
sejak kepergian mertuanya Rachel merasa kesepian hanya tinggal sendiri tanpa seorang yg menyemangatinya lagi,ia dibuat bahagia kemudian dijatuhkan kembali,itulah yg dirasakan rachel saat ini.dmreybin juga jarang pulang karna ia bekerja bersama Doni di perusahaan diegon. hanya diegon yg sering pulang dalam keadaan mabuk atau pun hak yg lain,kalau bukan marah dia pasti pulang dengan keadaan mabuk.
malam yg hening,membuat ia merasa sedih tapi ia juga merasa aman kalau diegon tidak pulang,karna kalau diegon pulang pasti laki laki itu memberikannya perkataan yg cukup tajam sehingga membuat ulu hatinya terasa teriris.tiba tiba ia dikejutkan dnegan suara orang yg membuka pintu dnegan keras,iya pun kemudian menyalakan lampu dan melihat yg datang itu adalah diegon,ya seperti biasa iya pulang dalam keadaan mabuk lagi,sejak orang tuanya pergi keluar kota,ia juga sering begadang dan minum sampai mabuk.
"akh,sampai kapan laki laki itu tidak merepotkan ku dan menganggu tidurku? kenapa ia selalu sja pulang dengan keadaan seperti ini!" seru Rachel.
"tuan,apa yg tuan lakukan kenapa tuan selalu sja membuatku repot,dan selalu saja membuatku tidak bisa tidur nyenyak,"kata Rachel.
diegon yg hanya berpura pura mabuk hanya bisa tersenyum dalam hati,iya ingin melihat sampai mana kah gadis itu terus sopan dan mengumpat dirinya,
iya melakukan hal itu demi mengetahui sisi baik dari Rachel,ia ingin mengetahui selembut apa Rachel padanya.iya setiap malam pulang kerumah dnegan keadaan acak acakan ia berpura pura mabuk hanya untuk mengetes Rachel sja.
"apa kau bosan mengurusku?"
"bukan begitu tuan,aku hanya tidak ingin tuan pulang dnegan keadaan seperti ini setiap malam! karna aku sebagai seorang gadis takut pada laki laki yg sednag mabuk,lagi pula aku tidak ingin orang tua tuan mengetahui kalau tua selalu sja pulang dalam keadaan mabuk,"cicit Rachel kemudian ia berusaha membantu diegon untuk ke kamarnya.
"akh,tuan begitu berat! aku tidak bisa mengangkat kakiku! katanya dnegan polos.mampu membuat diegon merasa kalau gadis ini sednag terlihat imut ketika marah dan cemberut seperti ini.diegon mencium bau badan Rachel yg selalu ia rindukan sehingga setiap malam hingga tidak bisa tidur.tanpa Rachel ketahui kalau diegon hanya berpura pura mabuk saja,ia juga tidak curiga ketika diegon malah memeluk erat tubuhnya bahkan ia sering menaruh kepalanya nya ke ceruk lehernya.
"tuan berbaringlah! dan tunggu aku disini! aku akan membawakan air putih untuk tuan,"kata Rachel tapi tangan nya tiba tiba ditahan eh tangan kekar milik diegon.
"tolong bantu aku untuk membuka bajuku!"
__ADS_1
"apa,tersentak kaget.
"ya aku tidak bisa membuka bajuku sendiri,jadi aku membutuhkan bantuan mu!"
"baiklah,tapi apa tuan tidak keberatan kalau aku menyentuh tubuhmu? karna tuan melarang aku kan menyentuh tubuh tuan! jadi aku tidak bisa melakukanya ketika tuan tidak sadarkan diri,karna kalau nanti tuan bangun,tuan pasti akan marah karna aku berani menyentuh tubuhmu,"kata rachel.
"Rachel,aku mohon bantulah aku untuk membuka bajuku! karna ini sangat membuat ku gerah!"
"tuan tidak perlu membuka baju,aku akan menyalakan ase untuk mu dan kau tidak akan merasakan gerah lagi,"jawab Rachel sambil menyalakan alat pendingin tersebut.
tapi itu malah membuat diegon tambah marah,ia teriak pada Rachel untuk membantunya melepaskan baju miliknya.
