
Bagas Dermawan, yang memasuki gedung Daiha Motor, melalui pintu utama tertegun dan berhenti demi melihat anaknya. Budi Ramadhan, yang belum sadar, orang yang di bukakan pintu olehnya adalah ayahnya. Begitu melihat sikap anaknya yang acuh terhadapnya, ayahnya itu kemudian melanjutkan langkahnya, menuju ruangan pimpinan perusahaan itu. Setelah ayahnya melewatinya, Rama baru menyadari keberadaan sang ayah dan kecewa karena beliau tidak menunjukkan sikap ingin berdamai dengannya.
Ternyata ayahnya Rama itu, di angkat oleh Andi sebagai sekretaris perusahaan, yang mengharuskan dia untuk mewakili Andi, untuk menghadiri atau melakukan sesuatu mengenai perusahaan kecilnya. Dia memandang pak Bagas, sebagai seorang yang profesional dalam bekerja dan tidak menghiraukan bagaimana kelakuan anak beliau terhadapnya dimasa lalu, karena dia merasa kasihan kepada beliau. Akibat ulah anaknya lah, beliau di pecat, karena membuat kecewa Firman Hakim, CEO di perusahaan terbesar di Negri Hitam. Keputusan Andi ini di tentang ayahnya, tapi dia menjamin 100 persen dan dia akan menerima akibatnya bila keputusannya ini salah. Karena selama ini Andi selalu mengambil keputusan yang tepat, akhirnya ayahnya itu menerima keputusan anaknya.
__ADS_1
Andi sebagai pemimpin perusahaan Daiha Motor dan juga merintis perusahaan kecil di bidang otomotif, menjadi miliarder termuda saat ini. Ayah dan ibunya sering berada di luar negri, selain karena mengobati ibunya, yang belum dia ketahui penyakitnya, karena begitu jarangnya mereka bertemu, apalagi ngobrol. Kalaupun ada waktu bicara, itu pun masalah bisnis.
Di kota Bamban tidak ada yang mengetahui, bahwa Andi adalah anak dari Firman Hakim, bahkan di kota ini tidak ada yang mengetahui, bahwa CEO itu memiliki seorang putra, karena memang tidak pernah di umumkan.
__ADS_1
Saat ini dia sedang di sibukkan dengan jadwal kuliahnya, kadang jalan-jalan dengan Amel yang belum juga di tembaknya, padahal cewek itu sudah memberikan kode. Hubungan mereka mengalir begitu saja, dan Andi tidak pandai mengungkapkan perasaannya melalui kata-kata. Menurutnya sikapnya yang perhatian, sudah lebih cukup mewakili perasaanya, dia tidak mengetahui bagaimana sifat perempuan, yang menginginkan kepastian dari mulut seorang laki-laki.
Amel sangat mengharapkan pengakuan Andi, perhatiannya yang tulus membuat cewek itu di atas awan. Begitu mengetahui Andi juga perhatian dan selalu membantu teman cewek yang lain, membuat Amel cemburu, yang membuat cewek itu ngambek dan membuat Andi bingung, penyebab cewek itu menjadi jutek, kadang malah menjadi terlalu sopan terhadapnya, kemudian menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
Bagi Andi, cewek seperti Amel sangat sulit di tebak. Apalagi saat ini mereka sangat dekat dan cewek itu terang-terangan mengekspresikan emosinya terhadap Andi, yang menurutnya tambah membingungkan. Kadang ngambek, kadang kaku, kadang biasa saja, kadang perhatian, banyak ngambek kayaknya.