
Rachel bangun ketika mendegar suara adzan yg berkumandang,melaksanakan kewajiban nya sebagai seornag muslim itu lah kegiatan Rachel yg tidak pernah terlupakan.
ia pun turun kebawah untuk menyiapkan sarapan untuk suami dan juga mertua nya. didapur ia sudah melihat bi indah yg tengah sibuk memasak nasi goreng kesukaan diegon.
Rachel menghampirinya dan membantu bi indah menyiapkan piring juga gelas di atas meja,beberapa menit kemudian akhirnya hidangan sudah tersedia dengan tapi di atas meja,Rachel pun melihat jam dan melihat bahwa jam menunjukkan pukul 06.00 pagi ini.
ia naik ke kamar dan membangunkan diegon iya juga menyiapkan air mandi untuk suaminya,
diegon pun bangun ketika mendegar rachel yg terus mengomel karna dirinya yg susah di kasih bangun.
diegon pun bangun dan melangkah menuju kamar mandi,setelah selesai Rachel juga sedang bersiap siap untuk kuliah.
diegon menghampiri nya dan menyuruh Rachel untuk memakaikan pakaian untuknya,tapi Rachel hanya mendengus kesal karna ia juga belum siap tapi malah diegon menyuruhnya untuk memakai kan pakaian nya.
diegon yg melihat itu hanya tersenyum ia mencubit pipi gembul Rachel,kemudian ia mencium kening Rachel.
"akh, tuan kenapa sih? buat rachel kaget sja!"seru Rachel.
"siapa suruh pagi pagi sudah mengomel saja!"kata diegon lagi.
"tuan sih,aku juga belum siap tapi tuan malah menyuruh aku memakaikan baju tuan! bukan kah tuan punya tangan sendiri?"gumam Rachel.
"ya aku memang punya tangan,tapi aku tidak perlu memakai nya lagi untuk memakai baju karna aku sudah memiliki istri yg bisa membantuku!"
"aku tahu tapi setidaknya tuan mengerti donk! lagi pula aku juga masih siap siap dan tuan malah menganggu ku!
"baiklah Rachel hari ini kau bisa menolak ku tapi besok nya kau tidak boleh menolak ku seperti ini!
"baiklah tuan!
Diegon pun memutuskan untuk memakai baju saja sendiri karna ia juga melihat Rachel yg masih lama menyiapkan semua perlengkapan dan juga sibuk untuk make up.
setelah kedua nya selesai mereka pun turun kebawa dan sudah melihat kedua orang tua nya seperti biasa duduk sambil menunggu anak anak nya.
reybon juga batu terlihat melangkah menuju dapur,begitu pula dnegan Rachel dan diegon.
mereka berkumpul di meja makan tersebut dan memulai sarapan pagi nya,setelah usai mereka pun pada berpamitan untuk pergi.
seperti biasa Rachel di antar oleh diegon mengunakan mobil pribadi diegon sedangkan reybon ia juga menaiki mobil pribadinya sendiri untuk berangkat kerja.
__ADS_1
"tuan!
"apa?"
"tuan tidak perlu repot repot menjemputmu nanti! karna aku bisa pulang sendiri ko!
"memang nya kenapa rachel?
"tidak apa kok tuan,aku hanya takut merepotkan tuan dan mengganggu kerja tuan!"
"tidak Rachel aku akan menjemput kamu karna itu sudah menjadi tanggung jawab aku sebagai suami,lagi pula aku tidak mau melihat istriku yg pulang dnegan pria lain nantinya.
Rachel yg mendegar diegon pun merasa kalau laki laki yg dibilang suami nya tersebut adalah reybon,karna reybon yg selalu mengantar Rachel selain pak sopir di Mension.
"hahahaha,"Rachel tertawa terbahak bahak karna melihat diegon yg cemburu pada adiknya sendiri
"tuan cemburu?"tanya Rachel berani.
"ya itu jelas Rachel,karna aku saja yg sebagai suamimu tidak pernah mengantar mu ke kampus tapi dia ! dia itu bukan siapa siapa kamu tapi dia yg selalu mengantar jemput dirimu!"seru diegon sambil sibuk menyetir
"baiklah aku mengerti perasaan tuan,tapi menurutku tuan tidak perlu menjemputmu karna itu malah merepotkan bukan!?