"benar juga ya tuan,bagaimana bisa aku mengatakan kalau tuan tidak sadarkan diri lagi pula tuan juga tau aku siapa,"katanya dnegan konyol.
membuat diegon merasa terhibur dnegan tingkah Rachel yg menurutnya imut itu.
kemudian Rachel menghampiri diegon ia menyuruh diegon untuk bangun sebentar supaya mudah untuk membukanya.
" tuan bangunlah sebentar! agar aku bisa melepaskan baju tuan dengan mudah!"seru Rachel sambil membantu diegon untuk bangun
"apa tuan tidak akan marah padaku besok?karna sudah menyentuh tuan.tapi kalau tuan marah aku juga akan marah Karna tuan sendiri yg meminta itu padaku kan",kata Rachel.
__ADS_1
"beruntunglah tuan karna masih ada aku yg membantu mu dalam keadaan seperti ini! bagaimana kalau aku tidak ada munkin tuan akan tidur diluar karna pelayan kalau jam segini sudah pada tidur.
"kalau begitu tuan aku akan kembali tidur! karna aku juga merasa sudah capek dan ngantuk.kalau tuan memerlukan apa apa silahkan tuan ke kamar ku!"
tapi taman nya ditarik kembali oleh diegon,
"tolong buka kan juga celana ku aku merasa sulit bergerak dnegan celana ketat ini!"
"apa....,apa aku tidak salah dengar tuan?
"ya kau tidak slah dengar,
kemudian Rachel yg merasakan kan dipermainkan pun segera membuka pengikat tali celana itu kemudian ia membuka nya sampai kebawa dan ia kemudian mencarikan celana tidur yg cocok untuk diegon kenakan tidur.setekah selesai ia pun ingin kembali ke kamarnya tapi tangan nya tiba tiba ditarik lagi oleh diegon dnegan keras sehingga ia menindih tubuh kekar milik suaminya.ini pertama kali ia berdekatan setelah kejadian malam dimana diegon melihat tubuhnya. ia merasa kaget dengan perlakuan diegon yg tiba tiba.
"tidurlah Disni bersama ku! karna aku memerlukan bantuan mu,jadi kau tidak perlu kekamar mu,tidurlah dengan ku dikamar ini bersama ku sja!" seru diegon kemudian ia membaringkan tubuh Rachel didekatnya kemudian memeluknya dari belakan,iya sengaja melakukan itu karna ia rindu dengan aroma tubuh Rachel. iya berusaha untuk menenangkan diri dan juga nafsu nya.iya tidak mau Rachel sampai curiga kalau iya berpura pura mabuk sja.
Rachel yg merasakan kehangatan ditubuhnya pun tampah sadar ia tertidur,munkin karna pertama kali ia merasakan pelukan dan ternyata sehangat itu.dieginyg merasakan tidak ada pergerakan sama sekali pun langsung bangun,iy tidak bisa menahan hasrat nya dan memutuskan untuk menuntaskan hasrat itu dikamar mandi setelah merasa puas ia pun keluar dengan rambut basah,ia mendekati rachel yg tertidur begitu lelap.
"ternyata gadis ini tidak seburuk yg aku kira,perlakuan nya yg lembut membuat aku merasakan sensasi berbeda ketika bersama nya,dan belaian tangan nya terasa begitu nyaman bagiku! gadis muda,cantik,baik,lembut,walaupun ia agak keras kepala dan pemalu juga penkaut.tapi itu membuatku tambah menyukainya,aku ternyata kalah dalam pertarungan yg aku taruhkan sendiri,"katanya sambil membelai wajah cantik Rachel. setelah merasa luas memandang wajah damai itu,iya pun naik dan tidur disebelah Rachel,ia memeluk tubuh itu dan membenamkan kepalanya pada ceruk leher Rachel.
ia sesekali menciumi leher itu,walaupun ia belum sepenuhnya mencintai Rachel tapi ia sudah ingin memulainya.
__ADS_1