Aku Mencintaimu Istri SholehaKu

Aku Mencintaimu Istri SholehaKu
Rencana Bertemu Seseorang


__ADS_3

AZALEA pun mengangguk menyetujui permintaan Arkana untuk tidak memasak dan memesan makanan di gr*bfood saja.


......................


Hari-hari berlalu, Arkana selalu romantis memperlakukan Azalea, orangtua Arkana begitu bahagia mengetahui hubungan anak dan menantunya sekarang semakin baik. Mereka tidak henti-hentinya memberikan kode kepada Arkana dan Azalea untuk segera memberikan mereka cucu. Azalea dan Arkana hanya tersenyum kalau disinggung soal anak.


"mama sama papa yang sabar yah, insyaallah secepatnya Kana dan Aza kasih kalian cucu yang sholeh dan sholehah untuk mama dan papa" ucap Arkana kepada Bu Raisa dan Pak Herlambang.


"hehehe iya sayang, teruslah berikhtiar kepada Allah, semoga Allah segerakan" ucap Pak Herlambang kepada anak dan menantu nya.


"iya Pa, Ma" jawab Azalea dan Arkana serempak.


Dua hari kedepan Arkana akan keluar kota untuk melakukan perjalanan dinas bersama kliennya. Kemungkinan ia akan berada di luar kota selama 1 minggu. Arkana membawa istrinya ke rumah orangtua nya selama ia pergi nanti, ia takut istrinya kesepian kalau ditinggal sendiri di apartemen.


"nanti kalau sudah dari luar kota, ajaklah Aza jalan-jalan ke luar kota atau ke luar negeri, anggap saja berbulan madu siapa tahu dengan begitu kabar bahagia cepat kita dapat" ucap bu Raisa kepada Arkana.


"iya ma, insyaallah, nanti Kana cari waktu yang tepat untuk membawa Aza berbulan madu, kamu yang sabar yah sayang" ucap Arkana kepada bu Raisa dan langsung beralih ke Azalea.


"iya mas Aza ngerti kok, dan Aza lebih suka liburan di rumah mama aja atau ke kampung" ucap Azalea sambil tersenyum kepada Arkana.


Arkana hanya tersenyum mendengar ucapan Azalea.


......................


Sedangkan Rayhan, setelah kejadian di restoran tersebut ia selalu tampak galau dan selalu bersedih. Ia selalu menyendiri, ia betul-betul ter pukul dan masi belum menerima kenyataan bahwa wanita yang selama ini ia cari, yang ia harap akan menjadi jodohnya ternyata adalah istri dari sahabatnya sendiri.


"aku harus gimana ya allah, aku betul-betul menginginkan Azalea menjadi istriku" ucapnya mengadu kepada Tuhan nya.


"aku terlambat mendapatkan nya, andai waktu itu aku tidak terburu-buru, dia akan menjadi milikku sekarang, ahh sial" ucap nya menyalahkan dirinya sendiri.


Sedangkan Lani, setelah Arkana tidak memperdulikan nya, ia menjadi wanita yang sangat berkekurangan uang, ia tidak memiliki pendapatan tambahan lagi selain melayani para pria hidung belang, pekerjaan nya sebagai model produk kecantikan pun sudah mulai gulung tikar, banyak produk kecantikan yang sudah tidak memakai jasanya lagi.


"aku harus bisa mengambil hati Arkana lagi" gumamnya pada diri sendiri.

__ADS_1


Ia pun mulai menghubungi Arkana, namun selalu saja Arkana mematikan telepon nya, semua sms atau pun chat nya tidak pernah direspon oleh Arkana. Lani belum mengetahui bahwa Arkana sudah tahu mengenai pekerjaan sampingan nya, jadi ia berfikir masih sangat gampang membujuk Arkana untuk kembali ke dalam pelukan nya.


Berapa kali Lani berusaha untuk menghubungi Arkana, tetapi tidak pernah direspon oleh Arkana. Ia tidak menyerah, ia terus mencari cara agar ia bisa kembali ke dalam pelukan Arkana kembali, Arkana menurut nya adalah ATM hidup dan berjalannya, tanpa Arkana ia akan jatuh miskin semiskin-miskinnya.


Sedangkan di posisi Arkana, ia merasa sangat terganggu oleh Lani yang selalu menghubungi nya, ia pun memblokir nomor kontak Lani.


"siapa yang menelepon mas? kok nggak di angkat?" tanya Azalea kepada Arkana, karena sedari tadi Azalea memperhatikan Arkana, ketika teleponnya berdering Arkana selalu mematikan telepon nya.


"mas minta maaf sayang, tapi yang menelepon adalah wanita itu, mas tidak ingin dia mengganggu mas lagi, apalagi mengganggu mu, mas hanya ingin hidup bahagia bersamamu dengan anak-anak kita nantinya, tanpa ada orang lain yang aka mengusik kita" ucap Arkana sambil mengelus kepala Azalea.


