ANTARA AKU DAN DIA

ANTARA AKU DAN DIA
eps 66


__ADS_3

dinginnya malam membuat diegon terbangun ia melihat Rachel yg tengah terlelap di dekapan nya.melirik jam tangan dan melihat bahwa ini sudah pukul 02.00 pagi. terkejut karna melihat belum datang nya Rey dan Doni sampai juga.perutnya juga merasa kelaparan sehingga ia tidak bisa tidur nyenyak seperti Rachel.


dipandangi wajah terlelap Rachel,mata sembab nya membuat diegon kembali mengingat perkataan Rachel yg mampu mencabik cabik perasaanya.


bahkan apa kah tuan tau sejak penyiksaan tuan malam itu perutku masih sering sakit bahkan sampai sekarang sehingga sering kali aku tidak bisa tertidur karna sakitnya.


tapi aku tidak pernah dendam pada tuan dan juga kak reybon karna aku memang pantas mendapatkan nya,gadis kecil yg seharusnya membalas Budi pada istrimu malah membuat ia mencelakainya dan munafik nya lagi ia meminta cinta dari seorang suami dari wanita yg sudah ia bunuh.


maka dari itu bencilah aku tuan,aku memang pantas untuk dibenci.


ia pun melepaskan pelukan nya pada Rachel ia keluar dari mobil berteriak dan menagis sekuat kuatnya.


diegon meneteskan air matanya,baru kali ini ia tidak bisa menahan tangisan nya,bagaimana ia bisa sekejam itu pada Rachel bahkan ia memukul perut Rachel berulang kali sambil melontarkan kata kata yg Snagit menyakiti hati gadis yg sudah berstatus istrinya tersebut.menikahinya demi mengikat ia agar bisa menyakitinya dengan puas.


"kau memang sungguh kejam diegon,kau bukan manusia tapi kau melainkan monster yg menyerang orang lemah sampai tidak berdaya dan pengecutnya dirimu itu Karan kau menyiksa seorang perempuan dan tanpa kau sadari kau sama saja menyakiti mami dan istrimu karna mereka juga Sama sama wanita,demi kepuasan hati meyakitinya kau rela mengingatnya dengan sebuah pernikahan demi kepuasan hati mu! kau memang iblis diegon!"teriak nya sambil meluapkan semua penyesalan nya.


dan suara keras diegon mampu membuat Rachel terbangun ia terkejut kala mendegar suara bariton diegon yg cukup menggelegar di telinga nya.


ia menatap di sekeliling nya tapi tidak menemukan diegon disampingnya mau pun di dalam mobil.


Rachel pun mengambil ponsel nya dan menyalakan lampunya.ia mencari cari diegon di dekatnya kemudian ia melihat ke arah depan dan melihat diegon yg tengah berdiri di depan mobil itu sambil berteriak teriak dan menagis.


Rachel pun turun dan menghampiri diegon,iya memeluk diegon dari sisi belakang ia memeluk sekuat kuat nya untuk menenangkan laki laki yg sudah ia cintai 1 tahun ini.


"tuan! apa yg tuan lakukan? Disni tuh cukup dingin nanti tuan bisa sakit!"cicit Rachel sambil mengeratkan pelukan nya.


diegon yg mendegar suara Rachel yg serak karna ia habis menagis sebelum ia tertidur tadi.


"Rachel,lepaskan aku! kenapa kau terus sja baik padaku bahkan kenapa kau memelukku? aku tidak pantas untuk gadis sebaik dan selembut kamu,dan aku mohon Rachel lepaskan aku! jangan sentuh aku!"teriak diegon.


Rachel yg mendegar itu langsung menagis ia tidak bisa lagi membendung air matanya yg sedari tdi ia tahan,ia tidak bisa melihat orang yg dicintainya bersedih dan terluka hanya karna dirinya


"apa yg tuan katakan? kenapa harus mengatakan itu! akulah yg tidak pantas untuk tuan,laki laki setia,penyayang dan sekaya tuan tidak pantas untuk gadis miskin dan pembunuh seperti ku!"seru Rachel dalam tangisan nya.


diegon yg bosan mendegar perkataan Rachel yg terus menuduh diri sendiri seorang pembunuh pun membalikan tubuh nya ia melepaskan tangan. Rachel yg melingkar di perutnya.


"bisakah kamu tidak mengatakan itu lagi Rachel! aku bosan mendegar nya! apa kau pikir dirimu seorang pembunuh? kenapa kau terus menuduh diri sendiri! cukup Rachel aku bosan mendengarnya,aku tersakiti ketika mendegar kata kata itu!"seru diegon pada Rachel,ia cukup emosi karna Rachel terus sja mengatakan bahwa dirinya seorang pembunuh sehingga membuat diegon juga merasakan sakit hati krna perkataan Rachel.


"tapi itulah kenyataanya!"tangis Rachel.


"cukup rachel!"bentak diegon.

__ADS_1


Rachel pun diam dan menundukan kepalanya dengan tangisan menyedihkan yg keluar dari bibirnya.


diegon tidak tega melihat Rachel yg kesakitan karna berusaha untuk menahan tangisan nya,tapi ia tidak bisa sehingga mengeluarkan suara tangisan yg cukup menyedihkan dan membuat diegon sangat menyesali perbuatan nya pada gadis yatim piatu itu.


ia pun terduduk di depan Rachel,dan ia meraih tangan gemetar rachel,ia mencium dan memeluk lutut rachel.


"Rachel! cukup! aku bilang cukup!"dengan suara melemah.


