
mereka akhirnya memutuskan untuk kekamar masing masing,baru saja Rachel mau masuk ke kamarnya tiba tiba tangan diegon menariknya.
"akh...,
"mau kemana kamu?
"aku mau kekamar tuan,apa ada yg salah?
"apa kau lupa rachel! kau dan aku akan tinggal sekamar dan tidur dalam seranjang setiap malam! dan kau juga mandi dan berganti pakaian dikamar ku mulai sekarang!"seru diegon.
"tapi tuan pakaian ku semuanya masih ada didalam situ!"cicit Rachel.
"Rachel,semua pakaian mu sudah pelayan pindahkan dan mulai malam ini kau mau apa pun harus dikamar ku!" kemudian menarik Rachel masuk kekamar yg membuat Rachel merasa bimbang dan tidak tenang.
"tuan! bisa tidak jangan menarik ku seperti ini kau menyakitiku!"seru Rachel.
"maaf Rachel,karna kau juga tidak menurut perkataan ku jadi aku terpaksa menarik mu kemari.
kemudian Rachel Hanya diam saja,ia tidak tahu dimana ia akan mandi dan berganti pakaian,diegon yg melihat itu merasa aneh dengan tingkah Rachel.
"kau kenapa?apa kau tidak nyaman berada dikamar ku? apa ada masalh?"kata diegon sambil mendekati rachel.
__ADS_1
Rachel terkejut karna diegon yg semakin dekat kepadanya hingga diegon memeluk tubuh nya bahkan mencium kening nya.
"apa yg membuat mu terdiam rachel?"Tanya diegon.iya bahkan bisa merasakan tubuh Rachel yg gugup,
"gadis ini benar benar polos,bahkan aku hanya memeluknya saja tapi tubuhnya sangat jelas merespon rasa ketakutannya,"batin diegon.
"maaf tuan,bukan nya aku lancang tapi bisakah aku tidak pindah kamar saja! aku tidak nyaman berada dikamar milik tuan dan Mery,lagi pula aku kan punya kamar kau bisa datang kapan pun kau mau!" tawar Rachel.
diegon terkejut mendegar perkataan Rachel.
"kenapa kau tidak bisa tinggal dalam kamar ku? apa ada yg membuatmu tidak nyaman? atau Poto Poto itu!"kata diegon dingin.
"apa kau yakin dengan perkataan mu itu? kalau kau yakin besok sjaa kau pindah lagi,dan mengenai pakaian mu aku akan menyuruh pelayan untuk membawanya lagi kekamar mu,"kata diegon sambil mengangkat wajah imut milik Rachel,mata yg indah mampu menghipnotisnya,
"benarkah tuan,"jawab Rachel sambil tersenyum lebar kearah diegon,senyuman itu sangat mirip dengan senyuman Mery,sehingga membuat diegon jadi merasa jiwa kejahatan nya kembali lagi didalam hatinya.ia bukan nya senang bisa melihat senyum yg selalu ia rindukan tapi ia malah merasa ingin balas dendam sja ketika melihat senyuman Rachel yg begitu mirip dengan senyuman istrinya Mery.
diegon kemudian melepaskan pelukan nya dan memalingkan wajah dan badan nya menuju ke kamar mandi,iya merasa kan tubuhnya mendidih karna senyuman Rachel, iya memang berusaha mencintai Rachel tapi ia seakan tidak bisa sehingga membuat ia berpura pura baik dan menyanyangi Rachel supaya ia tidak mencari kenyamanan pada reybon adiknya.
sedangkan Rachel,ia hanya terdiam sjaa kenapa sifat diegon tiba tiba berubah apa kah dia benar benar menerima ku?aku tidak boleh terlalu terbuai oleh tua diegon? aku harus waspada dan aku tidak boleh membuka hati ku untuknya,"batin Rachel,iya merasa bahwa diegon belum lah mencintainya,munkin ada alasan lain sehingga membuat diegon baik dan tiba tiba berubah padanya.
