Aku Mencintaimu Istri SholehaKu

Aku Mencintaimu Istri SholehaKu
Arkana Keluar Kota


__ADS_3

HARI ini adalah tepat hari keberangkatan Arkana keluar kota, setelah bangun sholad subuh Azalea sibuk menyiapkan sarapan khusus untuk Arkana suaminya, tidak hanya itu ia juga menyiapkan segala perlengkapan Arkana mulai dari pakaian, alat sholad berupa sajadah, dan perlengkapan-perlengkapan lain nya.


Setelah menyelesaikan semua pekerjaan nya dengan cepat, Azalea mengajak suami serta mertua nya untuk sarapan bersama. Setelah selesai sarapan bersama Arkana langsung pamit kepada istrinya beserta kedua orangtua nya.


"ma pa, Kana pamit yah, Kana titip istri Kana" ucapnya kepada kedua orang tua nya.


"iya nak, istri kamu akan aman kok kalau disini" jawab Bu Raisa dan di anggukkan oleh Pa Herlambang sembari tersenyum.


"sayang, mas pamit yah, jaga diri kamu, makan yang teratur" ucap Arkana pamit kepada istrinya.


"iya mas, mas juga yah, jaga diri, jangan telat makan, dan jangan lupa sholad sesibuk apapun mas" ucap Azalea menyampaikan pesan nya kepada Arkana.


"iya sayang, nanti kalau mas sudah sampai, kita video call an yah" ucap Arkana lagi.


Azalea pun hanya mengangguk, Arkana langsung memeluk istrinya itu dan mencium keningnya, setelah selesai berpamitan, Arkana langsung pergi di antarkan oleh pak Iwan sopir pribadi keluarga Herlambang. Setelah kepergian Arkana, Pak Herlambang dan Bu Raisa juga langsung pamit kepada menantunya itu bahwa mereka juga hendak pergi bekerja.


"Aza sayang mau ikut mama ke butiq?" tanya bu Raisa kepada Azalea.


"iyaa ma, Aza mau, sudah lama juga Aza nggak ketemuan sama Rani" jawab Azalea.


"yaudah sayang, pergi siap-siap, mama tunggu yah" jawab Bu Raisa sembari tersenyum dan di balas anggukkan oleh Azalea.


Azalea pun langsung menuju kamarnya untuk bersiap-siap.


"pa kita tunggu Aza yah" ucap Bu Raisa kepada suaminya, karena kebetulan Pak Iwan sedang mengantar Arkana jadi hari ini bu Raisa ke butiq diantar oleh suaminya.


"iya ma, kasian juga kalau ditinggal sendirian dirumah, dia pasti akan jenuh" ucap pak Herlambang sembari tersenyum kearah istrinya.


Setelah beberapa menit menunggu, Azalea akhirnya sudah selesai bersiap-siap, mereka pun langsung pergi menuju butiq Zara.

__ADS_1


setelah melakukan perjalanan kurang lebih 10 menit, mereka pun akhirnya sampai di butiq Zara, bu Raisa dan azalea langsung turun dari mobil tersebut dan menuju ruko butiq Zara itu, sedangkan pak Herlambang langsung melajukan mobilnya ke arah kantornya.


......................


Di kediaman Rayhan...


"Ray bisa kan antar mama ke butiq nya bu Raisa?" tanya bu Rahma kepada anak laki-laki nya itu.


"hem, insyaallah ma bisa" jawab Rayhan.


"yasudah, sebentar yah, kemungkinan setelah selesai sholad zuhur" ucap Bu Rahma lagi.


"iya ma, akan Ray usahain" ucap Rayhan lagi menaggapi mamanya, dan di balas anggukan dan senyuman oleh bu Rahma.


Di Butiq Zara, Azalea langsung menemuhi sahabatnya yang bernama Rani, semenjak ia menikah dengan Arkana sekitar 5 bulan yang lalu ia cuma sekali bertemu dengan nya itu pun karena ia di ajak ke butiq ini, mereka pun saling berpelukan dan melepas rindu.


"za kamu sehat kan? bahagiakan? nggak stress atau tertekan?" tanya Rani secara beruntun kepada Azalea, sudah lama sekali ia tidak pernah bertemu dengan sahabatnya ini.


"alhamdulillah aku sehat, aku bahagia, dan aku nggak stress Ran seperti yang kamu lihat ini, sebaliknya kamu gimana?" ucapnya sambil memasang senyum yang lebar sembari bertanya balik kepada Rani.


"alhamdulillah Za, seperti yang kamu lihat sekarang ini aku baik-baik saja" ucap Rani menjawab pertanyaan Azalea.


Mereka pun akhirnya duduk bersama sambil bercerita dan bercanda, sesekali Azalea menggoda sahabatnya itu yang sampai sekarang masih menjomblo. Sedangkan Rani ia hanya menanggapi nya dengan kekehan.


