
AZALEA pun tiba di depan ruangan Arkana.
"Bu Boss kita sudah sampe di depan ruangan Pak Arkana, selanjutnya Ibu bisa menanyakan langusng kepada asisten nya pak Arkana yang ada di depan" ucap karyawan yang mengantar Azalea.
"iya, terimakasih yah sudah membantu" ucap Azalea sambil tersenyum kepada karyawan itu".
"sama-sama bu, ini sudah menjadi tanggung jawab kami, saya pamit kembali ke ruangan kerja saya bu" ucap karyawan itu sembari pamit untuk kembali ke ruangan nya.
"iya" jawab Azalea tersenyum.
Karyawan itu pun kembali ke depan tangga lift dan menuju ruangan kerjanya, sedangkan Azalea ia menghampiri Lala asisten Arkana itu.
"permisi mbak, mbak asisten nya mas Kana?" tanya Azalea kepada Lala.
"iya benar, ada apa yah?" tanya Lala yang sepertinya belum mengenali Azalea.
"mohon maaf, saya istri nya mas Kana, Azalea" jawab Azalea sambil tersenyum ke arah asisten Arkana itu.
"astagaa, mohon maaf bu, saya nggak saja, saya betul-betul tidak tahu" ucap Lala dengan raut wajah menyesal.
"iya nggak apa-apa mbak, mas Kana nya ada di dalam?" tanya Azalea kepada asisten Arkana.
"iya Bu, Ibu masuk saja ke dalam" jawab asisten Arkana sambil tersenyum ke arah Azalea.
"terimakasih yah" jawab Azalea dan melangkah masuk ke dalam ruangan Arkana.
Setelah Azalea pergi asisten Arkana yang bernama Lala itu hanya berdiri mematung dengan pikiran nya sendiri.
"cantik sekali kayak bidadari, mana suaranya lembut sekali di dengar, untung aku perempuan masi normal, kalau nggak aku incar nih sekalipun istrinya bos" gumam asisten Arkana sambil terkekeh.
Azalea pun tiba di depan pintu ruangan Arkana, ia pun mengetuk pintu itu sebelum masuk. Ketika ia mengetuk pintu itu, terdengar suara dari dalam untuk menyuruh nya masuk, Azalea pun masuk ke ruangan tersebut.
__ADS_1
"assalamualaikum Mas" ucap Azalea.
Arkana sontak kaget mendengar suara salam itu, ia pun langsung mengangkat wajahnya dan melihat siapa yang datang karena ia tahu dan sudah kenal dengan suara itu, namun rasa nya tidak mungkin saja orang itu ada disini. Dan ketika ia mengangkat kepalanya dan melihat siapa yang datang, ternyata betul Azalea yang datang ke kantor nya, tapi untuk apa? dan siapa yang mengantarnya? seperti itulah pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam otak kecilnya itu.
Azalea yang melihat Arkana hanya terdiam melihat nya masuk ke dalam ruangan pun kembali bersuara.
"maaf mas, Aza mengganggu kesibukan mas, Aza ke sini cuman mau antar sarapan yang tadi pagi Aza nggak sempat bikinin untuk mas Kana, iya Aza tahu mas memang nggak pernah mau makan bahkan mencicipi sarapan atau makanan apapun yang Aza masak, tapi setidaknya setiap pagi Aza harus tetap siapin ini untuk mas Kana, dan karena tadi pagi mas Kana berangkat ke kantor Aza juga nggak mengantar meskipun kalau memang mengantar hanya sebatas melihat dari depan pintu, tapi Aza merasa kurang dan nggak nyaman, makanya Aza memutuskan untuk langsung datang kesini" ucap Azalea panjang lebar menjelaskan.
"hem" jawab Arkana hanya dengan deheman.
"dimakan yah mas sarapannya" ucap Azalea lagi. Namun Arkana hanya diam dengan pikiran nya sendiri. Karena Arkana hanya diam tanpa merespon nya, Azalea pun akhirnya pamit untuk pulang kembali ke apartemen.
"karena mas Kana lagi sibuk, Aza pamit pulang kembali ke apartemen yah mas, mas Kana jangan capek-capek, jangan telat makan" ucap Azalea mengingatkan Arkana sekalian pamit untuk kembali ke apartemen.
"..."
