ANTARA AKU DAN DIA

ANTARA AKU DAN DIA
eps 67


__ADS_3

selama perjalanan diegon terus menggenggam tangan Rachel sambil menyetir mobilnya.


perjalanan yg panjang membuat mereka cukup lapar kembali sehingga sore hari mereka sampai dikota mereka singgah di sebuah restoran mewah yg sering diegon datangi.


Doni serta reybon ikut makan karna merasa kelaparan pula,dari tadi pagi mereka hanya memakan roti sja untuk mengganjal perut nya.


"pelayan! kemari!"panggil reybon.


mereka semua duduk di kursi yg sama.tadinya mereka mau pisah tempat tapi Rachel memanggil mereka sehingga mereka tidak bisa menolak takut istri atasan nya itu tersinggung.


pelayan pun datang membawa sebuah daftar menu ditangan nya,ia meletakkan daftar menu tersebut di atas meja pelanggan VIP.


"silahkan tuan memiliki menu nya!"


"Hem,"jawab reybon. Iya pun memberikan daftar menu itu kepada sang kakak untuk memilih terlebih dahulu.


setelah semua makanan mereka sudah pesan,beberapa menit menuggu akhirnya makanan mereka datang. menyantap makanan sampai habis kemudian melanjutkan perjalanan menuju Mension keluarga Iskandar.


semuanya sampai dengan selamat yg tentu nya pasti semua nya leleh karna perjalanan nya tidak main main jauh nya.


"akh...,semua badan ku sakit! kenapa kakak meski harus kehilangan bensin disana,kenapa kakak tidak memeriksanya terlebih dahulu sebelum berangkat!"seru reybon kesal pada kakaknya karna kakak nya selalu merepotkan nya karna tidak waspada dan teliti saat mau bepergian.


"aku lupa memeriksa nya lagian aku sudah mengisi pul sebelum berangkat ke desa sehingga aku mengira bahwa bensin Masih lumayan banyak," ucap nya dengan dingin.


"iya aku tahu pasti kakak sudah mengisinya sebelum berangkat! tapi setidaknya kakak cek lagi donk karna perjalan kesana tuh lumayan jauh!"seru reybon lagi.


tapi diegon hanya diam sja,ia sesekali melirik Rachel yg tengah sibuk memainkan ponselnya munkin karna baru Rachel mendapatkan sinyal sehingga terlalu pokus pada ponsel nya.


"oh iya kak,kapan papi dan mami pulang?"tanya reybon.


"aku kurang tahu! munkin mereka akan pulang kalau Oma sudah mau ikut bersama mereka,karna mami tidak mau meninggalkan Oma didesa sendirian,"jelasnya dnegan tatapan tajam ke arah adiknya,tapi bukan nya tatapan tajam nya membuat reybon takut tapi malah ia juga menatap lebih tajam lagi pada sang kakak yg menurutnya arogan dan ketus itu.


"bagaimana perkembangan pembangunan rumah ku?"tanya nya pada doni.karna Doni lah yg lebih tau tentang semua nya.


"pembangunan nya sangat baik dan cepat dan munkin bulan depan kau bisa menempatinya! dan tinggal garasi yg belum sepenuh nya jadi sehingga bulan ini belum bisa juga tempati,"jelas Doni.

__ADS_1


sedangkan rachel ia terdiam sesaat dan mendegar diegon yg menayakan tentang pembangunan rumah.


"rumah apa yg dimaksud kak diegon,rumah siapa yg sedang dibangun? apa kak diegon akan pindah? apa dia tidak mau tinggal serumah dnegan ku,"batin Rachel sambil menerka nerka.


"baiklah aku harap bulan depan rumah nya bisa ditempati karna aku dan Rachel akan pindah secepatnya kesana!"seru diegon dan membuat Rachel terkejut mata nya membulat sempurna mendegar bahwa diegon membangun rumah untuk di tinggali mereka berdua sja entah apa maksudnya.


"Hem,aku akan usahakan secepatnya broo,"jawab Doni.


"kalau begitu aku pulang dulu,sudah lama aku tidak bermalam di apartemen ku karna kalau bukan di kantor aku bermalam nya disini,"katanya sambil mengambil jaket nya dan melangkah keluar tapi baru sja mau keluar reybon menghentikan nya.


