Aku Mencintaimu Istri SholehaKu

Aku Mencintaimu Istri SholehaKu
Bu Raisa Datang Ke Kantor Arkana


__ADS_3

KEESOKAN harinya, seperti biasa Azalea bangun untuk melaksanakan sholad subuh, membaca al-qur'an kemudian ke dapur untuk menyiapkan sarapan.


Ketika Azalea sedang menyajikan makanan sarapan yang barusan di buatnya, ia melihat Arkana keluar dari dalam kamarnya sudah dengan pakaian kantor yang rapih.


"mas Kana sarapan dulu yah" ucap Azalea dengan raut wajah seolah-olah memohon.


Arkana tidak merespon sama sekali, hanya memasang wajah datar nya, kemudian menarik kursi dan mengambil posisi duduk nya untuk sarapan.


Azalea yang melihat Arkana mau untuk sarapan makanan buatan nya pun merasa sangat bahagia, seketika ia melupakan semua sakit hatinya.


"alhamdulillah ya allah, akhirnya mas Kana mau juga sarapan makanan buatan ku" gumamnya pelan namun bisa di dengar oleh Arkana.


Arkana tersenyum kecut mendengar itu.


"ni anak terbuat dari apa coba hatinya, sudah ku sakitin berkali-kali, masih saja selalu bertingkah baik" batinnya dalam hati.


"mas Kana mau Aza siapin makanan untuk makan siang nanti? kalau mas mau nanti Aza bikinin dan di antar ke kantor" tanya Azalea kepada Arkana.


"nggak usah, aku makan di kantor" jawab Arkana datar.


"owh iya mas, nggak apa-apa" jawab Azalea sedikit kecewa.


Selesai sarapan, Arkana langsung berjalan keluar apartemen menuju mobil nya, kemudian menjalankan mobilnya ke arah kantor.


Sedangkan Azalea selesai sarapan, ia membersihkan meja makan, dan sekalian apartemen nya, menyapu dan mengepel.


......................


Di kantor Arkana, ia sedang mengurus berkas-berkas perusahaan nya yang sedang menumpuk banyak. Tiba-tiba pintu dibuka dengan keras dan muncul lah sosok perempuan berbadan ramping dengan menggunakan pakaian kurang bahan.


"Lani... " ucap Arkana kaget.


"iya ini aku Kana, ini aku Lani, kenapa kaget begitu melihat ku?" ucap Lani dengan nada yang marah.

__ADS_1


"sayang kamu apa-apaan sih, datang langsung marah-marah" ucap Arkana berusaha sabar dengan tingkah Lani.


"kamu yang apa-apaan, baru kali ini Kana kamu membatalkan janji dengan ku" ucap Lani yang mengungkit masalah kemarin.


"membatalkan janji apa?" Arkana pura-pura tidak mengerti.


"tidak usah berpura-pura Kana, kamu membatalkan janji untuk makan bersama ku karena kamu mengadakan makan siang berdua bersama istrimu itu kan? tanya Lani masih dengan marahnya.


"sayang, kamu dengarin aku dulu, kemarin aku makan siang bersama Rayhan bukan Azalea" jawab Arkana.


"kalau memang kamu makan siang bersama dengan Rayhan, lalu kenapa nggak mengajak ku? kan yang lalu-lalu juga begitu, dan tunggu dulu tumben sekarang kamu menyebut wanita itu dengan menggunakan namanya, ohhhh kamu sudah mulai jatuh Cinta yah sama dia, bagussss... bagusssss" ucap Lani secara beruntun dan disertai dengan tepukan tangan menyindir di akhirnya.


"sayang plese deh, aku lagi sibuk, lagi banyak banget kerjaan kantor ku, tolong kamu mengerti kali ini" ucap Arkana tidak kau merespon ucapan Lani.


"jawab pertanyaan ku tadi Kana!" ucap Lani membentak Arkana.


Setelah Lani membentak Arkana, tiba-tiba pintu ruangan Arkana terbuka, dan munculah sosok wanita yang menggunakan gamis beserta hijab sepasang nya dan dapat perkirakan umurnya di atas 50 tahun, namun masi terlihat cantik dan elegant.


"m... m... mama" ucap Arkana terbata-bata karena kaget melihat mamanya datang. yah... perempuan yang baru saja masuk ke dalam ruangan kerja Arkana adalah Bu Raisa mamanya Arkana.


