
hari hari Rachel habiskan hanya untuk melamun dan juga bersedih tidak ada yg tahu bahwa Rachel setiap hari terus mengingat diegon. iya berusaha untuk melupakan diegon tapi tidak bisa sehingga ia juga meyakinkan kembali hatinya untuk terus menunggu diegon.
istri siapa yg tidak bisa berbohong ketika mencintai suami nya sendiri apalagi diegon sudah menyentuh Rachel sehingga Rachel tidak memiliki tujuan masa depan lagi untuk bangkit. hanya satu keinginan nya sekarang yaitu semoga diegon mencintai dirinya juga.
sedangkan orang orang di rumah tersebut sedang bepergian, hanya Rachel dan seorang pelayan di rumah itu.
Rachel membuka ponsel nya dan membuka semua isi teflon itu tapi tidak ada pesan yg masuk sama sekali.
kemudian iya menutup kembali,ponsel nya dan pergi ke sebuah meja kecil dikamar nya ia mengerjakan mata pelajaran nya yg dikirim oleh dosen nya.
selesai mengerjakan ia menutup kembali komputer miliknya,kemudian masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri,ia kemudian mengenakan baju panjang agar orang orang desa tmelihat nya sebagai gadis yg cukup sopan dan tidak berpakaian yg terbuka karna di desa tersebut tidak diperbolehkan untuk anak gadis memakai pakaian terbuka karna itu melanggar agama.
"hari ini cukup cerah! seperti nya aku ingin jalan jalan di desa ini,juga aku ingin melihat kekuasaan desa tempat Oma,"kata rachel,kemudian keluar kamar dan menghampiri bibi yg tengah menyiram bunga.
"BI! kata rachel melangkah menghampiri bibi.
bibi yg mendegar suara majikan nya tersebut pun membalikan badan dan tersenyum kepada Rachel.
"iya nona,"ada apa pagi pagi begini teriak teriak nona,apa ada yg bisa bibi bantu!"
"BI,aku ingin bibi menemaniku jalan jalan hari ini,lagi pula aku bosan tinggal dirumah saja!dan oh iya bi,,sekalian kita ke pasar untuk belanja keperluan dapur!"seru Rachel dnegan riang.
__ADS_1
"apa nona sudah minta izin sama tuan dan juga nyonya Desi untuk keluar hari ini?"tanya sang bibi.
"aku lupa bi,lagi pula aku tidak ingin keluar rumah,tapi karna aku melihat cuaca hari ini agak Cerah jadi aku mengajak bibi untuk jalan jalan melihat desa ini! lagi pula kita tidak perlu minta izin kan bi karna Rachel sekarang sudah cukup dewasa dan aku juga tau cara membela diri kalau ada orang yg jahat,"kata Rachel.
bibi yg mendegar permintaan Rachel pun tidak mau menolak nya,lagi pula benar kata Rachel ia sudah tau caranya membela diri karna sudah cukup dewasa.
"kalau begitu aku siap siap dulu ya nona,hari ini aku akan menemani nona kemana pun nona Rachel pergi!"kata bibi tersebut.
"terimah kasih bi!"
kemudian bibi pun masuk ke kamar nya Dania mengambil sebuah tas belanjaan di tangan nya.ia menyusul Rachel yg menunggunya di halaman depan.
"mari nona! sekarang kita berangkat!apa nona siap berjalan kaki menuju pasar,karna jarak dari sini ke pasar tuh cukup terbilang agak jauh kalau hanya berjalan kaki saja!"ucap bibi
"hahahaha,"suara Rachel tertawa.
bibi yg melihat itu ikut tertawa melihat rachel yg terlihat bahagia membuat nya ikut bahagia juga dalam hati bibi ia berkata.
