
satu Minggu menginap di pulau walet. akhirnya mereka pulang ke kota.
diperjalanan Rachel masih diam diam sja,tapi ketika melihat mobil yg melewati jalan masuk ke Mension,iya pun langsung melirik ke arah diegon dan bertanya.
"loh,kok jalan nya di lewati sih kak!"ucapnya
"jalan yg mana maksudmu sayang!"
"jalan masuk ke Mension kak",
"diam dan lihat lah aku membawamu kemana nantinya!"dengan pandangan lurus ke depan.
"kemana kak diegon akan membawaku lagi? kenapa ia terus sjaa membawaku tanpa memberitahukan terlebih dahulu padaku! sungguh menyebalkan,"batin nya.
akhirnya mobil itu berhenti di sebuah bangunan yg sangat mewah,indah dengan desain nya yg modern.
"wow rumah siapa ini? kenapa ada rumah se indah seperti istana itu,"batin nya kembali.
"kak,kita mau apa ke sini? kenapa kita berhenti di depan rumah mewah ini! bukan kah kita nya pulang?"dengan wajah kebingungan.
"sayang,sekarang kita masuk dulu! dan aku akan menjawab pertanyaan mu didalam sja!"
"tapi ini rumah siapa kak? kenapa membawa ku kemari?"
"masuk dulu! baru aku jelaskan di dalam nanti,"katanya kembali mengandung tangan sang istri.
mata Rachel menatap semau isi dalam bangunan itu.matanya tidak pernah berkedip karna terpesona akan ke indahan rumah yg di masukin ya.
rumah itu didesain dengan jendela kaca yg tinggi dan lebar juga beberapa desain modern ala rumah di luar negri.
"sekaya apa pemilik rumah ini?"tanya nya dalam hati.
Maya Rachel tidak berhenti memutar ke sana kemarau dsn berhenti di salah satu bingkai foto besar yg terpajang di dinding.sebuah foto gadis dengan rambut terurai dengan tangan di dagu sambil tersenyum membuat nya terpaku karna yg dilihatnya adalah foto nya.
"kak kenapa fotoku ada disana?"sambil menunjuk ke di Dinding.
"menurutmu,"jawab singkat tapi mampu membuat Rachel menatapnya.
"apa yg kakak rencana kan? tanpa ku ketahui!"dengan wajah curiga
__ADS_1
"aku tanya menurutmu?"
"aku kurang tahu!"basah basih.
"dasar gadis polos! kau sekarang berumur berapa tahun ini? kenapa kau sangat polos sayang!"dengan mencubit pipi imut Rachel.
"ih,kakak sakit tahu!"dengan cemberut.
"istriku memang sangat manja! bahkan dia sekarang mulai nakal di depan ku,"sambil mengalihkan matanya ke arah lain dengan senyum mengejek.
"Kaka tidak perlu bertele tele sekarang katakan! apa maksud semua ini!
"baiklah sayang aku akan menjelaskan nya,pertama rumah ini adalah hadiah pernikahan kita dan kedua aku sengaja membelinya khusus untuk mu,dan yg ketika kita akan tinggal disini bersama anak anak kita nanti,"jelasnya sambil tersenyum pada istrinya.
rachel pun terharu dan mulai meneteskan air matanya karna tidak bisa menahan nya lagi.
"tapi kenapa kakak melakukan ini semua untuk ku! aku tidak membutuhkan ini semua karna yg aku butuhkan hanya kasih sayang dan cinta dari kakak dan tidak lebih,"lirihnya.
"jangan mengatakan itu Rachel,kau adalah istriku dan kau berhak menerima semua pemberian dari suami mu! dan masalah sayang atau pun cinta itu tidak perlu dikatakan lagi Karna kau sudah berhasil meluluhkan hati dingin dari diegon Iskandar.
"aku berterimakasih karna telah mencintaiku! tapi aku tidak bisa menerima pemberian kakak! aku tidak bisa menerima hadiah yg semewah ini!"Isak ya.
