Anak Serigala

Anak Serigala
Berpisah


__ADS_3

"apa kamu serius Arya?"


"iya paman, tolong batalkan keikutsertaanku"


"kalau boleh tau kenapa tiba tiba kamu minta di batalkan?" tanya Arga.


"tubuhku masih belum sehat"


"tapikan acaranya masih lama"


"iyaa tapi aku tida yakin aku bisa ikut, jadi tolong batalkan yaa" pinta Arya pada suami Kemala.


"ya sudah baiklh, tapi karena acaranya masih 3 bulan kalau kamu berubah pikiran beri tahu aku yah"


"iya, aku permisi dulu paman"


Waktu terus berjalan dan tak terasa 3 sudah kembali berlalu, Arya sudah berusia 16 tahun sekarang, kemampuan berpedangnya cukup baik meski tidak terlalu mencolok, sudah sejak 3 tahun lalu Arya mulai menyembunyikan kemampuannya, begitu juga dengan adiknya Dirga, mereka berdua bertindak seolah murid biasa, bukan murid teladan apalagi murid jenius, meski Kemala kurang setuju dengan rencana keduanya tapi pada akhirnya Kemala tidak bisa memaksakan kehendaknya.


Hubungan antar Roman dkk dengan Arya dan Dirga sudah berubah total sejak insiden 3 tahun lalu, apalagi kakek Roman sudah bukan lagi wakil ketua sekte karena Kemala sudah di angkat menjadi wakil resmi, dan sejak saat itu Roman menjadi lebih pendiam dan memilih berlatih dengan giat.


"apa kamu siap untuk perjalanan besok?"


"emm" jawab Dirga mengangguk.


"ini pertama kalinya aku akan pergi jauh setelah bertahun tahun menjadi murid di sini, aku sedikit gugup"


"kenapa? apa sekarang kamu ragu?" tanya Arya memastikan.


"aku tidak ragu tapi kakak tau kan dunia luar sangat kejam, apa suatu saat kita bisa berkelana berdua?"


"hohoooo ternyata adikku sedang memikirkan rencana masa depan yah? apa kamu sudah ada rencana untuk segera jadi pengembara bersamaku?"


"aku sudah memikirkannya sejak lama, tapi sebelum itu terjadi aku harus lebih dulu kuat agar bisa mengajakmu berkelana?"

__ADS_1


"hahaa baiklah! aku akan menantikannya😁"


Sosok Arya yang dingin sudah cukup lama menghilang, sekarang dia menjadi sosok kakak yang lembut dan selalu mendengarkan perkataan adiknya, Arya sadar meski posisinya adalah seorang kakak namun adakalanya perkataan Dirga jauh lebih masuk akal dan lebih bijaksana darinya.


Kemampuan Arya dalam menyempurnakan jurus ombak laut terbilang sudah sempurna, dengan berlatih selama hampir 6 tahun dan di dukung banyak sumber daya membuatnya cukup mumpuni, apalagi Kemala sering membawanya menjalankan misi, jadi pengetahuan dan pengalamannya cukup bagus.


Semenjak terkena racun beberapa tahun lalu Kemala jadi lebih suka mengambil misi yang berkaitan dengan pendekar racun, bukan karena dia tidak takut akan racun tapi karena dia sudah tau sendiri seberbahaya apa racun racun yang ada di dunia ini.


Arya mendukung keputusan gurunya, dia selalu membawakan ramuan penetral racun tiap gurunya pergi menjalankan misi, bahkan ramuan yang di ciptakannya di edarkan oleh gurunya karena terbukti keampuhannya, hanya saja Kemala merahasiakan jati diri Arya karena itu bisa saja membahayakannya.


Dirga yang memiliki fisik lebih kuat dari anak seumurannya membuatnya tak ragu untuk mengikuti junior dari gurunya menjalankan misi, dia juga kerap kali pergi keluar dan sudah cukup terkenal di sekte meski tidak seterkenal kakaknya.


Kedua kakak beradik itu memang cukup jenius meski sudah menybunyikan kemampuannya, mereka selalu menggunakan kemampuannya sekitar 50% saja dari kemampuan aslinya, Dirga selalu menikmati petualangan luar biasa yang dia lalui bersama tetua Seto.


Tetua Seto adalah junior dari Kemala, yang juga merupakan murid angkatan terakhir yang di ajak oleh kakeknya, kemampuannya memang tak sejenius Rian dan Kemala, namun keuletan serta semangatnya dalam berlatih membuatnya layak menjadi juniornya.


Seto adalah anak laki laki dari seorang tuan kota di kota Bukit hujau, kota kecil itu terletak tak jauh dari sekte ombak laut, kota Bukit hijau terkenal akan sayurannya yang segar, meski kota itu kota kecil setiap harinya selalu ramai di datangi oleh pedagang makann dan pengusaha restoran.


