
hari hari diegon habis kan dengan ke dibukan nya dikantor, ia jarang pulang ke Mension lagi munkin karna bosan tinggal hanya seorang diri.
diegon setiap hari memikirkan Rachel tapi ke egoisnya sehingga ia tidak menyadari kalau ia sebenarnya sudah mencintai istrinya tersebut.
sedangkan di desa Rachel dan keluarga dari mami Desi terlihat bahagia dan damai. keluarga Oma sangat menyayangi Rachel seperti anaknya sendiri. tanpa membedakan anak dan menantunya.
Oma memang sangat menyayangi Rachel karna menurutnya rachel adalah gadis yg baik,sopan dan juga lembut,sehingga ia sangat menyukai rachel.
setiap hari Rachel pergi jalan jalan ke kebun milik Oma,disana pandangan sangat indah dan sejuk juga banyak tanaman buah buah Han dan juga sayuran sehingga rachel menyukai berkunjung ke perkebunan buah tersebut.
hari ini Rachel tidak kemana mana karna ia cukup capek untuk pergi jalan jalan lagi.sehingga ia tinggal di rumah saja,papi dan mami ikut menemani nya sedangkan Oma ia pergi ke kebun bersama pekerja nya.
rachel keluar kamar dan menuju ke dapur,di dapur terlihat papi dan mami yg sednag mengobrol sedangkan mami ia terlihat sedang belajar memasak sama bibi,ia disuruh belajar memasak oleh Oma Karan tidak selamanya ia mengandalkan pelayan untuk melayani nya.
sehingga mami Desi memutuskan untuk belajar dan memasaknya karna ia sebenarnya juga cukup tertarik dengan pekerjaan ibu rumah tangga biasa nya.seperti memasak makanan untuk suami dan anak anak nya.
di umur yg sudah mulai tua ia ingin menghabiskan waktunya sebagai ibu dan istri yg baik untuk suaminya.
ya memang papi sering menyuruh Desi untuk tidak memasak karna ia hanya memerlukan istrinya selalu cantik sja di depannya,tapi semenjak ia tinggal di desa pemikiran nya berubah karna Oma yg sering mengomel karna anak perempuan nya yg tidak tahu apa apa.
sehingga papi mendukung mami Desi untuk hal tersebut.
"Pi,mi,sejak kapan kalian disini!
"eh Rachel! kemari nak! lihat apa yg mami masak! ini makanan pavorit kamu kan,dan sekarang mami sudah pintar dalam hal apa pun!"kata mami
"wow,mami tidak takut lagi tangan nya lecet ya,bisa bisa nanti papi marah Lo mi!"kata mami sambil bercanda.
"ngak dong nak,kan papi yg mendukung mami sehingga mami semangat untuk memasak!
__ADS_1
"Oya benarkah mi!
"tentu donk nak,ya kan Pi?
"Hem,jawab papi dengan cuek
"papi memang nya papi tidak takut kalau mami tuh tangan nya terpotong pisau ya?
"tidak nak,buat apa marah itukan sudah kewajiban mami sebagai orang tua,lagi pula aku tidak memerlukan itu lagi yg sekarang papi mau itu mami bisa melayani semua untuk papi dan anak anak Pai,seperti memasak setiap pagi dan juga malam
"wow,mami dan papi memang pasangan yg paling cocok,saling mendukung satu sma lain!"seru Rachel sambil mengambil air di gelas nya kemudian meminum nya.
"ya pastilah nak,tidak seperti anak berengsek itu entah dari mana ia bisa menjadi anak sombong dan seberangsek itu,munkin dulu papi juga kayak diegon dingin,arogan dan juga kejam!"seru mami Desi.
"mami ini kapan mami melihat papi seperti anak manja itu,dari dulu kota menikah tuh tidak pernah kan papi ini menyakiti mami!" kata papi sambil cemebrut
mami pun menyiapkan makanan nya sedangkan. bibi ia pergi kebelakang karna selesai menemani anak majikan nya.
stelah semua nya terhidang dengan tapi mami,papi serta Rachel pun menyantap makanan itu dan mami merasa bahagia karna suami dan menantunya situ selalu memuji rasa masakannya itu.
setelah selesai mereka pun pergi bersantai di tersa rumah kayu itu,terlihat pemandangan yg indah Anging yg Sepoi Sepoi menerpa rambut indah rachel.
papi dan mami juga Rachel kalau sednag bersantai biasanya di teras sjaa karna keindahan kampung itu membuatnya merasa damai dan tentram.
"Rachel ! kata papi
"ya pi,"
"apa kamu merindukan diegon?"
__ADS_1
"kenapa papi tiba tiba menayakan itu?"tanya Rachel.
"aku hanya sering melihat kamu terdiam? dan papi merasa kalau kamu pasti memikirkan suami mu kan nak!"
"Hem,tidak kok Pi!"Serunya bohong.
"nak,kamu tidak perlu membohongi kami karna kami tahu kalau kau merindukan nya kan!"seru mami Desi
"Hem,aku cuma memikirkan saja Pi,mi,apakah kak diegon mencari ku atau memikirkan ku tapi kenapa Samapi sekarang kak diegon tidak datang datang juga menemuimu,munkin sjaa iya tidak mencari ku bahkan ia malah bahagia karna aku meninggalkan nya.
"nak,tidak perlu memikirkan itu,yakin lah pada Allah kalau kau dan diegon ditakdirkan untuk bersama maka kalian akan kembali bersama walaupun diegon tidak mencintaimu tapi kalau takdir yg menentukan makan dia akan berubah dan Mala sangat mencintaimu.
"dulu diegon dan Mery juga pernah memiliki masa lalu yg menyakitkan. dan hubungan mereka sempat kandas karna sebuah kesalahan yg Mery perbuat!"
"Oya mi,
"ya nak,sejak malam pertama mereka diegon selalu mendiami Mery entah sebab apa karna kami juga tidak pernah ikut campur dengan permasalahan mereka,dan beberapa bulan mereka juga pisah kamar sampai akhirnya Mery memilih untuk menyerah tapi Mery baru sja mau pergi tapi diegon menghentikan nya dan dia meminta maaf pada Mery Dan sejak saat itu hubungan meraka kembali membaik dan saling mencintai.
"ya seperti itulah nak,namanya kehidupan akan memiliki banyak cobaan kalau hamba nya bisa melewatinya maka ia akan dijanjikan dnegan kehidupan yg bahagia di akhirnya,dan munkin sja nanti kehidupan yg akan mendatang adalah kehidupan yg nyata mu nak!"jelas mami Desi.
Rachel mendegar semua itu dan hanya terdiam sja munkin karna ia mencerna perkataan mami mu sednag papi ia juga ikut menyemangati rachel untuk terus menunggu diegon.karna ia yakin bahwa putranya tidaklah seberangsek itu,sehingga ia begitu yakin dengan itu.
hampir sore,Oma sudah pulang dan mereka semua masuk karna tidak baik untuk orang desa tinggal diluar rumah kalau malam,jadi kebiasaan mereka sehabis makan tuh ya tidur.
berkumpul bersama dan makan malam,juga berkumpul sebentar dan kemudian kembali kekamar masing masing untuk tidur.
rachel masuk ke kamar dan membersihkan badannya kemudian ia berbaring dan membuka ponsel na tapi tidak ada sama sekali pemberitahuan yg masuk sehingga ia memutuskan untuk tidur sja.
tanpa ia sadari matanya tertutup dan masuk ke dlaam alam mimpi yg indah.
__ADS_1