"yasuda, Assalamu'alaikum" ucap Azalea sambil berjalan keluar dari ruang kerja Arkana.
Ketika Azalea memasuki lift untuk turun ke lantai bawah dan pulang, saat bersamaan juga Lani keluar dari lift sebelah nya untuk pergi ke ruangan Arkana.
Asisten Arkana yang melihat Lani datang pun merasa tidak suka, dalam hati nya ia berkata, untung Azalea sudah pulang duluan, sayangkan dia harus sakit hati melihat tingkah Lani.
Lani pun berjalan saja masuk ke dalam ruangan Arkana tanpa menegur Lala asisten Arkana.
"sayang" ucap Lani seraya membuka pintu ruangan Arkana.
Arkana kaget melihat Lani datang.
"kok mukanya kaget gitu sih Yang lihat aku datang? kamu lupa yah, kamu udah janji loh sama aku kemarin di telepon untuk bertemu dan makan bersama" ucap Lani kepada Arkana.
"eh, oh nggak sayang, aku nggak lupa, aku cuman kaget saja tadi karena kamu datang nya tiba-tiba, nggak menghubungi aku dulu" ucap Arkana.
__ADS_1
"aku sudah whats*p kamu loh sayang dari tadi, kamu sih yang nggak mau respon chatku" ucap Lani lagi dengan ekpresi yang di buat merajuk.
"maaf sayang, aku terlalu sibuk, kerjaan kantor ku banyak" ucap Arkana membuat alasan.
"ini apa? bekal siapa ini? siapa yang membawa nya? nggak mungkin kan kamu membawa bekal, nggak biasa loh sayang, jangan-jangan wanita itu yang membawakan kamu bekal?" ucap Lani tanpa jeda ketika ia melihat ada tempat bekal di meja kerja Arkana.
"...." Arkana hanya diam mendengar semua pertanyaan Lani yang beruntun.
"kenapa kamu hanya diam? berarti kamu tadi nggak sibuk, itu karena wanita itu datang kesini sehingga kamu nggak mau merespon chat ku, kamu sudah mulai mencintai wanita itu?" tanya Lani menyelidiki.
Arkana yang mendengar semua pertanyaan dari Lani pun langsung merasa sakit di kepala nya dan pusing, ia tidak merespon pertanyaan-pertanyaan yang di lontarkan oleh Lani melainkan tetap diam seribu bahasa dan memijit-mijit kepalanya. Sedangkan Lani yang melihat Arkana hanya diam seribu bahasa tanpa merespon pertanyaan nya pun merasa kesal, ia meraih bekal makanan yang ada di atas meja itu dan membuang nya ke tong sampah yang ada di dalam ruangan itu.
Arkana yang melihat aksi Lani pun dengan tidak sengaja membentak Lani.
"Lani, kamu apa-apaan sih?" bentak Arkana pada Lani.
Lani yang mendengar Arkana membentaknya pun langsung kaget mendengar nya.
"kamu membentak ku Arkana? kamu membentakku gara-gara aku membuang bekal makanan buatan istri kamu itu yah? iya?" tanya Lani dengan nada menyindir.
Arkana makin frustasi.
"nggak sayang, nggak begitu maksud aku, aku nggak sengaja membentak mu, aku marah karena kamu membuang makanan itu, nggak baik loh sayang membuang-buang makanan, kenapa nggak di kasih saja sama asisten aku ataupun karyawan lainnya itu lebih Bagus ketimbang di buang seperti itu" ucap Arkana menjelaskan pada Lani agar Lani tidak salah paham lagi padanya.
"nggak biasanya kamu begini?" tanya Lani.
"maksut kamu? nggak biasa gimana?" tanya Arkana balik.
HAY READERS, AUTHOR MINTA MAAF SEKALI, TIDAK ADA NIAT AUTHOR UNTUK MENGGANTUNG KALIAN, UNTUK EPISODE "AZALEA KE KANTOR ARKANA" ITU SUDAH DARI KEMARIN PAGI AUTHOR KIRIM, TAPI SAMPE DENGAN SAAT INI PIHAK NOVEL TOON BELUM JUGA MENG UPDATE NYA. AUTHOR JUGA TIDAK TAHU KENAPA.
SEKALI LAGI UTHOR MOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA ATAS KETERLAMBATAN INI YAH.
__ADS_1
LOVE.