Aku Mencintaimu Istri SholehaKu

Aku Mencintaimu Istri SholehaKu
Makan Malam Di Restoran


__ADS_3

AZALEA yang mendengar Arkana mengajak nya untuk makan malam di luar pun merasa sangat senang, bukan apa tapi ini kali pertama untuknya makan diluar bersama Arkana.


"nggak apa-apa mas kita makan diluar?" tanya Azalea dengan ragu-ragu.


"emang kamu nggak lapar? kamu nggak mau makan malam?" tanya Arkana balik.


"eh iya mas, Aza mau" jawab Azalea.


"yasudah, pergi siap-siap, selesai sholad magrib kita keluar" ucap Arkana.


"iya mas, Aza siap-siap dulu yah" ucap Azalea dan langsung berlalu menuju kamarnya.


"eh tunggu" panggil Arkana pada Azalea, ia masih canggung untuk menyebut namanya Azalea.


Azalea pun berbalik dan menanyakan ada apa pada Arkana.


"kita sholad maghrib bersama di ruang keluarga" ucap Arkana dengan senyuman tipisnya.


Azalea langsung terpana, kaget, dan bahagia.


"masyaallah yaa Allah, terimakasih" ucap Azalea berterimakasih kepada Allah.


"iya mas, Aza siap-siap dulu yah" ucapnya sambil tersenyum ke arah Arkana dan langsung masuk ke dalam kamar nya.


Arkana yang melihat Azalea tersenyum pun ikut tersenyum juga, ia sangat bahagia atas apa yang sekarang ini ia lakukan. Arkana pun menyimpan buah yang sedari tadi dia pegang di atas meja makan dan langsung menuju ke kamarnya untuk bersiap-siap melaksanakan sholad maghrib bersama Azalea.


Setelah mereka selesai membersihkan diri, mereka pun sholad maghrib berjamaah di ruang keluarga apartemen mereka. Selesai sholad mereka berdo'a bersama, Azalea tiada henti-hentinya mengucapkan syukur terimakasih kepada Allah.


"ya Allah terimakasih sudah membuka kan pintu hati mas Arkana" ucapnya di dalam do'anya.


Sedangkan Arkana, tiada hentinya juga ia mengucapkan terimakasih atas petunjuk dan hidayah yang telah Allah berikan pada nya, Allah telah membukakan mata hatinya, untuk menilai mana yang salah dan mana yang benar, ia merasa sangat bersyukur karena semuanya belum terlambat untuk ia perbaiki.


Setelah melaksanakan sholad maghrib berjamaah, mereka pun bersiap-siap untuk keluar dan makan di luar.


"kamu mau makan apa?" tanya Arkana kepada Azalea.


"Aza mengikut aja sama mas Kana" jawab Azalea sembari tersenyum ke arah Arkana.

__ADS_1


Arkana pun hanya mengangguk dan tidak ada lagi pembahasan yang terjadi selama perjalanan menuju restoran. 15 menit kemudian mereka sampai di sebuah restoran mewah, restoran favorit Arkana. Mereka pun keluar bersama-sama dari dalam mobil dan masuk kedalam restoran tersebut. Arkana memilih tempat yang cocok untuk ia duduk berdua dengan Azalea, malam ini Azalea terlihat begitu cantik, ia menggunakan gamis berwarna peach dengan motif bunga-bunga, dengan warna jilbab yang senada dengan warna gamis nya, terlihat sederhana dan elegant.


Arkana selalu mencuri-curi pandang menatap Azalea secara diam-diam. Kemudian datanglah pelayanan restoran untuk menanyakan menu apa yang akan mereka pesan, Arkana pun memesan makanan favoritnya seperti biasa dan Azalea, ia mengikut kepada apa yang ingin di makan oleh suaminya itu. Sambil menunggu pesanan mereka datang Azalea meminta izin ke Arkana untuk pergi ke toilet sebentar.


"mas Aza ijin ke toilet yah" ucap Azalea kepada Arkana.


"sendiri?" tanya Arkana kepada Azalea.


"iya mas, nggak apa-apa, Aza sendiri aja" jawabnya sambil tersenyum kearah suami nya itu dengan yakin.


"ya sudah, hati-hati, jangan lama-lama" ucap Arkana.


"iya mas" jawab Azalea dan berlalu pergi menuju toilet terdekat yang ada di dalam restoran mewah tersebut.


......................


Keberadaan Rayhan...