Rachel duduk di sofa kamar itu,ia setiap kali masuk kedalam ruangan itu iya merasakan hal yg tidak nyaman munkin benar kata diegon karna dikamar itu banyak foto nya bersama Mery,sehingga membuat Rachel tidak nyaman saat berada dikamar itu.
__ADS_1
beberapa menit menunggu akhirnya diegon keluar dari kamar mandi dan membuat Rachel tersentak kaget karna ia sedang melihat foto pernikahan diegon dan Mery..diegon yg melihat Rachel menyentuh barang barangnya pun langsung murka dan ia menepis tangan Rachel dari foto itu.
"apa yg kau lakukan! aku sudah melarang mu untuk tidak menyentuh barang barang yg ada dikamar ku! apalagi kalau barang yg mengenai istriku! ka paham itu!"teriak diegon dnegan tatapan tajam dari matanay.
Rachel merasa tersinggung dengan perkataan diegon,iya kemudian keluar dari kamar itu dan ia masuk kedalam kamar nya.
"Rachel kau benar benar payah,kau sudah bodoh,kau memberikan semua barang berharga yg kau punya untuknya,Bahkan kau sudah terbawah omongan kosong nya untuk saling bersama,nyatanya itu hanya hayalan semata,dia hanya berpura pura sjaa padaku waktu itu,munkin ia memiliki rencana lain untuk menghancurkan ku! entah rencana apa yg laki laki arogan itu susun untuk menyiksaku!" kata Rachel sambil menangis,
"aku benar benar bodoh,aku harus terbiasa dnegan sikap diegon,entah ia baik atau jahat aku harus siap menerima semua itu,terus obat apa yg ia kasih kan padaku waktu itu,bahkan ia menyuruhku memakan nya setelah melakukan hubungan suami istri.
Rachel kemudian mengambil pil tersebut dan membuka nya di google iya menemukan bahwa obat itu adalah obat pencegah hamil untuk wanita.
"ini sudah jelas rachel bahwa dia hanya memanfaatkan mu dan munkin sjaa kau hanya dijadikan pemuas nafsu saja oleh laki laki itu,tapi aku rasa ini tidak lah merugikan bagiku lagi pula aku tidak mau memiliki anak dari laki laki seperti tuan diegon, aku harus tetap semangat berjuang demi diriku sendiri,kau harus memiliki rencana untuk kabur dari Mension ini,tapi aku harus menunggu kepulangan mami dan papi dulu,aku rasa Meraka lah yg akan membantuku untuk keluar walaupun aku rasa itu tidak munkin tapi aku yakin mami akan mendukung semua apa yg ku putuskan.
dikamar diegon hanya marah marah ia sudah berusaha untuk tidak membentak dan memarahi Rachel tapi ia tidak bisa,
"akh,sambil mengebrak isi lemarinya.kenapa aku tidak bisa berbicara dengan nada lembut padanya,dihati hanya ada dendam yg tersimpan untuknya saja,mengenai hal cinta itu sama sekali mustahil bagiku ! aku tidak bisa menerima orang lain secepat ini,walaupun waktunya tidak terbilang cepat karna sejak kematian Mery ini sudah mau masuk ke satu tahun.
"Mery aku sudah berusaha,tapi aku tidak bisa! aku tidak bisa mencintai dan menerima orang baru selain dirimu sja sayang!"teriak diegon pada foto pernikahan nya dengan Mery. aku sudah berusaha semampu yg aku bisa Karana diriku tidak berdaya,aku tidak sekuat dan sebaik dulu Mery,sejak kau pergi semua sikap ku seakan berubah ,"teriak diegon lagi,"
kemudian ia memutuskan tinggal dikamar sja bahkan ia tidak makan malam begitu juga dnegan Rachel.karna kedua nya saling dilanda kecewa masing masing.
__ADS_1