
"aku tidak peduli kalau kamu yg lari,"
laki laki ini benar benar berengsek,"batin hana.
"dasar laki laki tua! kenapa aku harus terus bertemu laki laki seperti mu! membuat hidup ku sial saja,"ucap Hana dengan lantang.
"apa katamu? aku bukan pria tua,karna semua wanita bahkan tergila gila padaku,dan aku rasa juga kau begitu! cuma Malu untuk mengatakan nya,ya kan???
"apa katamu? tidak masuk akal!"dengan wajah kesal.
Hana memang mengakui ke tampanan orang didepan nya tersebut.tapi karna ia terlanjur bermusuhan sehingga ia menyebut laki laki tampan,dan jenius itu dengan sebutan pria tua.
Rama memperhatikan gadis didepan nya juga cukup membuat nya tertarik. baru pertama kali ia mendapatkan wanita yg bahkan tidak tertarik dan terpesona padanya.bahkan wanita itu menyebutnya pria tua.
sungguh menyebalkan bukan???
mereka saling terdiam,dan seorang pelayan wanita mengantarkan pesanan Hana. membuat keduanya kaget.
"silahkan nona! ini pesanan makanan nya!"kata pelayan itu sambil meletakan sepiring makanan di atas meja itu.
"Hem,terimah kasih!"dengan sedikit angkuh.
pelayan itu pun menunduk dan meniggalkan kedua orang itu yg tengah saking berhadapan siap untuk saling menghantam.
"kenapa kau masih terus berdiri disitu?"ucap nya sambil menduduki kembali kursi nya.
"apa masalah? ini restoran milik ku,jadi aku bebas melakukan apa pun yg aku mau!
"aku tahu ini restoran mu,tapi setidaknya bersikap sopan lah sedikit pada pelanggan yg datang.
"kenapa kau tiba tiba berubah sekarang? apa ada yg salah?
"tidak,"jawab singkat.
"aku kira kau mau pergi?
"siapa yg bilang?
"kau sendiri kan?
"aku tidak pernah mengatakan itu!
"tapi aku mendengarnya!
"tuan! bisakah anda diam sedikit saja! jangan terus mencari gara gara dengan ku! kalau tuan mau makan,silahkan duduk biar aku yg traktir.
__ADS_1
Rama melihat kemarahan Hana pun tertawa dalam hati.ia merasa mendapatkan mainan baru lagi.merasa terhibur dnegan perdebatan meraka.bukan nya merasa emosi kalau ada wanita yg berani menantang nya tapi justru ini berbeda ia seakan mendapatkan mainan baru.
"boleh juga!
"kalau begitu duduk dulu dan pesan makanan nya!
"aku tidak perlu lagi memesan nya karna pelayan tahu sendiri makanan yg aku sukai.
"Hem,
dan pelayan pun membawakan makanan Rama.
"silahkan tuan dimakan!
"terimah kasih,"sambil tersenyum pada pelayan.dan senyuman itu mampu dilihat oleh Hana.
"kalau dia tersenyum begini ia sangat tampan,tapi kalau dnegan ku ia berubah jadi sangat menyebalkan.
"kamu kenapa melamun?"melihat Hana yg melamun membuat nya berhenti untuk mencicipi makanan nya.
"akh,tidak kok!" ucapnya dengan gugup.
keduanya menyantap makanan masing masing.
setelah selesai mereka memutuskan untuk keluar dari restoran tersebut baru mau menaiki mobilnya.hana di panggil oleh suara bariton Rama.
Hana pun menoleh dan kaget mendegar laki laki itu menayakan nama nya dnegan sangat lembut.
"kenapa anda menayakan nama ku?
"Karna kita belum berkenalan bahkan sudah dua kali kita bertemu tapi tidak tahu nama masing masing!
padahal ia tahu nama Hana,ia hanya berpura pura tidak tahu saja.
"nama ku Hana Saraswati! dan nama anda siapa?
"nama yg bagus,dan perkenalkan aku Rama Adiwijaya,pemilik Dion group.
