ANTARA AKU DAN DIA

ANTARA AKU DAN DIA
eps 63


__ADS_3

hari hari Rachel dan diegon habiskan berjalan jalan melihat desa tersebut hingga tanpa mereka sadari sudah seminggu sejak kedatangan diegon di desa tersebut.


tepat hari ini diegon berpamitan kepada mami,papi dan juga Oma untuk membawa Rachel pulang kembali ke kota demi memulai kehidupan nya yg baru.


"Oma,papi,dan mami,hari ini diegon meminta restu dan doa nya agar aku dan Rachel sampai ke kota dengan selamat dan diegon harap papi dan mami secepatnya menyusul kami ke kota,Oma juga diegon harapkan untuk tinggal bersama kami di kota ,"jelas diegon penuh harap.


oma,papi dan mami sampai terharu mendegar perkataan diegon,mereka jadi sedih karna melihat diegon yg sudah mulai berubah kembali.


"nak,Oma belum bisa berjanji untuk pindah ke kota,tapi Oma akan berusaha untuk berkunjung kesana kalau Oma sudah merasa nyaman dan juga berubah pikiran Oma akan menetap ke sana untuk waktu yg lama!"seru Oma pada cucu dan menantunya.


"ya aku harap itu Oma,"ucap diegon,


"terus bagaimana dnegan mu nak?"tanya Oma pada Rachel.


"akh,aku juga harap Oma mau ikut bersama papi dan mami ketika mau pulang nanti! dan Rachel akan menunggu Oma di sana,Rachel harap Oma mau menetap bersama kami!"seru rachel.


"terimah kaish nak,semoga sja Oma segera mendapatkan jawaban dari doa dan hati Oma nanti!"katanya sambil tersenyum.


"Hem,Rachel doakan semoga secepatnya Oma mendapatkan nya!"


"kalau begitu Oma,papi,mami,kami akan berangkat sekarang!"seru diegon.


"iya nak, hati hati dijalan!"ucap mami Desi sambil memeluk putra dan menantunya tersebut.


sedangkan papi ia juga memeluk putra nya dan juga Rachel.


setelah selesai berpamitan mereka pun melambaikan tangan pada diegon dan Rachel,kemudian melihat mobil anak nya tersebut menghilang dari pandangan matanya.


diperjalanan kedua nya hanya sama sama terdiam sja tidak ada yg memulai pembicaraan satu sma lain,


diegon, yg hanya pokus menyetir sedangkan Rachel ia menyibukkan diri dengan melihat ke luar jendela dan sesekali ia mengecek ponsel nya.


hingga Rachel dikagetkan dnegan mobil yg berhenti tiba tiba,


"deg,"


"sial!"seru diegon sambil memukul stir mobilnya. sedang Rachel ia hanya bingun melihat diegon yg sedang memaki mobilnya.

__ADS_1


mobil mereka kehabisan bensin tepat di tempat yg agak sepi,mau balik ke desa juga lumayan cukup jauh sednagkan jarak kejora masih sangat lah jauh.


diegon turun dan ia mengeluarkan ponsel dari balik saku celana nya.ia terlihat menggoyangkan kan ponsel nya bahkan menaikan ke atas lebih tinggi untuk menangkap sinyal,tapi terlihat diegon yg kesal bahkan memukul ponsel nya dnegan tangan.


Rachel pun turun melihat diegon,iya menghampiri diegon yg terlihat kesal dengan ponselnya tersebut.


"sial jaringan nya tidak ada SMA sekali!"seru nya


"tuan! ada apa dnegan mobilnya? kenapa berhenti ditengah jalan dan kenapa kita turun di jalan yg sepi begini?"tanya Rachel dengan polos nya.


diegon yg mendegar suara Rachel pun membalikkan. badan nya.


"Hem,bensin mobil nya habis! dan kita harus meminta pertolongan! tapi sinyal disini ternyata sangat jelek!"kata diegon


"astaga terus bagaimana kita harus melanjutkan perjalanan? dan perjalan ke kota Mash lumayan cukup jauh mau balik ke desa juga tidak munkin!"ucap Rachel sambil cemeberut,ia cukup kaget mendegar bahwa bensin mobil yg mereka tumpangi kehabisan bensin,terus bagaimana kalau mereka tidak mendapatkan pertolongan apa mereka akan bermalam di jalanan yg sunyi ini.


"entah apa yg akan terjadi pada mereka kalau tidak mendapatkan pertolongan?"


jangan ditanyakan lagi pasti mereka pasti terpaksa bermalam di tempat itu dengan kegelapan malam tanpa cahaya sedikit pun.


"tunggu disini! aku akan mencari sinyal di depan sana!"seru diegon tapi baru sja mau melangkah tapi lengan nya tiba tiba di tarik oleh rachel.