"semoga kau bahagia nak,dan semoga suami mu segera sadar Karna ke egoisan nya yg membuat mu menderita,"batin bibi kemudian ia dan Rachel berjalan kaki sambil melihat pemandangan desa tersebut,walaupun kampung itu cukup jauh dari kota tapi mengenai makanan dan sayur sayuran disitulah tempat nya semua buah buah segar dan juga sayuran.
setengah jam menempuh perjalanan akhirnya bibi dan Rachel smapai di pasar tradisional di desa itu pasar nya yg terlihat cukup ramai dan luas membuat mata Rachel membulat ia terkejut melihat ke ramaikan di pasar itu,bagaimana tidak kaget masa desa tempat Oma itu ternyata adalah desa yg sangat ramai bahkan semua penduduk di desa itu memiliki kekayaan yg melimpah dari hasil penjualan dari perkebunan mereka.
__ADS_1
"apa nona takjub melihat pasar itu!"
"ya aku sangat takjub bi,bahkan baru kali ini aku melihat pasar seluas itu,aku benar benar takjub dengan desa ini walaupun jauh dari kota tapi ini menurut Rachel tuh sudah terbilang kota juga bi,cuma yg membedakan nya hanya bangunan dan juga kendaraan yg tidak banyak di desa itu Karna orang orang hanya memilih berjalan kaki sjaa.
sehingga desa itu agak terpencil Karan para penduduk yg hanya memilih untuk berjalan kaki tanpa mengunakan kendaraan sama sekali,Rachel juga bingung dengan orang di desa itu banyak yg kaya bahkan memiliki banyak mobil tapi meraka tidak mengunakan nya ketika berada di desa mereka batu akan memakai kendaraan ketika sedang bepergian ke kota dan mengunjungi keluarga mereka di tempat lain.
"kalau begitu mari nona,kita masuk dan melihat lihat isi didalam pasar itu!"kata bibi sambil memegang tangan Rachel.
mereka memasuki pasar dnegan tangan bibi yg mengandung tangan nya,Rachel melihat semau orang sedang menjual bahkan para gadis di desa itu ikut berjualan juga,Rachel merasa adem dnegan suasana di pasar itu,pasar yg cukup luas,bersih dan juga para penuu tertip dan damai tidak ada keributan sma sekali di antara semua para penjual tersebut mereka tampak kompak satu sma lain.
"nona mau beli apa? apa mau beli buah buahan bahkan kalau nona mau membeli baju,juga da di bagian sana!"seru bibi.
"tidak kok bi Rachel hanya melihat lihat pasar ini sja,dan menegnai membelih baju aku tidak ingin itu,karna aku sudah memiliki nya banyak,kalau bibi mau beli baju mari ku temani! dan biar aku yg membayarkan nya untuk bibi!"
"Iyya nona,tidak perlu lagi pula bibi juga memiliki banyak pakaian di rumah karna nyonya besar sering membelikan nya untuk ku kalau lagi keluar kota!"seru bibi
"kalau begitu kita pergi untuk memilih ikan dulu terus itu kita beli perlengkapan dapur!"gumam Rachel.
"baiklah nyonya! kalau begitu mori kita kesana!"kata bibi lagi.
keduanya pun pergi ke tempat penjual ikan di sana ikan ikan terlihat cukup segar dan besar besar, bibi memilih beberapa ikan dan ia juga membeli udang,cumi,dan kepiting untuk dimasak lagi.setelah memilih beberapa lauk,mereka pergi untuk mencari sayur sayuran yg segar untuk dimasak nanti,bibi memilih beberapa sayur sayuran,daun bayam,wortel kangkung dan juga ia memilih beberapa lain nya di antara jagung dan juga kentang untuk di bikin sup.
__ADS_1
kemudian yg terakhir mereka membeli makanan penutup seperti buah buahan,anggur,apel,pisang,dan juga alpukat serta ia membeli melon dan juga semangka untuk di buat jus kalau sedang bersantai dirumah.
siang hari mereka tampak lelah dan keluar dari pasar tersebut,mata Rachel Tampa sengaja melihat penjual es buah yg sednag terparkir di pinggir jalan itu.kemudian Rachel pergi dan membeli dua di tangan nya ia kemudian memberikan pada bibi yg satunya lagi mereka meminum es tersebut kemudian lanjutkan perjalanan untuk pulang.