
diegon bangun lebih awal dari pada rachel.iya membuka matanya dan menangkap sosok gadis kecil imut dan cantik itu tengah tertidur sambil meringkuk membelakanginya. iya adalah istrinya Rachel Davina, istri yg ia nikahi secara sirih hanya untuk semata mengikat ia dalam hubungan tanpa jelas ini demi kepuasan hatinya menyakiti gadis itu.tapi dihati diegon makin hari ia makin ingin terus berada di samping gadis itu ia merasa gadis itu mampu membuat mood nya kembali.
diegon kemudian melangkah ke kamar mandi dikamar Rachel,setelah itu iya langsung pergi kekamar miliknya dan bersiap siap untuk ke kantor.
ia mengenakan Jaz miliknya dan kembali kekamar Rachel. tapi iya tidak menemukan gadis kecil itu lagi ditempat tidur,dan tiba tiba saja Rachel keluar dari kamar mandi dengan mengunakan handuk saja. Rachel yg tidak mengetahui keberadaan diegon hanya melangkah saja sambil mengeringkan rambut dengan handuk.
dan tiba tiba saja Rachel terkejut dengan suara bariton dari diegon.
"pemandangan yg sangat indah! apa kau sengaja menggodaku Rachel?"kata diegon dnegan tatapan intens.
"akh...,a-apa yg tuan lakukan dikamar ku? sambil menutup dadanya yg terlihat jelas.
"kenapa kau kaget? tanya diegon sambil melangkah mendekati Rachel ia hari hari ini suka sekali menjahili Rachel ia suka dengan tingkah Rachel yg menurutnya cukup mengemaskan.
"tentu saja aku kaget! karna tuan masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu lagi pula kenapa tuan kembali lagi kekamar ku?",tanya Rachel sambil menunduk.
bukan nya diegon menjawab ia malah mendekati Rachel dan mengangkat Rachel naik ke meja lemari rias itu ia membenamkan kan wajah nya ke ceruk leher Rachel yg masih basah itu. dan itu sontak membuat Rachel merasa merinding dan membuat nya menutup kedua kakinya karna malu pada diegon.ita belum mengenakan pakaian apa pun ditubuhnya bahkan pakaian dalam sekaligus.
"tuan! apa yg tuan lakukan?"tanya Rachel sambil memberanikan diri menatap kedua mata diegon yg menatap nya juga.
"kenapa kau begitu marah padaku! bukan kah kau istriku! kenapa kau terus saja menolak ku Rachel!"kata diegon dengan tatapan tajam nya.
__ADS_1
"aku tidak menolak tuan ketika tuan benar benar mencintaiku! tapi mengingat tuan yg selalu menyakitiku membuat aku juga tidak boleh terlalu berharap lebih pada tuan!",seru rachel dengan mata sendu menatap diegon. ini pertama kali nya ia membicarakan mengenai hal cinta pada diegon.
diegon terkejut mendegar kata Rachel,iya kemudian memeluk rachel. iya teringat perkataan Mery waktu hubungan mereka sednag tidak baik waktu itu.iya sempat melukai Mery karna kecewa padanya.dan sekarang ia melukai lagi seorang wanita dan perkataan yg dilontarkan rachel sama persis dnegan perkataan Mery waktu itu.
Rachel hanya menangis karna merasakan hatinya terluka.ini pertama kalinya juga ia menagis didepan diegon.dan diegon mendegar suara tangisan Rachel ia kemudian kembali menatap rachel yg tengah terisak.
"Rachel,boleh kah kau memberiku waktu untuk kita saling memahami!
"aku selalu memberimu waktu untuk menerima ku tuan,tapi kenapa tuan tidak pernah melakukan itu! tuan hanya menganggap aku sebagai wanita murahan Dimata tuan! dan bahkan tuan dnegan tega telah menghancurkan masa depan ku,walaupun aku tahu bahwa tuan adalah suamiku tapi aku juga tahu jelas bahwa tuan tidak mencintaiku dan hanya mengikat aku dalam hubungan tidak jelas ini demi kepuasan hari tuan untuk menyakitiku kan!"kata rachel dnegan air mata yg menetes.