"Hem,baiklah kalau begitu kau ikut! mereka pun pergi ke sebuah bukit bukit kecil untuk mendapatkan sinyal dan beberapa menit mereka mencari sambil terus berjalan akhirnya di atas bukit tersebut pun mereka mendapatkan nya.


"Alhamdulillah Rachel,kita mendapatkan sinyal!" seru nya sambil tersenyum bahagia ke arah Rachel.


sedangan rachel ia hanya diam menatap


laki laki didepan nya tersebut,baru kali ini ia melihat diegon yg tersenyum sebahagia itu padanya.sehingga membuat jantung nya berdetak kencang.


"sungguh tampan dan menawannya tuan diegon kalau sedang tersenyum seperti itu,"batin nya.


"kalau begitu cepat tuan meminta bantuan pada reybon atau Doni!"seru Rachel memberikan penjelasan


"Hem,aku akan menelfon kedua laki laki berengsek dan menyebalkan itu!"katanya sambil menekan ponselnya.


dreat...dreat....dreat....

__ADS_1


"halo tuan!"seru di ponsel tersebut.


"Doni! tolong antar kan aku bensin ke jalan menuju desa Oma,dan aku akan mengirim lokasi nya untuk mu!


"loh emang nya kamu dimana sih bro??? bukan nya kamu lagi dirumah ya! loh kok terus mau diantar kan bensin apalagi dijalan yg agak jauh!"kata Doni.


"diam! sekarang antar kan aku bensin sekarang! nanti keburu malam,dan aku akan mengirim lokasinya sekarang!"


"baiklah,kalau begitu aku dan reybon akan kesana! dan cepat kirim lokasi nya sekarang!"


"Hem,"jawab singkat diegon kemudian mematikan ponselnya dan langsung mengirim lokasi nya sekarang pada Doni.


dikantor Doni dan reybon tengah duduk bersantai karna semua pekerjaan mereka telah selesai,bukan nya istirahat tapi malah atasan nya yg menyebalkan itu malah meminta untuk menolongnya.


"Rey! sekarang kita berangkat ke lokasi jalan porumpa nomor 13!


"untuk apa kesana? bukan nya itu jalanan menuju desa Oma ku bukan?"


"Hem,betul kakak mu yg menyebalkan itu ternyata pergi tanpa sepengetahuan kita! dan sekarang mobilnya kehabisan bensin di tengah jalan,jadi kita harus segera kesana untuk membantunya!"jelas doni.


"akh...,baru sja kita mau istirahat tapi kak diegon malah menggangu istirahat kita, bukan nya berterimakasih malah ia merepotkan !"ucap reybon kesal ia melempar sebuah map kecil karna kekesalan nya pada kakak laki lakinya tersebut.


"kalau begitu ayo kita berangkat sekarang! takut kalau kita terlambat malah membuat singa jantan itu mengigit kita sampai sampai tercabik cabul,"ucap nya sambil mengambil ponsel dan perlengkapan yg akan dibawanya menempuh perjalan yg agak jauh.


kedua bujangan itu pun mengambil bensin di gudang persiapan milik keluarga Iskandar dan tidak lupa pula membawa beberapa makanan instan untuk dibawanya takut bos nya tersebut kelaparan karna hari sekarang mulai memasuki gelap gulita.


sementara di dalam mobil diegon dan Rachel saling memanaskan badan dengan cara berpelukan ia melihat Rachel yg mulai kedinginan pun memeluknya dnegan erat,ia sesekali mencium kening istri kecilnya itu.


mereka masuk kemobil ketika sore hari datang karna takut keduanya nanti sakit Karan cuaca diluar sana cukup kedinginan.


di jalanan itu cukup sepi karna tidak ada kendaraan SMA sekali yg lewat di jalan buntu tersebut munkin karna desa itu jarang di kunjungi orang dan orang Dea juga jarang berkunjung ke desa,orang di desa akan berkunjung ke desa sekali dalam setahun sja.


"Rachel apa kau kedinginan? atau munkin sja kau lapar sekarang?"tanya diegon sambil melihat wajah cantik alami Rachel.


Rachel yg mendegar pertanyaan diegon pun hanya bisa berbohong takut membuat diegon jadi slah paham dengan perkataan nya.


"Hem,tidak kok tuan,bahkan aku tidak kedinginan sma sekali,dan aku juga masih belum lapar kok!

__ADS_1


"Rachel apa kau kira aku percaya dnegan perkataan mu itu? tidak Rachel kau tidak bisa membohongiku segampang itu,aku bisa tau apa pun hanya dnegan memegan tangan seseorang sja,"jelas diegon karna jelas jelas Rachel telah berbohong padanya megenai ia tidak kedinginan dan juga kelaparan,karna ia tau dengan menyentuh kulit tangan Rachel yg agak dingin dan gemetaran bahkan perut Rachel yg sesekali berbunyi mampu ia dengar.


__ADS_2