
"astaga,badan ku sakit semua!"sambil bangun dari tidurnya.
ia melihat diegon yg masih terlelap dalam tidurnya.
"sungguh tampan suamiku ini! di benar benar laki laki yg sangat sempurna,"batin nya sambil mencium bibir seksi suaminya.
"cup"
kemudian bangun dan membersihkan tubuhnya,berendam di bathtub untuk merilekskan kan tubuh nya.
setelah selesai ia turun kebawa dsn mulai membantu bi indah yg tengah sibuk memasak.
sedangkan kebiasaan mami tidak pernah bangun dan membantu bibi,karna papi yg melarang istrinya tersebut untuk menyentuh peralatan di dapur.
dikamar diegon meraba raba tempat dimana Rachel tidur tapi tidak menemukan siapa siapa.
iya pun membuka mata dan mencari cari dimana istrinya.
"kemana Rachel pergi? kenapa bangun se pagi ini!"sambil bangun dan langsung masuk ke kamar mandi membersihkan badan juga.
selesai,ia mengenakan baju santai nya karna hari ini tidak masuk kerja karna mau menikmati hari hari bersama istrinya.
iya menerima telfon dari Doni,dan langsung mengangkat nya.
"ngapain pagi pagi begini menelfon?"
"maaf tuan,saya mau menyampaikan kepada anda,bahwa rumah nya sudah jadi dan kalau tuan mau menempatinya sekarang juga bisa!
"apa semua nya sudah selesai di susun dan di dekor?
"ya semuanya sudah selesai tuan!
"baiklah,tapi aku belum bisa mengunjungi tempat itu dulu ! Karna aku akan memberikan suprise untuk istriku,jadi aku akan datang bulan depan.
"baik tuan,
diegon langsung mematikan ponselnya.dan ia turun kebawa menemui istrinya.
"eh,Oma sudah bangun?"
"tentu donk nak,
"kemana Rachel? kenapa tidak turun dengan mu!
"bukan nya Rachel sudah turun ya Oma,karna Rachel tidak ada dikamar!" dengan wajah bingun.
"oh,aku kira kalian bertengkar lagi!
"Oma,mana munkin ada penganting baru tuh bertengkar! yang ada tuh penganting baru akan bahagia!
"ya sudah Oma,bercanda kok nak!
"eh,Oma,
"pagi Oma!"seru Rachel yg tiba tiba datang dari arah dapur.
"eh menantu Oma,darimana saja nak? suami mu dari tadi mencari mu!"sambil merangkul Rachel.
"oh,Rachel dari dapur Oma,bantu bibi memasak!"dengan melirik diegon yg hanya diam melihatnya.
"lagian kakak sih! ngapain cari cari Rachel Mulu?"
__ADS_1
"apa salah aku menari istriku sendiri!
"tentu sja salah,karna aku bukan anak kecil yg selalu di jaga!
"terlalu ke kanak-kanakan !"dengan menatap tajam ke arah suaminya.
tapi bukan diegon kalau tidak menatap balik lawan nya.
mereka pun saling ribut dan bertengkar. tingkah lucu mereka membuat Oma jadi terhibur.
setelah sarapan pagi papi dan mami sedang mengajak Oma untuk berjalan jalan ke mall.
Desi juga memanggil Rachel tapi takut malah di marahi oleh diegon. karna mereka tidak akan pergi kemana mana mereka lebih suka menghabiskan waktu berdua sjaa dikamar.
"Rachel!
"iya,kenapa kak?
"apa kamu mau pergi berbulan madu?"
"kalau kakak mau,ayo kita pergi!
"kau mau berbualan madu dimana?
"menurutku di pinggir pantai lebih bagus!
"baiklah kita akan pergi ke pulau walet? apa kau mau?"sambil menatap Rachel di samping nya.
"aku mau,pulau walet itu dimana ya kak? kenapa aku tidak pernah mendegar tempat itu?
"tempat itu memang jarang diketahui oleh orang lain,karna tempat itu aku bikin khusus untuk keluarga ku sja juga untuk para staf karyawan yg mau berbulan madu atau ada keperluan lain.
"pantas,aku tidak pernah mendegar nama pulau walet itu.
"kenapa lama sekali?
"kita akan menghabiskan waktu disana! selama 1 Minggu itu aku harap kita pulang dengan membawa pelengkap pernikahan kita!"
"maksud kakak? anak?"dengan tatapan polos.
"ya tentu sjaa,lagian apa lagi kalau bukan anak!
"atau kamu belum siap?"
"tidak,kata siapa aku tidak siap! aku tuh sudah siapa dari awal kakak menikahi ku....!" dan langsung sja menghentikan perkataan konyolnya itu.
