ANTARA AKU DAN DIA

ANTARA AKU DAN DIA
eps 60


__ADS_3

sampai di Mension ketiga bujangan tersebut langsung duduk di sofa karna merasa lelah,walaupun di antara ketiganya bukan lagi seorang bujang karna sudah menikah bahkan 2 kali.


" akh perjalanannya membuat ku capek!" seru Doni.


" aku juga,bahkan karna sampai tengah malam acaranya,"ucap reybon juga.


sedangkan Diego iya hanya diam saja,tidak berbicara sepatah kata pun,ia hanya pokus pada ponselnya entah apa yg dilihatnya sehingga se serius itu.


reybon dan doni hanya saling berpandangan sambil cemberut,sehingga membuat mereka tertidur di sofa tersebut.


diegon masih terduduk di sofa tampah mengetahui kalau kedua laki laki yg menurutkan menyebalkan itu sudah tertidur,karna saking pokus nya ia pada ponselnya.


"Doni!" panggil diegon.


tapi tidak ada jawaban dari nama yg ia panggil itu.


diegon kembali memanggil namanya tapi Doni sama sekali tidak menyahut.


sehingga ekor mata diegon melirik ke arah Doni dan reybon yg tengah tertidur.


"hem,ternyata sudah tidur! pantas sja ia tidak menjawab nya,"gumam nya.


kemudian diegon yg merasa capek dan ngantuk pun melangkah naik ke kamar nya,tapi bukan nya masuk ke kamar miliknya ia malah masuk di kamar yg sering Rachel tempati.


kreak.....pintu terbuka.


mata diegon menatap kamar kosong tersebut dnegan sendu munkin karna sedang merindukan Rachel tapi ke egoisan nya selalu membuatnya enggang untuk menunjukkan bahwa ia sudah mencintai Rachel.


sehingga membuat dirinya dan Rachel saling menderita.


diegon masuk dan berbaring tampah membersihkan tubuhnya dulu,munkin karna ia juga capek malam ini sehingga ia langsung tertidur,sampai pagi.


"akh...,rupanya sudah pagi!"serunya sambil melihat jam tangan nya. kemudian bangun dan langsung ke kamar nya membersihkan tubuh.


setelah selesai ia memakai jas nya dan turun kebawah tanpa reybon dan Doni masih enak enak tidur disofa

__ADS_1


diegon yg kesal melihat kedua laki laki pemalas itu pun memukul lengan reybon dan Doni untuk bangun.


”plak...plak...plak....


"hey bangun kalian! kalau tidak bagun juga sampai aku menghitung Samapi angka tiga maka...,aku akan memecat kalian!"kata diegon dnegan suara keras.


reybon Dan Doni yg merasakan pukulan dari tangan kekar diegon pun langsung membuka mata dan terperanjat kaget kala mendegar ancaman dari sang atasan nya.


"akh kakak ngapain pagi pagi begini bangung! menggangu tidur saja!"Serunya sambil mengucek mata


"iya,"jawab singkat Doni.


"kalian berdua kalau masih mau kerja buruan mandi dan pakai baju! kalau kalian terlambat jangan harap besok bisa masuk kantor ku lagi!"ucap diegon kemudian meninggal kan kedua remaja tersebut.


diegon menaiki mobil pribadi miliknya karna tidak bisa menunggu Rey dan Doni. sehingga ia memutuskan untuk pergi sendiri tanpa kedua laki laki berengsek itu.


diperjalanan ia melewati kampus milik Rachel entah apa yg ia mau lakukan di kampus itu.ia terlihat turun dari mobilnya dan melangkah masuk menuju ruangan dosen Rachel.


tok...tok...tok....


"ada apa tuan kemari? atau ada yg bisa saya bantu untuk tuan diegon?" tanya nya.


"tentu saja ada pak! saya kesini untuk menayakan mahasiswi yg bernama Rachel Davina,apa ia akhir akhir ini masih masuk atau masuk dnegan online saja!"


"oh mengenai nona Rachel,ia beberapa bulan ini sudah tidak masuk kuliah lagi tuan! tapi ia selalu masuk online saja bahkan setiap hari ia hadir kok tuan!"kata dosen laki laki itu lagi.


