
pagi ini Rachel memutuskan untuk tinggal dikamar saja,ia malam keluar dan bertemu dengan diegon.kejadian semalam membuatnya takut dan juga terasa sangat malu,bagaimana iya tidak malu kalau diegon semalam membuat tubuhnya telanjang sehingga terlihat jelas oleh diegon,dan itu yg membuat Rachel malu,ia juga takut keluar karna hari ini ia ingin menghindari mami dan papi juga reybon.karna diegon menyuruhnya untuk menjauhi keluarga nya,ia juga mengikuti perintah diegon untuk tidak kuliah lagi,ia mulai hari ini akan menjauhi semua keluarga Iskandar demi melindungi dirinya,dan ia juga tidak akan hidup dalam belas kasih dari keluarga Iskandar,iya juga tidak ingin membuat diegon tambah membencinya.
sudah jam 10 pagi tapi mami tidak melihat Rachel sama sekali turun,dan ia mengira kalau Rachel munkin pergi kuliah pagi pagi sekali sehingga ia tidak bertemu.tapi apa yg ada dibenak mami Novi ternyata salah karna Rachel tidak kuliah dan ia hanya berdiam diri dikamar sjaa,diegon hari ini tidak kerja karna masih capek selama perjalanan kemarin.ia keluar dan melihat mami nya yang sedang mondar mandir dari tadi.
"mi! apa yg mami lakukan?kenapa mami terlihat panik begitu?"ucap diegon sambil menghampiri maminya.
"nak,apa Rachel sudah berangkat kuliah? apa sepagi ini ia berangkat,tanpa sarapan dan juga ia naik apa pergi ke kampus!" seru Novi.
diegon yg mendengar maminya begitu menghawatirkan Rachel pun marah dan membentak maminya.
"mi,kenapa mami selalu sja membuatku marah! kenapa mami selalu menyayangi Rachel? apa yg ia lakukan pada mami sehingga sepanik ini padanya?" kata diegon dnegan marah.
mami Novi yg mendegar itu pun langsung terdiam,percuma saja mengatakan hal apa pun pada diegon mengenai Rachel,karna ia tahu betul bahwa diegon tidak menyukai Rachel tinggal di Mension yg sama.
"sudahlah! diegon mami mau kekamar dulu,mami mau menyiapakan semua perlengkapan papi dan mami karna hari ini kami akan pergi ke rumah Oma di luar kota! jadi mami mohon jangan lakukan apa pun pada Rachel,selama mami tidak Disni!" seru nya kemudian melangkah pergi tapi tiba tiba langkah nya berhenti karna perkataan diegon.
"mami tidak perlu mengurusi urusan rumah tanggaku,lagi pula aku bukan laki laki yg begitu tidak berperasaan sehingga harus menyakiti gadis,menurutku Rachel akan aman aman saja disini,tapi mulai hari ini Rachel tidak akan berkuliah seperti dulu lagi dan dia akan tinggal dirumah sja melayani ku sebagai suaminya,"kata diegon dan membuat mami nya berpaling dan menatap kecewa pada putra sulungnya tersebut.
"kenapa kau begitu ingin menyiksa nya,bahkan kau menyuruhnya untuk berhenti kuliah,apa yg kau pikirkan diegon? apa kau kira ini baik untuk mu dan Rachel?apa sebegitu bencilah kau padanya? sehingga kau tega melakukan hal yg tidak sesuai dnegan apa yg mami lakukan padamu! kau sebagai suami harus membuat istri mu lebih baik dan juga harus berpendidikan supaya tidak ada yg menghina nya,karna menurut mami Rachel ada putriku dan buka istrimu.jadi mengenai hal ini jangan pernah menyuruh putriku untuk berhenti berkuliah,kalau kau tidak menerima nya setidaknya kau itu membiarkan ia bebas tanpa beban dihatinya,karna ia perlu dukungan bukan siksaan!" seru mami Novi dengan wajah yg memerah karna diegon.kemudian meninggalkan diegon yg tengah emosi dan marah.iya kemudian melampiaskan kemarahan nya dengan memecahkan barang barang yg berada didekatnya.
__ADS_1
"ini semua karna Rachel,karna dia aku dan mami saling berselisih seperti ini! aku akan membalasnya pada Rachel aku tidak bisa diam saja seperti pengecut.kemudian melangkahkan kakinya menujuh kamar Rachel.
iya mendobrak pintu kamar Rachel sehingga membuat Rachel begitu panik dan tersentak kaget.
matanya membulat sempurna karna melihat diegon yg terlihat begitu kesal dan marah,entah apa yg membuatnya marah.
