
hari ini diegon masih saja istirahat ia tidak bisa masuk kekantor karna masih butuh untuk merilekskan badan dan pikiran nya dulu,sehingga ia menyerahkan pada reybon untuk mengendalikan dulu perusahaan nya. diegon turun kebawah dan melihat semua pelayan yg sibuk menyiapkan makanan siang untuknya. tapi ia tidak melihat Rachel sama sekali di ruangan bawah itu,munkin karna Rachel masih dikamar. kemudian diegon memilih untuk melihat Rachel ia memanggil nama Rachel berulang kali tapi tidak ada sahutan dari dalam.kemudian iya membuka pintu itu karna tidak terkunci sma sekali,munkin karna Rachel lupa menguncinya.
diegon masuk dan ia tidak melihat Rachel dikamar nya kemudian telinganya mendegar suara percikan air dari kamar mandi sehingga ia memutuskan untuk menunggu Rachel di sofa didalam kamar itu,diegon memperhatikan semua isi dalam kamar it,terlihat rapi dan beberapa foto rachel terpajang dengan bingkai besar diatas tempat tidurnya, iya melihat seorang wanita muda,cantik tengah berpose dnegan tangan di dagunya,terlihat senyum manis dsn tulus yg keluar dari bibir itu.tanpa ia sadari ternyata pintu kamar mandi itu terbuka dan terlihat rachel yg keluar dari itu pun hanya mengunakan handuk sedada dengan rambut yg basah.
diegon Hanya bisa menelan Saliva nya kasar,iya sebagai laki laki normal pun merasakan boy bagian bawahnya berdiri dibalik celana nya. sementara rachel ia tida tahu kalau didalam kamar nya ada orang selain dirinya sehingga dengan leluasanya ia memakai bra dan juga ****** *****,kemudian pergi memakai body lotion ditubuhnya. tapi ia terkejut kala melihat wajah diegon dibalik cermin itu,kemudian ia berbalik badan dsn berteriak sekencang munkin.
"akh.....,teriak Rachel kemudian memakai handuknya kembali.
"apaan sih ribut ribut,kau mau semua pelayan datang kemari dan melihat apa yg seharusnya tidak mereka bilang!"ucap diegon mengejek.
"kapan tuan,kesini? kenapa kau tak mengetuk pintu terlebih dahulu? lagi pula tuan kenapa mendadak masuk ke kamar ku?"tanya Rachel.
"aku tadi sih nggak mau masuk,tapi karna munkin kau sengaja menjebak ku dan masuk kesini kemudian kau berpura pura tidak melihat ku dan berusaha untuk menggodanya kan?"kata nya dengan dingin.
"tuan,ini kenapa selalu berpikir yg tidak tidak padaku,lagi pula kau seharusnya tidak masuk ketika aku tidak menjawab,dan satu lagi walaupun pintunya tidak terkunci kau juga tidak boleh masuk begitu sja dikmar ku!" kata Rachel.
"oh iya...,apa kau sadar dengan perkataan mu Rachel Davina! kau ini hanya numpang dirumah ku dan kamar ini pun juga milik mu kan!"seru diegon dengan wajah yg mengejek.
"akh,,,iya aku sadar tapi walaupun ini bukan rumah ku tapi ini kamar ku, seharusnya kau sedikit sopan pada ku karna aku seorang wanita.
"maaf,tapi aku bukan laki laki yg bisa sopan kepada siapa wanita pun,karna kesopanan ku itu sudah menghilang sejak aku menemukan wanita seperti dirimu,"kata diegon dengan tatapan tajam.
"aku tahu! tapi walaupun tuan membenciku tapi setidaknya kau harus sopan padaku karna aku wanita.
__ADS_1
"tidak,aku tidak akan melakukan itu kepadamu,walaupun aku sangat sopan pada Mery tapi aku tidak bisa padamu!"ucap diegon lagi.
"baiklah tuan,kalau begitu kau boleh keluar dulu! karna aku mau Menganti pakaian ku!"cicit Rachel dengan sedikit takut.
"kenapa kau menyuruhku keluar,apa aku menganggu dirumah aku sendiri?"sambil menatap lagi ke arah Rachel.
"bukan begitu tuan,tapi aku malu kalau tuan berada disini dan melihat ku Menganti pakaian ku,"
"buat apa malu? bukan kah aku sudah melihat mu telanjang?"jawabnya dengan senyuman jahat dibibir nya.
