
TIDAK lama kemudian Arkana muncul dengan pakaian kantornya.
"Kana, kamu baru 2 hari menikah, kenapa sibuk sekali? perasaan dari kemarin setelah tiba dirumah kamu sudah langsung keluar" ucap Bu Raisa yang menegur Arkana.
"hemm... banyak kerjaan Mah di kantor" jawab Arkana langsung mengambil posisi duduknya untuk sarapan.
"seharusnya minggu ini kamu ambil cuti, kamu kan baru menikah, habiskan lah waktu berdua dengan istri mu dulu" ucap Pak Herlambang menasehati Arkana.
"nanti lah Pah kalau sudah selesai resepsi" jawab Arkana sambil tersenyum yang di paksakan.
"yasudah kalau begitu, kamu jadi pindah besok ke apartemen baru itu?" tanya Pak Herlambang.
"iyah jadi Pah" jawab Arkana santai.
Mereka pun akhirnya terdiam dan mulai sarapan dengan tenang. Selesai sarapan Arkana pamit untuk ke kantornya bekerja.
"Mah...Pah... aku ke kantor dulu yah" pamit Arkana sambil berdiri dari posisi duduknya dan hendak berjalan keluar rumah.
"Mas Kana, tunggu" ucap Azalea.
Arkana langsung berhenti dan menoleh ke arah Azalea.
"kenapa?" tanya Arkana dengan nada suara yang dingin.
"Aza mau salaman, bisa?" ucap Azalea sambil menundukkan kepalanya.
"hem" jawab Arkana hanya dengan deheman sambil menyodorkan tangan nya untuk bersalaman dengan Azalea.
Azalea langsung tersenyum bahagia dan langsung bersalaman mencium punggung tangan suaminya itu. Bu Raisa dan Pak Herlambang yang menyaksikan itu pun tersenyum bahagia. dalam hatinya mereka berdo'a semoga Arkana bisa dengan cepat menerima kehadiran Azalea dalam kehidupan nya.
"yasudah, aku berangkat dulu" ucap Arkana lagi.
"iyah Mas, hati-hati yah" jawab Azalea.
Arkana pun berjalan keluar rumah menuju parkiran mobil sedangkan Azalea hanya berdiri di depan pintu untuk mengantar suaminya itu pergi bekerja. Arkana pun masuk ke mobil dan melajukan mobilnya tanpa memberi suara klakson sebagai kata pamit. Setelah Arkana pergi Azalea pun masuk kembali ke dalam rumah dan menuju kamar Arkana.
...----------------...
__ADS_1
Waktu telah menunjukkan pukul 12:35, setelah selesai sholad azalea bersiap-siap untuk keluar ber belanja di mall bersama Bu Raisa.
"Mah... Aza sudah siap nih" ucap Azalea kepada Bu Raisa.
"owh iya sayang, Mamah juga sudah... ayok kita jalan" saut bu Raisa.
Mereka pun berjalan ke arah parkiran mobil dan masuk ke dalam mobil. Mereka bersama-sama duduk di bangku tengah.
"sayang ini kitanya mau kemana dulu? ke butiq dulu atau ke mall?" tanya bu Raisa kepada Azalea.
"hemm... Aza mengikut ajah deh Mah" jawab Azalea sambil tersenyum ke arah mertuanya itu.
"Owh Ya udah sayang, kita ke mall dulu ajah yah" ucap Bu Raisa.
"Iyah Mah" jawab azalea di sertai anggukan.
"Pak Iwan ke Mall dulu yah" pinta Bu Raisa kepada sopir pribadinya yang bernama Iwan.
"iyah Bu" Jawab Pak Iwan.
Sesampainya di parkiran Mall, Azalea dan Bu Raisa turun dari mobil dan berjalan bersama sambil berpegangan tangan masuk ke dalam Mall tersebut. Mereka pun melihat-lihat barang apa-apa saja ingin di beli. Bu Raisa sengaja membawa Azalea belanja perlengkapan rumah untuk di bawah nanti ke apartemen tempat tinggalnya dengan Arkana, karena berhubung apartemen itu masih kosong oleh berbagai macam peralatan dapur maupun accesories rumah lain nya.
Di saat mereka sedang asyik berbelanja tiba-tiba mereka bertemu dengan Lani di toko tas branded yang mahal. Awalnya Bu Raisa mengajak Azalea ke toko tas branded itu untuk membelikan nya tas, namun ternyata mereka bertemu dengan Lani yang sedang bersama dengan seorang teman wanitanya. Lani sengaja tidak melihat bu Raisa dan Azalea.