"tuan diegon! apa ada yg tuan perlukan? kalau ada katakan sjaa padaku tuan,aku akan melakukanya senang hati!"seru Rachel dengan sendu.
tapi diegon tidak menjawab ia malah mendekati rachel dan menarik tangan Rachel kemudian menghempaskan tubuh itu Kedinding. ia menatap wajah kaget dan ketakutan Rachel.
iya mengamati setiap wajah itu,wajah yg sangat ia benci dan sangat ia ingin hancurkan sekarang sudah didepan mata.
"aku tidak suka ketika berbicara,dengan orang yg hanya diam dan menunduk saja!"seru diegon dengan tatapan tajam nya.
Rachel yg memberanikan diri menatap mata yg selalu membuat jantungnya berdetak kencang dan juga wajah yg selalu ia takuti dan hindari dalam hidupnya,tapi apa lah daya nya,ia tidak mampu menghindari itu selama iya maiah berada satu atap dnegan diegon,dan selain pergi dari Mension itu.
"maaf tapi apa yg tuan tuduhkan padaku,itu tidaklah benar karna aku sama sekali tidak pernah berpikir untuk menghancurkan keluarga tuan,"cicit Rachel.
"kau bisa berbohong pada orang lain Rachel,tapi tidak dnegan ku,selama kau masih tinggal dimension ini jangan pernah harap kau bisa melakukan hal jahat lagi terhadap keluarga ku,kau bisa saja mengambil hati mereka tapi tidak dnegan ku! sampai kapan pun aku tidak akan membiarkan hatiku jatuh pada orang yg salah seperti dirimu!"bentaknya.
__ADS_1
"terserah apa yg tuan katakan! tapi aku tidak sepeti itu,mau tuan menuduhku yg macam macam tapi itu tidak membuatku menyerah karna aku tidak memiliki niat jahat apa pun pada keluarga mu tuan diegon Iskandar. aku Rachel Davina bukan seorang penjahat tapi aku adalah gadis yg baik yg akan membuat mu menyesal telah menghinaku juga memperlakukan ku seperti ini,"ucap Rachel menantang,iya berani menjawab semua itu karna ia tidak bisa terus saja di hakimi Dan juga dituduh seperti itu,ia tidak bisa setiap hari diegon menyakiti batinnya dan juga fisiknya.
"baiklah nona Rachel Davina,kita lihat sampai dimana kau bisa bertahan dengan permainan mu ini! aku akan menantang mu juga,kalau kau berhasil membuatku jatuh hati padamu maka aku akan menjadikan mu bidadari dalam hidupku,tapi jika kau kalah kau siap siap angkat kaki dari Mension milik keluarga ku,"bentak diegon yg membuat Rachel malah menciut.
"tuan diegon yg terhormat,apa kau yakin dnegan taruhan mu itu? bagaimana kalau aku bisa membuatmu mencintaiku? terus apa kau akan secepat itu menerima ku? tapi maaf tuan diegon aku tidak sebodoh yg kau kira,aku tidak ingin menerima taruhan ini karna taruhan yang kau berikan tidak masuk akal,"ucap Rachel datar
"bilang sjaa kau tidak menerima nya karna kau memang tidak bisa membuat ku tertarik sama sekali Rachel,kau gadis bodoh,lugu,dan juga tidak seksi SMA sekali Dimata ku!"
Rachel yg mendegar itu merasa terhina sehingga iya menerkam taruhan itu,lagi pula ia tidak rugi kamu diegon tidak mencintainya juga kalau ia kalah ia siap siap saja untuk segerah mengangkat kaki dari Mension itu,karna itulah yg ia sudah pikirkan dari dulu terlepas dari jeratan keluraga kaya Iskandar.
"baiklah tuan,aku akan menerima nya dengan senang hati,"ucapnya datar.
"khem,
kemudian diegon ke luar dari kamar milik Rachel ia turun kebawa dan melihat kalau papi dan mami nya sudah bersiap siap untuk berangkat.mami hanya berpamitan pada Diegon dan para pelayan lainya,sedangkan Rachel ia hanya mengirim pesan singkat pada nomor maminya.
"mami hati hati dijalan,aku Mendokan mami semoga perjalanan mami baik baik sja,dan aku akan menunggu kepulangan mami,"tulis Rachel di ponselnya kemudian ia mengirim ke nomor mami novi.
ia hanya melihat mami dan papi pergi sja tanpa menghampirinya karna ia takut diegon marah dan menyakitinya lagi,ia berusaha untuk tidak menemui mertuanya dengan terang terangan.
__ADS_1