Sedangkan Rayhan, ia belum pernah berhenti untuk mencari wanita itu. Ia sangat ingin menjadikan wanita itu isterinya, setiap kali selesai sholat ia selalu berdoa semoga Allah mempertemukan nya dengan wanita itu dalam keadaan wanita itu masih sendiri belum memiliki pasangan, ia tidak bisa membayangkan sakit seperti apa yang akan ia dapatkan ketika bertemu dengan wanita itu namun ia sudah memiliki pasangan halal nya. Ia selalu percaya bahwa segala hal yang sudah Allah takdirkan untuknya, tidak akan pernah menjadi milik orang lain, begitulah kira-kira kata motivasi yang selalu memotivasinya.


Malam ini Rayhan diminta tolong oleh kakaknya untuk menjaga keponakan kecilnya yang bernama Rania. Rayhan membawa keponakan kecilnya itu untuk berjalan-jalan, berbelanja dan bermain, puas belanja dan bermain keponakan kecilnya itu mengeluh lapar, Rayhan pun membawa keponakan nya tersebut di sebuah restoran tempat biasa ia makan.


"bukankah itu Arkana?" gumamnya pada diri sendiri.


Ia pun membawa keponakan nya menuju meja yang di duduk oleh orang yang di kira Arkana itu, semakin mendekat ia semakin yakin kalau orang tersebut adalah Arkana, posisi duduk Arkana yang menyamping dan sambil menunduk memainkan ponselnya yang membuat Rayhan tidak bisa mengenali wajah sahabatnya itu.


Setelah sampai di meja tersebut Rayhan langsung menegur Arkana.


"hey Kan" tegur Rayhan.


Arkana yang mendengar ada yang menyapa nya pun akhirnya mengangkat kepalanya untuk melihat orang tersebut.


"hey Ray, loe disini juga" ucap Arkana sedikit bahagia melihat sahabatnya.


"hahaha ternyata benar loe, gue kira gue akan salah orang, habis loe sih nunduk aja terus" ucap Rayhan kepada Arkana.


"hahaha gue lagi memainkan ponsel biasa jenuh menuggu pesanan datang" jawab Arkana.

__ADS_1


"loe datang sendiri?" tanya Rayhan kepada Arkana.


"nggak, gue sama si Aza" jawab Arkana.


"Aza? sia.... ohhh istri loe?" ucap Rayhan yang sempat berfikir siapa Aza.


"hehehe iya Ray, dia lagi ke toilet" ucap Arkana lagi.


"ohh alhamdulillah Kan, gue senang loe udah berubah" ucap Rayhan.


"iya Ray, ehh kalian mau duduk dimana? disini aja kita sama-sama" tawar Arkana kepada Rayhan.


"hemm gue tanya ponakan gue dulu" ucap Rayhan.


"Rania mau duduk disini? bersama om Kana?" tanya Rayhan kepada Rania.


"he'em" ucap Rania sambil tersenyum.


"yaudah, kita gabung yah Kan" ucap Rayhan kepada Arkana.


Arkana hanya membalas dengan anggukan dan senyuman.


Rayhan dan keponakan kecilnya pun duduk, ia langsung memanggil pelayan lain untuk memesan makanan mereka.


Tiba-tiba datang pelayan lain yang membawa pesanana makanan Arkana dan Azalea terdahulu.


"Aza kok lama yah di toilet?" pikir Arkana dalam hatinya.


Sedangkan Azalea di toilet ia baru saja selesai dengan urusannya di dalam toilet, yang awalnya sempat terhambat karena ia harus mendahulukan seorang ibu-ibu yang sudah sangat kebelet sekali, akhirnya Azalea memilih mengalah kepada ibu-ibu tersebut.


Azalea pun buru-buru kembali ke tempat duduknya bersama Arkana, ia khawatir Arkana akan menunggu terlalu lama.


HAY, AUTHOR UP LAGI. SEPERTI BIASA AUTHOR MAU INGATKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU BAGI YANG BELUM FOLLOW YAH.


LIKE, KOMEN, FAVORIT, VOTE, GIFT, HADIAH DAN YANG LAINNYA PUN JANGAN DILUPAKAN, BIAR AUTHOR SEMANGAT TERUS.


BTW, COVER NOVEL "AKU MENCINTAIMU ISTRI SHOLEHAH KU" BARU NIH, DIBIKIN OLEH PIHAK NOVEL TOON LANGSUNG LOH, SEMOGA KALIAN SUKA YAH.

__ADS_1


LOVE.


__ADS_2