
keduanya pun berlarut dalam kemesraan suasana yg sangat romantis bagi keduanya.
pukul 02.30 sore keduanya pergi untuk mengunjungi keluarga di Mension utama. walaupun mami,papi serta Oma sering berkunjung tapi diegon dan Rachel merasa tidak puas kalau bukan mereka yg mengunjungi orang tua nya.
"sayang bersiap siap lah! kita akan mengunjungi Mension utama,sekalian berjalan jalan nanti nya! lagi pula hari ini aku tidak kerja lagi karna mengambil cuti!"kata diegon pada sang istri.
" Hem iya kak,lagi pula sudah tidak lama kita tidak berkunjung ke sana.
"maka dari situ segera lah siap siap! agar kita pergi secepatnya.
"baiklah kak,tunggu sebentar sja aku akan Menganti pakaian ku dulu!" sambil meninggalkan diegon dan pergi ke ruang ganti untuk menganti pakaian terlebih dahulu.
stelah siap keduanya pergi meninggalkan rumah mewah yg bertingkat dua tersebut.
beberapa menit diperjalanan mereka pun sampai.membuat pak satpam terkejut melihat kedatangan tuan muda nya yg secara tiba tiba datang tanpa memberitahu dulu.
karna biasa nya diegon menelfon pak satpam untuk menayakan apakah ada orang di Mension baru ia akan pergi kalau orang tua nya masih di rumah.
pip....
pip....
pip....
satpam itu pun langsung bergegas membuka kan pintu pagar itu dan mempersilahkan tuan muda nya masuk.
"silahkan masuk tuan!"
diegon pun tersenyum ke arah satpam nya.kemudian ia memarkirkan kan mobilnya di garasi Mension itu.
kemudian turun bersama istrinya.dab terlihat satpam tadi berlari menyusul majikan nya.
"tumben tuan dan nona ,datang tanpa mengabari terlebih dahulu!"ucap pak satpam.
"maaf pak soalnya buru buru datang kemari!"ucap Rachel sambil tersenyum.
"mau ngasih suprise lah pak,"jawab diegon bercanda.
"tuan diegon makin hari makin ganteng sja!"ledek satpam itu.
"masa sih pak,
__ADS_1
"Hem,
kebiasaan hari hari diegon bersama pak satpam memang selalu akrab walaupun diegon terbilang arogan dan dingin tapi kalau berada di pekarangan Mension ia jadi pria lembut pada semua pekerja di kediaman keluarga nya.
"kalau begitu pak aku masuk dulu! oh iya apa Oma ada didalam?"
"ada kok tuan,silahkan masuk dan temui mereka!"kata pak satpam.
keduanya pun masuk dan terlihat Oma,papi,juga mami sedang duduk sambil berbincang bincang.tampa tidak menyadari kehadiran putra dan menantunya.
"assalamualaikum!"kata Rachel dan diegon.
semua orang yg duduk di sofa tersebut langsung memalingkan wajah dan melihat ke sumber suara tersebut.dan membuat mereka jadi terharu karna kedatangan anak dan menantu yg dirindukan nya walaupun. sering mengunjungi mereka tapi tetap saja mereka selalu rindu.
"anak mami datang!"kata mami Desi sambil mendekati putra dan menantunya.
begitu pun dengan Oma juga papi mereka mendekat.
"kenapa datang tidak memberitahu dulu nak? mau kasih kejutan ya untuk kami!"ledek mami Desi.
"iya kenapa tidak memberi kabar dulu kalau mau berkunjung kemari!"timpal Oma.
"maaf mi,Oma karna kami berkunjung tanpa memberi kabar dulu karna ini sebenarnya nya juga agak berburu buru jadi tidak sempat menelfon kalian,"ucap Rachel dengan senyum manis di bibir nya.
"nggak papa nak,lagi pula itu tuh malah membuat kami bahagia karna kalian berkunjung kmari.cuma salahnya saja karna kami tidak bisa memasak makanan kesukaan kalian,"jawab mami Desi lagi.