"aku memang melakukan itu tapi aku sudah berusaha tapi tidak bisa Rachel!"seru diegon dan perkataan itu membuat hati Rachel tambah terluka.
"kalau tuan tidak bisa menerimaku setidaknya tuan bisa melepaskan ku dan aku juga akan mencari ku kehidupan ku walaupun aku tahu tidak ada yg bisa menerima ku lagi dnegan status gadis tapi tidak perawan lagi!"seru Rachel dnegan sedih
"ya aku masih mau menikah! dan aku ingin mencari laki laki yg bisa menerimaku dan mencintaiku diriku apa adanya lagi pula kau tidak mencintaiku kak tuan? jadi jangan menjadi penghalang untuk masa depan ku!" seru Rachel sambil menagis.
"tapi maaf Rachel aku diegon Iskandar tidak semudah itu kau kendalikan,aku tidak akan membiarkan kamu pergi dari sini sebelum aku sendiri yg membuang mu,"kata diegon membentak.
"baiklah tuan,kalau itu yg tuan mau lakukan saja! tapi jangan tuan sesali dikemudian hari karna aku Rachel Davina tidak akan memaafkan semua kesalahan yg tuan lakukan padaku!"
diegon pun merasa terancam dnegan perkataan Rachel,iya sedih dan juga kecewa tapi egonya juga cukup tinggi sehingga ia tidak menyadari kalau ia takut kehilangan Rachel lagi. iya hanya pergi dan meninggalkan Rachel dengan keadaan yg menangis.
__ADS_1
"benar kan Rachel?kau lihat sendiri diegon itu tidak pernah mencintaimu dia hanya mengikat mu demi balas dendam dihatinya padamu! kau tidak akan pernah mendapatkan hatinya bahkan sampai kapan pun,"batin Rachel.
kemudian ia menyeka air mata nya Dan turun dari lemari itu ia menguatkan hati untuk tidak kecewa dan menagis lagi kemudian ia memakai pakaian santai miliknya dan kembali berbaring di kasur empuk miliknya.
pukul 08.30 diegon baru sampai di kantor nya ia langsung naik ke ruangan nya karna hati nya sedang tidak baik lagi iya merasa tidak nyaman karna memikirkan perkataan Rachel yg Ingin meninggalkan nya dan mencari kehidupan nya sendiri.itu yg membaut mood nya pagi ini berantakan.batu tadi malam mood nya membaik dan pagi ini malah tambah berantakan.
Doni dan reybon mampu melihat itu iya hanya diam sja Dan tidak menghiraukan atasannya itu.munkin karna ia takut akan dimarahi atau ada hal yg lain yg ia takuti.
"Rey! kenapa dengan laki laki arogan itu ? kenapa dari kemarin malam ia tuh terlihat marah dan menyeramkan seperti itu!" seru Doni pada reybon.
"aku juga kurang tahu Don,kita tidak perlu menganggunya dulu takut nanti ia tuh malah melampiaskan kemarahan nya pada kita! seru reybon.
"kalau begitu kita ke ruangan aja yuk Rey!
"ayo.
mereka pun melangkah meninggalkan ruangan itu karna takut masuk dan malah diegon melampiaskan kemarahan nya pada mereka.
"kenapa dengan ku? apa yg salah pada diriku? kenapa aku merasa ketakutan dnegan perkataan Rachel? kenapa aku rasa ia itu sangat berarti dalam hidupku? apa aku sudah mulai mencintainya!"batin nya.
"tidak,itu tidak munkin. munkin aku hanya merasa bersalah saja padanya dan munkin rasa takut ku ini tidak padanya"batin nya lagi.
__ADS_1
kemudian ia membuka komputer dan mulai melihat semua perkembangan perusahaan nya.