Arkana langsung diam tanpa mengeluarkan suara apapun. Sementara Lani yang mengetahui Bu Raisa datang langsung berdiri diam mematung.


"dan kamu, apa maksudmu membentak anak ku?" tanya Bu Raisa kepada Lani.


Lani hanya terdiam, ia tidak tahu harus berbicara apa.


"jawab saya hey perempuan, apa maksudmu membentak anakku Arkana?" tanya Bu Raisa meninggikan sedikit nada bicaranya.


"m... m... ma.. af tante, aku nggak sengaja membentak Kana" jawab Lani terbata-bata.


"sekarang... apa maksudmu datang ke kantor anak saya yang sudah beristeri? mau jadi pel*kor dan memoroti uang anak saya, begitu? tanya Bu Raisa lagi kepada Lani.


"ng.. nggak begitu tante" jawab Lani masi dengan terbata-bata.

__ADS_1


"memalukan, nggak ada adab yah kamu, ingat kamu itu wanita jangan menjatuhkan harga diri dan kehormatan mu hanya karena uang dan harta" ucap bu Raisa mengingati.


Lani hanya terdiam, tetapi di dalam hatinya ia terus mengumpat dan mema*ki bu Raisa.


Bu Raisa yang melihat Lani hanya diam pun akhirnya menyuruh nya pergi dari kantor Arkana.


"sekarang kamu pergi dari kantor anak saya, dan jangan pernah lagi kamu mengganggu kehidupan anak saya, ingat itu" ucap bu Raisa.


Lani hanya mengangguk dan segera keluar dari dalam ruangan itu. Di luar ruangan ia bertemu dengan Lala asisten Arkana, Lala memandanginya dengan tatapan merendahkan.


"rasakan loe, masi mau jadi pela*or?" ucap Lala menyindir Lani.


Lani yang mendengar itu pun merasa emosi, dan tidak mau merespon, cepat-cepat ia memasuki lift untuk turun ke lantai bawa dan pulang ke kediamannya.


Sementara Arkana di dalam ruangan nya, ia di ceramahi habis-habisan oleh bu Raisa mamanya.


"kamu Kana sangat keterlaluan, harus berapa kali mama memperingati mu untuk berhenti berhubungan dengan wanita itu, kamu nggak pernah mendengarkan mama Kana, kamu nggak takut dosa yah? membangkang sama orang tua dan mengkhianati istri mu" ucap bu Raisa kepada Arkana.


Arkana hanya dia menunduk mendengar ucapan dari mama nya.


"sampai kapan baru kamu akan sadar Kana? wanita tadi yang bernama Lani itu hanya memanfaatkan mu saja, kamu akan menyesal kalau nggak mendengarkan apa yang mama bilang Kana, setiap orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya, mama nggak merestui hubungan mu dengan Lani karena mama sudah mencari tahu terlebih dahulu mengenai wanita itu, dan dia sangat tidak cocok untuk kamu sayang, hal itulah kenapa mama dan papa mencarikan kamu jodoh seperti Azalea, agar kamu bisa terlepas dari wanita itu dan mau belajar menjadi lebih baik lagi" ucap bu Raisa panjang lebar.


Arkana hanya tetap diam menunduk sambil mencerna setiap ucapan dari mamanya.


"Sekali lagi mama melakukan ini karena mama tidak ingin suatu saat nanti kamu menyesal separah-parah nya akibat kekhilafan kamu ini, berusahalah untuk mencintai istrimu, insyaallah mama yakin kamu akan mendapatkan kedamaian dan kebahagiaan yang hakiki dalam hatimu" ucap bu Raisa lagi.


"yasudah, kamu lanjutkan lah pekerjaan mu yang tertunda akibat wanita itu, mama mau ke apartemen menemui menantu mama yang cantik dan sholeha itu pasti dia lagi kesepian karena hanya sendirian saja di apartemen" ucap bu Raisa lagi.


"iya ma, hati-hati di jalan" ucap Arkana sambil meraih tangan mamanya dan mencium nya.


JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORIT BAGI YANG BELUM, GIFT HADIAH DAN SEJENIS NYA.


HARGAI KARYA AUTHOR YAH, DISAMPING ITU AUTHOR AKAN LEBIH SEMANGAT UP NYA.

__ADS_1


LOVE.


__ADS_2