"tidak Rachel,aku akan tetap menjemputmu! jadi nanti kau tunggu aku jangan kemana mana! okey!"
"baiklah tuan!
"Rachel.., kau melupakan sesuatu!
"oh iya tuan! tapi apa yg ku lupa!"gumam nya sambil membuka tas nya.
"bukan di situ! tapi di sini!"seru nya sambil memegan pipi dan bibir nya.
Rachel yg melihat tingkah diegon pun menjadi malu,walaupun dia suami nya tapi ia masih canggung dengan diegon.
Rachel pun langsung memberikan ciuman pada diegon dan diegon pun juga membalas nya bahkan ia menekan tekuk Rachel untuk memperdalam ciuman nya.
"akh...,tuan aku kehabisan oksigen!
"maaf Rachel!
__ADS_1
"tidak papa kok tuan,kalau begitu aku masuk dulu ya takut nanti telat!"
"iya,hati hati ingat nanti tunggu aku,aku akan datang menjemputmu!" teriak diegon dan di balas senyuman oleh Rachel.
diegon pun melihat kepergian Rachel ia kemudian memegan bibirnya dan tersenyum sendiri.
"ternyata bibir rachel begitu manis bahkan aku tidak bisa menahan nya kalah menatap bibir itu,walau pun aku hampir gila karna terus jual mahal untuk tidak menyentuh nya padahal aku sangat menginginkan tubuh molek tersebut,"batin diegon kemudian menancap gas menuju kantor nya.
di kantor diegon melakukan meeting pukul 10.00 dan ia langsung menuju ke arah ruang meeting diikuti oleh Doni juga reybon di belakang nya.
"selamat pagi tuan diegon Iskandar!" seru para pengusaha sukses yg berada di kantor diegon.
"selamat pagi juga tuan Henrik,"sapa diegon.kemudian ia menyapa para klien lain nya.
diegon pun duduk di kursi milik nya dan meeting pun dimulai.
"baiklah tuan tuan yg saya hormati sekarang kita mulai meeting nya dan tuan diegon akan menjelaskan tentang bisnis yg akan kita kembangkan nantinya,"seru Doni
"baiklah silahkan tuan muda diegon Iskandar untuk memulainya!
"pertama Tama kita akan memulai dari bisnis di pasaran yg akan kita bangun nanti! dan pasar tradisional ini akan dibangun gedung 3 tingkat dan akan dipisah semua para pedagang nya menjadi 3 bagian juga! di lantai paling atas akan di huni oleh para penjual kain dan juga perlengkapan lain nya seperti baju,celana,dan lain lain nya.
dan tingkat 2 akan dihuni oleh para penjual sepatu,sendal atau aksesoris lain nya juga.dan tingkat paling bawah akan dihuni oleh para penjual ikan dan lain lain nya juga.
bagaimana menurut kalian semua!"seru diegon dnegan santai.
dan tiba tiba saja semua pengusaha sukses itu pun memberikan tepuk tangan yg meriah.
"pok...pok...pok..
"tuan muda diegon benar benar pebisnis yg sangat cerdas tuan memang bisa di andalkan !"seru tuan Henrik.
"terimah ksih tuan Henrik,"
"kami semua menyetujui ide yg tuan berikan,dan tuan bisa membangun dan kami akan memberikan dukungan serta dana untuk membantu tuan membangun pasar tradisional untuk membantu para penjual agar mempermudah mereka.
"baiklah tuan tuan sekalian dan tuan muda diegon pun juga menerima bantuan kalian bukan karna ingin merugikan kalian tapi ini demi kepedulian kita pada sesama manusia!"seru Doni kemudian meeting pun selesai dan diegon kembali ke ruangan nya untuk mengerjakan sebagian dan sebagian nya lagi ia berikan pada doni juga reybon.
waktunya makan siang Doni dan reybon mengajak diegon tapi diegon malah menolak ajakan mereka.alasan Karna ia mau keluar makan bersama Rachel.
__ADS_1
diegon pun mengemudi menuju kampus Rachel dan Rachel sudah menunggu nya.
diperjalanan Rachel dan diegon singgah di restoran seperti biasa dan mereka makan siang kemudian diegon membawa rachel ke kantor lagi untuk menemaninya supaya tidak cepat bosan.