terdiam dan terlarut dalam lamunan itupun akhirnya membuyarkan lamunannya.


"Za... Aza... Aza kenapa hanya diam? jawab ibu sayang, apa sebenarnya yang terjadi?" tanya Bu wina membuyarkan lamunan Azalea.


"ehh... maaf Bu, maafkan Aza" jawab Azalea memohon maaf.


"ada apa sayang? tolong ceritakan pada ibu apa yang sebenarnya terjadi" ucap Bu Wina.


Azalea pun akhirnya menceritakan semua kebenaran yang terjadi, Bu Wina hanya terdiam mendengar kan cerita yang sebenarnya dari anak gadisnya, dan memang Azalea menceritakan semua tanpa menutupi apa pun dari Ibu nya.


"Za, Aza yakin sayang dengan pilihan Aza ini?" tanya Bu Wina setelah mendengar semua cerita Aza tentang perjodohan nya dengan Arkana ini.


"InsyaAllah, Aza yakin Bu, Allah bersama Aza" jawab Azalea meyakinkan ibu nya.


"sayang, keinginan ibu cuma satu di dunia ini, kamu mau tau apa itu? ibu hanya ingin melihat anak ibu bahagia, kamu mengerti kan maksud ibu?" tanya Bu Wina.


"iya sayang, ibu akan terus mendoakan untuk kebahagiaan kamu" jawab Bu Wina.


"terimakasih banyak Bu" ucap Azalea.


mereka pun akhirnya mengobrol-mengobrol santai sambil menunggu waktu sholad dzuhur.


sementara di kediaman Pak Herlambang, Bu Raisa sedang antusias-antusiansnya memesan segala macam pernak pernik untuk acara akad nikah Arkana dan Azalea nanti, ditambah itu desain pakaian akad nikah pun Bu Raisa lah yang menentukan. Sedangkan Arkana ia sibuk kembali di kantornya dengan tumpukan-tumpukan berkas di mejanya.


"Ada apa pak? ada yang bisa saya bantu? tanya Lala sekretaris nya Arkana.


"buatkan saya kopi seperti biasa" ucap Arkana.

__ADS_1


"baik Pak" jawab Lala sekretaris nya.


5 menit kemudian Lala datang membawa nampan berisi kopi pesanan Arkana.


"ini Pak, silahkan diminum" ucap Lala.


"iya... " jawab Arkana tanpa melihat ke arah Lala.


"Mohon maaf Pak, diluar ada nona Lani, dia di tahan oleh satpam di larang masuk atas perintah Bu Boss" ucap Lala lagi.


"apa????" jawab Arkana kaget.


Arkana segera keluar dari ruangan nya menuju ke lantai bawah di mana Lani di tahan oleh kedua satpam kantornya.


"apa-apaan ini? kenapa kalian melakukan itu kepada wanita saya?" tanya Arkana kepada kedua satpam nya.


"ibu yang menyuruh mereka untuk tidak memperbolehkan wanita itu masuk ke dalam kantor keluarga kita" jawab Bu Raisa yang tiba-tiba datang entah dari mana.


"sayang... hikss hikss, mereka mengasari ku" ucap Lani sambil menangis untuk menarik perhatian Arkana.


"tidak seperti itu Tuan, kami hnya menahannya agar tidak masuk ke dalam" jawab salah satu dari satpam itu.


"Arkana kamu sekarang ikut ibu" ucap Bu Raisa.


"tapi bu Arkana masih punya banyak pekerjaan di kantor" jawab Arkana menolak ajakan Bu Raisa.


"untuk perempuan itu waktu mu selalu ada yah, sementara aku ibu mu yang melahirkan mu, kamu mengatakan sibuk" ucap Bu Raisa dengan sindiran keras.


Arkana pun akhirnya menuruti keinginan Ibu nya dan meninggal kan Lani sendirian disitu.


MOHON MAAF, HARI INI AUTHOR UP NYA TERLAMBAT, KEMARIN AUTHOR SANGAT SIBUK SEKALI. MOHON DI MENGERTI YAH PARA READERS KU TERSAYANG.

__ADS_1


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS, LIKE, KOMEN, FAVORIT DAN BAGIKAN KE PARA READERS YANG LAINNYA.


LOVE


__ADS_2