"siapa wanita yang ada di samping mamanya Arkana yah? jangan-jangan wanita itu istrinya Arkana" batin Lani dalam hati nya.
Tiba-tiba Bu Raisa berkata..
"Aza sayang, mau tas yang mana nanti mama beliin" tanya bu Raisa kepada Azalea namun nada suara nya sengaja agak di besar kan biar di dengar oleh Lani.
"yang menurut Mamah cocok untuk Aza" jawab Azalea.
"owhh ternyata benar dugaanku, wanita yang bersama wanita t*a itu adalah istrinya Arkana, cantik sih namun culun dan polos" gumam Lani dalam hati.
"Lan... heii Lann, kok kamu malah ngelamun sih" ucap wanita teman nya Lani itu membuyarkan lamunan nya.
"hehehe Maaf Grace" ucap Lani kepada teman nya itu yang ternyata bernama Grace.
__ADS_1
"oke... kamu jadi beli gak?" tanya Grace kepada Lani.
"jadi dong, pacar aku kan boss muda di perusahaan terkenal milik keluarga nya, dan dia selalu memanjakan ku dengan memberikan ku banyak uang untuk berbelanja barang-barang mahal yang aku mau" jawab Lani yang sengaja nada suaranya di besar kan sehingga bisa di dengar oleh Bi Raisa dan Azalea.
Grace agak bingung, kenapa Lani tiba-tiba menjadi bar-bar begitu, namun dia cepat di beri kode oleh Lani bahwa wanita t*a yang tidak jauh dari mereka adalah mamanya Arkana, Grace pun langsung paham dan mulai mengikuti permainan nya Lani.
"owh gitu yah, wah pacar kamu hebat dan baik banget yah sama kamu" ucap Grace lagi yang sengaja memanas-manasi.
"iya dong, pokoknya apa ajah yang aku mau selalu di turutin, kamu dengar yah aku mau telepon dia dan meminta sesuatu kepada nya yang mahal-mahal" ucap Lani lagi yang tambah memanas-manasi Bu Raisa.
"Owh iyah Lan, coba kamu telepon dia untuk membuktikan bicara kamu itu" ucap Grace lagi yang mendukung Lani untuk menelepon Arkana.
Lani sepertinya tahu bahwa Azalea tidak mengenali nya sebagai kekasih dari Arkana, tapi setidaknya Azalea tahu bahwa Arkana memiliki seorang kekasih makanya dia sengaja ingin menelpon Arkana sekarang dan ketika Arkana mengangkat teleponnya Lani akan memperbesar speaker suara teleponnya supaya di dengar oleh azalea dan Bu Raisa. Lani pun menelepon Arkana....
"Hallo sayang, ada apa?" ucap Arkana yang berada di seberang telepon.
"sayang... aku kepengen beli tas yang harganya 8 juta" jawab Lani.
"owh yaudah kamu beli ajah, nanti aku transfer uangnya di rekening kamu" ucap Arkana santai.
"makasih banyak sayang" ucap Lani sembari memberikan ci*man jarak jauh untuk Arkana.
"hehehehe sama-sama sayangku, yaudah aku tutup teleponnya yah, lagi banyak kerjaan nih di kantor" ucap Arkana sekalian pamit kepada Lani dan juga memberi kan kec*pan jarak jauhnya.
"okay sayang" jawab Lani dan memutuskan panggilan telepon nya.
"wahh... kamu hebat Lan, bisa dapat pacar yang baik kayak Arkana" ucap Grace lagi yang seolah-olah menekan nama Arkana biar terdengar jelas.
"iya dong, kan aku sudah bilang sama kamu mengenai pacar aku itu, kamu sih yang kurang percaya, sekarang aku kasih kamu buktikan" ucap Lani lagi.
"hehehehe iyah Lan, sekarang aku percaya" ucap Grace lagi.
HAY READERS KU TERSAYANG, SIAPA YANG PENASARAN DENGAN EKPRESI DARI BU RAISA DAN AZALEA SETELAH MENDENGAR LANI MENELPON ARKANA DAN MEMINTA DI BELIKAN TAS MAHAL???
KOMEN DAN LIKE YAH, BIAR AUTHOR SEMANGAT UP NYA DAN RASA PENASARAN KALIAN JUGA SEGERA TERJAWAB
LOVE
__ADS_1