"jadi kau sudah siap dari awal ya?"dengan wajah mengejek.
Rachel pun jadi salah tingkah dibuat nya.
membuat ia langsung mengambil ponsel miliknya dan berpura pura tidak meladeni diegon yg terus saja mengoda nya membuat mood nya berantakan.
"perusahaan Dion group"
"tuan! diegon Iskandar sudah menerima pengajuan kerja sama dnegan perusahaan nya! dan kita sekarang kita sudah satu Bisnis dengan perusahaan MR group.
"kerja bagus,dan aku sudah bertemu dnegan diegon Iskandar,orang nya cukup ramah juga baik,pintar dalam urusan bisnis aku bangga dengan nya. diumur yg jauh muda dari umur ku ia sudah se sukses itu sekarang!" dengan wajah yg puas.
"jalin hubungan baik dengan mereka! dan aku dengan diegon Iskandar akan terus menjalin hubungan sekaligus persaudaraan nantinya!
"kalau begitu aku keluar dulu tuan!"
__ADS_1
"Hem.
tiba tiba diluar terdengar suara seorang wanita yg tengah marah marah entah apa yg terjadi.
"lepaskan! atau aku akan melapor pada polisi karna sudah lancang menyentuhku!"seru wanita itu dnegan marah.
para satpam sudah menarik tubuhnya karna membuat keributan di perusahan diegon group.
"silahkan sja kalau nona tidak takut!
"buat apa aku takut!
"sekarang lepaskan! aku bilang lepas!"teriak nya dnegan wajah yg memerah karna marah.
"kami tidak akan melepaskan nona karna sudah membuat keributan di sini!
"apa kalian tidak tahu siapa aku! kalian akan menyesal nantinya!"
ada apa ini!"seru suara bariton dan menggelegar itu.
"maaf tuan,nona ini membuat keributan dan menggangu kerja anda tuan!"kata salah satu satpam itu.
"lepaskan wanita itu!" dengan menatap dingin ke arah Hana.
"baik tuan,
"kembali lah bekerja!"
"baik tuan,"ucap serentak satpam itu.
"anda siapa nona? berani nya masuk ke perusahaan ku dan membuat kekacauan seperti ini.
"apa tuan lupa dengan ku! atau anda hanya berpura pura tidak mengenal ku?"dengan menatap tajam ke arah Rama.
"siapa gadis ini? kenapa ia mengatakan bahwa aku mengenal nya,"batin Rama.
"aku datang kemari mau meminta rugi karna anda sudah merusak nama baik saya dan juga karir saya!" teriak Hana.
"apa yg anda katakan nona! aku sma sekali tidak mengenali mu!"sambil menatap Hana dari ujung rambut sampai ujung kaki.
"apa anda benar benar sudah pikung! dasar perjaka tua!"ejeknya dan membuat darah ramah jadi mendidih karna Hana mengatainya perjaka tua.
"apa kau mengatai ku perjaka tua? terus anda apa nona? dasar perempuan murahan!" dengan tatapan sinis.
"jangan coba coba menghina sya dnegan sebutan perempuan murahan karna tuduhan anda sama sekali tidak benar!"
"terus apa yg kau lakukan di kantor ku? mau meminta uang ganti rugi atau mau aku bayar dnegan melayani ku di atas ranjang!"
"dasar buaya! apa tuan tidak malu mengatakan itu padaku! jelas jelas aku tidak tertarik Sama sekali dnegan tawaran rendahan mu itu!"teriak Hana lagi karna merasa harga dirinya di injak injak oleh laki laki berengsek itu.
"terus apa mau mu datang kemari?
"aku sudah mengatakan padamu ganti rugi,tapi bukan dengan uang melainkan kembalikan nama baik sya dan perbaiki karir sya!"
"apa maksud mu? kenapa anda malah menyuruhku!"dnegan tatapan membunuh ke arah Hana.
"apa tuan lupa,tuan mempermalukan aku karna membatalkan semau kerja sama anda dnegan ku,bahkan tuan sudah menyebar berita itu tapi tuan malah membatalkan nya! apa anda tahu apa yg aku dapatkan dari orang orang di luar sana? bahkan fans ku jadi kecewa karna pembatalan acara itu.
"dan mereka mengatakan padaku! kalau aku hanya dipermainkan dan tidak di anggap lagi.
"pokoknya aku tidak mau menerima nya,kalau karir ku hancur, tuan yg akan aku balas berkali lipat nantinya!"dnegan tatapan membunuh kemudian melangkah dnegan angkuh meninggalkan Rama yg menatap bingung padanya.
__ADS_1
"menyebalkan!" serunya dan kembali ke ruangan nya.