Aku Mencintaimu Istri SholehaKu

Aku Mencintaimu Istri SholehaKu
Pindah Kamar


__ADS_3

AZALEA yang mendengar bisikan kata-kata romantis seperti itu di telinganya pun langsung tersipu malu, dan membenamkan wajahnya di dada bidang Arkana. Arkana yang menyadari bahwa istri sholehahnya itu malu pun bertambah gemas dengan tingkah nya, bukannya berhenti untuk menggoda Azalea ia malah menjadi-jadi dalam meggoda istrinya itu. Tak terasa hampir 30 menit waktu berlalu mereka saling bercengkrama di atas tempat tidur, Arkana pun menyadari bahwa mereka belum melaksanakan sholad subuh, ia pun langsung buru-buru mengajak Azalea untuk berwudhu dan melaksanakan sholad subuh berjamaah di dalam kamar saja.


Setelah selesai melaksanakan sholad subuh, Azalea langsung kedapur untuk membuat kan mereka sarapan diikuti oleh Arkana dibelakang nya. Kebetulan hari ini adalah hari minggu, Arkana tidak berangkat ke kantor, hari ini ia berencana untuk menghabiskan waktu berdua bersama istrinya Azalea.


"mas mau sarapan yang seperti biasa?" tanya Azalea kepada Arkana.


"hemm apa saja yang sayang masak insyaallah mas makan, mas kepengen juga mencoba masakan sayang lain" jawabnya sembari memeluk Azalea dari belakang.


"hemm yaudah, Aza bikinin mas sarapan nasi goreng seafood mau?" tanya Azalea lagi kepada suaminya itu.


"mau sayang" jawabannya sambil mengecup pipi mulus istrinya.


"yaudah kalau begitu, mas Kana duduklah di tempat yang semesti nya, atau mas Kana pergilah berolahraga, kalau kayak gini terus, gimana caranya biar Aza bisa bikinin mas Kana sarapan" ucapnya sambil menarik hidung suaminya itu.


"aduhh iya sayang iya, mas mau olah raga saja di halaman, lari-lari kecil" ucapnya kepada Azalea sembari berpura-pura merasa kesakitan karena hidungnya di tarik oleh Azalea.


Azalea hanya membalasnya dengan berupa anggukan dan senyuman, Arkana pun langsung berlari ke kamar dan menggantikan pakaian olahraga nya da langsung keluar di depan halaman untuk berolah raga. Sedangkan Azalea ia mulai membuat kan sarapan untuk mereka berdua. Ia memasak nasi goreng seafood yang akan ia hidangkan dengan teh hangat.


Setelah selesai memasak makanan sarapan Azalea pun menyajikan makanan itu di atas meja makan, dan langsung keluar halaman untuk memanggil suaminya itu untuk berhenti berolahraga dan masuk ke dalam apartemen untuk sarapan.


"mas, ayuk sarapan" ucapnya kepada Arkana.


"iya sayang" jawabannya dan langsung berlari ke arah istrinya.


"pergi ke kamar dan bersihkan diri terlebih dahulu, setelah itu kita sarapan" ucap Azalea kepada Arkana, Arkana layaknya bayi besar milik Azalea.

__ADS_1


"siap sayang" ucap Arkana dengan disertakan hormat kepada Azalea.


Azalea hanya terkekeh kecil melihat tingkah suaminya yang menurutnya sangat menggemaskan itu. Arkana pun langsung berlari menuju kamar untuk membersihkan diri, setelah selesai membersihkan diri ia segera keluar dari kamar dan menuju ke meja makan untuk sarapan bersama istri tercintanya.


Mereka pun sarapan berdua diselingi dengan tingkah Arkana yang ala-ala romantis menyuapi Azalea.


"sayang, setelah ini aku bantu kamu mindahin barang-barang kamu yang ada di kamar tamu untuk di masukan ke dalam kamar kita yah, dan kamar itu kita rapihin, barangkali suatu saat nanti bapak dan ibu beserta Azam datang disini, dikamar itulah bisa mereka tempati" ucap Arkana kepada Azalea.


Azalea sangat terharu mendengar ucapan Arkana.


"iya mas, setelah selesai sarapan kita membereskannya" ucap Azalea sembari tersenyum manis kearah Arkana.


"masyaallah istriku cantik sekali" goda Arkana kepada Azalea.


