ANDAI Kau Menjadi Diriku.

ANDAI Kau Menjadi Diriku.
APA YANG TERJADI?


__ADS_3

┈••✾•◆❀🌸 Kalam Hikmah.🌸❀◆•✾••┈


Hadiah dari Allah yang tak ternilai harganya


Apa hadiah dari Allah tersebut? Itu adalah nikmat dan pembelajaran. Nikmat dari Allah, adalah hadiah yang tak ternilai harganya untuk semua makhluk-Nya, tak dapat dihitung jumlahnya, tak dapat dibalas dengan uang berapapun.


Yang kedua adalah pembelajaran. Pembelajaran adalah setiap hikmah yang kita ambil dari setiap kejadian yang Allah takdirkan untuk kita, kadang pengalaman yang tak begitu seberapa, namun banyak hikmah dan pelajaran yang berkesan untuk kita yang bisa kita ambil.


Sabar dan syukur adalah kunci keduanya, sabar saat dilanda ujian masalah, dan bersyukur saat Allah beri kelebihan. Apapun yang terjadi adalah qodratullah, baik tidaknya persepsi kita, itu adalah yang terbaik dari yang terbaik yang Allah hadiahkan kepada kita.


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•┈┈┈┈┈┈┈┈•✾•◆❀🌸❀◆•✾•┈┈┈┈┈┈┈┈•


Keesokan harinya.


Seperti biasanya Bobby akan datang diwaktu paginya. Pagi itu ia agak sedikit heran, karena dari waktu ia pergi kemarin Fazril, tak sekalipun menelponnya, membuat ia merasa aneh. Padahal biasanya ada saja yang ia inginkan disetiap malamnya. Makanya hari ini ia datang sangat pagi sekali.


"Pagi Pak Bobby?" sapa seorang wanita yang sepertinya dia pembantunya Fazril.


"Pagi Bi! Apakah hari ini Bos sudah bangun?" tanya Bobby, dengan mata melihat sekelilingnya.

__ADS_1


"Sepertinya belum Pak! Tadi saya juga sudah membangunkan beliau. Namun tidak ada jawaban, makanya saya menunggu Pak Bobby disini. Karena saya tidak berani masuk ke kamar Tuan!" balas Wanita tersebut.


"Oooh.. ya sudah, kalau Anda boleh melanjutkan pekerjaan Anda lagi! Biar saya yang akan membangunkan Tuan kamu!" ujar Bobby, terdengar tegas.


"Baiklah Tuan! Kalau begitu saya permisi," balas wanita itu, lalu ia pun bergegas pergi menuju ke dapurnya. sedangkan Bobby langsung menaiki anak tangga yang menuju ke lantai dua.


Sesampainya di lantai dua, ia pun langsung menuju ke kamarnya Fazril. Setibanya di depan pintu kamarnya Bobby pun langsung mengetuk pintu kamar tersebut. Namun tidak ada jawabannya sama sekali.


"Aneh! Kenapa sepi banget ya? Apa memang Bos belum bangun?" gumam Fazril merasa heran, "Apa sebaiknya aku masuk saja ya? Aah sudahlah sebaiknya aku masuk saja!" gumamnya lagi, lalu ia pun langsung membuka pintu kamar Bosnya itu. Begitu pintu kamar terbuka, mata Bobby langsung terbelalak, saat melihat tubuh Fazril yang terlihat sedang tergeletak di lantai didekat ranjangnya.


"Hah? Bos!" sentaknya. Lalu ia pun langsung bergegas menghampiri sang Bosnya itu.


"Bos! Bangun Bos! Anda kenapa Bos?!" tanya Bobby, seraya ia mengguncang-guncangkan tubuhnya Fazril. Namun tidak ada responnya sama sekali.


Bobby pun langsung mengangkat tubuh Bosnya itu. Tampak sekali ia begitu cemas, sehingga ia berjalan terlihat tergesa-gesa. Namun belum lagi ia sampai menuruni anak tangganya, tiba-tiba Fazril membuka matanya.


"Eh! Apa yang terjadi? Mengapa..." tanya Fazril terlihat bingung. Namun ketika ia melihat wajah Bobby, tampak sekali wajah Fazril terlihat amat terkejut, "Bobby!! Kenapa kamu ada di sini?!" tanyanya dengan wajah yang terlihat begitu bingung.


"Bos! Syukurlah Anda sudah sadar! Saya pikir Anda.." kata Bobby, seraya ia menurunkan tubuh Bosnya itu.


"Bos?" potong Fazril, Lalu ia melihat tubuhnya sendiri dengan wajah yang terlihat begitu terkejut. Bobby yang melihat itu pun langsung merasa aneh.

__ADS_1


"Ada apa Bos? Kenapa Anda terlihat kaget seperti itu?" tanya Bobby, terlihat Begitu penasaran.


Namun Fazril, bukannya membalas perkataannya, ia malah melihat sekeliling rumahnya. Bahkan ia langsung bergegas menuju ke kamarnya yang terlihat pintunya masih terbuka dengan lebar. Membuat Bobby semakin bingung melihat tingkah Bosnya yang terlihat begitu aneh dimatanya.


"Ada apa sih? Kok bos aneh banget?" gumam Bobby, terlihat begitu bingung, "Sebaiknya Aku lihat sajalah! Soalnya aku merasa Bos, seperti orang yang berbeda," gumamnya lagi, lalu ia pun langsung bergegas menuju kamarnya Fazril.


Sementara Fazril yang berada di dalam kamarnya, langsung menuju ke sebuah meja rias yang disana terdapat sebuah cermin. Dan ia pun langsung bergegas ke cermin tersebut. Dan seketika matanya langsung terbelalak saat melihat bayangannya yang berada di cermin tersebut.


"Hah?! M-mas A-azril! Apa yang terjadi? Mengapa tubuh- tubuh...Mas Azril.." gumamnya dengan tatapan yang terlihat begitu bingung melihat dirinya sendiri.


"Bos Anda baik-baik sajakan? Mengapa Anda terlihat kebingungan begitu?" potong Bobby, membuat Fazril langsung terdiam. Saat melihat Bobby yang terlihat sudah berdiri dibelakangnya.


"Saya baik-baik saja! Sebaiknya kamu keluarlah dulu!" kata Fazril terdengar tegas.


"Baiklah Bos!" Bobby pun akhirnya menuruti perkataannya, dengan wajah yang terlihat ragu-ragu untuk meninggalkan Bosnya itu. Namun karena Bosnya memberikan tatapan tajam padanya akhirnya ia pun keluar dari kamarnya Fazril. Setelah kepergian Bobby, Fazril kembali menatap wajah yang masih terlihat berada di dalam cermin tersebut.


"Aah.. kenapa tubuh kami tertukar lagi? Apa yang terjadi sebenarnya?"


...••┈••✾•◆❀🌸❀◆•✾••┈••...


Maaf ya guys, hari ini Author lagi dalam keadaan tidak Fit. jadi hanya bisa up segini saja. Tapi tetap berikan dukungannya ya guys Syukron 🙏

__ADS_1


 


__ADS_2