
hari ini hari pertama Rachel masuk kuliah ia segera bersiap siap dan menyusun semua perlengkapan yg akan ia bawah,setelah selesai ia pun mengenakan celana jins dan juga baju kemeja yg sangat cocok untuknya,kemudian memoles sedikit bedak diwajahnya memakai pensil alis untuk merapikan alisnya,mengunakan lipstik warna nude dibibir seksinya.kemudian ia memakai jam tangan yg kemarin mami Novi belikan untuknya,ia juga memakai tasnya dan turun kebawah,pakaian Rachel hari ini sangat terlihat dewasa,tidak seperti Mery setiap hari ia berpakaian yg agak kebuka karna ia memang seorang artis,dan juga model terkenal di kala namanya dulu.
Mery yg setiap hari berpakaian seksi,sementara Rachel dengan pakaian yg tertutup dan sangat sopan siapa pun yg melihat nya,walaupun pakaian nya tertutup tapi kecantikannya begitu jelas terlihat.mami,papi dan reybon Menato Rachel begitu lama,sehingga membuat Rachel merasa canggung.iya kemudian memberanikan diri untuk menyusul mereka.
"kenapa mami dan papi menatapku begitu? apa aku kurang cantik hari ini? apa dandanan akh cukup menor?"tanya Rachel sambil menunduk.
"hahahaha,siapa bilang nak,justru kami melihat kamu karna kamu sangat pintar mengalihkan perhatian kami,baju dan celana yg kau gunakan sangat cocok dengan mu dan semua dandanan kamu sangat cantik dan natural sekali nak!" seru mami Novi.
"sepertinya menantuku sudah mulai pintar berdandan dan bergaya seperti gadis diluar sana!" seru papi juga
"papi,dan mami setia hari selalu begini,aku hanya pusing aku rasa apa kalian memujiku ku atau malah mengejek ku,"ucap Rachel cemberut.
"tidak nak,Mana munkin kami mengejek mu!kau kan menantu ku dan kau bukan hanya menantu bagiku tapi kau juga adalah putriku,"kita mami lagi.
sementara reybon iya merasa sejak kehadiran Rachel mami dan papi nya terlihat sangat bahagia.karna impiannya memiliki anak perempuan sekarang terwujud karna walaupun Mery dulunya seorang wanita tapi ia sudah cukup dewasa sehingga mami dan papi tidak bisa bercanda seperti itu padanya,berbeda dengan Rachel,karna i maiah mudah terbilang masih sangat polos sehingga ia terlihat masih seorang gadis yg cukup belia dan membuat mami dan papi menganggapnya sebagai putri kecil mereka.
"semoga apa ya kak diegon katakan mengenai gadis itu hanya lah lelucon saja,karna aku melihat sisi baik dari Rachel kalau dia memang seorang gadis yg polos dan juga tidak mengetahui banyak hal,"batin reybon.
mereka pun sarapan dan setelah selesai reybon dan Rachel berpamitan,mami dan papi mengantar nya Sampai halaman depan,
"mi,Pi hari ini Rachel ikut saja bersama ku karna lagi pula aku akan kesana dulu kemudian kekantor,karna aku akan mengantar formulir ini dan Rachel bisa sekalian ikut dnegan ku!" seru reybon
"ya udah itu malah bagus nak,"kata papi.
"kalau begitu mi,Pi aku dan kak reybon berangkat dulu ya! doakan Rachel agar kuliah haru ini lancar lancar sja!"
"iya itu pasti nak,"
kemudian reybon dan Rachel menaiki mobil dan melaju menujuh arah universitas yg akan Rachel datangi.setengah jam diperjalanan akhirnya meraka sampai,Rachel terdiam didalam mobil ia menatap kampus itu terlihat begitu tinggi dan sangat mewah.
__ADS_1
"tuan reybon,apa tuan tidak salah mengantar ku kemari? kenapa kampusnya begitu tinggi dan sangat besar?"
"tidak sama sekali,karna ini memang kampus yg akan kau masuki dan jarang bangat orang seperti mu bisa masuk ke universitas ternama dan terkenal ini!"
"tapi aku sudah menyuruh mami untuk menguliahkan aku di tempat yg biasa biasa saja!"
"rachel apa kau bersungguh sungguh mau kuliah? kalau kau mau dan punya niat mari sekarang kita masuk nanti aku telat mengumpulkan formulir ini!"