"apa bapak tau dimana ia berada sekarang?"tanya diegon.


"ya katanya ia tinggal di desa tempat Oma dari mertuanya, dan di desa itu sangat jauh dari kota sehingga ia masuk hanya kuliah online sja!"


"terimah ksih pak,"


"SMA sama tuan diegon,"


diegon pun langsung keluar dari kampus itu melajukan mobil nya menuju ke ara perusahaan. dan sesampai nya disana sudah terlihat reybon dan Doni yg sudah menunggu nya,Karan sudah dari tadi mereka sampai dan melihat mobil diegon belum datang sehingga ia ikut menjemput bos nya tersebut bersama beberapa karyawan dan bodyguard.

__ADS_1


terlihat dari jauh mobil yg mereka tunggu juga akhirnya datang,mobil itu terparkir rapi didepan gedung tinggi tersebut dan keluarlah laki laki tampan dengan mata tajam melangkah memasuki gedung tersebut semua karyawan menundukan kepala tanpa hormat pada atasan nya sedangkang Rey dan Doni mengikuti diegon dari belakan sampai di depan ruangan milik atasan nya itu.


"silahkan masuk tuan!"seru Doni sambil membukakan pintu untuk diegon. dan diegon dengan dingin dan arogan nya masuk ke dalam ruangan itu.


setelah selesai melayani tuan nya Rey dan Doni pergi ke tempat kerja nya untuk mengerjakan semua pekerjaan nya.


di dalam,diegon tampak diam sja munkin ia memikirkan tentang Rachel atau bahkan ada rencana lain lagi yg ia susun. dan benar sja di dalam batin diegon ia mau menghampiri Rachel di desa Oma,dan berencana ke sana tanpa sepengetahuan orang lain termasuk Rey dan Doni takut mereka melapor pada papi dan mami nya sehingga membuat ia tidak jadi bertemu Rachel.


di desa Rachel ikut ke kebun lagi bersama oma,papi dan juga mami.


Rachel tampak ikut memetik buah strowberi di keranjang kecil,ia sesekali terlihat memakan buah yg paling merah. ia nampak terlihat bahagia walaupun sebenernya ia tidaklah sebahagia penglihatan orang tentang nya.


mami dan papi memperhatikan tingkah bahagia Rachel,dan tentu sja membuat kedua hatinya ikut bahagia dan merasa lega.


setelah keranjang yg dipegang Rachel penuh,ia pun usai memetik buah dan ia terlihat sedang melangkah menuju tempat ke dua mertua nya duduk.


"Pi,mi!"ini buah aku petik khusus untuk kalian! dan lihatlah buah nya segar segar,besar dan sangat merah,buah juga sangat lah manis,"ucap nya sambil tersenyum.


"apa kah kau yakin nak! kalau begitu papi akan mencicipinya terlebih dahulu!"seru papi sambil tertawa.


"mami juga mau mencoba nya Pi,apa kah kata Rachel benar!"kata mami pula,


papi dan mami mencicipi buah itu dan sontak sja mereka langsung terpukau dnegan kemanisan buah stoberi itu.


"wow buah nya sangat manis ya ternyata!"ucap mami dan disusul perkataan oleh papi.


"iya mi buah nya sangat enak,dan lezat segar pula,"timpal papi


"benarkan Rachel tidak bohong,"gumam nya.


ketiga orang tersebut di perhatian oleh sosok wanita tua yg sedang melihat ke arah mereka,dan itu adalah Oma.


"kau beruntung memiliki menantu seperti Rachel nak,dan Oma harap kau terus menyanyangi dia sampai kapan pun,dan Oma harap kalian terus bahagia sepeti itu agar Oma juga bahagia,"batin Oma kemudian tanpa ia sadari air mata nya menetes karna terharu melihat kedekatan anak dan menantunya pada Rachel.


sore hari mereka pulang dengan bahagia hari ini betul betul adalah hari yg bahagia untuk mereka,hari Diaman mereka menghabiskan waktu bersama sama,bercanda dan bersuka ria.

__ADS_1


__ADS_2