"ya belum waktunya aku untuk menikah Za, kalau berbicara soal siap, insyaallah aku sih sudah siap secara lahir maupun batin, tapi kan kita juga nggak bisa menentang takdir Allah, mungkin Allah ingin aku menikmati kesendirian dulu, membantu perekonomian keluarga dulu, setelah mungkin Allah merasa itu cukup, insyaallah Allah akan memberikan aku jodoh yang baik menurut versinya" ucap Rani panjang lebar dan diakhiri dengan senyuman manis khasnya.


Azalea langsung memeluk sahabatnya itu.


"kamu wanita baik, wanita sholehah, insyaallah jodoh kamu juga kedepannya adalah laki-laki yang baik, laki-laki yang sholeh, ingat kata pepatah jodoh itu adalah cerminan diri kita sendiri" ucap Azalea memberikan motivasi untuk sahabatnya itu.

__ADS_1


Rani hanya meresponnya dengan anggukan, lalu melepaskan dirinya dari pelukan Azalea.


"lalu kamu Za, gimana hubungan mu sama suami kamu itu?" tanya Rani kepada Azalea, karena Rani tahu betul bahwa kisah hubungan suami istri antara sahabatnya ini dengan suaminya sangat tidak baik, ia menjadi saksi perjodohan antara Azalea dan Arkana.


Azalea yang mendapati pertanyaan seperti itu dari sahabatnya pun langsung tersenyum dengan manis.


"alhamdulillah Ran, mas Kana sudah menerima aku sebagai istrinya, justru ia sangat menyayangi ku, ia memperlakukan ku seperti Ratu, dan itu baru terhitung beberapa minggu terakhir ini" jawab Azalea sembari tersenyum mengingat perlakuan romantis suaminya kepada nya.


Rani yang mendengar jawaban dari Azalea itu pun seketika langsung memeluk sahabatnya dan mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah, ia bersyukur sekarang sahabatnya ini sudah di cintai oleh suaminya sendiri yang dulu sangat menentang perjodohan mereka waktu itu.


"Za, aku seneng banget dengarnya" ucap Rani lagi.


Azalea hanya tersenyum dan menyapu-nyapu pundak sahabatnya itu yang lagi memeluknya, di saat mereka lagi berpelukan, handphone Azalea berdering Azalea dan Rani langsung melepas pelukan mereka, dan Azalea mengambil handphone nya yang ada di dalam tas yang terletak di sampingnya. Ia sangat senang ketika melihat layar handphone nya, ternyata suaminya yang menghubungi nya melalui video call an. Azalea cepat-cepat mengangkat panggilan video itu dan muncullah wajah tampan suaminya di layar handphone nya tersebut.


Rani yang menyaksikan itu pun tersenyum bahagia, ternyata benar yang di ucapkan barusan oleh Azalea.


"assalamualaikum istriku" ucap Arkana di seberang telepon.


"wa'alaikumsalam mas, Aza lagi di butiq bersama Rani sahabat Aza, mama yang ngajak Aza tadi untuk kesini, mas gimana sudah sampai?" ucap Azalea menjelaskan dan menanyakan balik tentang keberadaan suaminya itu.


"owh iya sayang nggak apa-apa, lebih Bagus lagi kayak gitu biar sayang nggak kesepian dirumah, alhamdulillah sayang mas sudah sampai, mas sekarang lagi di hotel keluarga kita yang ada di kota ini, mas nginap disini kebetulan meeting nya juga terjadinya di hotel ini" ucap Arkana menjelaskan secara jelas kepada istrinya.


"owh alhamdulillah sayang, ingat jangan lupa sholad yah, makan juga harus di jaga, sehat-sehat terus yah" ucap Azalea lagi kepada suaminya.


"iya sayangku, yaudah mas tutup yah telepon nya, i love you istriku" ucap Arkana sembari pamit untuk mengakhiri panggilan video call itu dan di akhiri dengan kecupan jarak jauh oleh nya.


Rani yang menyaksikan itu pun langsung tersenyum kikuk, setelah panggilan itu berakhir ia langsung menggoda Azalea.


HAY HAY, AUTHOR MINTA MAAF BARU UP LAGI, AUTHOR SANGAT SIBUK AKHIR-AKHIR INI.

__ADS_1


AUTHOR MAU MENGINGAT KAN LAGI UNTUK JANGAN LUPA MEMFOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU BAGI YANG BELUM FOLLOW, KEMUDIAN LIKE, KOMEN, FAVORIT, VOTE, GIFT ATAUPUN HADIAH APAPUN ITU LAINNYA JANGAN DILUPAKAN JUGA YAH.


LOVE.


__ADS_2