Azalea langsung tersipu malu, pipinya langsung merah merona gara-gara ucapan Arkana yang selalu memujinya padahal ini masi sangat pagi.


Arkana yang mendengar pertanyaan Azalea seperti itu pun seketika air mukanya berubah. Ia pun menyimpan sendoknya yang sedang ia pegang dan memegang tangan Azalea.


"sayang, kamu tatap mata mas, mas benar-benar tulus kepada sayang, iya mas tahu memang sulit untuk sayang menerima semua perubahan sikap mas dengan cepat, tapi mas akan selalu berusaha untuk meyakinkan sayang bahwa mas sekarang benar-benar berubah, dan benar-benar mencintai sayang dengan tulus, mas berharap dimasa depan kamu percaya akan hal ini" ucapnya dan di akhiri dengan mencium tangan Azalea yang sedang di pegangnya.


Azalea kembali dibuat terharu oleh kata-kata Arkana.


"terimakasih mas, Aza berjanji akan selalu berusaha menjadi istri yang terbaik untuk mas, dan Ibu yang baik untuk anak-anak kita kelak" ucap Azalea.


Arkana pun langsung mengecup kening istrinya, dan mereka kembali menyantap sarapan mereka yang sempat tertunda itu.

__ADS_1


Selesai Sarapan, Arkana membantu Azalea membersihkan meja makan, sedangkan Azalea mencuci piring kotor yang baru saja mereka pakai untuk sarapan.


"sayang, mau punya ART? nanti mas minta tolong sama mama buat nyariin ART untuk membantu sayang mengerjakan pekerjaan rumah" tanya Arkana kepada Azalea.


Arkana kasihan jika istrinya capek mengurus dalam apartmen, menyapu, mengepel, mencuci dan memasak sendirian tidak ada yang membantu kalau ia sedang bekerja di kantor. Ia pun berniat untuk mengambil ART untuk membantu pekerjaan istrinya di apartemen.


"nggak usah mas, Aza bisa kok sendiri, lagian Aza juga nggak merasa capek, setidaknya ada lah yang Aza kerja sambil menghindari kejenuhan kalau mas Kana sibuk di kantor" ucapnya menolak untuk diberikan ART oleh Arkana.


"hem yaudah, tapi kalau nanti insyaallah kita di kasih rezeki sama Allah, sayang hamil, mau yah mas pekerjakan ART dirumah, buat bantu-bantu, kan ngga mungkin sayang kamu lagi hamil terus kerja berat seperti ini, mas nggak mau terjadi sesuatu sama kamu dan calon anak kita nanti nya, yah" ucap Arkana lagi.


"hemm yaudah kalau begitu yang mas mau, Aza ngikut aja" ucapnya mengiyakan ucapan suaminya.


Arkana hanya membalas dengan senyuman, selesai membersihkan di area dapur, Azalea dan Arkana beralih ke kamar tamu yang sebelum nya di tempati oleh Azalea, mereka mengambil semua barang-barang Azalea yang penting, seperti pakaian dan lain-lain untuk di bawa masuk ke dalam kamar utama. Arkana membantu Azalea dengan sabar tanpa mengeluh sedikitpun. Setelah semua barang Azalea yang ada dalam kamar itu dikeluarkan semua, mereka pun mulai menata barang-barang itu di dalam kamar utama yang dikhususkan untuk mereka berdua.


Arkana membiarkan Azalea menata kamar tersebut seusai keinginan nya.


Setelah hampir siang, pekerjaan itu baru selesai, mereka sama-sama langsung merebahkan badan mereka yang pegal di atas spring bed sambil memperhatikan penataan kamar yang baru saja mereka tata.


"ternyata istriku seni juga yah dalam menata dan mengatur kamar biar terlihat lebih elegant" goda Arkana kepada Azalea.


Azalea hanya terkekeh kecil mendengar ucapan Arkana, suami nya itu selalu menggoda nya lagi dan lagi.


"sayang, karena kita capek, nggak usah masak aja yah, kita pesan makanan di gr*bfood aja" ucapnya pada Azalea.


HAY HAY, SEPERTI BIASA AUTHOR MAU MENGINGATKAN, JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU BAGI YANG BELUM FOLLOW.

__ADS_1


LIKE, KOMEN, FAVORIT, VOTE, GIFT HADIAH DAN YANG LAINNYA JUGA JANGAN DILUPAKAN YAH.


LOVE.


__ADS_2