
HARI-HARI pun berganti, dan hari ini tepatnya hari pernikahan Azalea dan Arkana di adakan, keluarga Arkana yang menghadiri pernikahan ini hanyalah keluarga-keluarga inti saja, Bu Raisa sengaja tidak mengundang para sahabat dan koleganya berhubung akad nikah ini diadakan secara sederhana di kediaman Pak Azwar di kampung atau di rumah Azalea, nanti untuk resepsi pernikahan nya baru Bu Raisa mengundang seluruh keluarga, teman, sahabat dan kolega nya baik dari pihak Pak Herlambang dan Arkana sendiri.
Sementara itu di dalam kamar Azalea sedang di rias oleh tukang make up khusus pesanan Bu Raisa yang datang dari kota, Azalea ditemani oleh ibu nya dan juga sahabatnya Rani yang ikut datang menghadiri acara sakral sahabatnya itu.
"anak gadis ibu sebentar lagi akan menjadi seorang istri" ucap Bu Wina membuat suasana di dalam kamar pengantin itu menjadi haru.
"Ibu... hiksss, Do'ain Aza yah Bu semoga bisa menjadi istri sholehah untuk suami Aza nanti" ucap Azalea terharu dan meminta restu kepada ibu nya.
"iya sayang, ibu akan selalu mendoakan mu, ingat jadi lah seorang istri yang sabar, penurut, dan mencintai segala kekurangan suamimu, jangan jadi istri yang suka menuntut, dan jangan pernah mengumbar aib suami mu, hadapi semua masalah dengan kepala dingin, dan jangan egois serta mau menang sendiri" nasehat Bu Wina kepada Aza.
"insyaallah Bu, akan Aza dengar dan lakukan semua nasehat ibu" jawab Azalea.
Azalea pun selesai di make up, memakai kebaya brokat putih, dengan jilbab pashmina yang di bentuk menutup dada serta mahkota kecil di kepalanya, make up yang flawless menambah gaya elegan, sederhana namun berkelas. Azalea cantik luar biasa hari ini.
"masyaallah sahabat aku yang sebentar lagi jadi istri, cantikkkkkkk nyaaaa" puji Rani setelah melihat Azalea setelah di make up.
"hehehe lebay kamu Ran" ucap Azalea yang merasa bahwa sahabat nya itu terlalu berlebihan dalam memujinya.
"tapi beneran loh mbak, kamu cantik sekali" timpal tukang make up.
"iyah sayang, kamu cantik sekali masyaallah" Bu Wina menambahkan.
Azalea langsung tersipu malu mendengar pujian dari mereka semua yang ada dalam kamar itu, pipinya merah merona di tambah blossom yang pink natural membuat semua orang yang melihat ekspresi nya bertambah gemas kepada Azalea.
Disisi lain, Arkana sudah siap dengan pakaian serba putih nya juga, sebelum berangkat menuju tempat diadakan Akad nikah, Arkana diberi nasehat oleh kedua orang tuanya terlebih dahulu yaitu Pak Herlambang dan Bu Raisa.
__ADS_1
"Bismilah yah Nak, Kana sebentar lagi kamu akan menjadi seorang suami, kamu harus ingat bahwa suami itu artinya pemimpin di dalam sebuah keluarga, cintailah istri mu, hargailah dia, jangan pernah kau sakiti perasaan nya, apalagi sampai membuatnya menangis" nasehat Pak Herlambang kepada Arkana.
"dan ingat Kana, status mu sebentar lagi akan menjadi seorang suami dari seorang wanita yang bernama Azalea Anggraini bukan wanita yang bernama Lani, tolong kamu bedakan itu.! ibu ingatkan lagi istri kamu bernama Azalea bukan Lani, istri kamu seorang wanita berjilbab nan sholehah bukan seorang wanita memakai pakaian kurang bahan, ibu memberitahu seperti itu agar kamu bisa tahu diri dan berhenti untuk berhubungan dengan Lani, ingat jaga perasaan istrimu meskipun kamu belun sepenuhnya mencintai nya."
ucap Bu Raisa menambahkan.
