
keduanya pun menatap pemandangan kota tersebut,dengan posisi saling berpelukan.mereka bagaikan pengantin baru walaupun usia pernikahan meraka sudah menginjak usia yg ke 1 tahun.
"kakak mau menceritakan apa?"tanya Rachel polos.
"Hem baiklah,apa kau siap mendengarnya?
"tentu sja aku siap!
"apa kau tahu dulu aku dan Mery bertemu tanpa sengaja,waktu itu aku baru ditinggalkan oleh Hana,dan watu itu aku menghadiri sebuah pesta yg digelar oleh papi di gedung pelangi dan disitulah aku dan Mery bertemu,"sambil melirik Rachel
"aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama,dan kami saling mengenal dan memulai hubungan selama 6 bulan. dan aku mulai merasa bahwa aku merasa kalau umurku sekarang sudah matang untuk menikah sehingga aku membawa Mery ke Mension dan memperkenalkan nya pada mami dan papi juga reybon,"jelasnya lagi sambil melirik pada Rachel kembali.
"terus?"tanya Rachel sambil tersenyum ke arah diegon yg menatapnya.
"terus papi dan mami merestui kami sehingga kami secepatnya mengadakan pesta yg meriah dan mewah.
waktu itu aku sangat bahagia karna menikahi orang yg berhasil membuat ku jatuh cinta kembali.
"tapi hidupku seakan berhenti ketika malam pertama yg seharusnya indah menjadi kekecewaan,",ucapnya sambil mengernyitkan perkataan nya.sehingga membuat Rachel menatapnya.
"karna apa?"tanya Rachel polos.
"karna ternyata Mery bukan lagi perawan,bukan aku yg pertma kaki menyentuhnya melainkan orang lain!
dan malam itu aku meninggalkan rumah karna kekecewaan yg ku dapatkan,aku pergi keluar mengendarai mobil dengan sangat cepat hingga malam itu aku menemukan gadis yg sedang dilecehkan oleh beberapa preman.
Rachel yg mendegar itu langsung membulatkan matanya, mendegar diegon menemukan gadis yg hampir dilecehkan kenapa Sama persis dengan cerita yg ia alami.
diegon sempat melihat wajah kaget Rachel,dan ia menayakan nya.
"kenapa Rachel?"
"Hem,tidak kok Kak,sekarang kakak lanjutkan lagi!"
mengangguk.
"dan malam itu aku memukuli preman itu sampai babak belur,dan aku membawa gadis kecil itu kesebuah tempat dan mengobati luka yg ada di dada nya,"tuturnya.
"dan sampai sekarang aku ingin bertemu gadis itu,bagaimana kehidupan nya sekarang! dan munkin ia sudah besar dan seumur dengan mu!"serunya sambil melirik Rachel.
"apa kakak tidak mengenali wajah gadis itu?"dengan menatap berharap pada diegon.
"sayang sekali,karna wajahnya tidak bisa aku kenali!
__ADS_1
"kenapa cerita kakak sama seperti cerita yg pernah aku alami! dan aku juga pernah dilecehkan oleh tiga pria di pinggir jalan dan mereka bahkan melukai bagian dadaku! tapi untung seorang pria dengan penampilannya kacau datang dan menolong ku,"jelasnya dengan tatapan lurus mengingat masa kelam nya dulu.
"deg"
jantung diegon pun ingin meloncat dari tempatnya.ia menatap Rachel dan memegan kedua lengan Rachel.
"aja kau gadis itu?"tanya diegon dengan tatapan dengan harap.
"aku tidak tahu,"jawabnya.
"tapi aku menemukan sebuah kalung yg jatuh di tempat kejadian itu! dan sampai sekarang aku masih menyimpannya,"cicit rachel
"kalung?
"Hem,
diegon mengigat bahwa kalung nya hilang beberapa tahun lalu dan kalung itu adalah kalung pemberian Oma nya,dan sampai sekarang ia tidak menemukan nya karna tidak tahu dimana ia menghilangkan kalung itu.
"coba tunjukkan padaku?
"baiklah,kakak tunggu disini dulu aku akan mengambilnya!