"tentu saja aku berniat untuk kuliah,tapi bukan ditempat mewah seperti ini!" seru nya sambil cemberut kemudian ia turun dan mengikuti reybon masuk kedalam universitas itu.setekah reybon mengumpulkan formulir nya,iya pun kemudian menyuruh Rachel untuk duduk dan menunggu didalam kelasnya.setekah itu ia pun berangkat pergi ke perusahaan kakaknya.
Rachel hanya diam saja,tapi jam maiah snagta pagi sementara hari ini belum ada pelajaran apa pun sehingga iya memutuskan untuk keluar dan berjalan jalan untuk mengetahui semua tempat di kampus tersebut.tiba tiba ia menabrak seorang wanita dan membuat semua buku yg wanita itu bawah terjatuh kemudian iya membantu nya memungut,
"kak,maafkan aku karna menabrak kakak!" cicit Rachel.
"Rachel!
Rachel yg mendegar wanita itu mengetahui namanya akhirnya mengangkat kepalanya dan menatap wanita tersebut.alangkah terkejut nya ketika melihat teman sekolah nya dulu berada di depan nya.
"ya aku Serly dan kau benar benar Rachel kan?"
"iya ini aku ser,"kemudian mereka berpelukan dan saling menangais.karna merindukan satu sma lain.
"Rachel kau dari mana saja? kenapa baru kau muncul?katanya paman dan bibi ku kau sedang keluar negri untuk melanjutkan pendidikan disana bersama orang tua mu,tapi nyata nya kau malah ada disini?"
"Serly apa kau sering datang ke rumahku? apa keadaan rumah ku naik baik sja? siapa yg tinggal sekarang dirumahny Serly?"tanya Rachel.
"keadaannya rumah kamu itu seperti biasa kok chel dan paman dan bibi mu yg tinggal disana!" seru serly
"Rachel,kau sekarang tinggal dimana? kenapa Ndak pulang saja kerumah mu dan kita bisa tinggal bertetangga dan bisa keluar jalan jalan lagi seperti dulu!"
__ADS_1
"apa kau tidak mengetahui apa pun ser?apa kau tidak mendegar cerita apa pun megenai orang tuaku?
"rachel,maksud kamu tuh apa,lagi pula aku tidak mengetahui apa pun mengenai orang tua mu,"
"apa kau yakin ser?
"ya,
"Serly,sebenarnya kedua orang tuaku sudah meninggal dan waktu itu mobil kami mengalami Maslaah dan menabrak sebuah tebing dan menewaskan ayah dan ibuku,tapi waktu itu aku menelfon paman dan ia pun bergegas kemari,tapi ia malah meninggalkan aku sendiri katanya ia akan menjemputmu nanti setelah mengantar orang tua ku kerumah sakit.tapi aku menunggunya cukup lama dan mereka sama sekali tidak datang menjemput ku,apa kau tahu dimana ia menguburkan orang tua ku?"tanya Rachel sambil terisak.
"loh,Rachel tapi kami tidak sama sekali mengetahui hal ini dan dirumah kamu itu tidak ada pula acara pemakaman di sana!
"apa,sambil terkejut.jadi apa mereka tidak menguburkan orang tua ku? atau jangan jangan ini memang siasat dari paman dan bibiku!". seru Rachel.
"Rachel,kita harus mencari tahu mengenai hak ini! kita tidak boleh menyerah,aku sengaja sahabat bagimu akan membantu dirimu mencari informasinya.aku janji akan membantumu mengambil apa yg kau punya.
"terimah kasih Serly,karna kau aku tidak memiliki siapa pun lagi!"
"Rachel,tenang saja aku akan membantu mu sepenuhnya,jadi kau bisa menceritakan semua nya padaku apa pun itu,dan aku akan membatu mu sepenuhnya,"ucap Serly.
"sekali lagi terimah kasih banyak Serly,"
"iya,iya..Ndak usah lebay begitu donk.kau maiah ingat bahwa kau adalah anak yg pendiam dan pemalu tapi kau begitu berani dan juga pendendam bukan?"katanya sambil tertawa.
"hahahha,kau bisa sjaa serly,ya udah Apa kau kuliah ditempat ini juga ser?"
"ya,aku kuliah disini dan aku baru sjaa mengumpulkan formulir pendaftaran ku tadi,"
"ternyata dunia begitu sempit ya Serly,ditempat kain kita tidak bisa bertemu tapi di tempat ini kita malah bertemu tanpa sengaja,"
__ADS_1
"ya sudah kita makan dulu yuk!ajak Serly.
kemudian mereka pun makan dikantin.