Seto memiliki sifat yang ceria namun agak keras kepala, dulunya dia anak yang terkenal bandel dan nakal, namun siapa sangka saat dia resmi menjadi murid di Sekte ombak laut sifatnya bisa berubah 180°, dan berkat sifat keras kepalanya juga dia bisa menjadi murid terakhir dari kakek Kemala.


Esok adalah hari pertama Dirga akan berpisah dengan kakaknya, beberapa bulan lalu Arya dan Dirga sempat berdebat karena keputusan yang di ambil Dirga, anak itu memutuskan akan pergi meninggalkan sekte Ombak laut dan pergi ke tempat kakeknya.


Sebagai kakak yang menghawatirkan adiknya tentu saja Arya melarangnya, selain tempatnya yang sangat jauh, medan yang akan di lewati Dirga nanti akan sangat berbahaya.


Namun siapa sangka sifat Dirga yang keras kepala mampu mengalahkan kekhawatiran kakaknya, dengan bermacam persyaratan yang di ajukan Arya, Dirga berhasil meyakinkan kakaknya bahwa dirinya mampu melewati segala rintangan di masa depan nanti.


"Arya!"


"ehh iyaa.. kenapa bi?"


"apa kamu bersedih?"


"bersedih? aku tidak tau bi, rasanya sangat aneh, ini adalah keputusan terbesar yang pernah di ambil Dirga, selama ini sebagai kakak aku selalu memutuskan segala hal untuknya, tapi..."

__ADS_1


"itu wajar Arya! kakak ku juga begitu, sebelum pamanmu kehilangan satu kakinya dia adalah sosok yang mirip sepertimu, dia selalu mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan sesuatu apalagi yang menyangkut diriku, tapi seiring berjalannya waktu aku sebagai adik ingin melakukan apa yang aku inginkan, meski aku sadar terkadang keinginanku cukup egois dan menyakiti kakakku tapi aku tetap melakukannya"


"apa bibi tidak mempercayai paman?" tanya Arya penasaran.


"tidak! aku selalu percaya pada keputusannya, tapi Arya apa kamu tau apa yang kami ssbagai adik rasakan saat kakaknya selalu mempertimbangkan segala hal tentang kita?"


"maksud bibi?"


"sederhananya begini, aku akan mencontohkan sesuatu yang sangat sederhana, Dirga adikmu itu sangat menyukai daging dan kamu adalah kebalikan dari adikmu bukan?"


"iya"


"meskipun kamu tidak menyukai olahan daging, tapi karena kamu sangat tau bahwa adikmu begitu menyukai daging secara alami kamu akan memesan olahan daging di setiap rumah makan, alasannya cukup sederhana karena kamu ingin adikmu makan dengan lahap, tapi sebagai gantinya kamu yang tidak makan dengan lahap, dan kamu tau apa yang adikmu pikirkan?"


"apa?"


"kakakku selalu memikirkan segala hal tentangku, aku tidak bisa menolak karena itu akan melukai hatinya, tapi aku tidak mau dia selalu memikirkan ku, dia harus memikirkan dirinya sendiri, kemungkinan Dirga berpikir begitu"


"benarkah? apa benar hal seperti itu bisa membuatnya berfikir untuk meninggalkanku?" tanya Arya makin tidak mengerti.


"itu hanya contoh kecil dan sederhana Arya, untuk yang lainnya kamu jauh lebih mengerti di banding aku, emm kamu ingat kejadian 2 tahun lalu saat kakek Roman memukulmu?"


"ya aku ingat"


"kamu tau apa yang kira kira adikmu fikirkan?"


"tidak"


"aku yakin adikmu pasti berfikir andai waktu itu aku yang menghajar Roman pasti kejadian seoerti itu takkan terjadi, kakakku selalu melindungiku tapi aku selalu menciptakan masalah untuknya ... Aryaa adikmu itu adalah anak yang baik, dia memang keras kepala tapi dia sangat menyayangimu, aku yakin keputusannya itu sudah dia pikirkan baik baik, lagian Kai ikut bersamanya kan? kamu tidak perlu khawatir"


"sejujurnya aku tidak khawatir dengan keselamatannya bibi, Dirga itu jauh lebih kuat dariku justru yang aku takutkan adalah diriku sendiri, bagaimana bisa aku melewati hari tanpanya, selama 13 tahun kami tidak pernah berpisah sekalipun" ucap Arya tertunduk.


"Arya percayalah pada adikmu dan dirimu sendiri, jujur saja meski aku sudah 6 tahun bersama kalian aku masih tidak mengenalmu dan Dirga dengan baik, kalian berdua itu seperti teka teki, kalian penuh dengan rahasia tapi aku percaya pada kalian😊" ucap Kemala meyakinkan.

__ADS_1


"terima kasih bibi, aku akan tidur"


__ADS_2