"itu kan beda tuan,jadi aku mohon tuan keluar dulu sebentar! setelah aku memakai baju aku akan memanggil tuan lagi!"kata Rachel.
"bisa kah kau Menganti pakaian mu sekarang!karna aku tidak bisa menunggu mu terlalu lama!"bentak diegon.
iya merasa kalau Rachel benar benar sudah merubah semua anggota keluarganya.
setelah makan diegon kembali keruang kerja nya dan Rachel Hanya menonton tv saja,tiba tiba reybon datang dan mereka menonton bersama. diegon yg keluar dan ingin mengambil sesuatu dikamar tanpa sadar ia melihat Rachel dan diegon sedang berdua dan begitu sangat akrab,diegon yg merasa marah karna Rachel begitu akrab dengan reybon sedangkan kalau iya sedang bersama dirinya Rachel tidak pernah tertawa lepas seperti itu melainkan hanya takut saja.
iya memutuskan melihat dan mengamati tingkah laku mereka berdua,mulai dari reybon yg sellau mencubit hidung mancung Rachel sampai ia dan Rachel saling berpelukan, ia menenangkan Rachel yg tengah menceritakan masa kecilnya pada reybon. reybon yg merasa bersimpati memutuskan untuk menenangkan Rachel,tanpa mereka sadari ternyata diegon melihat semua itu dan menatap ke arah mereka dengan tajam.
reybon yg masih bisa menahan emosi sehingga iya tidak menyusul mereka berdua iya memutuskan untuk masuk kekamar nya dan menenangkan diri pula.krana melihat kemesraan tadi membuat emosinya seakan ingin meledak.
"Rachel benar benar wanita murahan,beraninya dia mengoda reybon sehingga reybon begitu bersimpati dan menyayanginya. sedangkan dulu aku tahu jelas kalau reybon itu juga begitu membenci Rachel.
__ADS_1
"aku tidak boleh tinggal diam sjaa begini! aku akan membuat gadis itu menyesal karna hal ini!"katanya dnegan tatapan marah ia mengebrak meja yg ada didalam kamar nya,entah ia marah karna cemburu atau bagaimana ya.
setelah merasa baikan matanya tidak bisa diperankan sehingga ia keluar kamar dan tidak menemukan siapa siapa lagi,iya pun melangkah pergi kekamar Rachel,dan iya langsung mengetuk pintu kamar itu.
"tok.....tok.....tok.....
"iya tunggu! Rachel mengira kalau yg mengetuk pintu itu munkin bibi atau pelayan lain nya.
Rachel tersentak kaget ketika membuka pintu itu,karna seseorang langsung mendorong nya masuk dan orang itu mengunci kamar dari dalam kemudian melemparkan kunci tersebut naik ke atas lemari. ya itu adalah diegon,iya berencana memberikan pelajaran untuk Rachel.
"tuan!apa yg tuan lakukan ?kenapa mengunci pintu?"tanya Rachel gugup.
"kau tidak perlu bertanya padaku! dasar wanita murahan,kalau kau memang menginginkan disentuh oleh ku katakan saja! jangan kau mencoba menjerat adikku!"kata Diegon sambil melangkah mendekati rachel.
badan Rachel terhimpit didinding,iya merasa gugup karna diegon terus saja mendekatkan wajahnya.
"tuan! aku mohon lepaskan aku! lagi pula aku tidak tahu apa yg tuan maksud?
"jangan berpura pura padaku! apa kau mengira aku buta? aku jelas jelas melihat mu dan reybon tadi mulai dari cubit cubitan sampai berpelukan!"kata Diegon menatap tajam ke arah Rachel,iya menatap mata Rachel,ia mencari sesuatu didalam nya. tapi yg ia temukan hanya tatapan sendu dan sedih didalam mata itu.
"itu hanya salah paham saja,aku dan kak reybon tidak memiliki hubungan apa pun dan kami juga hanya sebatas kakak dan adik sjaa,"ucap Rachel
"sejak kapan kau memanggil reybon dengan sebutan kakak?"
__ADS_1
"ya,sejak beberapa bulan pergi keluar negri,dia sendiri yg menyuruhku memanggilnya kakak,dan sejak tuan pergi dia yg selalu mengajari aku setiap memiliki tugas kuliah dulu,"jawabnya datar,tanpa ia sadari diegon merasa tersinggung dengan perkataan Rachel.