"nggak perlu repot repot mi,lagi pula kita kenyang kok sudah makan tadi baru berangkat.dan kami bisa singgah makan di tempat lain nantinya!"kata Rachel sambil melirik Diegon yg sedang memperhatikannya entah apa yg ia pikirkan sampai menatap istrinya se lama itu.
"kalau begitu mari masuk nak!"seru Oma sambil mengandeng lengan menantunya.
"terimah kasih Oma,"ucapnya.
mereka pun berbincang bincang bersama karna merasa lama tidak berkumpul lagi sehingga mereka tampak sangat menikmati nya.
"diegon! panggil papi iskandar.yg sedari tadi hanya diam sja tanpa menayakan kabar anak dan menantunya. sekarang ia mengangkat bicara.
"iya Pi!
"bagaimana sekarang perusahaan mu?
papi Iskandar Setipa bertanya pasti selalu di mulai dari perusahaan sang penerus nya.
__ADS_1
"seperti biasa Pi,perusahan sekarang berkembang pesat bahkan kami akan mendirikan cabang kain nya lagi yg akan di kelola langsung oleh reybon nantinya.
"benarkah? tapi kenapa adikmu tidak pernah mengatakan nya padamu!
"karna aku belum memberitahunya bahwa dia yg akan memegan saham itu.
"kenapa?
"Karna aku belum melihat ia ahli dalam bisnis dan aku masih memberikan nya tanggung jawab di MR group agar ia bisa di andalkan. dan setelah ia mengerti tentang bisnis baru aku mengatas nama kan nama nya di saham itu.
"bagus,kamu memang anak yg bertanggung jawab.terus bagaimana tentang pertanyaan ku yg kedua nya? apa sudah ada tanda tanda?
"maksud papi apa ya? diegon kurang mengerti Pi?
"bagaimana dengan cucu ku apa sudah mulai tumbuh?"dengan tatapan melihat diegon bergantian dnegan Rachel.
Rachel pun terkejut Karan mendegar pertanyaan mertua nya menayakan hal yg sangat ia hindari karna sampai sekarang belum bisa mewujudkannya.
"maaf pi,tapi kalau soal itu,aku belum ada tanda tanda kehamilan yg muncul padaku,munkin karna masih belum di percayakan oleh yg di atas,"timpal Rachel gugup.
"iya betul Pi,Rachel belum hamil dan sekarang kami masih program juga dan secepat munkin kalian Akane dengarkan kabar baik dari kami!"
tapi papi tidak percaya,ia masih mengira kalau Rachel dan anak nya hubungan mereka belum baik baik saja.
"apa kau dan Rachel sudah melakukan nya?"menatap tajam ke arah diegon.diegon pun mengerti dengan maksud papa nya sehingga langsung menjawab nya dengan tegas.
"tentu sja,karna aku dan rachel adalah sepasang suami istri dan lagi pula aku dan Rachel melakukannya setiap malam,"ucap Diego dnegan percaya diri.sedangkanrachel ia menutup kedua muka nya karna merasa malu ketika diegon menceritakan hal yg se intim itu pada orang lain.
"hahahaha.......
Oma dan mami tertawa melihat tingkah imut rachel sehingga perdebatan papi dan anaknya terhentikan dan mental juga pada Rachel yg terlihat menutup wajah nya yg kemerahan.
"ada apa dengan mu sayang?
"HM tidak kok kak,"jawabnya gugup menahan malu.
"terus kenapa menutup wajah mu? dan wajah mu juga kemerahan?
"dasar tidak peka,"batin Rachel yg mulai kesal dengan tingkah diegon yg makin menambah malunya.
Rachel yg bosan dnegan tingkah diegon pun langsung mengeluarkan suaranya.
__ADS_1
"kakak sih kenapa kakak mengatakan hal yg se intim tadi! itu tuh membuat aku malu,"katanya dnegan cemberut dan semua orang yg berada di ruangan itu tertawa lantang.
"hahahaha.....