Azalea pun mengangguk tanda mengerti, ia juga tidak ingin suaminya berubah kembali seperti dulu lagi. Ia pun langsung memeluk Arkana.


"mas jangan berubah seperti dulu lagi yah, Aza takut" ucapbya sambil memeluk Arkana dengan erat.


"itu nggak akan terjadi sayangku" ucap Arkana sambil mengangkat kepala istrinya dan mengecup bi*ir mungilnya.


Azalea mengangguk dan membalas ci*man suaminya itu.


"hemm, lusa mas berangkat ke luar kota, sebelum mas berangkat, mas mau ngajakin sayang ke suatu tempat" ucap Arkana kepada Azalea.


"itu surprise" ucap Arkana.


Azalea hanya mengerucutkan bibir nya, dan Arkana bertambah gemas melihat ekspresi istrinya itu.


"kita akan pergi sebentar sore setelah selesai sholad ashar, dan kita akan bermalam disana, besok siang baru kita kembali lagi kesini" ucap Arkana memberi tahu kan rencana nya pada Azalea.


"mama sama papa ikut juga yah?" tanya Azalea kepada Arkana.


"mama sama papa nggak ikut, ini khusus untuk kita berdua aja sayang" jawab Arkana.


"yaudah deh, jadi sekarang aku harus berkemas?" tanya Azalea kepada Arkana lagi.


"mau bawa apa aja sih sayang? kok buru-buru, belum juga jam 12 loh ini, jangan bawa banyak barang, bawa aja alat sholat yang paling penting" ucap Arkana.

__ADS_1


"nggak usah bawa pakaian ganti?" tanya Azalea bingung.


"bawa aja satu pasang sayang, aku juga satu pasang aja yah" ucap Arkana kepada Azalea.


"kok gitu" ucap Azalea sambil mengerucut kan lagi bibirnya.


"yaa Allah kenapa istriku menggemaskan sekali" ucap Arkana sambil mengecup bi*ir istrinya lagi.


Akhirnya pembahasan mengenai pakaian selesai, Azalea lebih memilih mempersiapkan barang yang aka ia bawa sekarang, daripada harus buru-buru sebentar. Arkana hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Azalea yang begitu aktif dan rajin.


Waktu sholad Zuhur tiba, mereka pun melaksanakan sholad zuhur berjamaah, setelah selesai sholad mereka menuju keruang makan untuk makan siang. Kebetulan Pak Herlambang lagi ke kantor dan Bu Raisa lagi ke butiq nya, akhirnya Arkana dan Azalea makan siang berdua. Untuk 2 hari kedepan, sebelum keberangkatan Arkana ke luar kota, ia tidak ingin kekantor dulu, ia ingin menghabiskan waktunya bersama istri tercintanya sebelum ia tinggal ke luar kota selama satu minggu lamanya.


"mas udah kasitau mama sama papa kalau kita mau keluar dan bermalam diluar?" tanya Azalea kepada Arkana.


"belum sayang, tapi sebentar nanti mas kasi tahu" jawab nya.


"owh iya mas"


Mereka pun makan dengan tenang tanpa berbicara apapun lagi. Setelah selesai makan, Arkana pamit kepada Azalea untuk keluar sebentar, ia ingin bertemu dengan seseorang.


"sayang, mas izin keluar sebentar yah, nggak akan lama, mas akan kembali sebelum sholad Ashar" ucap Arkana meminta izin kepada Azalea.


"iya sayang, hati-hati yah" ucap Azalea mengizinkan Arkana keluar.


"iya sayang, tapi sayang nggak mau tahu gitu mas keluar untuk apa dan kemana?" tanya Arkana kepada Azalea, bukannya apa, ia tidak memberitahu kepada Azalea bahwa ia akan kemana, namun ia pikir Azalea akan bertanya mengenai ia akan keluar kemana, tapi ternyata tidak, akhirnya ia memilih untuk bertanya saja kepada nya.


"memangnya mas mau kemana? Aza nggak tanya karena Aza percaya sama mas" ucap Azalea sembari tersenyum dengan tulus kepada suaminya itu.


HAY HAY, AUTHOR UP LAGI NIH. MOHON MAAF SETIAP HARI AUTHOR UP NYA DI JAM YANG TIDAK MENENTU, ITU KARENA KESIBUKAN AUTHOR YANG NGGAK MENENTU JUGA WAKTUNYA.


SEPERTI BIASA AUTHOR MAU MENGINGATKAN JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR BAGI YANG BELUM FOLLOW.


LIKE, KOMEN, FAVORIT, VOTE, GIFT ATAU HADIAH APAPUN ITU JANGAN DI LUPA JUGA YAH.

__ADS_1


LOVE.


__ADS_2