"don! aku ikut!"teriaknya kemudian buru buru mengambil jaket dan ponselnya di atas meja.


sekarang tinggal lah mereka berdua,canggung dan malu masih menyelimuti Rachel,sedangkan diegon ia tampak biasa biasa sja.


Rachel sengaja menyibukkan diri pada ponsel untuk menghilangkan rasa canggung nya tanpa memperdulikan diegon yg terus menatapnya.


"sampai kapan kau terus mendiami ku!"sambil mengambil ponsel ditangan Rachel dan menyimpan nya didalam saku celana nya.


Rachel pun terkejut dan langsung menatap diegon dengan cemberut.


"lagian kau terlihat lebih peduli pada ponsel mu daripada suamimu!"


"kata siapa?


"ya kata aku,karna aku melihat nya sendiri!


"ish...,kakak menyebalkan! aku masih belum puas min hp malah kakak mengambilnya,"ucap nya.


"kita ke kamar dulu! soalnya aku capek sekali,nanti aku kembalikan ponselmu ketika sudah membersihkan diri,"jelasnya sambil mengambil tangan Rachel membawanya naik ke kamar nya.


kreak.....


diegon pun masuk membawa Rachel di samping nya,ia mengeluarkan ponsel nya dan juga ponsel Rachel di atas meja di kamar itu.


"Rachel! sekarang kau mndi dulu!"seru diegon,tapi bukan nya Rachel menjawab ia malah diam mematung didepan pintu karna terkejut melihat dekorasi kamar baru milik diegon,kamar yg dulunya agak gelap kini sekarang berubah menjadi terang dan foto pernikahan dan foto mesra,romantis milik diegon dan Mery sekarang terganti dnegan fotonya seorang diri terpajang disana.

__ADS_1


"Rachel! apa yg kau lakukan disana! sekarang masuk dan mandi!"kata diegon lagi tapi melihat Rachel yg tidak ada pergerakan pun ia memutuskan untuk menghampiri Rachel.


"kenapa tuan mengganti caht kamar nya? dan kenapa tuan Menganti foto kak Mery dengan fotoku!"ucap nya terbata bata.


"oh,aku sengaja menggantinya agar aku bisa melupakan Mery dan hanya mengingat mu sja! setiap malam aku sudah tidak mengingat Mery tapi malah mengingat mu!"lirihnya


"kenapa tuan melakukan nya dan malah menggantinya?"


"karna istriku sekarang bukan dia lagi! tapi kamu Rachel.


"tapi kenapa Kakak melakukan nya! aku sma sekali tidak keberatan dengan kehadiran foto kak Mery disana karna kak Mery memang istri sah kakak!"serunya lagi dnegan wajah yg sedih.


"Rachel apa kau lupa dengan apa yg ku katakan padamu! aku mau melupakan masa lalu ku dan memulai hidup baru bersama mu! aku tidak mau hidup dengan terpuruk dan malah membuat Mery juga ikut bersedih karna diriku,aku mencintai Mery sehingga aku mau mengikhlaskan nya dan melupakan nya agar ia juga bahagia disana!"


"dan aku memilih takdir yg tuhan pilihkan untuk ku! jadi aku mau membuka lembar baru dengan masa depan yg cerah bersama mu sayang,"ucap diegon sambil membawa Rachel dalam pelukan nya.


Rachel yg mendegar itu pun menjadi terharu karna apa yg ia inginkan dari dulu ternyata terkabul,di cintai oleh suami nya walaupun itu hanya suami nya menurut agama saja tapi sama sja kalau ia mau di cintai,disayangi. dan takdir memang memilihnya untuk menjadi istri dari diegon dan kematian Mery itu adalah takdir untuk mempersatukan mereka.


"terimah kasih kak!"gumam nya.


"kalau begitu masuk dan bersihkan dirimu! aku akan menunggu mu disini sampai selesai!"Sri diegon.


dan Rachel pun masuk dan membersihkan diri,setelah selesai kini gantian diegon yg mandi.


pukul 08.00 keduanya sudah tampak segar dan mereka memilih untuk naik ke balkon kamar bercerita dan bercanda untuk menghabiskan waktu berdua.


"Rachel!"


"Hem,iya tuan


"aku mau menceritakan sedikit cerita untukmu!


"oh iya,cerita apa tuan?


"sekarang duduk dulu dan nikmati lah pemandangan kota!"

__ADS_1


Rachel pun meluruskan pandangan matanya melihat lampu lampu dan gedung tinggi yg menjulang tinggi.


__ADS_2