
Ketika Amel di antar pulang oleh Andi, orang tua kandung dan orang tua angkat cowok itu, sudah pulang. Karena sudah malam, Andi langsung permisi pulang.
"Bapak gak nyangka, ternyata Kamu anak Firman Hakim" Ujar bapak Amel, menyentuh bahu calon menantunya itu, saat mereka berada di teras.
"Saya juga Pak, awalnya Saya juga gak percaya" Andi tersenyum lemah.
"Titip Amel ya,," Pinta calon mertuanya.
__ADS_1
"Pasti Pak, apapun yang terjadi, Saya harus menjadi imam yang baik untuk Amel" Ujar Andi mantap dan membuat orangtua itu tersenyum cerah.
...♡♡♡♡♡...
Amel memasuki kamarnya dengan hati yang berbunga-bunga, menutup pintu dengan senyum sumringah, mencuci muka dan menggosok gigi dengan sesekali tersenyum dikulum, mengganti baju lalu kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang dan tersenyum malu-malu. Semua itu dilakukannya, karena dia terus-terusan mengenang kebersamaannya dengan Andi tadi siang, ketika duduk di pinggir pantai, dengan jemari kaki yang sesekali di sapu ombak. Dan yang membuat hatinya menggelembung, kemudian meletus-letus seperti kembang api adalah, pernyataan cinta oleh cowok itu dan ajakan dia untuk menikah dengannya. Kemudian tiba-tiba wajahnya jadi murung menerawang, kemudian menangis, mengingat peristiwa ketika Rian merenggut kesuciannya.
Tidak disangka, ternyata air mineral di dalam botol, yang di serahkan Rian, ketika mereka berada di mobil, sudah di suntikkannya dengan obat bius, yang entah di dapatnya dari mana, membuat Amel tertidur tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Saat cewek itu mulai mendapatkan kesadarannya kembali, dan membuka mata perlahan, dia sedang tiduran telentang di sebuah ranjang dan memandang langit-langit kamar yang berwarna putih, terdengar musik rock yang di setel kencang. Ketika dia menolehkan kepalanya kesamping, terlihat seorang pria yang tertidur tengkurap, dengan keadaan bugil. Sontak cewek itu terkejut, dan langsung melihat keadaannya di balik selimut, yang ternyata juga dalam keadaan yang sama. Dia langsung bangkit dari ranjang, kemudian langsung terduduk di lantai, karena badannya yang terasa lemas dan kesakitan yang mulai di rasakannya. Pegal linu di sekujur tubuhnya, dan terutama di selangkanya yang terasa panas. Dia berteriak histeris, di iringi oleh teriakan penyanyi rock yang saat itu menyamarkan suaranya, teriakannya dan apa pun yang terjadi di kamar itu. kamar itu menjadi saksi bisu, kesuciannya yang telah direnggut paksa.
Amel berdiri perlahan dan hampir tidak bisa melangkahkan kakinya, mencoba ke kamar mandi untuk membasuh dirinya yang terasa kotor, darah di selangkangnya menetes ke lantai. Sesampai di sana, dia membuka pancuran dan mandi, perih terasa di liang senggamanya, ada memar dan bengkak di sana.
...☆☆☆☆☆...
Dan dia menangis pilu di kamarnya, seakan kejadian itu baru saja terjadi, mengutuk perbuatan lelaki bia**p itu, hingga dirinya tertidur karena kelelahan. Tanpa tahu bagaimana besok menjawab pertanyaan mamanya, kenapa matanya bisa bengkak.
__ADS_1
Ps: setelah beberapa kali edit, dan membuang konten yang berbau pornografi, mudahan bab ini lulus review ulang