"aku mohon jangan seperti ini lagi Rachel! kau menyakitiku! jangan menyiksaku dnegan penyesalan ini Rachel,"ucap diegon dengan melemah.


Rachel pun duduk dan memeluk diegon ia sangat mencintai laki laki itu tapi menurutnya ia tidak pantas untuk laki laki sebaik diegon.


"tuan! maafkan aku....,maafkan aku....,"lirihnya.


"tidak Rachel,aku yg seharusnya minta maaf padamu!"


"tidak tuan,aku yg bersalah,aku yg sudah merusak kebahagaia tuan,dan aku yg sudah menghancurkan rumah tangga dan kebahagian tuan,"lirihnya lagi.


diegon pun memeluk erat tubuh Rachel ia tidak bisa terus terus saling menyakiti karna cinta dan benci yg mereka lontarkan.


"Rachel tatap aku! tatap mata aku !"seru diegon sambil melepaskan tangan Rachel yg mengalungi di lehernya,ia mengangkat dagu rachel dan menatap mata sembab dan bengkak itu.


"Rachel bisakah kita mengakhiri penderitaan ini! jadikan malam ini malam berakhirnya semua masa lalu dan kita mulai hidup baru kembali!"ucap diegon dnegan lembut.


"ya aku akan menerimamu,mencintaimu,menyayangimu dan akan menjagamu!"katanya dengan yakin dan percaya diri.


"apa tuan serius?"tanya nya lagi dnegan tatapan sendu


"ya aku sangat yakin,dan mulai malam ini jadilah istriku dan kita mulai hidup baru bersama anak ank kita nanti,"


"terimah kasih tuan!"


"sama sama sayang,"


mereka pun masuk kedalam mob lagi dan kembali berpelukan sambil menunggu kedatangan reybon dan Doni.terlihat romantis dan saling berpelukan dan sekali mereka berciuman untuk menyalurkan rasa rindu dan cinta yg mereka miliki.


pukul 03.00 belum ada tanda tanda datangnya kedua laki laki lajang itu,sehingga membuat kedua pasangan itu tertidur hingga sampai pukul 07.00 pagi.


Doni dan reybon sampai di lokasi pada pukul 06.00 pagi dan mereka lebih memilih untuk menunggu atasan ny tersebut terbangung sendiri tanpa menganggu kedua pasangan itu yg tengah tertidur sambil berpelukan membuat Doni dan reybon merasa iri kepada mereka.


"uoa....,ternyata sudah pagi!"seru Rachel yg baru bangun dari tidur nya tanpa melihat kedatangan Doni dan reybon.

__ADS_1


"tuan bangun! ini sudah pgi,tapi kok kak reybon dan Doni belum datang juga ya,"cicit Rachel sambil melihat ponselnya.


diegon yg merasakan pergerakan Rachel pun ikut terbangun,ia melihat sekeliling nya ternyata sudah pagi,wajah menyeramkan nya kembali karna emosi menunggu kedatangan adik dan sepupu nya tersebut.


"kenapa kedua laki laki berengsek itu belum datang juga!"kata diegon sambil melirik Rachel.


"munkin mereka sednag dalam perjalan menuju kemari tuan!"cicit Rachel lagi.


"kapan kau akan memanggilmu dengan sebutan tuan?"


"akh...,terus aku harus panggil apa?"


"panggil aku suamiku,atau sayang,atau kata yg romantis lainya!"


"kata kata yg kakak berikan cukup alay menurutku! bagaimana kalau aku memanggil sebagai sebutan kakak sja!"serunya sambil tersenyum.


"memang nya aku kakak mu apa?"


"bukan begitu,tapi kan untuk sementara waktu sja,nanti kalau kit sudah punya anak baru aku bisa ubah nama panggilan nya!" jelas Rachel dan membuat Diegon menyantap bibir merah yg terus monyong itu.


"cup..


tanpa mereka sadari ternyata Doni dan reybon melihat tingkah keduanya.


"Samapi kapan selesainya?"tanya nya sambil mengejek ke arah mobil yg ditumpangi diegon dan Rachel.


Rachel pun terkejut dan malu.sedangkan diegon ia biasa biasa sja kemudian ia turun dari mobil dan langsung menghambat kedua laki laki itu dengan pukulan.


"dasar tidak berguna! aku sudah menunggu kalian dari tadi malam tapi kenapa baru datang sekarang! kau membuat aku dan istriku kelaparan Karan menunggu Kalina!"teriak diegon


"maaf broo,tapi perjalan nya cukup jauh butuh waktu semalam untuk smapai!"seru doni.


"iya benar kak,perjalanan nya agak jauh dari kota menujuh kesini sehingga kami datang nya terlambat,"ucap reybon membela Doni.


"kalian memang tidak ada gunanya,benar benar bawahan yg menyebalkan,"


"kalau begitu bagaimana dnegan tugas di kantor apa itu tidak ada gunanya? bahkan semua kerjaan selsai dalam satu hari tanpa atasan nya,"sindir Doni.


"diam Sekarang mana makanan nya?


"ini,"sosor reybon sambil memberikan sebuah box kecil untuk kakaknya.

__ADS_1


diegon pun mengambilnya dan masuk kedalam mobil dan makan bersama Rachel. Doni dan reybon juga menyantap makanan mereka setelah selsai makan mereka pun melanjutkan perjalanan untuk pulang.


diegon menaiki mobilnya bersama Rachel sedangkan Doni bersama reybon.


__ADS_2