"tapi kenapa sayang?"dengan air mata yg mulai berlinang merasa sedih penolakan Rachel.
"kenapa? apa yg tidak pantas menurutmu sayang!"
"karna aku hanya seorang pengganti dari kak Mery!"itu yg membuat ku tidak bisa menerima nya karna itu sama sja aku telah menghianati Mery dengan begitu dalam kalau menerima hadiah sebesar ini.
"apa maksud mu syang!"
"aku tidak pantas kak!"lirihnya dnegan wajah sedih.
"tidak,kau pantas menerima hadiah ini karna kau juga istriku Dan kau adalah gadis yg disayangi istriku jadi aku juga harus menyanyangimu sama sepertinya.
"tapi kenapa kakak melakukan itu!
"Karan aku mencintaimu Rachel,"ucap nya sambil meraih tangan istrinya.
Rachel pun menagis dnegan sekeras nya merasa bahagia karna suaminya mengakui cinta nya di depan nya.di sisi lain iya merasa sedih Karna telah merampas diegon dari istrinya walau pun itu memang sudah menjadi takdir untuk mereka.
__ADS_1
"Rachel sekarang tatap aku! lihat mata aku!"
"mulai sekarang jangan kamu merendahkan dirimu lagi! Karan kau istriku kau nyonya dari " diegon Iskandar" jadi jangan pernah merendahkan diri seperti ini! Oky,",
"tapi apa yg harus aku lakukan kak?"menatap mata suaminya.
"lupakan kejadian itu,dan mulai lah hidup baru bersama ku! dan baung jauh jauh tentang kecelakaan itu karna apa kamu tahu Mery bahagia melihat kita bahagia juga, dulu aku memang membencimu tapi setelah aku menerima semua kenyataan dan memulai hidup dengan takdir yg berbeda disitu aku mulai melupakan Mery dan mulai berusaha mencintaimu sayang!"
"benarkah tuan?
"benar sayang,
"tapi bagaimana caranya melupakan kesalahan ku pada kak Mery?"
"kesalahan apa maksudmu? kau tidak bersalah dalam itu! justru kau adalah penolong bagiku karna Mery meninggal kan aku sejuta luka dan kau di hadirkan untuk menyusun kembali hati yg hancur ini,dan itu semua adalah ketetapan dari yg di atas dan itu memang takdir kita bersatu,"
"terimah kasih kak!
"sama sama sayang,sekarang lupakan semua itu dan susun lah kembali masa depan dan kebahagian kita!"
keduanya pun masuk dan melihat semua isi rumah itu. mulai dari halaman belakan,dapur,ruang tamu,dan ruangan keluarga.juga didalam nya terdapat banyak kamar yg di siapkan untuk sang keturunan nantinya.dan kamar keduanya nya di atas lantai dua,kamar yg sangat luas cantik mewah dan modern.
"sekarang semau pakaian baru sudah aku belikan dan pelayan sudah menyusun nya didalam lemari putih it,"ucap diegon sambil menunjukkan kemari itu.
dan foto yg disana aku sengaja mengirimkan pada Doni untuk membuatkan sebuah bingkai besar agar kita bisa melihat nya kapan pun bahwa kita salah pasangan yg bahagia.
"Rachel pun melihat lemari itu dan melongo kemudian ia kembali menatap foto nya bersama diegon waktu di pinggir pantai.
"aku sangat menyukai kamar nya? kamar yg kakak buat untuk ku sangat bagai membaut ku sangat bahagia!
"apa kau menyukai nya?
"tentu sja aku menyukai nya kak!
"aku sangat bahagia mendegar jawaban mu,dan sangat memuaskan untuk ku!
"dan mulai saatnya kita akan menghabiskan waktu kita disini bersama anak anak kita sampai kita menua juga.
"Hem,aku harap semua harapan kita tercapai,dan semoga secepatnya aku bisa memberikan anak untuk kakak!
__ADS_1
"Hem,usahakan secepatnya memberiku anak?"
dan keduanya pun tertawa terbahak bahak.