Arkana hanya mendengar kan saja setiap nasehat dari orang tua nya dan hanya merespon dengan kata "iya Pa, iya Ma." di dalam hatinya Arkana terus mengutuk Azalea.
"kamu lihat saja azalea, rumah tangga seperti apa yang akan aku perlihatkan pada mu, kamu betul-betul menjadi wanita yang menghancurkan kebahagiaan ku, jadi lihat saja nanti, akan ku buat kau menyesal karena dengan berani nya menerima perjodohan ini, dasar wanita sok polos." batin Arkana di dalam hatinya.
"ayo sekarang sudah waktunya kita berangkat menuju masjid dimana akad nikah akan di langsung kan." ucap Pak Herlambang.
Mereka pun keluar dari penginapan dan menaiki mobil menuju lokasi pernikahan. kali ini yang membawa mobil adalah sopir pribadi Bu Raisa.
Sesampainya mereka di masjid tempat untuk melangsungkan akad nikah, mereka pun masuk ke dalam dan di dalam sudah terlihat banyak orang yang hadir turut serta menjadi saksi pernikahan Arkana dan Azalea nanti.
"masyaallah, cantik sekali calon menantu kita Pa" ucap Bu Raisa kepada suaminya.
"hehehe iya Ma, menantu kita cantik, tidak lama lagi kita juga akan punya cucu-cucu yang cantik dan ganteng" ucap Pak Herlambang menimpali.
"hehehe iya Pa" ucap Bu Raisa.
Arkana yang awalnya tidak mau menoleh untuk melihat Azalea pun akhirnya menoleh juga karena penasaran, dia betul-betul pangling melihat kecantikan Azalea, Azalea yang biasanya tidak pernah tersentuh oleh make up apapun selain lipstik, hari ini terlihat begitu menawan dan cantik sekali karena di baluti oleh make up yang flawless, cocok sekali dengan air mukanya yang tenang. Arkana sempat memuji azalea di dalam hati namun perasaan itu cepat-cepat ia singkirkan.
"apa-apaan aku ini, aku tidak boleh tertarik pada nya, tidak boleh.!" batin Arkana dalam hati nya.
__ADS_1
Bu Raisa yang sempat melihat Arkana memasang wajah takjub ketika melihat Azalea pun akhirnya menggoda nya.
"Kana, bagaimana dengan pilihan ibu, cantik kan?" bisik Bu Raisa kepada Arkana yang kebetulan tempat duduk bu Raisa tidak jauh dari Arkana.
"mama apa-apaan sih" ucap Arkana sedikit tidak suka.
Disisi lain, Rani juga sedang menggoda Azalea.
"Za apa aku bilang, benaran kan kamu memang cantik sekali hari ini, semua orang yang disini memuji mu" goda Rani kepada Azalea.
"ihh kamu Ran apa-apaan sih, aku jadi malu tahu" ucap Azalea yang pipinya tambah merah merona karena di goda oleh Rani.
"kamu nggak lihat yah tadi, calon suami kamu begitu terpukau melihat mu" goda Rani lagi.
"Ran, berhenti menggoda ku" jawab Azalea cemberut karena di goda terua oleh sahabat nya itu.
"hehehehe" Rani tertawa kecil melihat tingkah Azalea.
Kemudian terdengar suara Pak penghulu bertanya kepada semua orang yang ada disitu, apakah acaranya bisa dimulai, dan semua orang menjawab iya.
Tibalah acara pengucapan ijab qabul, Arkana tiba-tiba merasa deg-degan, namun Arkana mampu mengucapkan ijab qabul dengan tepat dengan satu tarikan nafas, dan semua orang menjawab sahhhhh.
"alhamdulillah" ucap semua orang yang ada disitu.
HAY PARA READERS KU TERSAYANG, BERHUBUNG KEMARIN AUTHOR NGGAK UP, JADI HARI INI AUTHOR UP NYA 2 EPISODE. SEMOGA KALIAN SUKA YAH.
__ADS_1
JANGAN LUPA TETAP DUKUNG AUTHOR TERUS YAH.
LOVE