
Setiap malam minggu, ketika tengah malam, Andi akan jalan-jalan mengendarai motornya. Keliling kota, kadang menyempatkan diri singgah ke rumah bapak Amir, apabila Aris juga sedang berada di rumah. Kakaknya itu tidak bisa menghilangkan kebiasaannya bergadang, semenjak kecelakaan itu, Andi mengalami insomnia, jadi memiliki kebiasaan baru yang sama dengan kakaknya itu. Seminggu sekali dia akan menaiki motornya, untuk menghirup udara malam, tidak ada yang mengenali dirinya, sebagai sang penguasa bisnis yang tinggi dan tak terjangkau, Seperti Furqan, Andi memiliki sifat yang sama, apabila berhadapan dengan orang-orang yang mereka sayangi, akan lembut dan ramah.
Andi memilih menjadi bos yang tidak terekspos, dia lebih memilih bekerja di balik layar. Bila memerlukan, atau melakukan sesuatu, dia lebih memilih mengutus kepala keamanan yang sudah dia anggap sebagai pamannya, atau sekretarisnya yang juga sepupunya, kecuali sesuatu yang penting yang tidak bisa diwakilkan. Semenjak kecelakaan itu, dan semenjak bertemu keluarga besar ayahnya, yang penuh dengan kepalsuan, dia tidak terlalu bisa bergaul dengan orang banyak, apabila sedang rapat, dia lebih suka mendengarkan. Dia tidak menyukai orang yang bertele-tele, dia suka orang yang tegas dan tidak plin-plan. Apapun yang dia perintahkan, harus di laksanakan, meskipun menurut yang lain, perintahnya itu akan merugikan perusahaan dan kenyataannya, perintahnya tersebut, tidak pernah merugikan bisnisnya malah sebaliknya, menguntungkan. Sifat ini juga lah, yang membuat para karyawan dan rekan bisnis menghormatinya, karena Andi memiliki feeling yang tepat.
__ADS_1
Dia sangat berharap bertemu lagi dengan Amel secara kebetulan, karena cewek itu ternyata pindah ke Bamban. Ke sekolah Telkom yang ada di kota itu, sebenarnya dia sudah menemukan keberadaannya, tapi dia begitu malu untuk bertemu dan tidak tau apa yang harus dia perbuat apabila sengaja menemuinya.
Pernah mereka berpapasan di sebuah pusat perbelanjaan, tapi cewek itu tidak mengenali Andi, karena dia hanya menatapnya sekilas. Andi tidak melanjutkan ke sekolah, dia hanya belajar dengan guru private di rumah dan belajar bisnis dengan sekretaris ayahnya, bahkan langsung belajar dengan ayahnya. Ayahnya begitu tegas, bila dia melakukan kesalahan dan tidak ragu akan di hukum dengan kejam, tapi sayangnya, Andi tidak pernah melakukan kesalahan dan membuat ayahnya puas dan bangga.
__ADS_1
Kemudian terlihat seorang cowok mendekati Amel, ketika cewek itu keluar dari toko pakaian, membuat Andi waspada, karena mengenali cowok itu adalah Rama.
Mungkin sekarang giliran Tegar yang menjaga pos, kepala keamanan selalu melaporkan mengenai Rama, selama dia bekerja di perusahaannya, dan dia sempat merasa bingung, kenapa Rama bisa putus sekolah. Dia juga baru mengetahui, kalau ayahnya Rama di pecat pamannya, padahal beliau bekerja dengan amanah, sedangkan pamannya tidak mau memberi tau kenapa. Awalnya dia merasa tidak perlu mengetahui, kenapa Rama seperti gelandangan, tapi kenyataan yang sekarang membuatnya jadi penasaran, apalagi melihat Rama memaksa Amel ikut dengannya, membuat Andi tidak terima.
__ADS_1