"Hem,dengan singkat
"berikan aku nomor ponsel mu! agar aku bisa menghubungi mu kapan saja!
"kenapa meminta nomor ku?
"agar kita saling mengenal lagi,dan bisa bekerja sama!
__ADS_1
"baiklah,"sambil mendekat ke arah rama.ia mengambil ponsel Rana yg dipegang oleh laki laki itu.
mengetik nomor nya dilayar ponsel itu.
"ini nomornya! dan anda bisa menghubungiku kapan saja anda mau! aku pulang dulu masih ada urusan.
"terimah kasih nomor nya,dan hati hati dijalan! kapan kapan kita bertemu lagi? biasakan ???
"tentu sja,"ucapnya datar kemudian meninggalkan tempat itu menuju ke Mension lama milik kelaurga Rachel.
memasuki gerbang,dan melihat rumah itu sudah kembali bersih bahkan chat nya sudah di perbaiki serta halaman nya sudah tersusun rapi kembali.
ia menyuruh orang untuk memperbaiki rumah tersebut untuk menghadiakan pada adik kecilnya.
tapi beberapa hari ini ia terus mengunjungi Rachel tapi Rachel selalu tidak dirumah.sehingga hari ini ia datang lagi tanpa Mambawa Rachel. menghampiri dua makam yg sudah bersih itu.
"paman,dan bibi apa kabar? maaf aku datang hari ini tampan membawa Rachel lagi! aku berusaha menemui Rachel tapi ia selalu tidak berada di rumah nya.
"aku tidak bisa menepati janji ku pada kalian,karna hari ini aku sama sekali gagal lagi membawa Rachel kemari.
"tapi aku janji! aku akan berusaha untuk membawa Rachel lagi! dan walaupun aku tahu aku tidak bisa tapi aku akan tetap berusaha demi kalian! aku janji!
"maafkan aku,"lirihnya.
stelah puas,ia meninggalkan Mension itu dan memilih untuk pulang sja,lagi pula hatinya masih lelah juga.karn banyak nya masalah yg harus ia terima dengan lapang dada.
Rama kembali ke perusahaan nya.dan terus saja mengingat Hana dalam pikiran nya. kenapa baru kali ini ia merasakan ada seorang wanita yg membuat nya tertarik.
dan wanita itu adalah wanita cantik,model papan atas.tapi Kenapa wanita itu sangat menyebalkan sekali?
"apa yg membuat ku tertarik pada wanita itu? kenapa ia terus sja muncul di dalam pikiran ku! aku tidak menyangka bisa menyukai gadis se menyebalkan begitu,"gumam nya.
"aku harus memastikan bahwa apa aku benar benar menyukainya!"
selesai dalam drama bicara sendiri nya.ia mengerjakan pekerjaan nya dan menyelesaikan semua nya.
ia hari ini benar benar sangat capek karna pekerjaan nya begitu menumpuk. istirahat sejenak dalam kantor nya dan setelah larut malam ia baru pulang ke kediaman nya.
di apartemen Hana,ia juga kepikiran dengan Rama.ia seakan tidak tenang karna terus memikirkan laki laki yg ia sebut dnegan pria tua.
"kenapa dengan diriku? apa yg salah? kenapa aku terus kepikiran pria itu! tidak,aku tidak boleh jatuh cinta dnegan nya,bisa bisa aku akan selalu sial Karan dirinya.
tapi kenapa aku terus kepikiran?hahhahaa tidak aku tidak boleh menyukai laki laki menyebalkan itu! bisa bisa aku tidak waras karna nya,"katanya sambil membaringkan tubuhnya di ranjang empuk miliknya menatap dinding ruang itu.
"tapi kalau ia jodohku! bagiamana donk?
__ADS_1
Hem,kalau memang aku berjodoh dnegan nya mau di apa lagi itu kan bukan kemauan kita tapi kemauan yg di atas sana,"batin nya sambil berusaha menutup mata.bebraoa stik hanya berguling giling dan akhirnya ia terbuai dalam mimpi indah nya.