Rachel pun bergegas turun ke kamar dan menuju arah kamar yg pernah ia tiduri ia mencari kalung itu dimana ia menyimpan nya dan setelah menemukan nya ia membawa kalung itu kehadapan diegon.
"ini kak kalung nya,"sambil menyerahkan sebuah kotak kecil pada diegon.
ia langsung memeluk rachel dan mengatakan.
"ternyata gadis yg ku tolong malam itu benar kamu sayang!"lirihnya.
"akh,kakak yakin?
digeon pun melepaskan pelukan nya dan menatap kedua mata Rachel.
"Hem,
"loh kok bisa kak?
"munkin ini memang takdir kita,tuhan mempertemukan kita dengan suatu alasan dan sekarang kita memang ditakdirkan untuk bersama,"jelas diegon
"ya ampun,kenapa aku baru mengetahuinya sekarang?"sambil menutupi mulutnya dengan kedua tangan nya.
diegon tersenyum bahagia,ternyata gadis yg terus ia pikirkan ternyata terus berada didekatnya dan lucunya lagi ia tidak mengetahui itu dan malah ia selalu bersikap dingin pada Rachel dulu.
__ADS_1
"ternyata takdir telah mempermainkan kita sayang! ucap diegon sambil kembali memeluk rachel.
"kenapa semua nya terjadi dengan tiba tiba dan kita malah terikat dalam hubungan yg salah,"ucap Rachel dan membuat diegon menjadi menatapnya tajam.
"apa maksud mu? hubungan yg slah?"
"kakak jangan menatapku seperti itu!,aku jadi takut jadinya,"ucap Rachel sambil cemberut.
"tapi jelas kan dulu! apa maksudnya?
"maksud aku tuh hubungan salah karna kakak dulu selalu dingin padaku bahkan aku sering mendegar kakak menyuruh kak Mery untuk tidak memanjakan ku dan sekarang kakak mengikat aku karna hanya ingin menyakiti aku agar bisa balsa dendam kan?"
"itu dulu,aku memang susah kenal dengan orang asing,apalagi kalau perempuan karna selain Mery dan mami menurutku semua perempuan itu tuh matre sama seperti Hana!
"tidak semua juga kali,"ucap ya.
"tapi yg jelas sekarang kita bisa saling memaafkan dan menerima! biarkan yg berlalu pergi dan kita mulai masa depan yg cerah dan bahagia!
"kalau begitu kita masuk dan tidur! cuacanya cukup dingin sekarang dan hampir tengah malam juga,"kata diegon sambil mengendong rachel di pangkuannya.
Meraka masuk dan berbaring di kasur empuk milik diegon
baru sja Rachel mau memperbaiki selimut nya tiba tiba perkataan diegon mengangetkan nya.
"apa kau belum siap melakukan nya?
"melakukan apa,"pura pura tidak mengerti padahal itu yg membuat nya ingin segera cepat cepat tidur takut diegon menuntut hak nya sebagai suami.
"apa kau belum siap memberiku anak?"
"Hem,maaf Kak tapi malam ini aku belum siap! karna aku juga capek,lain kali aja ya kak!"ucapnya.
"baiklah tapi kau harus janji! besok malam kau harus bersiap siap untuk melayaniku!"bisik nya di telinga Rachel dengan nakal.
"Hem,"sambil mengangguk.
"kalau begitu tidur lah cepat nanti aku lepas kendali dan malah mengingkari janjiku!
"iya,aku usahakan tidur secepatnya.
mereka pun saling berpelukan dan memulai untuk tidur. tampak pasangan serasi itu tertidur dengan lelap.
terlihat keduanya adalah pasangan yg sangat manis dan sangat cocok.
__ADS_1
"benar kata pepatah bahwa kita akan bertemu tanpa sengaja, dan akan kembali bertemu dengan suatu alasan karna takdir yg menentukan nya.
"seseorang akan bertemu tanpa cinta bagaikan saling membenci satu sma lain padahal itu adalah orang yg akan hidup bersama nya.akan menemani kehidupan mereka sampai menua bersama dengan anak anak nya.